Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Terbawa Suasana


__ADS_3

"Tapi bagaiaman bisa, bukankah kita baru berkenalan beberapa bulan yang lalu..?"Tanya Angel dengan kebingungan. Dani hanya tersenyum menanggapi dan kemudian menggeleng.


"No no no Angel. Kamu mungkin baru mengenal ku tapi aku tidak. Aku mengenal mu sudah sangat lama. Aku bahkan selalu hadir disetiap hari ulang tahun mu. Hingga ulang tahun mu yang ke 20 aku bahkan mengirim kado satu set perhiasan berlian putih. Kamu begitu senang dengan kado ku dan aku lihat setiap momen momen tertentu kamu pasti memakainya. Benarkah apa yang kukatakan..?" Cicit Dani dengan semangat tapi itu membuat Angel kembali tertegun parah.


" Dari mana kamu tahu semuah itu..?" Angel masih belum percaya dengan apa yang didengar. Sampai dia menyadari sesuatu " Wait! Jangan bilang kamu menguntit ku selama ini Dan..?" Kecurigaan Angel membuat Dani menyemburkan tawa kencang.


"Kok ngunti sih. Emang aku mau berbuat jahat sama kamu apa..?" Seloro Dani sembari mencolek hidung Angel membuat gadis itu merengut dan hal itu kembali membuat Dani tergelak kencang.


"Kamu mau tahu ceritanya..?" Tanya Dani. Kali ini dia menampilkan wajah serius melihat gadis masa lalunya yang masih cemberut.


Gadis itu mengangguk masih dengan bibir yang mengerucut tapi nggak tajam.


Flash back on


16 tahun yang lalu tampak seorang anak laki laki bertubuh ceking, dan dekil sedang dibully oleh beberapa anak .Dia ditendang, dipukul bahkan diludahi oleh sekumpulan anak anak yang lain.


"Dasar jelek, ngapain kamu main disini. Apa kamu tidak tahu kalau disini tempat kami. Pergi kamu kalau tidak kami akan menghajar mu." Maki seorang anak yang diketahui ketua dari anak anak itu.


"Hajar saja Bos, Jangan kasih ampun." Ucap yang lainnya.


Si bos itu kemudian menyeringai "Serang!"


Plak...


bukh..


bukh...


Dan kembali tendangan dan pukulan diterima oleh anak malang itu. Dia hanya pasrah, duduk menutup wajahnya dengan kedua tangannya agar tidak mendapat serangan diwajahnya.


Hingga suatu suara mengagetkan semuah orang.


"Woi! Hentikan!!! Apa yang kalian lakukan ha..?"Teriak seorang gadis kecil yang berumur 7 tahun dan itu dapat menghentikan aksi pengeroyokan itu.


"Ck! Ngapain kamu ikut campur urusan kami. Pergi sana." Kesal sang Bos


Gadis kecil yang pemberani itu bukanya takut dia malah menantang anak anak itu. "Hentikan atau aku akan melaporkan pada orangtua kalian. Sekalian aku akan lapor pada polisi biar kalian semuah ditangkap karena sudah menghajar orang lain." Ancam gadis kecil itu membuat nyawa anak anak itu menciut.


"Ck! Kamu nggak asik Njel. Sok jadi pahlawan."Kesal si bos pada gadis kecil yang ternyata adalah Angel. Tapi bukannya takut Angel malah mencibir pada semuah anak nakal itu."Ayo semuahnya, kita cabut"


Semuah anak itu pun akhirnya bubar meninggalkan Dani yang masih duduk menutup wajahnya. "Kamu tidak apa apa.?"Tanya Angel mendekati pria kecil itu.


Merasa nyawanya sudah aman pria kecil itu pun akhirnya berdiri. "Iya aku tidak papa, terimakasih sudah menolongku. "Jawab anak itu dan langsung berlalu.


"Hei tunggu! Siapa nama mu.?"Angel langsung mengulurkan tanganya. "Kenalkan nama ku Angel. Kamu siapa.?"


"Aku Dani."

__ADS_1


Angel tersenyum senang. "Mulai hari ini kita berteman, Ok! Dan aku akan melindungi mu dari anak anak nakal itu." Ucap Angel penuh percaya diri membuat Dani kecil tersenyum senang.


