Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Jangan Pergi


__ADS_3

Ayura kemudian duduk disamping Krishna, mencoba menggenggam kuat tangan nya sesekali mengusapnya.


"Krish.. kamu kenapa..? Mengapa bisa begini..?" Ayura terlihat sangat kuatir dan menjadi panik melihat wajah Krishna yang memucat.


"Ay.. aku nggak papa. Pergilah biar Adam yang menemani ku." Tolak Krishna. Dia lalu melepaskan tangan Ayura yang sedang menggenggam tangannya.


"Krish.. kau kenapa..? Mengapa menolak ku, aku mohon izinkan aku tetap disini menemani mu." Isak Ayura


Tapi Krishna malah membalikan badanya membelakangi Ayura. "Adam bisa mengurusku Ay, lagian sebentar lagi Dokter akan datang. Pulang dan istirahat lah."


"Tidak, aku tidak akan pergi. Aku tetap disini bersamamu. Suka atau pun tidak. Aku akan tetap disini menjaga mu sampai Dokter datang."


"Ck! Menyebalkan." Kesal Krishna dengan suara lemah.


Sesungguhnya sedari tadi tubuhhya sangat lemah, untuk berbicara saja dia hampir tak bisa, tapi setelah Ayura datang entah datang dari mana kekuatannya, dia bahkan bisa memiliki tenaga untuk berdebat dengan gadis yang tanpa sengaja sudah membuatnya sesak.


Ayura lalu menarik tubuh Krishna kemudian memeluknya. "Peluk Aku Krish." Pinta sekalian interupsi Ayura pada Krishna.


Dia hanya mencoba menyembuhkan pria itu melalui pelukan ini. Karena saat di Indonesia dia juga bisa menyembuhkan nya dengan cara memeluknya, dia ingin mencoba nya lagi.


Krishna mengikuti permintaan Ayura, dia lalu mengangkat kedua tangannya dan memeluk erat tubuh Ayura, diletakan kepalanya diceruk leher Ayura sembari memghirup aroma tubuh Ayura.


Ayura memeluk erat tubuh Krishna sembari sebelah tangannya mengusap pelan punggung pria itu. Tak sampai setengah jam, seketika nafas Krishna terdengar beraturan. Ayura yakin Krishna Tertidur.


Dengan dibantu Adam, Ayura mencoba membaringkan tubuh Krishna dengan pelan keatas kasur.


Ayura tetap duduk ditepi kasur menemani nya sembari mengusap lembut rambut pria itu.


Kepala Ayura sampai terhuyung kiri dan kanan karena menahan kantuk.


Adam yang melihatnya jadi nggak tega. "Nona Ayura, pulang dan istirahat lah, biar aku yang menemani Tuan Krishna." Menggoyang pelanggan tubuh Ayura


Ayura membuka matanya dengan sangat berat,diliriknya jam didinding yang menunjukan angka 2 dini hari. jujur saja dia sangat mengantuk saat ini, tapi dia juga tak tega harus meninggalkan Krishna.


"Biar aku tetap disini saja Kak. Aku takut dia bangun dan aku nggak ada disampingnya." Tolak Ayura dengan mata memerah.


"Aku akan membangunkan nona, kalau Tuan Krishna bangun nanti." Pinta Adam. Sesungguhnya dia tak tega melihat Ayura sedang memaksakan diri untuk menemani Krishna


"Baiklah! Tapi Kak Adam jangan lupa membangunka aku kalau Krishna nya sudah bangun."


Adam mengangguk mengiyakan permintaan Ayura. Tapi sebelum gadis itu berlalu Adam kembali membuka suara. " Nona, Aku mohon jangan lagi memanggilku Kakak. Cukup Adam saja, agar kelangsungan hidup kita dapat berjalan dengan lancar."


Ayura yang mengerti akan permintaan Adam, hanya bisa mengangguk. Gadis itu pun berlalu.


Ayura tertidur dengan begitu pulas, selain karena telat tidur, kurang istirahat dan stress dengan masalah Krishna membuatnya tak mendengar gedoran di pintu kamarnya.


Gadis itu antara mimpi dan nyata dengan bunyi ketukan pintu yang sudah berubah menjadi gedoran itu. Sampai di benar-benar terjaga.

__ADS_1


Ayura terbangun lemah, duduk diatas kasurnya, masih berusaha mengumpulkan nyawanya yang sedang terbang entah kemana. Sampai terdengar gedoran pintu untuk kesekian kalinya, menyadarkan dia dari alam bawah sadarnya.


Diliriknya jam menunjukan angka 4.Dia baru tertidur 2 jam.


Bergegas dia membuka pintu, disana terlihat Adam dengan penampilan yang sangat kacau ditambah wajah paniknya. " Nona, Tuan Krish sudah bangun. Dan dia kambuh lagi "Seloroh Adam dengan cepat.


Laporan Adam membuat kesadaran Ayura menjadi 1000 persen. Dia langsung berlari kekamar Krishna, meninggalkan jauh Adam dibelakang.


Bergegas dia masuk, dilihat nya Krishna sementara duduk bersandarkan pada head board.


"Astaga Krish.." Panik Ayura. Lalu duduk di samping Krishna.


Dia lalu menarik tangan Krishna Dan menggenggamnya.


"Kamu menipu ku Ay. Kamu berjanji akan menemani ku, tapi ini apa. Diam diam kamu malah pergi meninggalkan ku." Rungut Krishna sembari mengatur lajunya pernapasan.


