Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Jadi Krishna Itu...?


__ADS_3

Seperti kesepakatan bersama kini ketiganya telah berada di gedung dimana sebentar lagi akan diselenggarakan konser amal yang juga akan diisi oleh ratusan penyanyi tanah air dan salah satunya adalah Krishna yang menjadi idola dari ribuan penonton yang didominasi oleh kaum hawa..


Berkat koneksi yang dimiliki Putri membuat ketiganya bisa dengan mudah berdiri didepan panggung.


"Ahh, aku tidak sabar menunggu penampilan babang Krishna." Ucap Nanda antusias.


"Ay, aku penasaran deh sama kamu, masa sih kamu nggak kenal dengan Krishna. Secara Krishna tuh sedang tenar tenarnya sekarang ini. Aku yakin bayi baru lahir pun kenal sama dia."


Mendengar ucapan Putri yang dianggap berlebihan membuat Nanda langsung menyikut nya, gadis itu berdecak " Ck! Lebay. iya juga sih Ay, emang kamu nggak pernah main sosmed, nonton tivi atau nonton acara acara infotainment gitu..?" Tanya Nanda penasaran.


Ayura menggeleng.


"Kamu hidup didunia mana sih Ay..?" Tanya Putri tak habis pikir dengan kepolosan Ayura.


"Aku bermain sosmed hanya ingin memamerkan karya-karya ku saja. Lagian aku nggak ada waktu untuk nonton acara infotainment, karena duniaku disibukkan dengan kerja, kerja dan kerja."


Acara pun berlangsung meriah satu persatu penyanyi mempersembahkan penampilan terbaik mereka. Tak berselang sang MC pun memanggil sebuah nama yang memang telah ditunggu tunggu oleh ribuan kaum hawa yang tengah menyaksikan acara tersebut


Dan saat nama itu disebut sontak membuat riuh para penonton.


Krishna yang namanya tengah di panggil langsung berjalan keatas panggung. Dengan diiringi gitar ditangannya, dia membawakan lagu SEMPURNA nya Andra and back bone.


Kau begitu sempurna...


Dimata ku kau begitu indah...


Kau membuat diriku akan selalu memujamu...


Saat Krishna naik keatas panggung sampai bernyanyi, dibawah panggung Ayura malah sibuk membalas pesan dari Papanya.


Disetiap langkah ku...


Kukan slalu memikirkan diri mu...


Tak bisa kubayangkan hidup ku tanpa cinta mu...


Janganlah kau tinggalkan diri ku


Takan mampu menghadapi semuah..


Hanya bersamamu ku akn bisa...


"Ay, kok sibuk dengan ponsel terus sih. Tuh Krishna nya udah tampil tuh." Ucap Nanda


"Bentar Nan, ini lagi balas pesan dari Papa ku." Jawab Ayura nggak enak.


Kau adalah darah ku...


Kau adalah jantungku...


Kau adalah hidupku lengkapi diriku..


Oh sayang ku kau begitu...


Sempurna... Sempurna...


Saat kata sempurna terucap dari bibir Krishna bersama dengan Ayura yang tengah menatap kearah panggung disana dapat terlihat dengan jelas seorang pria tampan dengan suara merdunya tengah bernyanyi di iringi gitar ditangannya.


"Krishna... " Kaget Ayura, kedua bola matanya membulat sempurna


Dan tanpa sadar tatapan Krishna pun sedang tertuju kearah nya, Krishna pun terkejut saat netra keduanya beradu, tatapan mereka pun terkunci untuk beberapa saat hingga Krishna melanjutkan kembali lagunya.


Gadis itu begitu kaget saat mengetahui sebuah kenyataan kalau Krishna yang selama ini dibicarakan oleh Putri dan Nanda adalah Krishna yang beberapa hari ini dikenalnya.


Gadis itu tidak bisah mengendalikan keterkejutan nya, dan dengan sebelah tangannya dia menutup mulutnya, sambil menggeleng geleng kepalanya tak percaya dengan apa yang dilihat.

__ADS_1


Ayura benar benar shock.


Sedangkan dari panggung dengan jarak yang tidak terlalu jauh membuat Krishna bisa dapat melihat keterkejutan dan ekspresi kekecewaan Ayura kepada nya.


Dan dengan melihat semuah itu apa masih bisa gadis itu bertahan menyaksikan Krishna menyelesaikan lagunya.. ? Jawabnya tentu saja tidak. Karena detik itu juga Ayura pamitan pada kedua temannya untuk pulang dengan alasan Papa nya.


