Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Apa Kita Pacaran..?


__ADS_3

Matahari telah bergulir di ufuk barat menimbulkan warna keemasan yang terlihat sangat indah bagi siapapun memandangnya, bahasa anak gaul mah sunset 🌅. Warga penghuni kantor Yudistira entertainment atau lebih tepatnya para pengais rezeki tengah mempersiapkan diri untuk pulang setelah seharian bekerja tak kenal lelah disana.


Tak terkecuali Ayura, gadis itu tengah merapikan meja kerjanya tak lama datang Nanda dan Putri menghampiri meja kerja nya, Keduanya merencanakan mengajak Ayura untuk nonton konser amal yang bakal dimeriahkan artis artis papa atas dan salah satunya adalah artis idola mereka yakni Krishna.


Ayura sebenarnya enggan mengikuti acara itu, tapi melihat ekspresi keduanya penuh harap membuatnya tak enak hati dan mengiyakan permintaan kedua temannya


Dan sebelum berpisah ketiganya sempat tukaran nomor hape, dan Ayura pun sekalian memberikan alamat rumahnya karena rencananya kedua teman barunya itu akan menjemputnya.


Setelah berpisah dengan kedua temannya, Ayura langsung menuju ke taman rahasia. Dan kedatangannya disambut dengan senyuman hangat pria tampan itu.


"Hai Krishna, apa kau sudah lama menunggu ku..?" Sapa Ayura membalas senyum hangat Krishna.


Pria itu menggeleng "Belum lama kok. Bagaimana dengan kerjamu hari ini, apa semuah baik baik saja..?" Tanya Krishna sambil bergeser dari duduknya, memberi ruang untuk Ayura agar duduk di sampingnya.


Ayura pun duduk di samping Krishna. "Hmm.." Gadis itu mengangguk." Semuah baik baik saja Krish, teman teman kerjaku pun semuah nya ramah dan baik."Jawab gadis itu dengan senyum bahagia mengingat teman teman kerjanya yang memang baik adanya.


"Oh ya..? Aku senang mendengarnya." Krishna lalu menatap intens Ayura.Gadis yang sangat dirindukan nya ini.


'Kamu tau Ay, aku sangat merindukanmu. Bahkan saat bersama dengan mu sekarang pun aku masih merindu."Batin Krishna.


Ayura menjadi grogi menadapat tatapan Krishna yang tak pernah lepas darinya. "Krish" panggil Ayura melihat pria itu bergeming. "Kenapa menatap ku seperti itu..?"


"Kamu cantik Ay." Puji pria itu jujur membuat semburan merah dikedua sisi pipi gadis itu.Apa lagi netra pria itu yang masih menatapnya lekat.


Gadis itu berdecak mendengar pujian Krishna dan mengalihkan pandangan nya dari tatapan Krishna yang seperti menembus kedasar hati nya.


"Oh iya, aku ada sesuatu untuk mu" Ucap gadis itu mengalihkan topik.


"Apa itu..?" Tanya Krishna tanpa mengalihkan pandangannya dari wajah cantik Ayura yang terlihat semakin cantik dengan rona merah diwajahnya.


Ayura lalu mengeluarkan sebuah kotak dari dalam tasnya "Ini untuk mu" Menyodorkan kotak ponsel ketangan Krishna.


"Apa ini..?"


"Bukalah!"


Dan setelah membuka kotak itu, Krishna dibuat bingung dengan ponsel baru yang ada ditangannya.


"Aku nggak bisa membelikan yang mahal, tapi aku harap kamu suka dengan pemberianku ini."

__ADS_1


"Haaa..?" Krishna bingung dan belum menangkap sepenuhnya maksud Ayura memberikannya ponsel. Pria itu sebenarnya memang lupa dengan kebohongan nya kemarin yang mengatakan tidak memiliki ponsel karena rusak, pada hal ponselnya ada sama Adam sang managernya.


"Kemarin kamu mengatakan tidak ada ponsel karena rusak, jadi aku membelikan kamu ponsel ini agar kita bisa berhubungan." Jelas Ayura membuat mata Krishna membelalak mengingat kebohongannya kemarin.


"Apa kamu tidak menyukainya..?"Ada raut kecewa diwajah Ayura melihat ekspresi Krishna yang terlihat tak bahagia dengan pemberian nya.


