CINTA SESUCI SALJU

CINTA SESUCI SALJU
ANDI LUMPUH.


__ADS_3

🍃🌹 KALAM HADITS 🌹🍃


Rasulullah ﷺ bersabda :


"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik bagimu."


👉 [ HR. Ahmad ]


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^💫^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


"Andi?!, Apa yang terjadi" tanya pria berjas putih itu dengan wajah yang nampak kaget.


"Dik, kaki gue, nggak bisa bergerak!' jawab Andi yang nampak Bingung.


"Apa?!, Lo tidak lagi bercandakan?' tanya pria itu yang ternyata Dika.


"Tidak!, sumpah ini benaran Dik, " kata Andi yang memang nampak kalau ia juga sedikit kebingungan.


"Hah??, ya sudah tunggu sebentar gue ngambil kursi roda" ujar Dika dan iapun langsung pergi mengambil kursi roda.


Sementara wanita bercadar yang tadi menabrak Andi, nampak ia seperti merasa bersalah dan sedikit ketakutan.


"Akhy, maafkan ana ya, karena ana akhy menjadi seperti ini" ucap wanita itu dengan suara yang bergetar.


"Tidak apa-apa mbak, ini hanya sebuah kecelakaan yang tidak sengaja" bales Andi yang nampak ada keikhlasan di hatinya.


"Tapi apa yang harus ana lakukan untuk menebusnya akhy?" tanya Wanita bercadar tadi.


"Menikah dengan saya!" jawab Andi Asal.


"Hah??!" sentaknya kaget mendengar perkataan Andi.


"Tiada kok, saya hanya bercanda Mbak" bantah Andi membuat wanita itu tenang" Oh iya siapa nama kamu?" Tanyanya lagi.


"Nama saya Nadziha Khairunnisa, panggil Nadziha saja " ucap wanita bercadar itu yang ternyata bernama Nadziha.

__ADS_1


"Oh, nama yang cantik!, Saya Andika Anggara, panggil saja Andi" Ujar Andi yang ia juga memperkenalkan dirinya, dan saat bersamaan Dika datang dengan membawa kursi roda.


"Ayo Ndi, gue akan priksa Lo" Ajak Dika sembari ia memapah Andi menaiki kursi roda. setelah Andi sudah duduk dengan sempurna Dika pun mulai menyorong Andi, menuju ruang pemeriksaan,


Sementara Dika menyorong Andi, ternyata Wanita bercadar yang bernama Nadziha itu mengikuti mereka, membuat Andi heran, dan ia pun meminta Dika berhenti sejenak.


"Bentar Dik!" katanya, " Mbak kenapa ngikutin kami?, sebaiknya mbak pulang saja, Lanjut Andi pada Nadziha.


"Tidak! Ana harus tahu hasil pemeriksaan Akhy, sebagai tanggung jawab ana" bales Nadziha.


"Eh, ini hanya sebuah kecelakaan kecil jadi kamu tidak perlu bertanggung jawab mbak" ujar Andi lagi.


"Tidak Akhy, Ana yang sudah membuat akhy seperti ini jadi ana harus bertanggung jawab, dan jangan larang ana untuk mengetahui hasil pemeriksaannya" tutur Nadziha kekeh.


"Sudah, sudah, sudah, biarkan saja Ndi, yang penting Lo harus gue periksa dulu" Timpal Dika menengahi perdebatan mereka, dan akhirnya Andi hanya bisa pasrah dan membiarkan Nadziha mengikuti mereka.


Dika pun langsung melangkah kembali menuju ke ruang pemeriksaan, dan setelah sampai, ia langsung memeriksa Andi, dan saat pemeriksaan Dika merasa ada yang aneh.


"Ndi, seperti kita harus melakukan CT scan, karena kalau hanya lewat Rontgen hasilnya tidak akurat, gimana Lo mau?" tanya Dika.


"Lakukan yang terbaik saja bro" bales Andi yang hanya bisa pasrah, dan setelah mendapatkan persetujuan dari Andi Dika pun meminta perawatnya untuk membantu membawa Andi ke ruangan CT scan dan Andi yang sudah berada di atas brankar pun di Sorong oleh dua Suster menuju ruang CT scan.


"Apa yang terjadi Dok?, mau di bawa kemana akhy itu?" tanya Nadziha penasaran.


"Saya menemukan ada yang ganjal di bagian bokong tulang belakangnya, dan biar tahu hasilnya jadi kami harus melakukan CT scan mbak" jelas Dika membuat Nadziha semakin merasa bersalah.


