Dibuang Suami Dan Dinikahi Boss

Dibuang Suami Dan Dinikahi Boss
Kisah Lain


__ADS_3

Halo pembaca terkasih. Apa kabar? Semoga sehat selalu di mana pun berada. Aamiin.


Sampai sini bagaimana kisah Daniza dan Mpin? Menguji iman dan imun ya? Kisah ini sengaja dibuat santai dan tidak melulu tegang. Karena dunia nyata sudah tegang gaes.


Begitu syuwwlliiitttt


Btw Aku lihat kita kedatangan banyak teman-teman pembaca baru nih. Selamat bergabung di Keluarga NOvelton dan dunia Kolom Langit. Semoga betah dan terhibur. Maafin jika ada yang kurang berkenan. Baik penulisan, typo dan kekurangan dalam cerita.


FYI untuk saat ini aku hanya menulis di N0veltoon. Jadi yang kemarin bertanya soal karya, aku tidak menulis di tempat lain ya. N0veltoon adalah satu satunya tempatku menulis.


Dan untuk Kisah Alvin dan Daniza ini, masih dalam tahap on Going teman-teman. artinya belum tamat dan akan up setiap hari. Aku usahakan paling sedikit 2 bab sehari.


Jangan lupa Follow akun penulis di Noveltoon untuk mendapatkan pemberitahuan update lebih cepat.


🤗🤗


Untuk teman-teman yang baru bergabung, sambil menunggu Babang Mpin lanjut, aku ada beberapa karya lain di Noveltoon. Beberapa di antaranya sudah tamat. Salah satunya yang berjudul


"My Sexy Little Wife"


Nah, kalau kisah Naomi dan Adrian ini sudah tamat jadi bisa baca maraton.


Judul : MY SEXY LITTLE WIFE


karya : Kolom Langit


Cara dapatnya dengan membuka profilku atau ketikkan judul di kolom pencarian. Biar tidak penasaran, jadi aku akan spil cuplikan babnya. Di bawah ini.


Silahkan dilihat. 🤗

__ADS_1


*****


Adrian menggeliat dalam balutan selimut kala bias cahaya terang menyelinap melalui celah tirai jendela dan menyilaukan mata. Ia baru akan mencari posisi nyaman untuk melanjutkan tidurnya, ketika merasakan kulitnya bersentuhan dengan sosok yang berada tepat di samping. 


Sepasang mata hazel itu pun membola. Hal pertama yang hadir dalam pandangan Adrian adalah wajah polos yang masih terlelap, lengkap dengan mata sembab dan wajah memucat. Jangan lupakan bagian leher dan dada yang penuh dengan tanda merah. Yang menjadi bukti betapa buasnya Adrian semalam. 


Pria tampan berusia 32 tahun itu pun seketika tersadar. Lalu menyibak selimut untuk melihat bagian bawah tubuhnya. Tongkat bertuah miliknya tak tertutupi sehelai benang pun. 


“Oh, sial! Ternyata bukan mimpi.” 


Tatapan Adrian lalu terarah pada lantai di mana pakaian mereka teronggok begitu saja.


Adrian memijat kepalanya yang masih terasa pening, sebelum akhirnya bangkit dan memilih masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Sambil berendam di air hangat, ia merenung.


Apa semalam aku semabuk itu sampai tidak sadar?


Adrian masih menikmati berendam di air hangat saat mendengar bunyi seperti pecahan kaca yang cukup nyaring dari arah luar. Tanpa menunggu, ia segera bangkit dan membalut pinggang dengan handuk. Lalu keluar dari kamar mandi.


Naomi yang hanya menggunakan handuk untuk menutupi tubuh polosnya itu, seperti sedang mengambil ancang-ancang untuk melompat keluar. 


“Jangan mendekat atau aku benar-benar akan melompat!”


Kala Naomi mengancam dengan penuh tekanan, Adrian malah sangat santai di tempatnya berdiri. Seolah tiada usaha untuk mencegah aksi yang mengancam nyawa itu.


“Asal tahu saja, kita ada di lantai tujuh belas. Kalau lompat ke bawah, sudah pasti seluruh anggota tubuhmu akan terpisah.” 


Seringai tipis terbit di sudut bibir Adrian saat menemukan bias ketakutan di wajah Naomi. Gadis itu masih sempat melongokkan kepala dan menatap ke bawah untuk memastikan ketinggian. Hal yang membuat wajahnya mendadak terlihat seperti mayat hidup saking pucatnya. 


"Bagaimana? Terlalu tinggi, kan? Masih mau lompat?"

__ADS_1


Naomi mundur satu langkah. 


“Kamu akan mendarat di bawah kurang dari satu menit. Lalu merasakan sakit selama berbulan-bulan.” 


Tubuh Naomi mulai gemetar, membuat Adrian maju selangkah tanpa Naomi sadari.


“Kalau tidak percaya, ayo taruhan! Kamu boleh lompat dan membuktikan sendiri.” 


Gadis itu terdiam dengan memeluk lipatan handuk di dadanya. Tatapannya kosong, namun kesadarannya masih utuh.


Dan ketika melihat celah, secepat cahaya kilat Adrian merangsek maju meraih tubuh mungil itu. Menariknya secara paksa meskipun terus mendapat pemberontakan. Hingga keduanya jatuh terhempas ke ranjang. 


“Lepaskan aku, bia*dab!” teriak Naomi memukul-mukul dada bidang Adrian dengan sisa tenaga yang dimilikinya. 


“Jangan macam-macam atau aku akan mengulangi yang semalam!” ancam Adrian. 


Membuat sepasang mata Naomi melotot.


*****



Nah, penasaran gak? Yuk mampir di lapak Adrian. Untuk Daniza dan Mpin, Insyaa Allah up besok lagi ya. 🤗


Selain My Sexy little wife ini aku ada 15 karya lainnya di Noveltoon yang bisa dibaca secara gratis. Boleh mampir satu satu.


Akhir kata, aku ucapkan terima kasih.


Sehat selalu teman-teman 🤗

__ADS_1


****


__ADS_2