
Mobil yang dikendarai Abi pun sampai di depan pagar rumah Ayura dan sebelum turun gadis itu kembali bersuara. "Kalau Bapak sudah mengembalikan nama baik dan harga diri ku, maka saat itu aku sudah memaafkan Bapak. Dan aku harap ini pertemuan terakhir kita."
Deg!
Abi kembali menghela nafas kasar mengetahui kebencian Ayura yang begitu besar kepadanya.
Tanpa keduanya sadari ada dua pasang mata tengah mengintai dari kaca jendela rumah.
"Mah, bukankah itu mobilnya Abi...?" Kenapa sampai gadis kampung itu turun dari mobilnya Abi.. ? Tanya Angel pada Mamanya.
"Mama juga nggak tahu sayang." Jawab Amara masih dengan melihat keluar melalui kaca jendela. Dan kedua pasang mata yang tengah mengintai adalah Angel dan Amara. Mendengar mobil yang berhenti di depan rumah dan merasa bukan mobil Bramantyo membuat kedua wanita beda generasi itu penasaran dan setelah mengintip dari jendela keduanya dibuat geram saat mengetahui Ayura keluar dari mobil yang diketahui keduanya adalah mobil Abimanyu.
"Jangan jangan dia sudah menggoda Abi Mah..?" Kuatir Angel. "Awas saja kalau itu benar terjadi" Ancam Angel smbil mengepalkan kedua tangannya.
"Jangan kuatir sayang, biar Mama yang akan membereskannya." Ucap Amara coba menenangkan putrinya.
Dan saat Ayura memasuki rumahnya, Angel yang tengah kesal dan marah pada Ayura karena merasa telah menggoda Abi, tanpa aba aba langsung menyerang Ayura, Angel menarik rambut Ayura dengan begitu kuat, seperti yang dilakukan selama ini saat marah pada gadis malang itu.
"Dasar gadis kampungan apa yang telah kau lakukan ..? Kenapa kau sampai diantara sama Abi ha..?" Teriak Angel kembali menjambak rambut Ayura dengan lebih kuat.
Ayura yang merasa sakit dikepalanya akibat tarikan Angel pada rambutnya yang begitu kuat membuat gadis itu meradang. Dia langsung memegang tangan Angel yang bertengger dikepalanya dan dengan gerakan cepat Ayura menarik tangan Angel dan langsung memelintir nya kebelakang tubuhnya.
"Aauuww Maaah, tolong tangan kuat sakit." Angel yang mersa sakit pada tangannya langsung meneriaki Mama nya minta tolong membuat Amara langsung mengumpat kesal pada Ayura, perempuan tua itu pun langsung mencoba mendekati Ayura ingin menolong putri tercinta nya, tapi Amara dibuat kaget dan tak bisa berkutik saat Ayura kembali memelintir tangan Angel dengan kuat disertai bonus ancaman akan mematahkan tangan Angel kalau Amara berani mendekat.
"Hei gadis kampung, lepas nggak tangan ku" Teriak Angel semakin menjadi.
"Diam! Bentak Ayura. " Dengar! jangana coba coba berurusan lagi dengan ku, karena aku bukan yang dulu lagi yang mudah kalian tindas dan kalian sakiti. Aku tidak akan segan segan menceritakan semuah kelakuan buruk kalian selama ini kepada Papa ku. "Ayura menekan kata Papa sebagai tanda kepemilikannya terhadap Papanya yang selama ini ditunjukan kedua perempuan itu sebagai milik mereka tanpa mau membagi dengan dirinya.
Selama ini mereka bertindak sesuka hati menguasai semuah harta nya, teman teman nya dan juga Papanya, seakan Ayura hanyalah gadis malang yang tengah menumpag dengan mereka.
__ADS_1
" Aku juga tidak akan sungkan meminta Papa mengusir kalian dari rumah ku. Ingat! Aku Ayura putri Bramantyo, putri satu satunya Bramantyo Azka yang sangat disayanginya, jadi jangan pernah mengganggu ketenangan ku dalam rumah ini kalau kalian tidak ingin berakhir dijalanan."Setelah menghardik dan mengancam Angel dan Amara, Ayura langsung mendorong tubuh Angel ke lantai.
