Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Ternyata Itu Cinta.


__ADS_3

Mengetahui keterkejutan sang Dokter akan Krishna, Ayura langsung memutar tumit kembali menghampiri Krishna, karena dirasa ada sinyal bahaya. Baru saja Krishna menghempaskan Carla siulat keket ini datang lagi wanita cantik dan tak kalah seksinya.


Karena rasa penasaran ada hubungan apa diantara Dokter itu bersama kekasihnya ,Ayura melupakan niat awalnya untuk mengambil air minum untuk Krishna.


Tapi niat untuk memata matai wanita itu gagal kala didengarnya Krishna sedang batuk, membuat dia kembali memutar tumit berlari kedapur mengambil air minum.


Sedangkan Krishna sendiri juga kaget melihat wanita cantik yang berdiri didepannya, rasa kagetnya membuat dia tersedak udara hingga akhirnya batuk batuk.


"Dinda..?" Kagetnya. "Kenapa kau disini..? Dan dimana Dokter Aldo..?" Tanya Krishna pada Dokter pribadinya yang sering menanganinya.


Wanita cantik yang dipanggil Dinda tersenyum lebar dan melangkah mendekati kasur Krishna. "Sudah lama sekali Krish kita tak bertemu. Kamu semakin tampan saja." Ucap Dinda, dipandangi wajah Krishna penuh lekat.


Krishna hanya bisa berdecak. "Kamu belum menjawab pertanyaan ku, dimana Dokter Aldo..?"


"Dia lagi diare, mencrer mencret dia, jadi dia memintaku untuk menggantikannya." Ucap Wanita itu dibubuhi kekehan.


"Ternyata Dokter juga bisa sakit...?"


"Hei! Kami juga manusia tahu." Bantah Dinda kesal membuat Krishna terkekeh.


Dan selanjutnya Dinda memulai tugasnya sebagai seorang Dokter. "Kamu pucat sekali Krish, apa kamu sesibuk itu hingga tidak bisa menjaga stamina..? Ck ck ck, kamu tidak pernah berubah, kalau sibuk dengan sesuatu selalu melupakan makan dan istirahat." Omelnya sambil memeriksa kondisi Krishna. Kemudian meresepkan beberapa jenis obat yang harus ditebus.


Pria itu hanya diam , menatap lekat wajah wanita itu, teman kuliahnya dulu, wanita yang sangat dekat dengannya, yang selalu memperhatikan kesehatannya dan selalu memceramahinya panjang lebar kalau dia lupa dekan makan dan istirahat.


Dan sekarang wanita itu kembali dengan segala perhatian dan omelannya membuat Krishna tersenyum senang karena mengingat hubungan mereka dulu.


Mereka berdua mengobrol lama tapi Ayura belum muncul juga.


"Aku merindukan mu Din, aku merindukan ocehan mu, perhatian mu dan senyum mu" Ujar Krishna


Dinda tersenyum mendengar curhat hati Krishna yang merindukannya. "Aku juga merindukan mu Krish..Sangat..?" Balas Dinda dengan sendu.


Dan entah siapa yang memulainya, keduanya akhirnya berpelukan erat melepaskan rasa rindu mereka.


Prang...!


Gelas berisi air ditangan Ayura jatuh kelantai, pecah berkeping keping saat mendarat keras di lantai keramik itu.


Sontak kedua manusia yang sedang melepas rindu itu kaget. Dengan cepat Krishna lalu mendorong tubuh Dinda yang saling mendekap.


"Ay..." Lirih Krishna penuh sesal.


Buru buru pria itu turun dari kasurnya dan ingin menahan Ayura yang sudah berbalik hendak pergi.


Tapi Dinda malah menahan lengan Krishna "Jangan bergerak dulu Krish, kamu masih lemah. Dan aku takut sakit mu semakin parah" Ucap Dinda dengan sejuta perhatiannya, yang rasanya menyakitkan di kuping Ayura. Sesekali melirik Ayura dengan senyum smrik.


Dia begitu sakit, mendengar obrolan mereka berdua sebelum akhirnya berpelukan mesra, ditambah lagi ucapan sang Dokter yang begitu perhatian dengan kondisi Krishna. Dan sekarang Krishna hanya mematung tanpa berniat mencegahnya menjadi lengkap sudah rasa sakit, kecewa dan amarah yang membuncah dihati.

