Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Krishna Berubah


__ADS_3

Pagi menyapa, dikediaman Bramantyo tampak Ayura tengah menuruni tangga hendak berangkat kekantor. Seperti biasa dia akan langsung pergi tanpa pamitan atau sarapan bersama. Karena yang dilihat Ayahnya juga tidak ada dimeja makan karena sudah berangkat pagi pagi.


Langkah kaki nya tertahan kala Angel menyapanya. Dan memintanya untuk sarapan bersama.


"Ayo lah Ay, kita sarapan bersama. Aku sudah menunggu mu dari tadi ,lagian kenapa sih kamu selalu menolak untuk sarapan bersama..?"Pinta Angel cemberut.


Akhir akhir ini Angel telah banyak berubah, bersikap baik dan perhatian padanya, walaupun mulutnya terkadang masih tajam setajam silet seperti yang dikatakan mbak Veny rose.


Ayura luluh, di ikutin langkah Angel kemeja makan.Disana sudah ada Amara yang kemudian membuang muka melihat Ayura mendekat.


Sadar akan sikap Mamanya yang masih tak bersahabat, Angel lalu menarik tangan Ayura dan memberikan sebuah senyuman. Kamu jangan takut, ada aku disini, mungkin seperti itulah arti senyumannnya.


"Ayo dimakan Ay."Angel meletakan nasi dan beberapa lauk keatas piring Ayura.


"Aku bisah sendiri Jel"Tolak Ayura tak enak.


"Cih!"Amarah berdecak kesal.


"Oh ya Ay, katanya perusahaan sedang melakukan audisi untuk mencari model iklan ya..?" Tanya Angel disela makannya.


Ayura mengangguk. "Untuk perusahaan Alexander Group.Mereka ingin mengiklankan restoran dan kafe mereka."Jawab Ayura setelah menelan makannanya.


"Konsep atau temannya..?"


"Aku tidak begitu tau Jel,tapi kemungkinan dalam minggu ini akan diadakan rapat pembahasannya."


* * * * *


Matahari berputar mengikuti porosnya, hari hari pun akan terus berjalan, Begitu juga hari hari yang dijalani Ayura yang kini semakin sibuk dengan jabatannya sebagai sekretaris, apalagi ditambah dengan mengurus segala keperluan Krishna.


Mengatur jadwal kegiatannya. Dari rapat, metting, makan siang ,makan malam bersama koleganya. Serta menyiapkan kopi, sarapan, makan siang bahkan makan malam, kalau pria itu sedang lembur.


Ayura benar benar cekatan menjalankan kewajibannya.Dan satu yang disadarinya kalau Krishna itu seorang workaholic.


Karena sibuk dengan pekerjaannya, pria itu bahkan sering melupakan makan dan istirahat yang cukup.


Beberapa kali pula dia membatalkan rencana makan malamnya bersama Ayura, karena lebih memilih bekerja atau sekedar makan malam dengan para koleganya.


Dia bahkan pernah,melupakan janji makan malamnya, hingga membuat gadis itu menunggu hampir dua jaman disebuah restoran.


Ayura tetap bersabar dan selalu memahami kalau Krishna memang sangat sibuk. Perusahaan Mereka sedang lagi berkembang pesat,setelah Krishna mengambil alih. Banyak perusahaan yang menggunakan jasanya untuk mempromosikan atau mengiklankan segala macam produk yang tengah perusahaan itu luncurkan.


Mengingat tanggung jawab Krishna yang begitu besar serta kesejahteraan ribuan karyawan membuat dia mengesampingkan egonya.


Dan pagi ini, saat Ayura kekantor sudah tidak mendapatkan pria itu diruangannya, karena Krishna sudah berangkat pagi pagi menemui koleganya yang berasal dari Jepang.


Ayura hanya menghela nafas berat,meletakan bekal sarapan pagi dengan kasar diatas meja.


Ingatnya tadi pagi pria itu memintanya membawakan bekal sarapan dan meminta nya untuk sarapan bersama dikantor sebelum dia akan pergi menemui kolega dari Jepang tersebut.

