
__๐ KALAM ALFAQIROH ๐__
"Jika kamu sedang bahagia dan teringat seseorang artinya kamu mencintai orang itu..
Dan jika kamu sedang bersedih dan teringat seseorang artinya orang itu mencintai kamu..
____โAli bin Abi Thalibโ____
[[[[[[[[[[[[[[[๐]]]]]]]]]]]]]{๐}[[[[[[[[[[[[[๐]]]]]]]]]]]]]
Andi yang nampak bersemangat Ingin menggapai nadziha Iya terus berusaha menegakkan kakinya, hingga akhirnya ia berhasil berdiri diatas kaki nya sendiri dan itu membuat mata Nadziha berbinar senang.
"Alhamdulillah, Tabarakallah, Mas kamu berhasil berdiri sendiri, Ya Allah terima kasih, Ayo Mas langkahkan kakimu Mas, sini jalan kesini pelan-pelan " Ujar Nadziha yang begitu bersemangat saat melihat Andi bisa berdiri sendiri, dan Andi pun berusaha melangkah satu persatu dengan perlahan menuju ke arah Nadziha yang sedang merentangkan tangannya bak seorang ibu yang sedang mengajarkan anaknya yang baru bisa berjalan.
"Ayo, kamu pasti bisa mas, semangat mas, cepat ke sini masku sayang,.. sedikit lagi mas" Lanjut Nadziha lagi ia juga memberi semangat untuk Andi yang masih berusaha untuk menggapainya, namun saat Andi mulai mendekatinya ia pun mundur, karena ia bermaksud agar Andi semakin lancar berjalannya,
"Nad jangan mundur lagi, Mas sudah nggak kuat lagi nih," protes Andi yang memang iya sudah dipenuhi dengan keringat karena Iya penahan kaki yang belum begitu kuat
" Sedikit lagi mas, Ayoo Habibie sedikit lagi, Ziha di sini mas" Bales Nadziha yang masih melangkah mundur, namun kali ini ia mundur menuju ke kamar mandi.
"Aduh Nad, Mas sudah tidak kuat!" Seru Andi hingga hampir saja ia terjatuh namun dengan cepat Nadziha menahannya dengan cara memeluk Andi.
"Alhamdulillah akhirnya Mas bisa jalan lagi, Ziha yakin kok bentar lagi mas akan bisa berjalan dengan normal seperti dulu lagi, jadi mas, harus bersemangat ya" kata Nadziha yang masih menahan tubuh Andi di dalam pelukannya, sembari ia juga menyapu keringat yang ada pada wajahnya.
"Aamiin, in syaa Allah sayang" Bales Andi sembari mengecup kening Nadziha " Terimakasih ya sayang, kamu telah menjadi penyemangatku " lanjutnya lagi
"Sama-sama Mas, ya sudah ya sudah sekarang kita jalan perlahan ke kamar mandi ya Mas "ujar Nadziha sembari meletakkan tangan Andi ke pundaknya lalu dengan perlahan ia membimbing Andi agar melangkah menuju ke kamar mandi, sesampainya di kamar mandi Nadziha membantu Andi membukakan baju serta celananya dan kemudian ia membantu Andi masuk kedalam Bathtub agar bisa merendam kakinya dengan air hangat yang sudah di ramuan herbal.
Untuk berapa saat Andi berendam di air hangat itu sedangkan Nadziha memberikan pijatan pada kaki Andi, agar kakinya menjadi rileks karena tadi sempat tegang akibat Andi terlalu memaksakan untuk berjalan, dan Setelah air sudah tidak lagi hangat.
"Sudah yuk mas, airnya sudah tidak hangat lagi Sekarang waktunya Mas istirahat ya Ayoo Ziha bantu berdiri " Ujar Nadziha
"Ya sudah Ayo " Setelah Andi membalas perkataannya Nadziha pun hendak membantu Andi bangkit dari bathub, namun pertahanan nya melemah hingga..
"Astaghfirullah !!"
BYUURR!!
__ADS_1
Akhirnya mereka terjatuh secara bersamaan masuk kedalam Bathtub dengan posisi Andi di bawah sedangkan Nadziha di atasnya dan otomatis baju Nadziha ikut basah, hingga bentuk tubuh bertepak jelas membuat Andi merasakan tubuhnya bereaksi, dan di saat Nadziha ingin segera bangkit tiba-tiba tangan Andi sudah menahannya.
"Nad?" panggil Andi lirih.
"Hmm?"
"Bolehkah?"
"Apa mas?"
"Itu, aku ingin"
"Apa?"