"Apa maksud mu Ay, aku sangat bahagia dengan ponsel dari mu" Ucap pria sambil mengangkat ponsel dan menggerakannya didepan wajah Ayura.


"Benarkah..?" Tanya gadis itu penuh binar.


Krishna mengangguk. 'Bagaimana aku tidak bahagia Ay, kamu gadis pertama yang memberiku hadiah. Sedangkan gadis gadis yang lain yang mendekati ku tak ada satupun yang memberiku hadiah, mereka hanya mengejar harta dan popularitas ku.Tapi kamu beda Ay, sangat beda..'Batin pria itu sendu.


Krishna sangat cemas, bagaimana kalau Ayura tau yang sebenarnya tentang siapa dirinya, apa dia akan tetap seperti ini tulus atau sama dengan gadis gadis yang lain yang tak pernah tulus dan hanya mengejar apa yang dimilikinya yakni harta dan sekedar ingin tenar dengan status nya sebagai artis papan atas.


"Krish, sebenarnya disini kau bekerja dibagian mana sih..? Aku lihat penampilan mu tidak terlihat orang kantoran, pakayan yang kau pakai pun semuah nya branded, tapi kenapa kamu nggak ada ponsel..? Apa itu tidak mencurigakan..?"


Ayura memang sangat penasaran dengan Krishna, dari awal jumpa dia dikejar oleh beberapa gadis hingga menjadikan mereka berteman seperti sekarang, saat pengumuman lomba kemarin dia juga hadir dan duduk di kursi VIP, dan sekarang terlihat wara wiri di kantor ini, tapi melihat penampilannya bukan seperti orang kantoran, membuat gadis itu bertanya tanya sebenarnya dia bekerja dimana, melihat pakayan yang digunakannya juga terlihat sangat berkelas. Otak Ayura terlalu cetek sehingga tidak bisa menebak atau pun menduga siapa Krishna dan apa pekerjaannya.


Dua kali pertemuan dia tidak sempat menanyakan tentang status pria itu dan sekarang dia memiliki kesempatan untuk bertanya dan berharap pria itu mau jujur menceritakan siapa dirinya dan apa pekerjaannya.


Krishna kaget dengan pertanyaan Ayura. 'Astaga, apa yang harus aku jawab, apa aku harus jujur saja padanya..?'.Krishna tengah berperan melawan batinnya, antar mau jujur atau berbohong lagi.


Dia sebenarnya nyaman seperti ini, gadis itu terlihat tulus tanpa syarat. Dia takut bila Ayura mengetahui statusnya yang sebenarnya gadis itu akan berubah seperti gadis gadis yang lain yang memanfaatkan nya.


"Benarkah..? Tapi entah kenapa aku merasa ada yang kau sembunyikan dariku"


Ayura lalu memicingkan mata kearah Krishna "Awas aja kalau sampai kau membohongi ku Krish, aku tidak akan memaafkan mu" Dan ancaman gadis itu membuat Krishna kesulitan menelan salivanya.


"Dan... Pakayan mu..?" Tanya Ayura lagi sambil melirik pakayan branded yang tengah membungkus tubuh pria itu. Ayura bahkan memindai penampilan Pria itu dari atas sampai bawah.


"Haa..?" 'Aiiss, berhentilah menanyakan pertanyaan pertanyaan yang membuat ku bingung untuk menjawab Ay.' Batin Krishna frustasi.


"Hehehe, Aku senang aja memakai pakaian yang mahal, biar terlihat keren dan bisa memikat cewek cewek disini" Dusta Krishna lagi dan lagi.


"Apa kamu sudah mendapatkan cewek itu..?"


Krishna menggeleng dengan ekspresi kecewa "Belum" Jawab nya lemah.


Tawa Ayura pecah. "Benarkah..?Masa kamu belum mendapatkan ceweknya..? Kasihan banget dirimu." Ucap gadis itu di sela tawanya membuat Krishna mencebik.

__ADS_1


"Bukankah kau sangat tampan Krish..?" Puji Ayura jujur, karena memang itulah kenyataannya, bagi Ayura Krishna adalah sesosok pria yang selain tampan juga ramah. Dan satu yang pasti dia merasa nyaman didekat pria itu.Baginya sangat tidak mungkin kalau semuah cewek cewek disini tidak naksir padanya, hanya orang buta saja yang menolak pesona seorang Krishna. Dan lagi otak cetek Ayura membuat dia lagi dan lagi ditipu oleh seorang Krishna.


