Gadis Masa Lalu

Gadis Masa Lalu
Maju Kena, Mundur pun Kena.


__ADS_3

Saat masuk kedalam kamar mandi, Dani dibuat sangat terperangah mendapat Angel tengah basah dibawah guyuran air shower membuat tubuh seksi Angel tercetak jelas dengan bingkai kaca mata hitam milik Angel yang terpampang nyata dibalik pakaian transparannya. Dani terbelalak dan menelan salivanya dengan berat.


"Angel! ada apa..? Kenapa malah main air." Menepis perasaan yang kacau Dani melangkah mendekati Angel.


"Dani! Kau kah itu.? Tolong aku, aku kepanasan!" Seru Angel kemudian menarik tangan Dani hingga pria itu merapat, dan parahnya Dani malah terkena percikan air shower hingga tubuhnya yang memakai kameja putih ikut basah, hingga tercetak jelas tubuh kekar miliknya. Dan hal itu membuat Angel menatapnya dengan nafsu, dia bahkan dengan berat menelan salivanya.


"Panas..?" Beo Dani Tak mengerti.


Dirabahnya wajah Angel, mencoba memastikan kondisi tubuhnya. Tapi naas sentuhan Dani malah memacu ardenalin Angel, darahnya seketika berdesir hebat.


Dengan cepat dia menarik kerah baju Dani dengan kasar dan langsung menyambar bibir Dani yang begitu dirasa menggairahkan saat pria itu berbicara.


Tertegun, Dani langsung mendorong tubuh Angel. "Njel, kau kenapa.?" Tanya Dani bingung. Mencoba memegang kedua bahu Angel agar tidak kembali menyerangnya.


"Dan..Kumohon sentuh aku, aku menginginkan mu, ini panas. Ini sungguh menyiksa ku" Pinta Angel dengan senduh. Masih berusaha mendekat, ingin kembali mel*mat bibir Dani yang sangat menggoda.


"Sh*it! Kurang ajar, dasar bajingan, dia memberikannya obat perangsang." Umpat Dani pada Wira, setelah menyadari apa yang tengah terjadi pada Angel.


Karena yang dia fikir Wira lah yang telah memberikan Angel obat perangsang itu.


"Tunggu disini, aku akan segera kembali." Mengacuhkan teriakan Angel untuk kembali, Dani bergegas keluar dari kamar mandi.


Tak lupa dia mengunci pintu kamar mandi agar gadis itu tak keluar dari sana.


Dani segera menghubungi petugas hotel untuk membawakannya batu es, dan itu harus dengan SEGERA! Titahnya tanpa kompromi.


Dan tentu saja petugas yang mengetahui siapa yang tengah menjatuhkan perintah bergegas membawakan sekantung plastik besar batu es.


Setelah mendapatkan apa yang diinginkan nya Dani bergegas kembali kekamar mandi, tapi pada saat masuk dia langsung menjatuhkan sekantung batu es itu, melihat Angel kini terduduk dilantai sambil memeluk tubuhnya yang masih disiram oleh air shower.


Dani setengah berlari menghampirinya, dia fikir Angel pasti kedinginan karena kelamaan berendam diair.


Dani berjongkok berusaha menggendong tubuh Angel tapi baru saja dia meletaka kedua tangannya di bawah kaki Angel dan sebelahnya dibelakang punggungnya, Angel malah kembali menarik kerah baju nya, dengan cepat mengalungkan kedua tangan nya dengan kuat dileher Dani, dan tanpa menunggu lagi dia kembali menyerang Dani.


Mel*mat, meny*sap, dan mem*gut bibir pria itu dengan rakus dan begitu agresif.


Dani yang tidak memiliki persiapan, tak memiliki waktu dan tenaga untuk menghindar.


Angel yang diliputi gairah yang membuncah akibat pengaruh obat laknat itu, membuat gadis itu bertindak liar malam ini.


Hingga Dani pun terseret dalam arus pusaran kenikmatan yang Angel suguhkan.


Dani menuntun tubuh gadis itu untuk berdiri tanpa melepaskan pag*tan itu. Kemudian mendorong dengan pelan tubuh Angel kebelakang hingga punggungnya menempel dididing.