__ADS_1


Dada nya terasa sesak, hatinya seperti di iris iris sebilah tajam dan jantungnya seperti sedang diremas remas kuat menimbulkan sakit yang teramat sangat.


Ayura yang kecewa akhirnya memilih pergi, dan hal itu membuat Dinda menyeringai.


Krishna yang tidak tahan langsung mendorong tubuh Dinda dengan kasar kesamping, karena wanita itu sudah menghalangi jalannya. "Kamu keterlaluan Din." Ucap Krishna penuh emosi."


"Cih? Seharusnya kamu berterimakasih pada ku Krish." Dinda tersenyum miring.


"Gila kamu. Aku akan membunuh mu kalau sampai Ayura tidak memaafkan ku." Krishna lalu pergi meninggalakn wanita usil yang sudah memberinya ide gila hingga membuat gadisnya kembali terluka.


Flash back on.


Setelah kepergian Ayura, sambil memeriksa kondisi Krishna, keduanya pun mengobrol panjang lebar menanyakan kabar masing masing sembari mengingat kisah pertemanan mereka saat kuliah dulu.


Krishna yang sedari dulu tidak dekat dengan wanita mana pun terkecuali dirinya, hingga menimbulkan pertanyaan pada Dokter cantik, Siapa gadis cantik itu, kenapa bisah ada diapartemen Krishna, bahkan hanya berdua didalam kamar.


Seakrab akrabnya mereka dulu Krishna juga tidak mengizinkan nya untuk masuk kearea pribadinya, bahkan teman prianya pun tanpa terkecuali.


Tapi apa ini...? Rasa penasaran membuncah tak dapat dibendung, hingga dia memilih menanyakan tentang hubungan mereka.


Dan Krishna pun dengan jujur menceritakan tentang hubungannya dengan Ayura. Karena sedari dulu dia dan beberapa teman pria lainnya sangat terbuka dengan Dinda.Karena mereka merasa Dinda adalah pendengar dan penasihat yang ulung.


Tak lupa Krishna juga menjelaskan kalau sebenarnya Ayura belum mencintainya, membuat kening gadis itu terlihat halus. Merasa heran dengan hubungan temannya ini. Ada ya mereka menjalin hubungan tapi nggak cinta..? Sebagai Dokter yang sedikit banyaknya bisa membaca reaksi tubuh seseorang pasien, dia merasa ada yang janggal dengan hubungan teman akrab ya ini.


Hingga timbul akal cerdik sang Dokter untuk mengetahui perasan Ayura kepada Krishna.


Awalnya Krishna menolak ide Dinda ini karena dia tidak ingin membuat Ayura kembali bersedih seperti kejadian kejadian kemarin.


Dari sini saja dia sudah menarik kesimpulan kalau gadis itu cemburu, itu berarti dia sudah mencintainya, tapi dasar pria ini yang blo*on, yang nggak pernah jatuh cinta hingga tidak bisa tahu kalau sesungguhnya gadis itu sudah mencintainya tapi baik Ayura maupun Krishna tidak menyadarinya, karena mereka sama sama blo*on. Umpat Dinda kesal.


Dan akhirnya mereka pun berakting dengan hebat.


Saat mendengar derik pintu berbunyi, keduanya langsung berpelukan mesra dan mengungkapkan rasa rindu. Dan cara mereka ini siapapun pasti akan mengira kalau mereka memang ada hubungan.


Flash back off.


"Ay..Berhenti..Jangan pergi." Krishna mencekal tangan Ayura mencoba menghentikan langkah nya.


"Lepaskan Krish." Ayura menghentakan tangan Krishna dengan kasar. Tak lupa menghujam tatapan tajamnya. "Sudah cukup Krish kau membuat aku sakit. Kamu memang pria tak dapat dipercaya, bilangnya nggak suka berdekatan dengan cewek, tapi apa ini kamu malah dengan entengnya berdekatan, bersentuhan bahkan berpelukan dengan perempuan lain. Setelah Carla dan wanita seksi dihotel itu dan sekarang dengan Dokter cantik itu. Kamu anggap aku apa Krish..?" Luruh sudah air matanya.


"Aku bisah jelaskan Ay." Menarik tangan Ayura lagi dengan sangat kuat hingga gadis itu tak bisa menepisnya lagi.


