Gunung Terlarang

Gunung Terlarang
BAB 72


__ADS_3

Tidak, kamu salah besar karena Yanti i pasti akan kembali karena dia sudah berjanji akan membantu kami untuk keluar dari gunung larangan ini juga dari


tipu muslihat kalian semua" aku membentaknya.


"Jangan marah dulu dong anak muda, kamu itu baru ketemu sama Yanti jadi jangan sok tau, kalau kanmu tau siapa Yanti sebenarnya kamu gak bakalan mau temenan sama dia, kita saja tidak mau karena dia itu licik dan dia bermuka dua" wajah Sasa terlihat marah.


Apa mungkin jin yang merasuki tubuh Sasa sangat membenci Yanti karena dari awal yang dia bicarakan hanya menjelekkan Yanti agar aku membencinya, aku masih belum faham apa keinginan jin ini sekarang kenapa dia tidak keluar dari tubuh Sasa.


"Sekarang apa yang kamu mau wahai jin, cepat pergi dari tubuh Sasa jangan kamu ganggu dia lagi" aku


membentaknya.


"Jangan keras-keras dong anak muda, nanti hantu pendaki itu dengar dan mereka akan datang ke tempat ini untuk menangkap kalian berdua" jin dalam tubuh Sasa tertawa sangat kencang hingga membuat aku menutup telinga ku.


"Tidak akan aku biarkan siapapun menyakiti Sasa keluar kamu" bentak ku lagi.


"Yang aku mau hanya satu, membantu kalian berdua keluar dari gunung larangan ini dengan selamat


sebelum para hantu pendaki itu menangkap kalian berdua, karena kalian sekarang berada di kandang mereka, ayo lah ikut aku cepat sebelum hantu


pendaki itu datang dan menangkapbkalian" ucapnya lantang dengan mata melotot.


"Aku tidak akan mempercayai kamu wahai jin jahat, kamu ingin mengajak kami untuk terjun ke jurang itu kan, tidak akan pernah aku biarkan kamu


mencelakai kami begitu saja" aku tetap tidak mau kalah dan aku akan terus melawannya apapun taruhannya.


"Haha. Kamu sudah termakan omongan si Yanti si kuntilanak merah itu, dia telah meracuni pikiranmu hingga jalan pulang malah kamu lihat sebagai

__ADS_1


jurang dan kamu justru berjalan ke arah dimana hantu pendaki itu berada, kamu memang bodoh" lalu dia kembali tertawa cekikikan.


Sepertinya yang merasuki tubuh Sasa adalah kuntilanak perempuan karena tingkahnya sangat mirip dengan Yanti, berarti benar dugaan ku dia sangat membenci Yanti karena dia selalu menjelekkan Yanti, aku sendiri tidak tahu apa masalah mereka berdua sampai dia terlihat sangat membenci Yanti.


Aku diam sambil merenung aku sangat cemas karena Yanti belum juga kembali ke tempat ini, kemana Yanti sebenarnya apa mungkin dia di tangkapboleh penunggu disini karena dia telah


membantu kami, apa lagi mereka yangbmembenci Yanti makan mereka akanbsemakin membencinya karena Yanti telah membantu kami yang akan di jadikan tumbal oleh penguasa gunung larangan


ini dan itu artinya Yanti telah melanggar aturan penguasa gunung larangan ini.


"Semoga Yanti baik-baik saja dan semoga apa yang aku pikirkan tidak terjadi kepada Yanti" gumamku pelan sambil celingukan mencari Yanti.


Jujur sekarang aku mulai khawatirbjuga karena Yanti belum kembali padahal tadi dia bilang kalau dia akan segera kembali dan dia hanya sebentar saja, tapi apa Sampai sekarang dia belum juga kembali.


Aku masih celingukan berharap Yanti cepat kembali dan dia bisa menolong Sasa dan membebaskan Sasa dari jin yang ada di tubuhnya ini, jangan sampai


terlambat karena kalau terlalu lama maka tubuh Sasa akan menjadi lemah karena jin itu.


akan cepat keluar dari gunung larangan ini sebelum kalian bernasib sama dengan para hantu pendaki itu. Dulu mereka sama persis seperti kalian terkena tipu daya oleh si kuntilanak merah Yanti itu hingga akhirnya mereka menemui ajalnya dengan cara yang


sangat tragis, mangkanya merekabsekarang menjadi jahat dan mencari tumbal pengganti" jin ini kembali berkata sambil tertawa yang sangat mengerikan.


"Halah, lebih baik kamu diam karena aku sama sekali tidak percaya, jelas-jelas itu jurang yang bawahnya


banyak sekali bebatuan kamu ingin membunuh kami dan aku tidak akan pernah termakan oleh omongan dan hasutan kamu, jadi jangan berpikir aku


akan percaya, karena tanpa bantuan daribkamu kita tetap akan pulang dengan selamat" aku berkata tegas kepada jin itu.

__ADS_1


"Ya, itu kalau kalian mampu bertahan hidup di gunung larangan ini karena mereka para hantu pendaki pasti akan menangkap kalian, apalagi Yanti


sudah mengental kalian berdua ke sarang mereka, jadi mereka tidak perlublagi repot-repot untuk mencari kalian karena Yanti sudah membantu mereka" dia kembali tertawa cekikikan di tubuh Sasa.


Aku sudah tidak talhan lagi dengan setan terkutuk ini, aku sudah tidak bisa menunggu lagi karena kasian tubuh Sasa jika jin ini masih terus di dalam tubuh


nya maka Sasa akan semakin lemah dan kehilangan banyak tenaga dan itu sangat berbahaya buat dia.


"Apa yang harus aku lakukan untuk mengusir jin ini dari tubuh Sasa" aku bergumam dalam hati sambil berpikir cara agar jin ini cepat bisa keluar dari tubuh Sasa.


Tiba-tiba aku mengingat sesuatu, aku harus membaca ayat Alquran agar bisa segera mengusir jin jahat yang telah menggunakan tubuh Sasa itu.


"Aku akan mengusir kamu dari tubuh Sasa dan aku tidak akan membiarkan kamu menyakiti raganya,


dasar jin laknat" teriak ku.


Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis


samawaati wa nmaa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa 'u 'inda Huu, illa bi idznih, ya lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ilmi Hii illaa bi maa syaa' wa si'a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal 'aliyul 'adziim.


Aku mengucap kalimat Allah dengan lantang agar makhluk itu segera pergi dari tubuh Sasa secepatnya dan saat aku membacakan ayat kursi jin itu menutup kupingnya.


"Berhenti jangan kamu terus kan lagi, sialan kamu di bantu malah seperti itu, hentikan cepat hentikan" sambil terus memegangi telinganya mungkin


dia kepanasan saat mendengar asma Allah di lantunkan.


"Dasar jin kafir, enyah kamu dari tubuh Sasa dan jika kamu masih tetap tidak mau keluar maka terpaksa aku akan mengeluarkan kamu dengan asma

__ADS_1


Allah agar kamu terbakar dan mati menjadi abu, cepat keluar" aku kembali membentak dia.


"Baik aku akan keluar dari tubuh anak ini, tapi ingat kata-kata ku tadi Yanti itu jahat dan dia yang telah menyesatkan kalian babhkan sampai saat ini, dia jugabyang telah membuat hantu pendaki itu mati mengenaskan di gunung ini" dia mengatakan itu lagi untuk ke sekian kalinya.


__ADS_2