Istri 100 Hari

Istri 100 Hari
Bab. 133 Mau kah kamu menjadi istriku?


__ADS_3

"Hah...."


"Jadi kencan pertama kita gagal...." kesal Keenan menepuk jidat nya.


Nayla juga merasa kesal seperti Keenan, tapi dia masih bisa mengendalikan perasaan nya untuk bersikap tenang. Tidak seperti Keenan yang dari tadi menggerutu tidak jelas. Bagiamana tidak kesal, segala sesuatu yang sudah di siapkan dengan sangat matang hancur seketika karena ada badai salju yang menutupi seluruh akses untuk menuju ke restoran yang sudah Keenan pesan.


Mereka juga sudah berdandan dengan begitu rapih dan sudah siap untuk meluncur, eh...cuaca ternyata tidak mendukung nya. Mau menyalahkan siapa kalau seperti ini, tidak mungkin kan menyalahkan badai salju nya?


"Mas...." sapa Nayla lembut sambil mengusap lengan Keenan.


"Maaf sayang....semua nya jadi kacau seperti ini," ucap Keenan sendu menggenggam tangan Nayla.


Dia sangat menyesal karena tidak bisa membawa Nayla ke dinner romantis yang sangat Nayla inginkan.


"Hei....kenapa mas Keenan minta maaf, ini bukan kesalahan mas Keenan. Lagian siapa bilang kencan kita gagal."


"Hah...maksudnya gimana sayang?"


"Ayo ikut aku mas..." Nayla kemudian menarik tangan Keenan untuk kembali masuk ke dalam apartemen.


Setelah mendengar informasi dari petugas keamanan jika sedang ada badai salju di luar sana. Seketika Nayla mempunyai ide bagaimana cara nya supaya kencan pertama mereka tetap berjalan.


"Sayang...kenapa kita kembali lagi ke apartemen?" tanya Keenan penasaran.


"Ssst....mas Keenan ikuti semua perintah Nayla saja ya," jawab Nayla lembut.


Saat ini mereka sedang berada di apartemen Keenan, karena menurut Nayla pemandangan yang di tampilkan dari arah balkon apartemen Keenan lebih bagus dari pada apartemen nya.


Dan kebetulan di balkon Keenan sudah ada meja dan dua buah kursi. Nayla sebelumnya sudah membawa beberapa barang dan makanan dari apartemen nya. Karena sebelum ke apartemen Keenan, mereka singgah terlebih dahulu ke apartemen Nayla.

__ADS_1


Nayla menata meja tersebut seperti layak nya meja yang ada di restoran mewah lengkap. Ada lilin, ada setangkai bunga mawar yang di letakkan di vas bunga, dia juga menyajikan potongan cake untuk nya dan Keenan. Untung saja Nayla sepulang dari kantor tadi sempat untuk mampir ke toko kue membeli strawberry cheese cake kesukaan nya jadi bisa di manfaatkan untuk jamuan di meja itu. Dia juga membuat minuman hot coklat yang pas dengan kondisi cuaca saat ini untuk menemani dinner mereka.


"Taraaaa.....siapa bilang kencan kita gagal mas,, walaupun kita gagal dinner di luar buka bearti kita tidak bisa menciptakan dinner yang romantis sendiri kan?tak ada steak cake pun jadi," ucap Nayla dengan penuh semangat dan ceria.


Keenan terperangah dengan apa yang Nayla siapkan. Dari tadi dia tidak henti-henti nya menampilkan senyuman manis nya.


"Sebentar sayang...seperti nya masih ada yang kurang."


Laki-laki itu berpikir sejenak, dengan mengetuk-ngetuk jari nya di dagu. Seperti menemuka sesuatu, Keenan kemudian masuk ke dalam apartemen mengambil sebuah box music classic yang dia simpan di ruang tengah dan memutar sebua music romantis.


"Ini baru sempurna sayang...."


Keenan kemudian mempersilahkan Nayla untuk duduk di kursi, sebelum nya dia sudah menarik kursi tersebut dan dia juga duduk di kursi yang berada di seberang Nayla. Dia memperlakukan kekasih nya itu seperti di sebuah restoran mewah dan romantis yang sudah dia pesan.


Alunan music yang syahdu, serta rintik salju yang turun menambah suasana romantis dinner mereka. Walaupun rasa dingin sangatlah terasa karena mereka saat ini sedang berada di balkon, akan tetapi tidak mengurangi keromantisan yang ada saat ini.