Karena sejatinya sedari tadi Bramantyo mengirimnya pesan lewat aplikasi hijau meminta nya untuk segera pulang saat mengetahui Ayura tengah menonton konser bersama teman temannya.


"Maaf, kalian lanjutkan saja nontonnya, biar nanti aku pulang dengan taksi." Sesal Ayura dan dimaklumi kedua temannya.


Ayura lalu memutar badan melangkah pergi, Krishna yang hampir menyelesaikan nyanyinya dibuat tidak berkonsentrasi saat melihat Ayura meninggalkan tempat acara.


Ayura terus berjalan membelah lautan manusia yang tengah menikmati alunan merdu suara idola mereka, beberapa kali dirinya terdorong kiri kanan saat berhimpitan himpitan dengan ribuan manusia, dia tak peduli yang ada di benaknya sekarang adalah cepat cepat keluar dari tempat ini, karena selain sesak dengan penontonnya dirinya pun merasa sesak dengan penyanyinya.


Keluar dari gedung itu Ayura lalu menaiki taksi yang tengah berhenti di depannya itu.


"Jalan Pak!" Titah Ayura saat sudah dalam taksi.


"Arghh, kenapa aku begitu bodoh..? Kenapa aku sampai tertipu oleh nya..? Dari penampilannya seharusnya aku sadar kalau dia bukan orang biasa." Sesal Ayura merasa sudah ditipu oleh Krishna.


Dengan masih diselimuti rasa kecewanya, Ayura lalu mengambil ponsel nya dan langsung searching di internet tentang Krishna. Dan dia dibuat terperangah dengan profil tentang Krishna dan semua berita yang tengah menyorotnya.


"Ck! pantes saja dia begitu sesak saat naik taksi, ternyata dia tidak bisa menggunakan fasilitas umum, dasar holang kaya" Umpatnya penuh kesal.


"Aahhh, aku bahkan membelikan dia ponsel murahan, dia pasti sudah menertawakan kebodohan dan kemiskinan ku. Aargghh, bodoh.. bodoh.. bodoh.." Teriak nya sambil memukul kepalanya.


"Kenapa menipu ku Krish, kenapa tidak mau terbuka siapa dirimu..? Apa kamu takut aku akan memanfaatkankan mu ha..? Bodoh banget sih aku kenapa aku nggak tau apa apa tentangnya." Rutuknya kesal. Tangis dan sesal mengaduk perasaanya menjadi semakin berantakan.


Netral gadis itu berkaca kaca merasa sangat kecewa, merasa telah ditipu oleh pria yang beberapa hari ini dikaguminya.


Sedangkan di tempat yang lain tepatnya di gedung tempat tempat acara, Krishna yang telah selesai perfomanya buru buru kebelakang panggung langsung memerintahkan Adam dan beberapa body guard untuk mencari Ayura. Pria itu terlihat gusar dan panik.


Terbayang wajah Ayura yang menatapnya penuh kecewa sebelum akhirnya memilih pergi tanpa menyaksikan performanya membuat dia kehilangan semangat tampilnya.


"Sh*it! Apa saja yang kalian lakukan diluar sana ha..? kenapa mencari seorang gadis saja kalian tidak bisa ..?"


Bukk...


Bukk...


Bukk...


Tiga tendangan mendarat di tulang kering kaki ketiga body guard itu.


Tendangan Krishna benar-benar kuat membuat ketiganya mengaduh kesakitan.


" Krishna, tenangkan dirimu, sebentar lagi kamu akan tampil, emosimu akan mempengaruhi penampilan mu nantinya."Ucap Adam mencoba menenangkan Krishna yang terlihat begitu emosi.


"Aku tidak mau tampil lagi, aku mau mencari Ayura! " Rengek pria itu terdengar seperti anak kecil yang sedang ngambek membuat Adam menghela nafas pelan. Sabaaarr...


"Aku harus segera menjelaskan semuah padanya sebelum dia membenci ku semakin dalam" Gumam Krishna pada diri sendiri.


"Tapi Krish... " Ucapan Adam terhenti saat tatapan tajam Krishna mengarah nya.


*


*


*


Sesampai dirumah Ayura langsung masuk kedalam rumah tapi dia malah disambut dengan hinaan oleh Angel dana Amara.


"Wah.. wah.. wah, lihatlah Mah, akhirnya putri cinderela ingat pulang juga" Sindir Angel sambil berjalan mendekati Ayura.


