
Aku mencoba untuk berdiri tapi sangat susah sekali, bahkan kakiku saja terasa sakit dan perih, belum lagi luka yang kemarin belum juga sembuh sepenuhnya, jadi ini sangat menyiksaku.
"Kok bisa sih disini batu semua, tempat apa sih ini kok gak sesuai ekspektasi sama sekali, aku kira alam
gaib disini tuh lebih seram dari hutan di gunung larangan eh ternyata aku salah besar disini gak ada apa-apanya bahkan tidak seseram walktu di hutan" ucapku sambil terus berusaha untuk berdiri.
"Aaww" kenapa sakit banget sih kaya habis jatuh dari ketinggian, tapi emang iya sih tadi rasanya aku kaya
terjun bebas gitu waktu masuk ke dalam pintu tadi" aku mengelus pantatku yang terasa sakit.
"Aku tidak boleh lemah, pokoknya aku harus segera menemukan Anton dan mengajak dia pulang, kasihan Anton pasti dia sekarang kelaparan dan juga
kehausan, mana mungkin ada makanan di tempat seperti ini, sedangkan ini hanya batu dan pohon pun jarang sekali disini, gak bisa bayangin deh menjadi
Anton" aku berhasil untuk berdiri dan berpegangan pada batu yang cukup besar.
Aku berjalan menyusuri tempat ini berharap agar aku bisa segera menyelamatkan Anton, aku mencari ke
segala arah tapi aku belum juga bisa menemukan keberadaan Anton saat ini.
"Panas banget ya cuaca disini, apa karena disini cuma ada batu dan jarang ada pohon jadi sangat panas sekali, huh pasti akan cepat haus nih kalau kaya gini soalnya matahari berada ada di atas
kepala ku" aku mengusap keringat yang sudah mulai bercucuran deras.
Baru kali ini aku mendaki gunung baru jalan sebentar saja sudah penuh dengan keringat dan badan juga jadi cepat lelah, apa mungkin karena perbedaan alam atau karena faktor apa ya.
"Oh iya kenapa kakek tidak datang sama sekali ya bahkan kakek tidak menemui ku waktu tadi aku tidur,
katanya kakek mau membantu aku untuk ke alam ini eh malah Yanti yang bantu aku sedangkan kakek tidak ada kabar sama sekali bahkan dia tidak juga
muncul sampai saat ini" aku mendengus kesal.
Sepertinya aku harus lebih ekstra berhati-hati lagi karena banyak sekali batu disini bisa-bisa aku tersandung lalu terjatuh, disini tidalk akan ada yang bisa menyelamatkan aku ataupun menolongku.
__ADS_1
"Panas banget ya Allah, tempat apa sih ini, kenapa matahari berada di atas kepala sih" aku terus mengeluh karena memang benar-benar panas sekali.
"Anton, dimana kamu ton, ini aku Gilang ayo kita pergi dari sini Ton" aku terus memanggil nama Anton berharap dia mendengar suara ku dan segera datang kesini.
"Antooonnnn " aku kembali berteriak.
Aku terus memanggil nama Anton bahkan aku berteriak dengan kencang berharap Anton akan mendengarkan suaraku ini.
"Capek banget ya jalan ditempat ini, mana panas lagi" ucapku kesal.
Aku memutuskan untuk beristirahat sebentar saja sebelum matahari semakin terik, aku benar-benar sudabh tidak kuat dengan panas yang sangat menyengat ini, aku mencari pohon yang dahannya
agak lebar untuk melindungi aku dari panasnya matahari disini.
"Akhirnya Nemu tempat untuk istirahat juga, huh gimana ya keadaan Abton saat ini, apa dia mampu bertahan dalam tempat yang seperti ini, kasian
sekali sih Anton, terus kenapa ya dia bisa sampai terjebak di alam gaib ini, apa dia melakukan kesalahan atau memang sengaja di bawa oleh hantu disini" aku terus bertanya-tanya.
