Gunung Terlarang

Gunung Terlarang
BAB 109 Orang Ketiga


__ADS_3

Tiba-tiba ada yang menyerang Anton dari belakang rupanya dia tau kalau Anton lagi tidak konsentrasi makanya dia mengambil kesempatan itu untuk


menyerang Anton dari belakang, sedangkan Anton yang mendapatkan serangan secara tiba-tiba langsung tersungkur di tanah.


Tapi untung saja luka Anton tidak terlalu parah jadi dia bisa diselamatkan, dan si kakek yang melihat Anton terluka langsung menolong Anton dan menggotong tubuh Anton, tapi sebelum itu kakek langsung menyerang jin yang telah melukai Anton.


"Apa kamu tidak apa-apa cucuku, apa kamu terluka dan bagian mana yang sakit, kita tidak bisa berlama-lama kakek akan segera menyembuhkan kamu dan setelah itu kita akan kembali lagi dalam


pertarungan itu, biar kalian bisa segera keluar dari tempat ini secepatnya" kakek mengelus tubuh Anton.


Dan terlihat Anton mengalami luka di tangannya, mungkin karena dia tadi menyangga tubuhnya dengan tangan mangkanya sampai terluka seperti itu, Anton bukan laki-laki yang lemah jadi luka itu tidak ada apa-apanya dibandingkan rasa sakit yang selama 3 hari ini dia rasakan.


"Ini kek, tangan Anton yang terluka tapi sepertinya tidak terlalu parah kok kek, tinggal diurut dikit saja pasti akan langsung sembuh" Anton memberikan tangannya kepada kakek.


"Kamu memang anak yang kuat, kamu harus membantu Gilang, luka kamu ini akan kakek sembuhkan dan kita akan segera kembali kasihan Gilang kalau dia menghadapi para jin itu sendiri, kita


harus membantunya" ucap kakek sambil mengurut tangan Anton yang terluka.


Dan sangat ajaib, hanya di sentuh oleh si kakek luka memar yang ada ditangan Anton langsung sembuh, dan Anton yang melihatnya menjadi takjub,


karena baru kali ini dia melihat keajaiban di depan matanya.


Tapi sekarang ini dia menjadi semakin penasaran siapa kakek ini sebenarnya dan apa hubungannya dia


dengan Gilang terus kenapa Gilang bisa berubah menjadi harimau putih yang sangat besar, karena setahu dia selama ini Gilang hanya manusia biasa seperti dirinya dan teman-temannya yang lain.


"'Setelah ini semua selesai dan setelah kita berhasil keluar dari alam gaib ini aku akan menanyakan semua kepada Gilang dan si kakek, pokoknya


aku harus tau semua jawaban dari keanehan mereka ini" Anton berkata dalam hati.


Dia sudah berencana akan meminta penjelasan sejelas-jelasnya kepada Gilang dan si kakek, tapi saat ini yang terpenting adalah mengalahkan semua


iblis itu agar mereka bisa segera keluar.


Waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore, jadi waktu mereka sudah semakin sedikit, sedangkan jin jahat yang datang semakin banyak, mereka

__ADS_1


harus memutar otak lagi terus menerus dan memikirkan cara agar bisa mengalahkan mereka secepatnya sebelum pintu keluar benar-benar


tertutup.


Mereka tentunya tidak akan pernah mau mati sia-sia ditempat ini apalagi diusia mereka yang masih sangat muda seperti sekarang ini.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang kek, mereka semakin banyak dan kita mungkin sudah kelelahan apa ada cara lain kek, ini juga sudah mau


sore, aku takut kita akan terlambat apalagi mereka tidak akan pernah membiarkan kita keluar begitu saja, pasti akan ada terus yang menghadang


kita setelah ini kek, tolong lakukan sesuatu" Anton meminta kakek memikirkan sesuatu agar mereka bisa segera pergi tanpa gangguan dari para


jin jahat.