Tanpa ingin membalas sindiran Angel gadis itu pun memilih berlalu sebelumnya meninggalkan tatapan tajamnya.

__ADS_1


"Woi! Aku bicara sama kamu anak kampung." Geram Angel merasa diabaikan.


Ayura menghentikan langkahnya "Jangan mengganggu ku Njel, aku sedang tak ingin ribut." Pinta Ayura bernada ancaman. Dan kali ini kakinya benar benar sudah melangkah tapi lagi lagi Angel yang merasa kesal karena merasa terus diabaikan menarik kasar tangan Ayura, membuat Ayura reflek dan menghempas tangannya dengan tidak kalah kasar hingga Angel terjatuh ke lantai.


"Sudah ku katakan Angel aku tidak ingin diganggu. Sekali lagi kau menyentuh ku, aku tidak akan segan segan mematahkan tangan mu." Ancam Ayura dan langsung melangkah pergi meninggalkan Angel yang sedang mengerang menahan emosi karena lagi lagi dikalahkan oleh Ayura.


Saat didalam kamar Ayura langsung menghempaskan tasnya diatas kasur, dia pun ikut merebahkan badanya disamping tas sambil menutup matanya mencoba menetralkan emosi yang sedari tadi ditahannya.


Belum hilang rasa emosi dihati nya, tiba tiba ponsel nya berdering tanda panggilan masuk. Dengan malas dia meraih ponsel yang berada didalam tasnya, tapi melihat nama yang tertera di layar kaca benda pipih tersebut, emosinya seketika kembali mengudara.


Dan dengan kesal dia langsung menon aktifkan ponsel nya dan melemparnya dengan asal diatas kasur.


*


*


*


Keesokan paginya Ayura sangat malas untuk berangkat ke kantor karena dia tidak ingin berjumpa dengan Krishna. Perasaannya masih kesal mengingat kebohongan Krishna tentang status nya.


Tapi mengingat tanggung jawabnya terhadap pekerjaannya yang baru beberapa hari dijalani membuat dia mau tidak mau harus tetap kekantor.


"Hufff, Semoga saja aku tidak bertemu dengan nya." Doa Ayura saat hendak turun dari taksi.


Tapi dewi fortuna belum berpihak padanya, baru beberapa langkah tangannya sudah ditarik oleh seseorang pria ke taman rahasia.


Menyadari siapa yang sedang menarik tangannya membuat gadis itu marah dan menghempaskan tangan pria itu dengan kuat.


"Krish apa yang kau lakukan, lepaskan tangan ku."


"Kita harus bicara Ay" Ucap Krishna memelas.


"Mau bicara apa lagi, aku sudah tau semuanya jadi tak ada lagi yang harus dibicarakan. Aku mau kerja, jadi tolong jangan ganggu aku."


"Maaf.. " Lirih Krishna.


"Cih! Untuk apa meminta maaf, kita bukan siapa-siapa, jadi tidak usah merasa bersalah begitu." Ketua Ayura sambil membuang muka.


Ucapan Ayura mengatakan mereka bukan siapa membuat Krishna marah dan mengeraskan rahangnya.


"Kamu bilang kita bukan siapa-siapa..? Jadi kebersamaan kita beberapa hari ini kamu anggap apa Ay..?"


"Jadi menurut mu kebersamaan kita dikategorikan sebagai apa..? Teman..? Teman macam apa yang tega membohongi temannya sendiri" Sarkas Ayura.


"Ay.. " Pria itu kehabisan kata-kata, dia pun tidak tau haru berkata apa karena semuah ucapan Ayura benar adanya.


"Kenapa membohongi ku..? Apa kamu takut akun memanfaatkan dirimu, memanfaatkan kesuksesan dan kekayaan mu ha..?"


"Bukan begitu Ay, aku bisa menjelaskan semuanya" Ucap Krishna sambil meraih tangan Ayura dan menggenggam nya.


"Maaf Krish, tapi aku harus pergi." Ayura lalu melepaskan genggaman tangan Krishna, pria itu terlihat sangat frustasi karena tidak diberi kesempatan untuk memberi penjelasan..


Krishna menyugar rambut dengan kasar, melihat punggung Ayura yang semakin menjauh.


_______________________________________


**JANGAN LUPA...


LIKE... 🌷


KOMEN... 🌷


VOTE... 🌷


🌹 HAPPY READING 🌹**

__ADS_1


__ADS_2