Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Fitting


__ADS_3

Pria itu terkenang 13 tahun yang lalu dngan seorang gadis kecil. Pembawaannya yang ceria dan lucu sang gadi membuat sikap dingin dan datarnya seketika menghangat dan penuh senyum.


Saat itu keduanya tengah menikmati makan siang dirumah gadis itu, kesukaan anak itu akan ikan khususnya dibakar membuat dia sering sekali menyertakan menu makannya dengan makanan laut yang bersisik itu.


Tapi karena tidak hati hati anak itu malah tertusuk tulang ikan tepat digusinya membuatnya menangis seharian, berkat art nya yang sigap dengan cepat tulang itu bisah dicabut dari gusinya. Tapi karena kesakitan anak itu terus saja menangis dalam gendongan Abi yang kala itu berumur 17 tahun. sedangkan si gadis kecil itu berumur 10 tahun.


Semenjak saat itu gadis kecil itu trauma untuk mengkonsumsi makanan bersisik itu, walaupun tulang ikannya sudah dibersihkan oleh Abi, gadis itu tetap saja menolak.


Dan semenjak saat itu pula tidak ada lagi menu ikan menemani makan anak itu.


*Ta*kut digigit tulang ikan. Selalu alasan itu yang diucapkan gadis kecil itu saat Abi menawarkan ikan bakar untuk nya.


"Pak... Pak Abi... " Panggil Ayura pelan melihat atasannya hanya bengong memandang makanan siangnya.


"Ahh, maaf.. " Ucap Abi kembali sadar


"Kenapa..?" Tanya Ayura peduli.


"Makanlah Ay, aku sudah membersihkan tulang nya" Ucap Abi melihat ikan yang diberikan tadi masih teronggok diatas piring gadis itu.


Ayura menggeleng. "Nggak usah Pak, cukup dengan rendang ini saja" Tolak Ayura lembut.


"Buka mulut mu! " Abi telah menyodorkan sepotong ikan kemulut Ayura.


Ayura tetap menutup mulut sembari menggeleng tanda menolak tapi tetap saja pria itu keukeuh menyuapi ikan kemulut Ayura membuat gadis itu tak tega dan pada akhirnya membuka mulutnya.


Dengan hati hati Ayura mengunyah ikan itu dalam mulutnya, takut masih ada tulang didalamnya. Sampai dia menelannya dia merasa lega karena memang tidak ada tulang sama sekali dalam ikan itu. Dia bahkan terharu bisa menikmati lagi daging laut yang begitu dirindukan 13 tahun ini.


Beberapa kali Abi menyuapi ikan itu kedalam mulut Ayura, gadis itu sebenarnya enggan dan sungkan, tapi karena Abi terus memaksanya membuat dia pada akhirnya menikmatinya.


'Aku semakin yakin, kamu orang nya. Tinggal beberapa bukti lagi yang akan membuktikan kalau kamu memang gadis kecil ku.'


* * * * * *


"Mari ikut aku!" Ajak Abi setelah acara makan siang mereka.


"Kemana Pak..?


Dan dijawab santai pria itu " Ke KUA! " membuat Ayura terperanjat "Haaa...?"


Tanpa menghiraukan keterkejutan Ayura, pria itu langsung bergegas keluar ruangan


Ayura masih mencerna ucapan Abi ke KUA, dirinya hanya bengong menatap punggung Abimanyu yang hampir menghilang dibalik pintu tapi lagi suara berat pria itu kembali menyadarkannya.


"Hei! Sampai kapan kamu terus bengong disitu ha..?" Ucapan pria itu membuat nya setengah berlari mengikuti langkah panjang sang CEO.

__ADS_1


'Sepertinya dia sedang mengerjai ku,dan kenapa aku jadi bego begini ya..?' Rutuk Ayura dalam hati "Huufff, dasar bos kaku." Umpatan Ayura yang didengar pria itu hanya sebuah dengungan


"Kamu mengatakan sesuatu..?" Tanya Abi tiba-tiba berhenti tepat di depan gadis itu membuatnya memberenggut kesal.


