Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Diluar Ekspetasi Angel.


__ADS_3

Hening..


Itu yang terjadi setelah Angel mengatakan dirinya hamil. Dani bunkgam, raut wajahnya terlihat kaget , sepertinya pria itu terkena mental.


Angel sedih melihat wajah Dani diluar ekspetasi nya. Dari ekspresi nya , sepertinya pria itu tak menginginkan kehamilan nya.


Wajah gadis itu tertunduk lesu, sedih dan kecewa itu yang dirasakan sekarang.


"Angel sayang, apa kamu bisa mengulang ucapan mu tadi..?" Pinta Dani dengan wajah yang seperti terkena sawan.


Sontak wajah Angel terangkat, menatap wajah Dani, pria itu mengangguk, terlihat memelas meminta Angel mengulangi ucapannya tadi.


"Aku hamil mas, anak mu." Lirih Angel pelan.


Seketika rahang pria yang diseberang sana terbuka lebar begitu juga dengan kelopak matanya.


Dan sedetik kemudian pria itu memekik keras. Angel sayang apa itu betul...? Kamu nggak bohong kan..? Kamu benar benar hamil sayang." Dan anggukan Angel membuat pria yang bernama lengkap Daniel Syailendra itu berteriak sambil berjingkat jingkat.


Dapat dilihat layar pria pria itu bergerak tak jelas.


Angel langsung dibuat melongo dengan sikap kekasih nya itu. Dia terlihat seperti anak kecil yang dibelikan mainan mahal oleh orang tuanya.


Hati Angel menghangat. Dia tersenyum lebar melihat reaksi suaminya yang diluar batas pemikiran nya itu


Tapi senyumnya tak berlangsung lama, karena pekikan Dani disebernag sana, yang meneriakin Mamanya mengatakan Angel sedang hamil anaknya membuat bola mata Angel membulat sempurna.


Dia kaget dan juga langsung merasa emosi dengan Dani.


Angel hanya ingin mengatakan pada Dani tentang kehamilan nya, dan masalah orang tua pria itu, biar Dani yang memberitahu mereka tapi nanti. Jangan sekarang


Karena dia belum siap dengan reaksi calon mertuanya itu. Bagaimana kalau kedua orang tua Dani marah dan menganggapnya gadis nggak benar. Karena sudah menyerahkan keperawananya dan hamil diluar nikah. Dia belum siap itu.


Tapi kelakuan Dani membuat dia ingin sekali mencekik lehernya samapi lidah pria itu keluar dari mulutnya.


Tapi lagi, dia salah menduga, reaksi calon Mama mertuanya pun diluar ekspetasinya.


Ternyata sama seperti putra nya, wanita paruh baya itu terlihat memekik bahagia. Dia langsung merampas ponsel Dani dan berbicara dengan calon menantunya itu.


"Angel sayang, ini Mama nak, apa benar apa yang dikatakan Dani.? Kamu hamil nak..? Anak Dani...?"


Deg...


Sayang....?


Nak..?


Angel terharu mendengar dua kata yang diucapkan calon ibu mertuanya itu.

__ADS_1


Karena saat terakhir mereka berjumpa di bandara untuk mengantar Papa nya Dani untuk melakukan pengobatan diluar negeri, Nurul sang calon Mama mertua masih terlihat angkuh dan dingin padanya.


Gadis itu tersenyum dengan netra berkabut, dia pun mengangguk. " Iya Tan. Maaf sudah membuat Tante dan Om malu." Sesal Angel dengan menunduk


"Hei sayang, kenapa harus minta maaf, kamu nggak salah nak, Mama dan Papa nggak malu, justru kami sangat senang nak. Dengar.." Angel langsung mengangkat wajahnya dan menatap Mama angkat sang kekasih, "Kamu jaga baik baik calon cucu Mama ya nak, insyaAllah secepatnya kami akan pulang, dan membicarakan pernikahan kalian sebelum perut mu membesar. Ingat sayang, jangan stres dan pikiran, kami nggak marah justru Mama yakin dengan adanya berita bahagia ini, si pria penyakitan itu langsung sembuh." Angel meringis mendengar ucapan terakhir wanita itu.


Tapi tak dapat dipungkiri hatinya menghangat, dia bahagia sekarang. Dia tidak menyangka dengan reaksi calon Ibu mertuanya yang terlihat antusias dan bahagia.


Bersama Dani dan Mama nya mereka bicara banyak, seputar nasehat apa yang harus dimakan dan tidak, apa yang harus dilakukan dan tidak.


Angel sampai sakit kepala mendengar nasehat kedua nya yang saling bersatu sahutan itu. Telinganya bahkan sampai mendengung, mendengar celotehan Ibu dan anak itu.