"Apa kemungkinan yang akan terjadi Dok?" tanya Nadziha lagi.


"Saya belum tahu hasilnya, jadi saya tidak bisa memprediksi apa kemungkinan yang akan terjadi mbak" ujar Dika apa adanya, " Baiklah saya harus melakukan pemeriksaan Kembali, kalau begitu saya permisi ya mbak" lanjut Dika lagi dan setelah di Anggukkan oleh Nadziha Dika pun berlalu meninggalkan Nadziha menuju Ruang CT scan.


Setelah sampai di ruangan itu ia pun langsung melakukan pemeriksaan pada Andi dengan cara memasukkan tubuh Andi ke CT scan.



Setelah hasil sudah keluar Andi pun kembali di keluarkan, Saat sudah keluar Andi langsung Ingin mengetahui hasilnya.

__ADS_1


"Gimana Dik?, apa hasilnya?, dan kenapa wajah Lo Seperti itu apa yang terjadi Dik?" tanya Andi penasaran. dan Apa lagi ia melihat wajah Dika kaget setelah mengetahui hasilnya.


"Ndi, gue rasa penyebab tulang belakang bagian bokong Lo bermasalah akibat kecelakaan saat penembakan itu dan pada saat itu para gue hanya menangani luka tembak Lo tanpa melihat bagian tersebut dan jatuh Lo hari ini membuat saraf di bagian belakang menjadi tak berpungsi dan itu menyebabkan Lo.." Dika langsung diam dan tak melanjutkan perkataannya membuat Andi semakin penasaran.


"menyebabkan apa Dik?, cepat katakan?!" tanya Andi lagi yang sudah tidak sabar ingin tahu hasil sebelum.


"Ndi Lo yang sabar ya, mungkin Allah merencanakan yang terbaik buat Lo, dengan cobaan ini" tutur Dika, yang bukannya menjawab pertanyaan Andi, ia justru memberikan nasehat padanya.


"Apa maksud Lo?, kenapa Lo tak menjawab pertanyaan gue?" tanya Andi penasaran dan bingung.


"Maaf Ndi, sepertinya Lo mengalami kelumpuhan!" Jelas Dika membuat Andi tersentak kaget.


"Apa Lo bilang?, gue lumpuh?, Lo bercandakan Dik?!" Tanya Andi lagi yang tidak percaya dengan perkataan Dika.


"Tidak Ndi, gue mengatakan apa adanya, Lo mengalami kelumpuhan, tapi gue belum tahu apakah permanen atau tidak, tapi Lo tenang aja gue akan berusaha melakukan yang terbaik buat Lo Ndi, agar Lo bisa berjalan kembali" tutur Dika memberikan harapan buat Andi.


"Nggak mungkin!, ini Nggak mungkin, Lo bohongkan? gue nggak mungkin lumpuhkan?" Tanya Andi yang tidak percaya dengan hasil pemeriksaannya.


"Sabar Ndi!, gue yakin Lo akan sembuh, jadi Lo harus bersemangat juga untuk sembuh ya" ucap Dika yang sebenarnya ia pun merasa Kesedihan Andi saat ini, dan di saat Dika masih memberikan semangat buat sahabatnya itu ternyata di depan pintu ada seseorang yang ikut mendengarkan percakapan mereka.


"Astaghfirullah Akhy Andi lumpuh? dan ini semua karena ana?, ya Allah apa yang harus ana lakukan?"


*BERSAMBUNG.


************


apa yang akan terjadi selanjutnya?.


Terus ikuti Author ya, dan jangan lupa tinggalkan jejaknya juga.


VOTE, LIKE, DAN KOMENTAR.


Selalu Author tunggu Ok guys 😉🙏.


Oh iya, bagi yang menunggu Novel Author:

__ADS_1


*TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN*


Author minta Bersabar ya, karena Alhamdulillah novel itu sudah lulus review Awal, tapi Editor yang akan pendamping Author Meminta untuk di rubah bagian Awal karena Author harus menonjolkan ke Genius nya sih Twins di bab 3, jadi bagi yang sudah membacanya, apa bila nanti Author sudah mulai Update lagi, Author minta kalian membacanya dari awal lagi ya biar para Readers mengetahui kehebatan Twins juga Ok guys. sekali lagi sabar ya untuk penggemar Twins. itu saja yang bisa Author bertahu semoga para Readers memakluminya SYUKRON 🙏😊**


__ADS_2