Angel kecil kemudian menarik tangan pria itu . Keduanya kini sudah duduk disebuah kursi taman sambil menikmati es krim yang dibeli oleh Angel. "Kamu kenapa tidak membalas mereka. Kalau kau lemah seperti ini mereka akan terus mengganggu mu. Kamu itu laki laki seharusnya punya kekuatan untuk melawan, bukanya hanya diam dan pasrah. "


"Aku tidak memiliki kekuatan untuk itu. Mereka itu banyak udah gitu anak orang kaya. Kalau aku macam macam aku takut mereka akan mengadu pada orangtua mereka."


"Cih! Menyedihkan sekali dirimu. Tapi baiklah mulai hari ini aku akan melindungi mu. Kalau nanti mereka kembali menghajar mu, minta tolonglah pada ku. Aku yang akan menghajar mereka" Ucap Angel dengan berapi api.


Dan semenjak saat itulah Angel dan dani berteman, Dani yang merupakan anak yatim piatu.Hidupnya sungguh memprihatinkan sehingga Angel sering membawakan dia makanan yang banyak dan bergizi. Dia juga sering membelikan Dani pakaian pakaian yang tentunya mahal saat gadis itu ikut Mamanya pergi berbelanja.


Angel kecil memang sangat cerewet dan angkuh tapi dimata Dani dia merupakan malaikat pelindung dan sekaligus dewi penolong buat Dani.


Hingga suatu hari ayah gadis itu meninggal dan dia bersama Ibunya memilih pindah dan semenjak saat itu keduanya tidak pernah bertemu lagi.


Flash back off


"Astaga!!! Jadi kau adalah Dani siceking dan hitam itu ya..?" Seru Angel tak percaya. Bagaimana mungkin anak kecil yang dulu hitam dan ceking bertransformer menjadi pria tampan dan gagah seperti ini..?


Dani memgerucut bibir nya Kesal Angel mengingatnya sebagai anak yang begitu jelek dimatanya. "Ck! Kenapa nggak dilanjutkan aja Jel, Dani yang jelek, miskin tapi hidup itu."


Dan ungkapan kekesalan Dani membuat Angel menyemburkan tawa kencang. "Maaf Dan. Tapi kamu benaran ya Dani teman ku waktu kecil, yang penakut dan cupu itu..?" Goda Angel lagi membuat Dani semakin kesal


"Kamu ya..."


"Hahaha... Dani hentikan.!" Teriak Angel kala Dani sudah mengelitik pinggang nya, membuat dia tertawa terpingkal pingkal.


"Nggak Dan. Ngak lagi. Hahaha... Dani hentikan!"


Dani pun akhirnya menghentikan aksinya. Keduanya kini kembali duduk berhadapan, Angel yang masih penasaran kembali melayangkan pertanyaan pertanyaan pada Dani.


"Tapi bagaiamana bisa kau bisa berubah menjadi tampan begini. Dan menjadi seorang Dokter. Maaf bukannya...?"


"Its ok!"


Dani kembali tersenyum, menatap lekat manik hitam milik Angel. "Aku ditolong oleh orang yang baik dan diangkat menjadi anaknya. Dia sangat baik dan memberikan kehidupan yang layak, menyekolahkan ku hingga aku bisa menjadi Dokter yang tampan dan gagah seperti yang ada dihadapan mu ini. "Tutur Dani sembari mengedipka matanya.


"Ck!" Angel mencebik kesal tapi kemudian tersenyum menanggapi .


Dani sendiri tidak mau menceritakan siapa orang baik yang telah mengangkat nya menjadi anak, karena itu akan menjadi kejutan untuk gadis ini saat dirinya datang melamarnya.


"Terus masalah kado perhiasan itu dan semuah pria yang mendekati ku kemudian kamu mengancam dan mereka menghilang, apa itu benar..?"


"Ita benar. Perhiasan itu aku beli dari gaji pertama ku menjadi Dokter. Tas, jam tangan, sepatu dan semuah barang yang selalu kau impikan, aku berhasil membelinya untuk mu."


"What! Jadi semuah barang barang itu dari mu..?" Tanya Angel tak percaya.


"Ya. Dengan inisial DS kan..?" Rahang Angel terbuka lebar tanpa bisa berkata kata lagi.

__ADS_1


Tas, jam tangan, sepatu dan semuah barang yang di impikan dan yag selalu ingin di beli memang selalu didapatkan dari seseorang yang dianggapnya sebagian pengagum rahasia .


Apalagi perhiasan berlian itu dapat ditafsir bernilai ratusan juta. Dan dia tidak menyangka kalau semuah itu dari Dani.