__ADS_1


Ayura menjatuhkan bokongnya di kursi kerjanya dengan sedikit kasar, menyalakan laptopnya dengan malas. Di liriknya bekal sarapannya yang belum ia sentuh.Tak ada lagi selera untuk menikmati nasi goreng yang susah payah dia buat.


Ini buka kali pertama, tapi sudah beberapa kali Krishna tidak menyentuh masakannya, dan berakhir ditong sampah.


Akhir akhir ini Krishna juga tidak begitu peduli akan perasaan nya.Sering juga dia menemui klain wanita tampa melibatkannya.


Pada hal diawal dia menjabat sebagai sekretaris Krishna selalu mengajaknya kalau klain atau koleganya adalah wanita. Tapi kalau klainnya pria, Krishna selalu menolak untuk mengajaknya, dengan alasan karena cemburu dan nggak suka Ayura di pandang, ditatap atau digoda oleh klainnya itu.


Tapi akhir akhir ini,Ayura jarang dilibatkan hingga gadis itu hanya melakukan tugasnya dikantor.


Pernah Krishna melakukan rapat dengan seorang wanita seksi dan lumayan cantik di ruang kerja nya.Terlihat gadis itu sangat nakal hingga beberapa kali menggerak gerakan anggota tubuhnya sepertinya ingin menggoda Krishna.


Wanita itu banaseseki menyentuh paha Krishna,atau sesekali memegang bahu Krishna dengan manja. Dan anehnya Krishna tidak merasa risih sedikitpun.


Ayura haya bisah pasrah melirik dari meja kerjanya tanpa bisa mendekat karena Krishna sendiri tak mengijinkanya.


Ayura tidak tinggal diam, dia pernah menegur pria itu, tapi bagi Krishna ini hanyalah tentang pekerjaan dan tidak ada hubungan apapun diantara mereka. Dan Ayura...hanya bisah menghela nafas panjang. Baginya Krishna tidak bisa dilawan.


Dan pagi ini, saat dirinya sedang menatap malas laptopnya yang sedang menyala dengan tumpukan berkas yang bertebaran diatas meja.


Saat tenaga dan pikirnya habis terkuras memikirkan sikap Krishna akhir akhir ini,tiba-tiba terdengar dering telpon dari ponselnya.


Dilihatnya disana ada nama Adam tertera disana. Dengan malas dia pun lalu menerima panggilan itu


"Halo Nona."Sapa Adam diseberang sana.


"Iya Adam,ada apa..?" Balas Ayura ramah.Menyembunyikan kekesalan dihatinya. Dia tahu pasti ada sesuatu yang penting hingga pria bermental iblis itu meneleponnya.


"Maaf Nona, bisahkah anda mengantar map berwarna biru diatas meja Tuan Krishna kesini..?Sebentar lagi meating akan segera dimulai dan aku melupakan berkas penting itu.


"Kenapa bukan kamu saja yang datang ambil..? Maaf tapi aku sedang sibuk." Jawab Ayura acuh.


Terdengar helaan nafas diseberang sana.


"Maaf Nona, tapi aku sedang rapat dengan investor dari Jepang. Sedangkan Tuan Krishna sendiri sedang berada di hotel XXX untuk bertemu dengan koleganya" Jelas Adam.


Ayura memutar bola mata jengah."Baiklah, aku akan segera kesana,share lock alamat nya."


Panggilan pun dimatikan.


Ayura lalu bergegas mengambil map yang dimaksud Adam,dan kebetulan hanya ada satu saja map yang berada dimeja Krishna hingga dia tidak repot repot mencarinya.


Ayura pun menyusul pria itu ditempat dimana sedang terjadi pertemuan itu.


Dan dihotel itu terlihat beberapa pria dengan pasangan wanitanya masing masing,terlihat mereka sedang serius berbincang. Apa itu tentang pekerjaan ataupun urusan pribadi. Ayura tidak tahu.


Netranya terus menyapu mencari keberadaan Krishna, dari seorang pelayan Ayura akhirnya tahu kalau Krishna berada di sebuah ruangan.