Gadis itu sangat kesal dengan tingkah Abi yang seenaknya main berhenti saat berjalan membuat dia hampir membentur keningnya didada pria itu kalau dia tidak cepat cepat tanggap untuk menghentikan kakinya tadi. kalu tidak dapat dipastikan keningnya akan kebentur lagi di tubuh pria itu dan kali ini dipastikan tepat didada bidang pria usil itu


"Tidak ada Pak! Ayo jalan! Jangan main berhenti berhenti saja lama lama aku bisa geger otak karena keningku sering kebentur punggung Bapak." Kesal Ayura.


Entah keberanian dari mana, kali ini Ayura dengan beraninya bicara panjang lebar pada Abi, lebih tepatnya ngomel ngomel.


Ayura memang kesal karena diyakininya kalau sedari tadi pria kaku itu sedang mengerjai nya, dari mengurangi nya di ruangannya dalm waktu yang cukup lama, membohonginya tentang iler, menggodanya dikamar mandi sampai makan siang tadi, Abi memaksanya memakan ikan yang disuapinnya langsung dari tangannya, walaupun kesal tapi jujur dia juga merasa senang karena berkat Abi,dia bisa menikmati lagi ikan bakar kesukaanya. Dan terakhir, apa tadi..? Ke KUA..?


Ayura sampai harus menarik dan membuang nafas beberapa kali untuk menetralkan emosinya.


Dan ciuman tadi, aargghhh dia benar benar sangat malu, dia bahkan ingin mencuci bersih otaknya agar tidak mengingat kejadian memalukan itu.


Setelah mengomelin Abimanyu, masih dengan perasaan kesalnya, Ayura lalu melangkah pergi meninggalkan Abimanyu dibelakangnya. Pria itu terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah Ayura yang cukup memggelitik dan menghibur hatinya.


Bahkan dengan pedenya Ayura melangkah pasti tanpa menoleh kebelakang, sehingga dia tidak tahu kalau Abi sudah berbelok kearah kanan keruangan yang sedang mereka tuju.


Abi hanya geleng kepala melihat Ayura yang terus melangkah tanpa menyadari dirinya yang sudah berbelok arah dengan senyum smriknya.


Merasa tidk ada pergerakan dari belakng, seketika gadis itu menoleh kebelakang, matanya melotot kesal melihat punggung Abi yang hampir menghilang .


"Yaakk! Jahat banget sih, kenapa dia tidak mengatakan kalau ruangannya ada disebelah sini..?" Omel Ayura dengan nafas ngos ngosan karena mengejar pria itu. "Akukan jadi cape larinya." Tambahnya lagi sambil melirik kesal pria yang dengan cueknya berlalu tanpa menghiraukan kekesalannya.


Dan ruangan yang mereka tuju adalah ruang yang dimana semuah model model papan atas sedang melakukan fitting baju yang akan dipakai untuk fashion show minggu depan sekalian melakukan gladi resik.


Fitting baju sendiri bertujuan agar model memiliki kesempatan mencoba busana yang akan diperagakan sehingga bisa mengetahui pas tidaknya ditubuh.


Fitting juga membantu model untuk bisa mengekspresikan busana yang dikenakan sesuai dengan karakter dan detail baju yang ingin ditonjolkan.


Fitting akan membantu perancang untuk bisa melihat secara keseluruhan atau Total look penampilan model. Apakah busana yang dikenakan sesuai dengan perlengkapan yang akan dipadukannya, seperti sepatu atau aksesoris lainnya.


Saat melangkah masuk Ayura dibuat grogi sekalian bangga melihat hasil rancangannya tengah dipakai model model papan atas itu.


Cita citanya menjadi desainer kini menjadi kenyataan, bekerja sama dengan penjahit penjahit profesional milik Yudistira entertainment membuat 20 rancangannya berhasil diselesaikan dengan waktu yang begitu singkat. Dia sendiri merasa takjub dan bangga dengan mereka semuah.


Ayura kemudian mendekati seorang model yang tengah kesusahan saat mencoba gaunnya. Ayura dengan cepat membantu model itu.


* * * * *


Ayura masih membantu seorang model menggunakan busananya sampai satu suara mengalihkan atensinya.


"Ternyata kau disini..?"

__ADS_1


Ayura menoleh "Krish...?" Kagetnya


"Ikut aku!" Ucap Krishna menginterupsi. Menarik tangan Ayura.