"Jelaskan apa lagi Krish.."Teriak Ayura "Aku sudah melihat dan mendengar semuahnya."


"Tapi sungguh aku dan Dinda tak ada hubungan apa apa. Kami hanya berteman." Jelas Krishna dengan menyembunyikan senyum bahagianya.


Target masuk dalam perangkap, Ayura cemburu saat ini.

__ADS_1


"Cih! Teman kok bisa semesra itu" Sindir Ayura membuang muka.


"Apa kamu cemburu..?" Tebak Krishna dengan smrik.


Ucapan pria itu membuat Ayura mendelik tajam. "Kamu cemburu kan..?" Tebak Krishna lagi sambil mencolek dagu Ayura.


"Eh..nggak ya.Minggir aku mau pergi. "Ayura berbalik hendak pergi tapi Krishna lebih dulu menangkap tubuhnya dan memeluknya erat dari belakang.


Keduanya sibuk menyelami perasaan masing masing tanpa menghiraukan Adam yang tengah memandang mereka dengan heran.


"Jangan lupa transfer Krish. Seratus ya." Ucap Dinda saat melewati tubuh keduanya


"Cih! Dasar rentenir" Umpat Krishna membuat Dinda terkekeh.


"Lepaskan Krish." Sentak Ayura, membuka belitan tangan Krishna dipinggangnya.


Ayura menatap tajam Krishna kemudian Dinda. Sebenarnya ada apa dengan mereka berdua, tingkah mereka bukan seperti sepasang kekasih seperti yang dilihat tadi.


"Hei! Aku sudah membantu mu untuk mengetahui isi hati kekasih mu.Seharusnya kamu berterimakasih pada ku, bahkan seratus itu juga aku rasa kurang mengingat betapa bahagianya kamu saat ini" Cicit Dinda sembari menyipit kedua matanya kaerah pasangan blo*on ini


"Cih! Aku akan mengadukan mu pada suami mu."


Tawa Dinda pecah. "Ayo Adam, kita pergi dari sini. Aku yakin akan adegan uwu uwu disini." Ucap Dinda dan langsung berlalu diikuti Adam dibelakngnya. Terdengar tawa Dinda dan Adam yang menghilang dibalik pintu.


Setelah kepergian keduanya ,Ayura menatap tajam Krishna, gadis itu bersedekap dada menunggu penjelasan Krishna.


"Maaf" Lirih Krishna.


"Aku butuh penjelasan Krish." Sengit Ayura.


Gadis itu kemudian menghindar saat dilihat Krishna hendak kembali memeluknya. Tapi terlambat, tangan Krishna lebih dulu menangkap tubuhnya mungil itu kedalm dekapannya.


"Jawab dengan jujur Ay, apa kau cemburu melihat ku dekat dengan wanita lain..?" Tanya Krishna sembari menyelami manik hitam milik Ayura, mencari jawaban disana.


Ayura membuang muka, tapi tangan Krishna lebih dulu menahan wajahnya hingga gadis itu kini ikut menatap manik milik Krishna.


Tatapan keduanya terkunci, Krishna membelai lembut pipi Ayura, gadis itu meremang. Hingga Krishna mendektkan bibirnya di telinga Ayura dan berbisik lembut disana. "Kamu tidak usah menjawabnya sayang, karena Aku tahu kamu cemburu. Itu tandanya kamu sudah mulai mencintaiku." Bisik Krishna lembut.


Pria itu kemudian menarik wajahnya dan kembali menatap Ayura dalam, gadis itu mematung. Dan sekarang dia baru tau kalau perasaan kecewanya kepada Krishna saat pria itu berdekatan dengan wanita lain adalah karena dia cemburu


Dan kalau cemburu berarti dia sudah....


Ahhhh Ternyata itu cinta...


Kini dengan pelan Krishna mendekati bibirnya menuju bibir ranum milik Ayura, semakin dekat reflek gadus itu menutup mata, Krishna tersenyum. Dan akhirnya mendaratkan sebuah kecupan singkat dibibir gadis yang sekarang miliknya seutuhnya.


🌴🌴🌴🌴🌴 BERSAMBUNG 🌴🌴🌴🌴🌴

__ADS_1



Untuk Mbak Sumawita, mana suaranya....? πŸ™πŸ™Diam diam bae...Minta komen nya juga...😊😊


__ADS_2