Keduanya berlomba memberi nasehat, Dani mempertahankan egonya sebagai Dokter, dan wanita paruh baya itu pun mempertahankan egonya sebagai wanita yang sangat berpengalaman. Padahal kan dia tidak pernah hamil, karena Dani sendiri hanyalah anak angkat yang diangkat jadi anak saat pria itu berumur sepuluh tahun.


Dan yang membuat Angel sangat terharu yakni saat melihat calon Ayah mertuanya yang langsung beranjak duduk saat mendengar berita kehamilannya dari Ibu mertuanya itu, pria paruh baya itu terlihat begitu bersemangat berbicara dengannya.


Panggilan pun berakhir.


Gadis itu mendekap erat ponselnya didada. Netranya berkabut, dia terharu. Tak menyangka reaksi Dani dan kedua orangtuanya sangat antusias dan terlihat sangat bahagia. Mereka terlihat sangat menginginkan calon bayi ini.


Diletakan ponsel disampingnya, kedua tangan terulur mengusap perut ratanya. "Hai sayang, baik baik didalam ya nak, kamu akan menjadi anak kesayangan semuah orang. Sehat sehat terus ya nak. Momy dan Daddy akan selalu menjaga mu."


🍒🍒🍒


Keesokan malamnya kediaman Bramantyo menjadi sangat ramai, Dani dan Mamanya sudah tiba di Indonesia soreh tadi dan malamnya keduanya langsung meluncur kekediaman Bramantyo.


Pagi pagi buta dengan jet pribadi milik Syailendra ketiganya langsung terbang ke Indonesia.


Dan malam ini hanya Dani dan Mamanya saja yang menyamperi keluarga besan karena Pak Syailendra masih harus banyak istirahat.


Dan disinilah mereka sekarang, berkumpul diruang keluarga setelah melakukan sesi makan malam.


Nurut begitu bersemangat, mendengar calon menantunya hamil merupakan anugerah terindah dalam hidupnya dan juga suaminya.


Dani adalah anak semata wayang mereka, pria itu tidak pernah terlihat pacaran selama ini giliran dapat kekasih, malah langsung dikasih cucu untuk mereka, walaupun mereka tahu apa yang dilakukan Dani dan Angel ini salah tapi mereka sengaja menutup mata dan telinga.


Toh yang dilakukan putranya dan juga Angel merupakan sebuah musibah. Jadi tak perlu diperbesarkan. Bagi mereka tidak papa, dari pada menikah dan lama dikasih momongan. Mendingan dikasih DP duluan.


Apalagi melihat kesehatan suaminya yang langsung membaik, membuat dia mau tidak mau harus yakin kalau hadir nya calon cucu mereka merupakn sebuah anugerah terindah.


Dia bahkan langsung menyayangi Angel dengan sepenuh hati. Terbukti dengan membawa banyak oleh oleh untuk calon menantunya itu dan tentunya semuahnya adalah barang barang branded.


Baik Angel dan Amara begitu bahagia dan terharu, mendapat perhatian dan kasih sayang dari Nurul.


Mereka kira Nurul akan marah dengan kehamilan Angel yang terjadi diluar nikah, tapi malah sebaliknya. Perempuan elegan itu bahkan membawakan sekantong besar susu buat ibu hamil dengan berbagai macam rasa.


Tak berselang Krishna pun datang, semuah orang tentu saja terkejut dengan kedatangannya khusus nya Dani dan Nurul.

__ADS_1


Seharusnya calon pengantin harusnya dipingit, tapi begitulah Krishna, ada ada saja alasannya untuk datang menemui sang kekasih.


Dan kali ini alasannya ingin memberitahu pada Ayura kalau besok mereka akan melakukan fiting baju.


Pada hal kan bisa melalui via telpon, tapi ya gitu deh. Kalau hanya lewat telpon berarti dia nggak bisa dong lihat wajah kekasih hati yang seminggu lagi akan dinikahi itu.


"Nah kebetulan ada nak Krishna." Ucap Bramantyo membuka obrolan setelah beberapa saat Krishna duduk disamping Ayura. Atensi Krishna pun langsung teralihkan kecalon Ayah mertuanya itu. "Gini nak, kami selaku kedua belah pihak dari keluarga Angel dan Dani baru saja membahas pernikahan Angel dan Dani." Krishna menyimak.


"Karena kondisi Angel yang seperti kita ketahui, jadi kami memutuskan untuk mempercepat pernikahan mereka." Krish mengangguk pelan, dia masih menyimak.


"Itu ide yang bagus Om. Terus kapan rencana pernikahan mereka..?" Krishna berharap pernikahan dia dan Ayura yang duluan dilaksanakan tapi jawaban Bramantyo membuat dia sedikit tercengan. Dia sedikit tak rela kalau Angel dan Dani yang duluan melangsungkan pernikahan ini.