"Bagaiamana bisa kamu bisa mengetahui semuah keinginan ku..? Jangan bilang kalau kamu menyuruh orang untuk mengawasi ku Dan."


"Maaf! Tapi memang ia. Aku memang membayar orang bukan untuk menguntit mu Jel, tapi untuk menjaga mu dari orang orang jahat. Ya seperti malam ini. Kalua bukan karena pengawal yang ku suruh untuk menjaga mu ,aku pasti tak akan tahu seseorang telah berniat jahat pada mu."


"Kamu hidup didunia glamour banyak persaingan hingga akan banyak musuh yang ingin menjatuhkan mu, terbukti kamu juga pernah hampir ditabrak bukan..? Untuk ada pengawal ku yang sigap menolong mu saat itu, kalu tidak kau bahkan sudah celaka dan mungkin cacat."


"Tapi kenapa kau lakukan semuah itu..?" Tanya Angel penuh rasa haru. Dia tidak menyangka selain membelikan barang barang mewah Dani juga menjaganya dengan begitu baik.


"Karena aku ingin membalas kebaikan dewi penolong ku. Aku ingin jadi dewa penolong buat kamu. Dan membalas semuah kebaikan yang kamu berikan buat aku dulu. Hanya kamu yang mau berteman dengan anak jelek seperti aku, mau memberikan pakayan pakayan yang bagus, bahkan membagi kan ku makanan yang enak. Aku ingin membalas semuahnya." Tutur Dani dengan mata berkaca kaca.


Angel pun ikut terharu, tidak tahu kalau anak yang ditolong waktu dulu akan membalas semuah kebaikannya dengan cara yang begitu menakjubkan.


Bermimpi pun Angel tidak pernah mendapat perlakuan yang sangat heroik dan tentunya sangat manis dari Dani.


Lama kedua nya terdiam dan hanya saling memandang dengan netra yang berembun, dan


Tes...


Satu tetes air mata mengalir dipipi Angel, gadis itu sangat terharu dan tersentuh dengan semuah yang Dani lakukan untuknya.


Dani mengusap air mata itu, tanpa permisi dia mencium kedua kelopak mata Angel. Angel hanya diam memejamkan matanya. Ciuman kini berpindah kehidupan mancung sang gadis, kemudian beralih kedua pipi dan naik ke kening Angel dengan durasi yang sedikit lama.


Angel hanya diam dan pasrah, melepas ciuman dikening, kini keduanya hanya saling memandang dengan jarak yang begitu dekat, netra Dani kini intes memandang bibir tipis milik Angel.


Angel begitu gugup saat wajah Dani secara perlahan mendekat, matanya pun tak henti memandang bibir Angel. Saat bibir Dani semakin dekat Angel refleks menutup matanya, dan tak berselang lama, sebuah benda kenyal nan basah milik Dani sudah menempel dibibir Angel.


Tak menunggu lama, ciuman yang awalnya hanya berupa kecupan kini berubah menjadi lum*atan dan hesapan yang menuntun.


Angel ikut membalas lum*atan itu. Tanganya terangkat mengalung dileher Dani. Bibirnya bahkan terbuka memberi celah untuk lidah Dani menyeruak masuk mengesplor isi mulutnya.


Ciuman mereka begitu dalam dan lama, bunyi decatan bibir mereka kala beradu menggema diruangan Itu. Tubuh Dani yang semakin maju membuat punggung Angel terdorong kebelakang dan akhirnya tertidur disofa.


Dani langsung mengukung tubuh ramping Angel diatas sofa, tangannya sudah tak tinggal diam ikut bekerja dengan aktifnya, mengakses setiap lekuk tubuh milik Angek hingga gadis itu melenguh, menikmati sensasi berbeda yang begitu memabukan.


apalagi kedua tangan Dani sudah masuk kedalm deres mikik Angel ******* ***** kedua gunung Angel yang sudah menegang sempurna.


Hingga kesadaran Angel kembali, gadis itu buru buru mendorong tubuh Dani. Membuat Dani pun kaget dan langsung tersadar.


"Maaf Jel. Aku terbawa suasana" Sesal Dani.


"Tidak papa Dan. Aku juga salah" Bakas Angel dengan begitu gugup dan malu. Sambil merapikan pakayan dan rambutnya.


"Bersiaplah! Aku akan mengantarkan mu pulang." Ucap Dani pada akhirnya.

__ADS_1


__ADS_2