Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Dani Dan Angel


__ADS_3

Sepanjang perjalanan keheningan mendominasi, Angel masih dengan angkuhnya. Dan memilih menatap kesamping jendela mobil.


Membuat Dani dengan leluasa mencuri pandang paras cantik Angel dari samping.


'Kamu tidak pernah berubah, Njel. Kamu bahkan tidak mengingat ku lagi.' Des@h Dani dengan sendu.


"Kenapa dengan taksinya..?"Tanya Dani memecah keheningan.


Angel melirik sekilas. " Ada pohon tumbang dijalan jadi tidak bisa menjemput.".


"Hmmm."Dani memgangguk.Dia lalu melirik keluar jendela " Cuacanya memang lagi nggak bersahabat. Sepertinya akan ada badai."


Angel pun ikut melihat keluar, dilihatnya angin yang bertiup sangat kencang.


Teringat dia akan kejadian tadi, gara-gara angin sialan ini dirinya hampir celaka. Untung ada Ayura, kalau nggak dia yakin dirinya sudah sekarat di rumah sakit atau paling parahnya sudah pindah ke dunia lain.


Bukan tak mungkin pot yang jatuh tadi terbuat dari semen, dan posisinya saat itu tepat ditengah-tengah, kalau saja Ayura tidak mendorongnya, mungkin pot besar itu sudah mengenai tepat dibagian kepalanya. Dan saat ini dirinya pasti sudah diratapi semuah kerabat .


Bersyukur dia masih diberi kesempatan untuk hidup.Bersyukur ada Ayura yang baik hati, pada hal dia baru saja mencacinya bahkan sempat menjahati gadis berhati malaikat itu.


Angel mendesah frustasi..


"Ada apa..?" Tanya Dani mendengar helaan nafas berat Angel


Refleks Angel tersenyum kemudian menggeleng. Dani yang baru melihat gadis itu tersenyum hatinya menghangat. 'Cantik!'


'Kamu sangat cantik bila tersenyum, tapi kamu menutupinya dengan keangkuhan mu. Kamu membentengi dirimu, kamu menutupi rasa kesepian mu dengan keangkuhan mu. Walaupun aku tahu kamu sebenarnya sangat baik. Malaikat penolong ku. '


Mobil yang mereka tumpangi akhirnya sampai di sebuah apotik. Angel lalu mengucapkan terimakasih sebelum turun.


Tapi dia agak kaget saat melihat Dani pun ikut turun, mengikutinya dibelakang.


"Ada apa..? Kenapa masih disini..?" Ketus Angel.


"Aku hanya tidak ingin kamu salah membeli obatnya, nyawa orang taruhannya disini.".Jawab Dani beralasan.


Angel yang memang nggak tahu apa apa, seketika mengangguk. Dia tidak mau terjadi sesuatu yang buruk pada Ayura.


Dani mengulum senyum. Sebenarnya Nggak akan ada yang salah , lah sudah ada tulisannya diresep itu, para Apoteker pun sangat berpengalaman jadi nggak mungkin salah kasih obatnya. Tapi memang gadis ini yang tidak tahu apa apa, apa apa dilayanin sama pelayanan jadi gini nih gampang dikibulin.


Saat didalam Apotik itu terjadi kericuhan saat menyadari salah satu pengunjung nya adalah seorang artis papan atas. Banyak dari mereka ingin meminta foto bersama Angel, tapi Angel tak begitu suka, dia masih mempertahankan keangkuhannya.


Dani yang mengerti situasi langsung meminta maaf atas nama Angel. " Maaf, Angel nya nggak bisa, karena dia lagi terburu buru memberikan obat ini pada saudaranya yang lagi sakit." Dani mencoba menjelaskan dengan alasan yang cukup logis.

__ADS_1


"Wahh, ternyata mbak Angel aslinya baik ya, perhatian sekali sama saudaranya." Ucap salah seorang Apoteker.


"Iya, kita kirain judes dan sombong, taunya ternyata baik." Yang lain menimpali


"Apa Dokter ini kekasihnya mbak Angel..?"


"Wah, kita patah hati massal dong Dok." Timpal yang lain yang memang mengenal Dani.


"Eh.. Jangan gibah. Sana kerja yang serius. Jangan sampai salah kasih obat ya..?" Dani tersenyum senang saat dikatain pacar nya Angel.


Sedangkan Angel tersenyum tipis, melihat interaksi Dani dan para Apoteker yang semuanya cewek. Hatinya pun sedikit menghangat mendengar dia dipuji akan kebaikannya.


Setelah membayar obatnya, keduanya lalu pamit pergi, tak lupa Angel memberikan sebuah senyuman hangat kepada sang kasir dan yang lain, dan dibalas senyuman ramah para Apoteker.


Saat keluar dari Apotik itu, entah apa yang dirasakan tapi sesungguhnya dia merasa hatinya plong, keangkuhan dan kesombongan yang selama ini bersemayam didasar hatinya sirna seketika.


Dani yang melihatnya ikutan senang.


"Terimakasih banyak Dok, udah ditemanin. Aku akan pulang dengan taksi saja, mungkin Dokter masih ada pekerjaan..?"


"Aku lelaki sejati Njel, tidak mungkin aku meninggalkan mu setengah jalan. Jangan sungkan sungkan. Ayo jalan! Ini sudah mulai malam, susah dapat taksinya, sedangkan Ayura harus segera minum obat nya." Jelas Dani panjang lebar.


Angel pun pasrah, dan akhirnya mau diantar lagi sama Dokter tampan itu.