"Benarkah aku tampan..?"


"Hmmm.." Gadis itu mengangguk


"Apa itu berarti kamu juga menyukai ku..?"Tanya Krishna menggoda


" Hmmm.. " Ayura kembali mengangguk tapi kali ini dia pun membalas menggoda Krishna mengiyakan kalau dia juga menyukainya.


"Apa itu berarti kita bisa berkencan..?" Ucap Krishna sambil menaik turunkan alisnya.


"Ck! Kamu belum menembak ku Krish, masa langsung kencan.. ?" Ayura mencebik membuat Krishna tertawa dan mengacak rambut gadis itu "Krish, hentikan" Kesal Ayura karena rambutnya berantakan karena ulah nya.


Puas tertawa Krishna kembali mencoba menggoda gadis itu. "Bagaimana kalau malam ini kita pergi kencan..?" Pertanyaan mengandung candaan itu membuat Ayura kembali mencebik. "Yahh udah ayo kita pergi, katanya mau ngajak jalan jalan..?"


Krishna yang hendak menarik tangannya, tapi Ayura malah mencegat nya, gadis itu pun meminta maaf karena tidak bisa menepati janjinya untuk jalan jalan karena dia harus pulang siap siap karena sebentar malam dia harus pergi bersama Nanda dan Putri.


Krishna pun memaklumi nya, karena sedari tadi dia pun sudah diwanti wanti oleh Adam agar tidak lupa atau membatalkan konser amal malam nanti.


Sebenarnya dia pun merasa sedikit kecewa karena tidak bisa jalan jalan dengan Ayura, tapi mengetahui Ayura ada janji dengan temannya dan dia pun harus mengikuti konser amal malam ini membuat dia memaklumi nya. Paling tidak sore ini bisa bertemu dan bercanda dengan gadis itu sudah cukup baginya untuk melepas rindu.


Apa lagi dia juga mendapat hadiah yang walaupun terlihat murahan tapi baginya sangat berharga dan spesial.


"Yah udah Krish, ayo kita pulang ini sudah mau malam nih." Ajak Ayura.


"Ay, apa kita sekarang pacaran..?" Masih menggoda Ayura.


"Ck! Nggak ya Krish." Gadis itu pun berlalu, Krishna lalu melangkah mensejajari langkahnya langsung merangkul pundak Ayura santai.


Keakraban dan canda tawa keduanya mengalir begitu saja, walaupun baru beberapa hari berteman dan jalan bareng tak membuat keduanya canggung. Interaksi keduanya seperti telah berteman puluhan tahun lamanya. Baik Krishna maupun Ayura tak menampik kalau keduanya merasa nyaman satu dengan yang lain.


"Oh ayo lah Ay! jangan jual mahal begitu dong. Atau kamu mau kita langsung menikah ha..?"


"Eh, nggak ada ya Krish." Tolak Ayura sambil melebarkan bola matanya. Ayura lalu mendorong tubuh Krish yang tengah merangkul pundaknya dana langsung berlari menjauhi si rusuh itu.


Pria itu terkekeh dengan tingkah Ayura yang selalu terlihat lucu dimatanya.Dia lalu mengejar Ayura merampas tas gadis itu dan berlari mendahului Ayura.


"Krish kembalikan tas ku." Teriak Ayura tak dihiraukan pria itu, tanpa membalikan badanya Krishna malah mengangkat tas Ayura dan menggoyang goyangkannya diatas, pria itu sedang mengejek Ayura meminta gadis itu mengejarnya dan mengambil sendiri tasnya.

__ADS_1


Dan tanpa sepengetahuan mereka ada sepasang mata yang tengah menatap nanar interaksi keduanya yang terlihat begitu akrab. Dan siapa lagi kalau bukan sang CEO AK Group dan Yudistira entertainment Abimanyu Gala Yudistira.Pria yang sedari kemarin terus mengintai Ayura dan Krishna.


Dan tanpa sadar kedua tanganya terkepal kuat melihat Krishna dana Ayura yang tengah berkejaran sambil tertawa bahagia.


__ADS_2