__ADS_1


Dan kini Dani telah mengukung tubuh Angel, ikut menyesap, mem*gut dan mel*mat bibir seksi Angel yang begitu manis. Bahkan dia pun telah memasukan lidahhya mengesplor deretan gigi putih Angel, dan mengajak gadis itu berbelit lidah.


Keduanya sudah diselimuti kabut gairah yang tinggi.


Melepaskan bibir Angel, bibir Dani berpindah keleher jenjang Angel, kembali menyesap dan menginggit leher jenjang dan putih milik Angel ,meninggalkan tanda kepemilikan disana sini.


Pandangan Dani kini turun kebawah di tempat dimana ada kaca mata hitam yang terpampang nyata didepan mata. Pria itu sampai menelan salivanya dengan berat saat menyaksikan gundukan dua gunung Angel yang tengah menyembul keatas. Sangat berisi dan tentunya menggairahkan.


Tanpa menunggu Dani langsung melepaskan semuah kain yang menempel ditubuh Angel dengan begitu cepat, hingga tubuh gadis itu polos seperti bayi yang baru lahir .


Angel yang mengetahui tatapan menggairahkan milik Dani menarik kedua tangan pria itu dan diletakan diatas kedua gunung miliknya yang terlihat sangat pas ditangan lebar milik Dani. "Touch me, Please! " Pinta Angel sembari semakin membusungkan dadanya kearah Dani.


Dan tanpa menunggu kedua tangan Dani langsung bermain main di aset kebanggaan milik Angel, tangan Dani sesekali mer*mas dan bahkan memainkan ujung gunung yang berwarna Pink itu.


Hingga gadis itu mend*sah dengan manjanya. "Akhh." Angel benar-benar menggila apalagi kini mulut Dani sudah memilin, menyesap dan sesekali menggigit ujung Pink itu.


Angel begitu menikmati semuah sentuhan Dani yang membuat nya merem melek, dibarengi denga suara des*han yang begitu seksi dan menggoda membuat Dani semakin bersemangat menjalankan aksinya.


Dan kini lidah nakal Dani sudah berpindah semakin kebawah dan terus kebawah, menjilat setiap lekuk tubuh Angel dengan begitu semangatnya.


Karena niat nya dia ingin secepatnya memberikan kepuasan untuk Angel hingga gadis itu melakukan pelepasan.


Dengan begitu efek obat perangsang mereda. Dan Angel bisah terbebas dari panas dan gairah tanpa harus dia melakukan sesuat yang lebih yang akan disesali nya saat gadis itu sadar nanti.


Dani tidak ingin Angel membencinya, dan akhirnya menjauh dari nya.


Tanpa menunggu lidah Dani langsung menyeruak masuk, menyesap, menjilat bahkan menggigit kecil irisan daging milik Angel.


Angel benar-benar dibuat menggila. Bibir gadis itu tak henti hentinya mend*sah diatas sana, tangannya bahkan menekan kepala Dani dengan begitu kuat, meminta pria itu terus melakukan apa yang tengah dilakukan itu.


Ini terlalu nikmat hingga dia tidak ingin Dani cepat cepat mengakhiri aksi yang membuat nya serasa terbang . Hingga tiba tiba Angel mengerang nikmat. "Dan! Aku mau pipis"


"Keluarkan sayang, ini akan membuat mu lega." Ucap Dani masih berada didepan milik Angel hingga tiba tiba sesuatu yang basah menyeruak keluar. Angel telah melakukan pelepasan. Dani pun tersenyum puas.


Setelah membersihkan intinya Angel, Dani lalu meraih kimono handuk, memakai kan pada tubuh polos Angel, dan langsung menggendong tubuh Angel kedalam kamar.


Diletakan dengan pelan tubuh Angel diatas kasur berseprei putih itu. Tak lupa dirinya pun menarik selimut, menyelimuti tubuh gadisnya yang seperti kedinginan.


Sebelum pria itu beranjak dari sana tak lupa dia mendaratkan sebuah kecupan manis dan hangat dikening Angel.


Senyum terkembang dibibir tebalnya ,menatap wajah Angel yang begitu damai dalam tidurnya.


Dani tidak menyangka kalau Angel secepat itu terlelap setelah apa yang mereka lakukan barusan.

__ADS_1


Tapi yang jelas dia sangat bahagia bahkan bersyukur sekali bisa sedekat ini, eh ralat bukan hanya sekedar dekat tapi ini sudah lebih mengingat kedua nya tidak memiliki hubungan apa apa.