Dengan pelan Ayu membuka pintunya, netranya kembali menyapu ruangan yang sudah setengah terbuka itu.

__ADS_1


Tapi kemudian hatinya seperti dicubit cubit melihat sang Bos merangkap kekasihnya tengah bercanda tawa dengan seorang wanita seksi dengan begitu mesranya.


Sakit..? Tentu saja.


Siapa yang tidak sakit melihat kekasih nya begitu akrab dengan wanita lain. Apalagi saat tertawa perempuan dengan manjanya memukul dada Krishna, Krishna tak mengelak dan ikutan tertawa. Entah cerita lucu apa sehingga keduanya begitu kompak tertawa tanpa henti.


Sampai suara Ayura mengagetkan keduanya.Terutama Krishna, wajahnya terlihat sangat kaget.Tapi kemudian menguasai keadaan.


"Ay..Kau disini..? Ada apa..?" Karena terlalu kaget dengan kehadiran Ayura membuat dia bicara nggak jelas.


Sedangkan wanita seksi itu,terlihat memulas senyum mengejek.


"Bukankah Bapak yang memintaku untuk mengantat berkas ini..? Kenapa malah bertanya kenapa aku disini..?".Sewot Ayura sembari mengangkat berkas ditangannya.


Krishna menelan saliva nya dengan berat. Dia yakin Ayura sedang kesal.Terlihat gadis itu menatapnya dingin dan kembali menatap teman wanitanya dengan ekspresi yang ahh entahlah. Krishna sulit menjabarkannya.


Ayura akhirnya memaksa sebuah senyuman. Sebelum akhirnya pamit pulang."Aku akan pulang,lanjutkan obrolan kalian sepertinya sangat seru." Ayura langsung memutar tumit hendak pergi.


"Ay.."Panggil Krishna.Langkah Ayura terhenti,tapi dia tidak membalikan badannya. "Tinggalah disini, kita sarapan bersama.Kamu belum makan kan..?" Ajak Krishna dengan lembut.


"Krish...".Terdengar suara wanita itu dengan mendayu. Mencoba menahan Krishna agar tidak mengajak Ayura. Sesungguhnya dia begitu kesal melihat kelembutan Krishna pada Ayura.


Ayura mengepal kuat tangannya mendengar suara menjijikan wanita itu memanggil nama kekasihnya.


"Ayolah Ay. Hanya sebentar" Krishna hendak mendekat tapi kemudian wanita itu kembali menarik tangan Krishna.


"Krish, kita sudah ditunggu Daddy untuk sarapan bersama, jangan buat Daddy marah karena lama menunggu.Lagian ngapain sih kamu harus ngajak bawahan kamu untuk pertemuan penting ini" Sarkas wanita itu.


Entah sebenarnya apa yang sedang terjadi, hingga pria yang dikenal dingin dan nggak memiliki watak keras ini sekarang malah gampang dikendalikan oleh wanita seksi ini.


Mendengar hinaan wanita itu,ditambah Krishna yang tidak ada pergerakan sama sekali membuat Ayura mengambil keputusan untuk cepat cepat pergi dari ruangan menyakitkan ini.


"Ay.." Panggil pria itu lagi, tapi tak dihiraukan Ayura. Gadis itu terus saja berlalu sampai hilang dibalik pintu tanpa Krishna berusaha untuk mencegahnya.


Sakit....


Satu kata itu tang kini dirasa gadis itu.Tak sadar setetes air mata menetes dipipi mulusnya.


🍁🍁🍁🍁🍁 BERSAMBUNG 🍁🍁🍁🍁🍁


**JANGAN LUPA SELALU TINGGALKAN ...


LIKE....🌷


KOMEN....🌷


VOTE...🌷


TERIMAKASIH BANYAK UNTUK PARA READERS TERCINTA KU YANG SUDAH MAU MELUANGKAN WAKTU UNTUK MEMBACA CERITA RECEH KU INI...

__ADS_1


LOVE YOU ALL...💖💖


__ADS_2