"Tapi Krish, aku masih membantunya." Bantah Ayura. Tapi tetap mengikuti langkah pria karena posisi tangan Ayura yang ditarik dengan cuek oleh Krishna.


Sesampai di ruangannya Krishna lalu melepaskan tangan Ayura dengan sedikit kasar membuat gadis itu meringis, merasa aura yang tak sedap dari pria itu.


Wajah pria itu ditekuk, menahan kesal. Seharian ini dia uring-uringan, ditinggalkan gadis itu tadi pagi ditambah lagi tidak menemukan nya saat jam makan siang tadi. Sehingga korban nya, Adam dan bebrapa stylish nya mendapat semprot darinya.


Ayura yang menyadari kesalahannya mencoba bersabar dengan kekesalan pria di hadapannya yang sedang duduk di kursi santainya dengan membuang pandang kelain arah.


"Maaf" Lirih gadis itu sambil menegang kedua telinganya. Cara meminta maaf ala Sharuh Khan.


"Cih!" Decih pria itu, tapi sedetik kemudian tersenyum kesal. Merasa lucu dengan tingkah Ayura tapi belum bisah menghilangkan kekesalannya.


"Kenapa tidak mendengarkan ku, kenapa tidak menunggu ku..? Kenapa tidak mengangkat telpon ku dan kemana saat makan siang tadi..?" Cecar Krishna , Ayura hanya tersenyum menanggapi, bahkan gadis itu malah balas menggodanya.


"Ya ampun bang, panjang banget pertanyaannya kaya rel kereta api, eneng jadi nggak bisa Ngejawabnya." Ucap Ayura sambil mencolek dagu Krishna menggunakan pensil yang berada di tangannya.


Dan inilah sifat aslinya Ayura, yang ceria dan usil bila disandingkan dengan Krishna. Beda dengan sih kaku itu, dia akan menjadi pendiam dan selalu gugup karena rasa traumanya pada pria itu. Membuat dia membentang jarak yang cukup jauh sehingga Abi sendiri tidak bisa menjangkaunya.


Bagaimana mau menjangkaunya kalau dia sendiri juga kaku dalam mengespresikan diri.. 😁😁


Sontak saja hal ini membuat Krishna kembali berdecak. "Ck! Kamu menggodaku Ay..?" Ucap pria itu dengan senyum devilnya membuat Ayura waspada, benar saja Krishna lalu mengangkat kedua tangannya menggelitik pinggang Ayura membuat gadis itu tertawa, dia pun ikut tertawa merasa senang membalas Ayura.


"Krishna, hentikan. Ini ditempat umum!" Ucap Ayura sembari mengelak dari aksi Krishna menggelitik nya.


"Biarin, ini hukuman karena telah mengabaikanku."


Dari jarak beberapa meter dari tempat mereka berdiri, tampak seseorang sedang menahan luapan amarah, dengan rahang yang mengeras dan kedua tangan yang terkepal kuat.


Abi yang sedang berbicara dengan kepala bagian dan ketua panitia penyelenggara, menjadi gerah dan meradang melihat interaksi Ayura dan Krishna yang terlihat begitu ceria dan bahagia. Tidak seperti saat bersamanya, Ayura bahkan tidak pernah tersenyum apalagi tertawa saat dia menggodanya.


Halloo Pak.... gimana orang mau tertawa ataupun tersenyum kalau tingkah kaku anda yang anda anggap candaan itu dianggap gadis itu sebagai kesambet ataupun kemasukan roh halus...? 🤣🤣


Berhadapan dan berbicara langsung dengan orang nomor satu perusahaan membuat kepala bagian dan ketua panitia sudah dilanda cemas dan gugup, ditambah lagi dengan ekspresi tidak bersahabat sang CEO, membuat keringat kecil besar mengalir dari kening kedua pria itu.


Mereka berdua tidak menyanga, hari ini Abi sendiri turun tangan untuk mengecek semuah persiapan nya, biasanya semuah itu di Handel oleh si Willy sang asisten, walaupun sebenarnya mereka juga tidak bisa menganggap remeh si Willy, karena sejatinya pria kenebo kering itu pun tak kalah disiplin dan tegas dalam bekerja.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


MAAF BILA ADAA TYPONYA.. 😊😊


🌹**HAPPY READING**🌹

__ADS_1


__ADS_2