Dani menghela nafas lega.


Mengingat dirinya juga basah, Dani bergegas kedalam kamar mandi untuk mengganti pakaian nya .Setelah itu dia ingin tidur disamping tubuh seksi Angel, mendekap erat tubuh dewi penolongnya sewaktu kecil sampai besok pagi.


Tapi semuah rencananya hancur berantakan saat keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh tebalut kimono handuk dia begitu tertegun mendapat Angel tengah meliuk liuk diatas kasur dengan tubuh yang kembali polos. Sedangkan selimut dan kimono handuk miliknya sudah teronggak tak berdaya diatas keramik hotel.


Dia menggeram dengan amarah yang membuncah, obat perangsang yang diberikan kepada Angel ternyata berdosisi tinggi.


Setengah berlari Dani menghampiri kasur, baru saja dia mendekat Angel sudah lebih dulu bangkit, dan kembali mem*gut bibirnya.


"Dani kumohon tolong aku, aku sudah tidak tahan." Pinta Angel dengan sebelah tangan menarik tali Kimono hingga, kimono Dani tersingkap lebar dan memperlihatkan dada bidang milik Dani yang sedikit berbulu, pandangan turun kebawah dengan bentuk perutnya yang berkotak kotak.


Tubuh kekar Dani semakin sempurna dengan adanya senjata tempur milik Dani yang sedang menggantung yang terlihat besar dan panjang. Angel sampai menelan salivanya dengan sangat berat, tatapannya berkabut gairah di bareng dengan nafas yang kian memburu melihat kesempurnaan tubuh Dani


Kejadian begitu cepat hingga Dani belum sepenuhnya sadar kalau bagian depannya sudah terbuka sempurna, hingga matanya membola sempurna, dengan rahang yang terbuka lebar saat merasakan senjata tempurnya dalam genggaman Angel.


"Sh*it! Apa yang kamu lakukan Njel.? Erang Dani tertahan, dia bahkan sampai memejamkan matanya, menikmati sentuhan Angel yang tengah memainkan senjata pusakanya.


Sepertinya kali ini dia tidak punya pilihan lagi, selain mengikuti kemauan Angel.


Karena membawa gadis itu kembali kekamar mandi, merendam tubuh Angel dengan air es, bukan langkah yang tepat mengingat kulit putih mulus Angel tak bernoda kini memerah karena sudah lama berendam diair tadi.


Membantu Angel melakukan pelepasan tanpa penyatuan pun dirasa agak sulit mengingat obat laknat yang sudah ditegaknya tadi dalam dosis tinggi.


Jalan satu-satunya adalah melakukan penyatuan yang sesungguhnya, walaupun ini sungguh berat tapi dia harus melakukannya demi menolong Angel. Dia tidak ada pilihan lagi.


Pada akhirnya dia sendirilah yang merusak gadis yang selama ini dijaga dan dilindungi dalam diam.


Dan dia yakin setelah sadar nanti Angel pasti akan sangat terluka dan tentunya pasti sangat membencinya. Dia tidak ada pilihan


Baginya sekarang maju kena, mundur pun kena.


🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


**HAI SEMUAH, MAAF BEBERAPA HARI INI NGGAK SEMPAT UP, KARENA KESIBUKAN KU DIDUNIA NYATA.


TAPI WALAUPUN ITU, AKU BERUSAHA UNTUK NGETIK SEDIKIT DEMI SEDIKIT. DAN DUA HARI YANG LALU SEMPAT MAU UP, EH TERNYATA HAPE KU HANG DAN OTOMATIS TULISAN KU TERHAPUS SEMUAH..😭😭😭


SEMPAT KESEL, KECEWA DAN SEDIH. DAN TERPAKSA HARUS NGETIK LAGI DEH. CAPE..? TENTU SAJA.


TAPI MAU BAGAIMANA, SEMUAH HARUS KUJALANIN DENGAN LAPANG DADA, MENGINGAT SEMUAH READERS SETIA KU YANG SEDANG MENUNGGU.

__ADS_1


SEKALI LAGI MINTA MAAF ATAS KEERLAMBATAN KU.🙏🙏🙏


LOVE YOU ALL..💖💖💖**


__ADS_2