Aku kembali melihat sekeliling ternyata dari tadi aku tidak melihat satu pun makhluk hidup di sekitar sini
"Pantas saja disini tidak ada makhluk hidup sama sekali, tempatnya saja panas banget seperti ini bahkan aku tidak yakin kalau ditempat ini ada
sumber air, pasti semua mata air akan kering ditempat ini, karena panas yang terik dan mungkin tidak pernah turun hujan di tempat ini" ucapku cukup yakin.
"Lebih baik aku meminta bantuan sama kakek, karena aku tidak tau apa yang harus aku lakukan sekarang bahkan aku juga tidak tau anton ada
dimana" tiba-tiba muncul ide dalam otakku.
"Kek, kakek apa kakek mendengar ucapan ku, kalau iya tolong jawab aku kek, bantu aku menemukan Anton apa yang harus aku lakukan sekarang kek,
tolong aku" aku berharap kakek segera datang dan menemui aku.
Saat ini aku sangat membutuhkan kakek untuk membantu aku menemukan Anton dan memberikan aku petunjuk tentang tempat ini dan bagaimana aku bisa bertahan di tempat ini.
__ADS_1
"Kek, tolong aku" ucapku lagi berharap kakek bisa segera datang.
"Kali ini kamu harus berusaha sendiri cucuku, karena saat ini nyata temanmu ada di tangan kamu dan hanya kamu yang bisa menolong dia, saat ini dia sedang menunggu kamu dan berharap kamu akan segera datang menjemput dia di tempat ini dan
membawa dia keluar" ucap kakek, tapi aku tidak bisa melihat wujudnya.
"Dimana Anton sekarang berada kek" tanyaku lagi.
"Kamu lurus saja ke depan nanti kamu akan bertemu dengan dia, dan ingat kamu harus membawa dia keluar dari alam gaib ini sebelum matahari terbenam, karena kalau kamu tidak bisa membawa dia keluar sebelum matahari terbenam maka kalian berdua akan selamanya berada di tempat ini, ingat cucuku jangan kamu menyia-nyiakan waktu, cepat kamu cari dia sekarang juga" perintah kakek.
"Apa aku hanya perlu lurus ke depan saja kek untuk menemukan Anton, apa dia sekarang sedang baik-baik saja atau tidak kek" tanyaku pada kakek
sebelum kakek benar-benar pergi.
"Dia sekarang sedang sangat lemas, karena dia tidak bisa menemukan makanan di tempat ini, jadi kamu harus segera menolongnya sebelum terlambat"
ucap kakek lagi.
"Baik kek, aku akan berangkat sekarang juga, aku alkan membawa Anton keluar dari tempat ini" ucapku, lalu aku langsung berdiri.
"Ingat cucuku, kamu jangan banyak mengeluh tempat ini antara hidup dan mati, jadi kamu jangan banyak mengeluh, ini saatnya kamu berjuang
untuk menyelamatkan teman-teman kamu" kakek menasihati aku sebelum beliau pergi.
"Baik kek, aku akan selalu mendengarkan nasihat kakek, semua yang kakek ucapkan akan aku lakukan
kek, maaf karena Gilang selalu merepotkan kakek" ucapku meminta maaf kepada kakek.
Setelah itu aku tidak lagi mendengar suara kakek, mungkin saja dia telah pergi dari tempat ini, aku
sudah sangat bersyulkur karena kakek sudah banyak membantu aku dalam menghadapi setiap masalah yang ada di gunung larangan ini.
Aku kembali melanjutkan perjalanan mencari keberadaan Anton, sesuai petunjuk yang kakek berikan aku akan berjalan lurus ke depan sampai aku
__ADS_1
menemukan Anton, aku rasa ini tidaklah sulit bahkan sampai saat ini aku belum juga menemukan gangguan apapun yang akan menghalangi aku untuk
menemukan Anton.