Amara di buat menganga dengan ancaman Ayura, perempuan paruh baya itu tidak prnah menyangka Ayura yang dulu lemah dan mudah ditindas kini telah berubah menjadi sangat berani dan kasar.
Amara buru buru menolong Angel saat melihat putrinya yang terjatuh dilantai dan terdengar meringis sambil memegang pegelangan tanganya yang memerah.
"Ayo bangun sayang, kamu nggak papa kan..?"Tanya Amara kuatir. " Nggak papa Apanya.. ? Tangan ku sangat sakit Mah."Keluh Angel sambil melirik tajam Ayura, dan dibalas lirikan nggak kalah tajam dari Ayura, ditambah bonus menyeringai iblis membuat kedua nya bergidik ngeri.
'Apa ini Ayura, gadis yang selam ini ku tindas..? " Batin Amara.
'ada apa dengan gadis ini.. ? Kenapa dia jadi berani sekarang..? 'Batin Angel penasaran.
"Dan ingat! Aku tidak pernah menggoda Abimanyu, pria dingin, kasar dan arogan itu bukan type ku." Sarkas Ayura sebelum akhirnya gadis itu berlalu keatas kamarnya.
Baginya sudah cukup penderitaan yang dialami nya selama ini setelah kedatangan Angel dan Mamanya kerumah dengan status sebagai Ibu dan saudara tiri. Saat itu Ayura masi berumur 12 tahun dan setelah kedatangan mereka membuat hidup gadis itu berubah 180 derajat.
Kesibukan Papanya di kantor membuat pria itu tidak pernah tahu kelakuan Isteri kedua dan anak tirinya terhadap putri kandung nya yang paling disayangi. Ayura bisa saja menceritakan pada Bramantyo tentang perlakuan kasar Angel dan Amara, tapi status Amara sebagai artis papan atas membuat dia berakting dengan sangat apik, meyakinkan pada suaminya kalau semuah baik baik saja saat dia tidak ada dirumah, bahwa Ayura baik baik saja dalam pengawasannya.
Ayura pun akhirnya menjadi malas bersosialisasi dengan teman teman nya karena Angel selalu saja mencari celah untuk menjatuhkannya, mendekati teman teman Ayura yang tengah dekat dengannya dengan akting dan fitnah nya akhirnya teman-temannya pun memilih menjauh darinya. Karena itulah Ayura memilih menjadi gadis biasa, menutup jati diri tentang siapa dia sebenarnya, gadis malang itu bahkan memilih bekerja di kafe atau restoran sederhana agar bisa terhindar dari pengaruh jahat Angel.
Dia bahkan menolak bekerja di perusahaan Papnya, karena itu jelas saja membuat kedua perempuan itu akan bertambah murka kepada nya, karena mereka tidak akan mengizinkan Ayura untuk bersinar sedikit pun, mereka bahkan mengancam Ayura agar menolak semuah fasilitas yang diberikan Bramantyo kepada nya, karena lagi lagi mereka tidak ingin Ayura terlihat kaya di luar sana karena yang mereka inginkan Ayura menjadi gadis sederhana jauh dari kata mewah agar menutupi kecantikanya yang dianggap Angel dan Amara sebagai ancaman terbesar untuk mereka sebagai artis, karena sedari kecil Ayura selalu mendapat pujian karena kecantikannya dari semuah orang termasuk kolega kolega Bramantyo. Bahkan pengusaha pengusaha kaya itu berniat menjodohkan Ayura dengan putra mereka ketika besar nanti. Hal ini tentu saja membuat Amara marah, yang di inginkan hanya putrinya Angel lah yang mendapat pujian itu, hanya Angel lah yang boleh mendapat perlakuan manis dari teman teman bisnis Bramantyo.