Setiap Dani mengatas namakan Ayura, Angel tak berkutik. Pasrah dan legowo...


"Sepertinya kamu sangat perhatian sama Ayura. Apa dia adik mu..?"


"Kami saudara tiri." Jawabannya singkat


"Wah benarkah..? Aku pikir hubungan saudara tiri itu sangat buruk, tapi ternyata nggak, kamu terlihat sangat menyayanginya."


Angel tersenyum sinis. "Sepertinya anda terlalu banyak nonton sinetron ikan terbang Dok."


Ucapan Angel membuat Dani tergelak. Angel pun ikut tersenyum. Bersama Dani baru beberapa jam sudah membuatnya hilang sifat angkuhnya.


Angel melirik Dani, pria itu terlihat sangat tampan, postur tubuhnya yang tinggi dengan dada bidang dan lengan yang kokoh. Diperkirakan tinggi pria itu kurang lebih 180 cm, sedangkan tingginya 175cm..Sangat cocok kalau mereka beriringan. Seperti yang dikatakan para Apoteker tadi.


'Aiss!. Apa yang aku pikirkan..?'


Mereka telah sampai. Angel pun bergegas turun, diikuti Dani dibelakang nya. Membuat Angel bingung, masalahnya dia sudah pamitan pada pria itu saat didalam mobil, tapi kenapa ikut turun lagi..?


Dani yang menyadari kebingungan Angel, buru buru memberi alasan. "Aku hanya ingin menjelaskan obat itu pada mu, takut nanti salah minum."

__ADS_1


"Ohh, benarkah..?.Aduhh.. kok aku nggak tahu ya."


Dan lagi, gadis itu berhasil dikibulin oleh Dani. Sesungguhnya pria masih tak rela harus berpisah. Ada ada saja cara untuk mendekati gadis yang selama ini dicari.


Angel panik dan dengan segera mengambil obat didalam tasnya dan menyerahkan pada Dani.


Pria itu lalu menjelaskan pada gadis angkuh yang sebenarnya tidak tahu apa apa.


Jelas jelas di situ tertulis dengan sangat jelas cara minumnya berapa kali berapa dan juga tertera jam minumnya, tapi karena disini Dani yang pintar, pintar modusnya dan Angel yang memang nggak tahu apa apa hingga mempermudah Dokter itu memperdaya nya.


"Sudah jelas..?" Tanya Dani.


Sontak Angel yang tengah menunduk melihat obat yang tengah dipegang Dani sembari menjelaskan cara minumnya langsung mengangkat wajahnya, hingga wajahnya mereka beradu dengan netra yang saling bertatap.


Netra keduanya sampai tak berkedip, saling mengagumi ketampanan dan kecantikan mereka dengan jarak yang begitu dekat.


Angel yang lebih dahulu sadar langsung membuang mukanya. "Makasih Dok, kalu begitu aku kedalam dulu, takut Ayura ketiduran" Ujar Angel dengan gugup


"Oh baiklah, besok pagi aku akan kesini lagi."


Angel pun mengangguk dan tersenyum, ada rasa senang kala mendengar besok pagi Dokter itu akan kesini lagi.


Keduanya pun berpisah, Angel lalu bergegas kekamar dengan setengah berlari, takut Ayura tertidur sebelum meminum obatnya.


Dikamar ternyata Ayura memang sudah tertidur, karena kelehan. Melewati hari ini terasa begitu panjang dan melelahkan, dari Jepang langsung menghadiri makan malam penuh tegang dirumah Krishna dan sekarang dia terbaring lemah karena insiden yang menimpa nya tadi.


Angel bergegas membangunkan Ayura. "Ay... Ay bangun Ay, minum obat nya dulu." Panggilnya sembari menggoyang pelan tubuh Ayura. Tapi belum ada reaksi.


" Ay... " Belum juga dia melanjutkan katanya, Ayura sudah membentak nya.


"Apa apaan kau Njel, ganggu orang tidur saja. Aku ngantuk dan perlu istirahat." Ketus Ayura dengan mata terpejam. Dia malah membalikan badanya membelakangi Ayura.


"Iya aku tau Ay, tapi kamu harus minum obat dulu sebelum tidur, biar lukanya cepat sembuh."Pinta Angel dengan lembut.


Seketika Ayuk beranjak bangun,"Mana obatnya, cepatan aku sangat mengantuk nih. Lagian kalau hanya beli obat di dekat sini kenapa harus selama ini sih." Rutuk Ayura sembari menerima obat yang sudah dibuka kemasnnya oleh Angel lalu meminumnya.


Angel pun lalu menyodorkan segelas air kepadanya.


Ayura langsung berbalik tidur "Keluarlah, aku mau istirahat"


Dengan patuh Angel pun keluar, tapi sebelumnya meminta art yang sedari tadi menjaga Ayura agar tetap dikamar menemani nya.


Sekeluarnya Angel, tinggalah art itu seorang diri. Dia tak habis pikir, merasa aneh dengan kedua majikannya, setelah kecelakaan ini dia merasa otak kedua majikannya jadi bergeser.

__ADS_1


Yang satu yang selama ini baik hati dan ramah, berubah jadi judes dan jutek. Sedangkan yang satu nya lagi yang selama ini terkenal angkuh dan sombong bahkan sering berlaku kasar berubah jadi perhatian dan penurut.


🌿🌿🌿🌿🌿 **BERSAMBUNG 🌿🌿🌿🌿🌿**


__ADS_2