"Tidak bisa cu, ini adalah satu-satunya jalan keluar yang harus kita lalui tidak ada jalan lagi, jadi hanya ada satu cara agar kalian bisa keluar yaitu mengalahkan semua jin jahat ini, jangan pernah menyerah kamu harus tetap yakin kalau kita pasti akan bisa mengalahkan mereka, kakek tau kamu


anak yang kuat, tadi saat kakek melihat kamu mengalahkan mereka kakek sangat terpukau kamu memang hebat beladiri, gunakan kemampuan kamu itu, kakek juga lihat kamu sudah banyak


mengalahkan mereka" kakek memberikan semangat untuk Anton agar dia kembali percaya diri.


dia pasti akan menang menghadapi semua jin jahat.


Anton terus menyerang mereka dengan ilmu beladiri yang mereka miliki, dan Anton sudah mengalahkan beberapa dari mereka, Anton memang memiliki


ilmu beladiri yang mumpuni.


"Sini kalian, aku akan mengalahkan kalian semua, kalian ini memang sangat jahat, kita yang tidak punya salah apa-apa malah ingin kalian sakiti, jin


jahat seperti kalian memang harus di basmi" teriak Anton, dia memang sudah sangat sakit hati dengan jin jahat itu.


Mereka penyebab semua musibah yang Anton dan teman-temannya alami, jadi tidak salah kalau mereka ingin membalas dendam kepada para jin jahat itu.


"Hahaha, manusia sombong kalian yang tidak berhak untuk hidup, aku akan membunuh kamu dan


teman-temanmu, bersiaplah kalian dengan kekalahan kalian setelah ini" jin jahat itu menyeringai kearah Anton.

__ADS_1


Anton langsung maju dan menyerang jin jabat itu, dia membanting ke kanan dan ke kiri sampaijin itu hangus menjadi abu, begitu terus sampai


banyak jin yang mati di tangan Anton.


Kakek pun sama dia terus melawan jin jahat itu menggunakan tasbihnya, setiap ada yang terkena tasbih itu maka mereka akan menghilang dan berubah menjadi albu sedangkan yang tidak kena


mereka terus menyerang kakek, jadi kakek terus mengawasi gerak-gerik mereka apalagi mereka sampai ada ratusan.


Setiap ada yang musnah pasti akan kembali lagi begitu terus sampai mereka seperti tidak pernah berkurang, memang jin di gunung larangan ini sangat banyak sekali, dan penguasa gunung larangan sudah memerintahkan mereka semua untuk menyerang Gilang dan kakek juga Anton.


Gilang terus mengaum membuat mereka bergetar ketakutan, tapi itu tidak membuat mereka pergi dan menyerah begitu saja karena mereka sudah


mendapatkan tugas langsung dari penguasa gunung larangan.


"Kalian semua akan mati di tanganku, jadi lebih baik kalian pergi dan aku akan memaafkan kalian dari


pada kalian harus menjadi abu seperti teman-teman kalian yang lain" Gilang memberi peringatan kepada semua jin jahat itu agar mereka segera pergi dan


tidak perlu mati sia-sia.


"Jangan banyak bicara kamu manusia bodoh, kita tidak akan pergi begitu saja kamu dan teman-temanmu yang pantas mati, percuma juga kalian memakai berbagai cara karena kalian


tidak akan pernah berhasil untuk keluar dari gunung larangan ini" lalu mereka semua serempak tertawa mengejek Gilang.


Melihat itu Gilang semakin dibuat kesal, tapi dia ingat dengan ucapan kakek kalau dia tidak boleh menuruti


amarahnya, atau kalau dia masih nekat dia akan lemas seperti kemarin saat melawan hantu pendaki.


Gilang kembali beraksi dan dia semakin membabi buta tidak memberikan ampun kepada mereka, langsung saja Gilang menyerang mereka semua bahkan menerkam mereka dengan kuku yang dia miliki bahkan sangat panjang.


Kuku Gilang mampu mengoyak tubuh mereka semua, jadi dengan sekali terkaman Gilang bisa membunuh hingga lima jin jahat sekaligus.


Tapi memang jin sangat licik, mereka akan melakukan berbagai cara agar terhindar dari amarah Gilang, dan penguasa gunung larangan tau kalau


anak buahnya sudah banyak yang mati ditangan Gilang dan kakek juga Anton. Dia pasti sangat marah tapi dia sudah mengerahkan semuanya anak buahnya.

__ADS_1


__ADS_2