"Maaf kan Aku Krish. Aku ketiduran.".Sesal gadis itu kemudian menarik tangan Krishna Dan mencoba menenangkan nya.


Tapi ternyata Krishna malah menepis tangannya, Ayura terkejut. Tapi lebih terkejut lagi saat Krishna menarik tubuhnya dan memeluknya erat. Ayura lalu membalas pelukan Krishna.


" Jangan pergi Ay. Jangan meninggalkan ku. Aku bisa mati tanpa mu." Ratap Krishna dengan sendu.


Ayura mengangguk dalam dekapan pria itu.


"Berjanjilah kamu tidak akan meninggalkan ku."


Tak berselang Krishna kembali terlelap dalam dekapan Ayura. Ayura menunggu sedikit lama baru bisa merebahkan tubuh Krishna ke ranjang.


Tapi saat di hendak membetulkan tubuhnya untuk duduk Krishna malah menarik tubuhnya, hingga gadis itu ikut terbaring disamping Krishna.


Krishna lalu memeluk Ayura. " Tidurlah disini bersamaku."


"Krish... " Tolak Ayu. Dia terlalu risih harus sekasur dengan seorang pria.


Tapi bukannya melepas pelukannya, Krishna malah mempererat pelukannya. Dia benar-benar terlelap. Ayura pun pasrah, dia berencana akan pindah kesofa dalam kamar itu setelah Krishna tertidur pulas.


Tapi karena faktor mengantuk dalam level tinggi membuatnya ikut terlelap dalam pelukan Krishna.


Adam hanya bisa menggeleng kemudian tersenyum melihat keduanya tidur sambil berpelukan.


Paginya Krishna yang pertama terjaga, menjadi kaget melihat gadis yang hampir tak sengaja membunuhnya semalam tertidur dalam dekapannya.


Tapi sejurus kemudian dia tersenyum senang. sangaaaat senang. Menunjukkan begitu banyak dan besar rasa senangnya hingga Author menulis "A" dengan begitu banyak.


Krishna menggigit bibirnya,memandangi paras ayu yang menggetarkan jiwa. Tak ingin membangunkan Ayura, Krishna memilih hanya diam tanpa sedikitpun bergerak.


Dibelainya wajah Ayura, membuat tidur gadis itu terusik. Buru buru dia menghentikan aksi nakal nya.

__ADS_1


Sejurus kemudian, di rapikan anak rambut Ayura yang menjuntai diwajah ayu Ayura kebelakang telinga, dan kemudian membelai surai hitam milik Ayura.


Keadaan begitu lama sampai gadis itu melenguh dan sedetik kemudian dia mengerjap matanya. Perlahan tapi pasti dia membuka matanya.


Alangkah kagetnya dia saat melihat senyuman Krishna yang begitu dekat.


Sontak gadis itu kaget dan refleks mendorong kuat tubuh Krishna hingga punggungnya terhantam kelantai keramik yang begitu keras


"Ayuraaa..." Pekik Krishna kesal bersama kaget dari bawah lantai


"Krishna..?"


Buru buru Ayura bangun, dan lompat dari atas kasur. Dilihatnya Krishna sudah terduduk sembari memegang pinggang nya.


Ayura lalu memapah Krishna keatas kasur.


"Kamu jahat sekali Ay, aku tuh lagi sakit tapi kamu dengan teganya mendorong ku dari atas kasur. Kamu ingin aku mati ya..?"


"Maaf Krish.. maaf. aku hanya kaget melihatmu tidur disamping ku. Aku refleks saja mendorong mu."


Krishna meliriknya tajam " Bukan Aku yang tidur disamping mu, tapi kamu yang sudah tidur disamping ku Ay. Ini ranjang ku, Ini kamar ku. Tapi kamu berlagak seperti yang memiliki kamar dan ranjang ini. Apa ini balasan mu terhadap ku setelah Aku berbagi ranjang dengan mu, membiarkan mu tidur disampingku. Kamu malah seenaknya memeluk ku dengan begitu erat."


Krishna mencoba memarahi Ayura tapi sesungguhnya dia sedang menggoda Ayura


Ayura yang tak Terima dengan fitnahan Krishna langsung membalas menyerang pria itu


"Yakkk.. Kalau bukan kamu yang menahanku semalam, Aku juga tidak akan merampas ranjangnmu Krish.Dasar manusia tidak tahu diri, tidak tahu Terima kasih, kacang lupa kulit." Umpat Ayura penuh kesal.Dia lalu berbalik


Krishna malah tersenyum lebar mendengar amukan Ayura.


Ayura yang sedang kesal berniat pergi tapi baru selangkah Krishna sudah menarik tubuhnya dan memeluknya dari belakang.


Grebb...


"Jangan pergi"


Tubuh Ayura menegang.


"Jangan pergi Ay, aku hanya becanda tadi." Krishna lalu membalikan tubuh Ayura hingga wajah mereka berhadapan.


Ayura mengangguk. "Aku juga minta maaf telah mendorong mu tadi, apa pinggangmu sakit..?" Ayura begitu kuatir, bagaimana pun Krishna masih belum begitu sehat tapi dia sudah tega mendorong tubuhnya sampai terjebak ke lantai.


"Iya Ay, ini sakit sekali, dsini juga, tubuhku jadi remuk tahu nggak..?" Keluh Krishna sambil menunjuk punggungnya. Bibir nya pun ikut dimajukan membuat wajahnya terlihat sangat lucu.


Ayura mengatupkan bibirnya demi menahan tawa.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


__ADS_2