*
*
*
*
__ADS_1
Setelah menunggu selama seminggu penilaian akhirnya Yudistira Entertainment mengumumkan pemenangan utamanya di website resmi mereka. Desain Ayura masuk dalam nominasi desain berkualitas dan yang dipertimbangkan untuk dijadikan pemenang utamanya. Ayura sebagai pemenang utamanya pun langsung mendapatkan kontrak dan bayaran terhadap desain desainya yang akan Yudistira entertainment pakai diacara fashion show nantinya.
Ayura punn langsung diundang untuk menghadiri konferensi pers dan mengumumkan secara resmi dialah pemenangnya.
Dan hari ini Ayura telah bersiap dengan penampilan sederhana nya dengan dipolesin make up yang tipis menambah kesan jiwa mudanya dan menambah kecantikannya berkali kali lipat
Dalam konferensi pers ini akan ada beberapa petinggi Yudistira entertainment dan beberapa tamu undangan artis artis papan atas yang akan hadir salah satunya Krish selaku artis Yudistira entertainment, pria itupun duduk dikursi paling depan karena masuk dalam artis VIP.
Sedangkan Angel datang bersama Amara, keduanya pun masuk dalam artis papan atas juga duduk dikursi VIP satu deretan dengan Krish.
Ketika berjalan menuju ke panggung gadis itu dibuat kaget saat melihat ada di Krish dikursi VIP, keningnya berkerut, timbul pertanyaan dalam hati kenapa Krish bisah duduk di kursi VIP, siapa dia sebenarnya..? Ditengah pemikiran tentang siapa itu Krish, Ayura dibuat lebih kaget lagi saat tanpa sengaja pandangannya bersibubruk dengan seorang pria dingin dan arogan yang ingin di hindarinya itu.
Pria itu adalah Abimanyu, Ayura mengambil kesimpulan sendiri, mungkin Abimanyu adalah salah satu tamu undangan pikirnya. Sedangkan Abi tak kalah terkejut saat mengetahui kalau pemenang dari lomba ini adalah Ayura. Senyum lebar terukir dibibir tebalnya.
'Sepertinya aku tidak usah mengeluarkan tenaga untuk menarik mu ke perusahaan ku. Toh kamu sendiri yang datang dengan suka rela.' Batin Abi dibarengi senyum devilnya.
Amel dan Amara pun nggak kalah kaget, saat nama Ayura disebut sebagai pemenang lomba itu. Rahang keduanya terbuka lebar melihat Ayura tengah berjalan diatas panggung.
Tak lama pembawa acara mengundang petinggi Yudistira entertainment memberikan sedikit sambutan dan langsung memberikan hadiah kepada pemenang nya. Dan pada saat nama Abi disebut sebagai pemilik Yudistira entertainment dan diminta keatas panggung, seketika mata Ayura membuka sempurna, tubuhnya pun ikut menegang.
'Astaga, apa apaan ini..? 'Kaget Ayura beserta panik. 'Dia pemilik Yudistira entertainment..? Aarggh, kenapa aku tidak tahu, kenapa aku seceroboh ini..? ' Rutuk Ayura dalam hati.
Ayura begitu shock mengetahui kenyataan Abin lah petinggi sekaligus pemilik dari Yudistira entertainment, karena setahunya Abi merupakan CEO sekaligus pemilik AK Group. Dia merasa sangat payah dan teledor, kenapa hal sebesar ini bisa luput dari pengetahuannya.
Ayura bingung harus bagaimana, melanjutkan kontraknya yang sudah ditandatangani atau membatalkan kontrak ini.. ? Tapi dengan syarat membayar denda pinalti dua kali lipat
Sepanjang acara Ayura hanya melamun diatas panggung memikirkan jalan yang akan ditempuh. Karena dia masih trauma kalau harus bekerja di perusahaan Abi, pria arogan yang telah menoreh luka dan malu secara bersamaan. Tapi kalau mengundurkan diri atau membatalkan kontrak ini dia sendiri tidak memiliki uang sebanyak itu untuk membayar denda pinalti. Kalau meminta pada Papanya, dia yakin akan mendapatkan ceramah panjang kali lebar kali tinggi, dan pasti dia diminta untuk bekerja di perusahaaan Papanya sebagai gantinya.
"Huufff... " Des@h gadis itu frustasi "
__ADS_1