Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Episode 4


__ADS_3

Pagi ini ku awali hariku dengan rutinitas seperti biasa,ya apalagi selain pergi ke pasar bersama ibu untuk berdagang. Walaupun sebenarnya lelah harus menjalani aktivitas yang membuatnya penat namu,apa boleh buat hanya ini yang bisa ia dan sang ibu bisa perbuat.


sesampainya di pasar Lila langsung menata tempat seperti biasa sedang sang ibu menyiapkan ayam-ayam yang akan ia perdagangkan pagi ini. " semoga dagangan kita hari ini laris manis ya buk",


"iya nduk,ayo semangat"


tak berapa lama ada dua orang pembeli datang menghampiri lapaknya mereka terlihat bukan seperti orang biasanya terlihat dari penampilan yang menarik siapa saja yang ada di sana.dalam hati Lila penasaran siapa mereka Lantaran ia tak pernah melihat mereka berdua, "maaf Bu berapa ayam yang ini?" tanya salah satu laki-laki itu.Si ibu yang terlihat senang langsung melayaninya dengan senang hati " ini dek?"


"iya ", "ini sembilan puluh ribu nak".

__ADS_1


tanpa pikir panjang si lelaki tampan dengan perawakan tinggi dan berkulit putih itu langsung membayar tanpa ba bi Bu lagi.


Lila yang melihat itu di buat kagum Lantaran dirinya jarang menemui pembeli yang seperti itu, sementara di lain hal salah satu lelaki yang lain nampak acuh dan enggan memperdulikan hal itu, Ia terlihat lebih sombong dan menyebalkan dibandingkan si baik hati itu,si sombong itu bernama Gema Al hamra sedangkan si baik hati itu bernama Lian Xian zou asisten pribadi Gema, Gema adalah CEO dari salah satu perusahaan pertambangan. Ia pergi ke Lantaran sang mami yang memaksa untuk membelikan ayam kampung kesukaannya,walau sebenarnya ia enggan melakukan hal itu namun demi sang mami ia rela melakukan hal apapun, rasa sayang Gema sang mami sudah tidak di ragukan lagi karena hanya sang mami lah satu-satunya keluarga yang Ia miliki saat ini,sang papi yang telah lama pergi membuat dirinya tidak memiliki siapa-siapa lagi selain sang mami.


"udah kan li ayamnya?"


"sudah tuan","ya uda cepet kek udah disini becek desek-desekan lagi" keluh sang bos yang belum pernah datang ke pasar tradisional semacam ini."baik tuan mari".


Lian di buat heran bagaimana mungkin gadis cantik seperti Lila mau berjualan ayam di pasar jika kebanyakan gadis pasti enggan untuk melakukannya.dan sang bos yang dibuat terburu-buru tidak sempat Melirik gadis penjual ayam itu dengan segera melangkah pergi menjauhi area pasar yang semakin siang terlihat semakin ramai saja.

__ADS_1


dalam mobil Lian pun memberikan diri bertanya pada sang bos " maaf tuan apakah anda melihat gadis yang menjual ayam tadi?"


"tidak,why?".


"tidak tuan,tapi dia sangat cantik dan manis hehehe"


"Haha apakah selaramu itu seperti itu Li?,pasti dia udik dan kampunan ". Lian yang mendengar hal itupun di buat kesal karena sang bos yang menghina pekerjaan orang lain.


sampe sini dulu yahhh pemirsa thanks yang udah sempetin baca walaupun isinya masih banyak kekurangan

__ADS_1


salam semangat untuk kita semu💪🥰


__ADS_2