"Kesepakatan kami tiga hari lagi." Ini jawabnya dari Nurul. "Walaupun semuahnya akan sangat mendadak mempersiapkan semuahnya, tapi tidak papa karena kami tidak ingin menundanya lebih lama lagi. Kami harap kamu dan Ayura nggak keberatan, Angel dan Dani mendahului rencana kalian." Ucap Nurul sembari melirik Ayura dan Krishna meminta persetujuan.


Karena bagaimana pun, mereka harus merembuk dan meminta persetujuan kedua nya, karena mereka tak ingin baik Ayura ataupun Krishna merasa kecewa, karena dilangkahi Angel dan Dani, karena bagaimana pun mereka duluan yang memiliki rencana tersebut.


Bramantyo selaku Ayah dari kedua Putri yang ingin menikah tak ingin terjadi kesalah pahaman antara kedua Putrinya, takut salah satu dari mereka merasa kecewa ataupun sesdih.


Ayura tersenyum menanggapi tapi tidak dengan Krishna, pria itu bungkam dapat dilihat wajah pria itu sediit menekuk, Ayura tahu itu.


Digenggamnya tangan Krishna "Krish.." Bisiknya menegur pria itu, Krishna menoleh kesamping, dapat dilihat senyum khas kekasih hatinya yang selalu menenangkannya itu. "Bagaiamana..? Tidak papakan Angel dan Dani yang duluan menikah, lagian hari pernikahan kita pun tetap sama bukan, nggak diundur..?" Tanya Ayura dengan pelan.


Krishna pun akhirnya mengangguk. " Makasih Krish."


"Nggak usah berterimakasih sayang. Ini tidak masalah. Tapi ingat besok pagi aku akan menjemputmu, kita akan melakukan fiting baju pengantin."


"Iya Krish."


"Ahh, syukurlah! Kalau begitu Bagaiamana kalau besok kalian berempat pergi fiting bajunya bersama, biar semuah pakayannya biar aku yang tanggung."Sela Nurul dengan begitu antusias.


Dia terlalu bahagia, semuah rencananya berjalan lancar, dan sebagai ungkapan terima kasih diapun ingin membayar pakayan pengantinya Krishna dan Ayura. Bukannya sombong atau mau pamer tapi dia hanya terlalu senang saat ini.


"Maaf, aku belum terlalu miskin hanya untuk membayar gaun kami nanti." Jawba Krishna dingin. Cukup dia mengalah karena Angel dan Dani yang mendului rencana mereka dan dia tak ingin harga dirinya dijatuhkan oleh wanita paruh baya ini.


"Ahh, maaf Krish, bukan begitu maksud Tante." Sela Nurul dengan cepat. " Tante tidak bermaksud untuk menyinggung mu.Tante hanya terlalu senang jadi ingin melakukan itu. Tapi kalau kau keberatan pun tak apa. Tante yakin dengan kekayaan yang kau miliki jangan kan sepasang gaun, sebutik gaun ataupun berapa puluh butik yang ada di kota ini pun mampu kau beli, tapi itu, Tante tadi terlalu bersemangat jadu ngomong begitu.Sekali lagi maaf." Sesal Nurul dengan penuh rasa bersalah.


Tak ada niat nya sekalipun untuk menyinggung ego pria itu, karena dia juga tahu seberapa kaya pria itu ditambah lagi kekayaan orang tuanya ,maka kekayaan suaminya masih dibawah mereka.


Krishna yang masih kesal hanya berdecak dan membuang muka, Nurul merasa bersalah ingin membuka suara lagi tapi Dani langsung mencegahnya.


Dani tahu watak Krishna yang memang arogan, dia tidak begiti akrab dengan pria itu. Tapi satu yang disesalinya saat ini kenapa Ayura malah bersama pria ini, bahkan sampai mau menikah.


Karena seingatnya Krishna pernah melakukan sebuah kesalahan yang hampir menyebabkan gadis ini dilecehkan oleh sekelompok preman. Dan untung ada Abi yang datang tepat waktu.


Dani tahu kejadian itu karena dia sendiri yang memeriksa kondisi Ayura waktu itu .


Dan dimalam yang sama Angel juga dijebak temannya dan berakhir mereka menghabiskan malam panas bersama.

__ADS_1


Dan akhirnya kejadian itulah membuat dia akhirnya bisa memiliki gadis yang selama ini dicintai dalam diam. Dan seperti yang sudah disepakati tiga hari lagi, dia akan benar benar memiliki gadis itu seutuhnya dalam sebuah ikatan suci.


__ADS_2