"I want to have you completely, Bolehkah?" Tanya Andi sedikit berbisik di kuping Nadziha. membuat Nadziha tanpa sadar mengeluarkan suara lenguhannya.
"Uhm..Of course you can, because I am yours," Mendengar jawaban dari istri cantiknya membuat Andi bersemangat hendak meraih bibir ranum Nadziha, namun di tahan olehnya.
"But not here it won't be comfortable for you mas" ujar Nadziha lagi sembari ia bangun dan langsung keluar dari bathub tersebut "Dan sebaiknya berwudhu dulu ya, " Sambungnya lagi.
Setelah selesai, Nadziha Kembali membimbing Andi kembali masuk ke kamar mereka dan kemudian Nadziha mengajak Andi untuk sholat Sunnah dulu, sebelum melakukan Sunnah yang lainnya.
"Kita sholat Sunnah Jama'ah dulu ya mas
dua rakaโat bersama-sama (sebelum melakukan jimaโ/persetubuhan).
Sebagaimana keterangan atsar dari Ibnu Masโud Radhiyallahu anhu bahwa :
"beliau memerintahkan Abu Huraiz, apabila isterinya mendatanginya agar salat di belakangnya sebelum menggaulinya.
[HR. Abu Bakar Abi Syaibah dan ath-Thabrani.)
"Baiklah ya sudah ayo kita berjama'ah" Ajak Andi, tapi karena ia masih belum terlalu kuat untuk berdiri lama, akhir Andi sholat dalam keadaan duduk dan setelah selesai, mereka pun Berdoa agar mendapatkan keberkahan serta memohon agar mereka di Anugerahkan Anak-anak yang sholeh.
Dan setelah itu, Nadziha pun kembali membantu Andi untuk naik keranjang mereka.
dan karena ini Adalah Sunnah pertama Andi Nadziha pun mengajarkan Andi untuk berdoa sebelum jima' dan ia juga memberitahukan hukum-hukum melaksanakan Sunnah saat berjima' agar mereka meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat maka selayaknya harus mendasari semua perilakunya dengan nilai takwa.
__ADS_1
(Hendaknya sang suami tidak lupa untuk mengucapkan doโa sebelum menggauli isterinya) dengan membaca:
ุจูุณูู ู ุงููููุ ุงููููููู ูู ุฌููููุจูููุง ุงูุดููููุทูุงูู ููุฌููููุจู ุงูุดููููุทูุงูู ู ูุง ุฑูุฒูููุชูููุง.
โDengan menyebut Nama Allah, ya Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan agar tidak mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.โ
(HR al-Bukhari (no. 141) dan Muslim)
Sedangkan lanjutan lafaz hadits tersebut adalah:
โฆููููุถููู ุจูููููููู ูุง ููู ู ููุถููุฑููู.
"Apabila ditakdirkan mendapatkan anak, maka setan tidak dapat mengganggu selama-lamanya.โ (HR al-Bukhari dan Muslim )
Setelah ritual doa, Andi melanjutkan dengan melakukan Sunnah berikutnya,
"Assalamu'alaikum Istriku"
"Wa'alaikumus salam yaa Zauji" bales Nadziha lembut.
"Eh, apa artinya itu Nad ?"
"Artinya, Wa'alaikumus salam Wahai suamiku" jelas Nadziha
"Oh, lalu kalau istriku gimana?" tanya Andi lagi.
"Yaa Zaujati yang artinya Wahai istriku" bales Nadziha lembut.
"Oh, baiklah sekarang kita ulangi lagi ya" kata Andi dan di Anggukkan oleh Nadziha.
Lalu Andi pun mengulangi dari Awal lagi, dan ia pun mulai berdo'a, setelah selesai..
"Assalamu'alaikum yaa Zaujati?"
"Wa'alaikumus salam yaa Zauji" setelah mendapatkan jawaban dari Nadziha Andi pun memulai ritual Sunnah selanjutnya, dengan di Awali ia memberikan kecupan lembut pada dahi Nadziha, setelah itu turun ke kedua matanya dan turun kembali ke pucuk hidungnya dan kemudian berpindah ke kedua pipinya, dan yang terakhir di tempat yang paling ia gemari beberapa hari ini termasuk menjadi pemicunya saat ia nekat berdiri tadi, yaitu bibir Nadziha, dengan lembutnya ia meraih bibir ranum itu, dan menikmatinya bagaikan ia sedang menikmati sebuah permen, hingga terdengar kecapan kenikmatannya, dan setelah itu petualangan yang menantang pun di mulai dari menelusuri jalanan yang suram hingga menuju perbukitan serta pencarian harta Karun pun di mulai dan..
๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด๐ด
__ADS_1