"Maaf sayang....dinner romantis yang seperti kamu minta belum bisa aku kabulkan, tapi aku janji jika kita sudah berada di Indo nanti kita akan mengulang kencan kita ini di tempat yang benar-benar sesuai dengan keinginan kamu," ujar Keenan.


"Sayaaaang....please! Jangan seperti itu, aku jadi tidak sabar untuk....." Keenan tampak frustasi sendiri karena dia harus bisa menahan sampai mereka halal kembali nanti. Bagi Keenan ekspresi yang ditujukan oleh Nayla barusan sangatlah menggemaskan sekali.


Nayla hanya tertawa melihat ekspresi kekasih nya itu.


Mereka akhirnya menikmati hidangan apa ada nya itu. Setelah selesai menikmati cake, Keenan berdiri dan membungkukkan badan nya di hadapan Nayla mengulurkan tangan nya dan mengajak Nayla untuk berdansa.


Dengan senang hati Nayla menerima ajakan Keenan itu. Mereka berdansa dengan diiringi obrolan kecil di antara mereka, saling mengutarakan perasaan mereka. Bahkan Keenan membawa Nayla bersandar di dada nya.


"Hal sepert ini lah yang aku ingin kan saat kita masih dalam ikatan pernikahan dulu mas," lirih Nayla dalam dada Keenan.


Keenan memejamkan mata nya saat mendengar ucapan Nayla yang membuat hati nya teriris pilu. Dia teringat dengan apa yang sudah dia lakukan dulu, walaupun Nayla sudah ikhlas dan tulus memaafkan nya tapi bagi nya tetap ada rasa bersalah yang selalu bersemayam di dalam hati nya kalau dia belum bisa memastikan wanita yang sekarang berada di dalam pelukan nya itu bahagia dan tidak mengeluarkan air mata kesedihan lagi.

__ADS_1


"Sayang.....aku berjanji akan menebus semua kesalahan yang sudah aku lakukan pada mu dulu, aku akan membuat mu selalu bahagia. Apa pun yang kamu inginkan akan aku kabulkan, asalkan itu bisa membuat mu bahagia. Sekalipun aku mengorbankan nyawa ku, aku ikhlas sayang..."


Nayla langsung meletakkan jari telunjuk nya di bibir Keenan seraya berkata," aku tidak suka mas Keenan ngomong seperti itu, kebahagian ku hanya satu kamu selalu berada di samping ku mas."


Keenan langsung membungkam bibir Nayla dengan sebuah kecupan yang lembut. Nayla menyambut kecupan itu dengan memejamkan kedua mata nya, dan kedua tangan nya dia kalungkan di leher Keenan.


Salah satu tangan Keenan menahan tengkuk Nayla untuk memperdalam ci***an mereka, dan satu tangan nya lagi dia gunakan untuk menarik pinggang Nayla merapat ke tubuh nya.


Ci***an yang awal nya hanya sebatas kecupan lembut lama-kelamaan menjadi ci***an yang panas. Sampai akhirnya Keenan menyudahi ciuman mereka karena di rasa Nayla sudah kehabisan oksigen.


Mereka menyatukan kedua kening mereka dengan nafas yang masih memburu, Keenan menghapus sisa saliva nya di bibir Nayla dengan menggunakan ibu jari nya.


"Nayla Atifa....mau kah kamu menjadi istri ku dalam suka maupun duka, menjadi ibu untuk anak-anak ku kelak dan menua bersama sampai maut memisahkan kita," ucap Keenan dengan sangat lembut dengan posisi wajah ke dua nya masih saling berdekatan bahkan hidung mereka masih menempel satu dengan lain nya.


Keenan kemudian mengambil sebuah kotak perhiasan dari saku jas nya, dan memakaikan sebuah cincin berlian yang sudah dia pesan sebelum nya di jari manis Nayla. Dia juga memakaikan kalung berlian yang sangat indah di leher Nayla. Tak lupa dia juga memakaikan anting dan gelang juga. Dan semua itu bertahtakan berlian yang di desain khusus sesuai permintaan Keenan untuk kekasih nya itu.


Nayla yang sangat terharu dengan apa yang Keenan lakukan, langsung menganggukkan kepala nya dan berkata," Keenan Dirgantara ...aku mau menjadi istri mu dalam keadaan suka atau pun duka, menjadi ibu untuk anak-anak mu serta menua bersama mu sampai maut memisahkan kita," jawab Nayla dengan senyum bahagia.


"Terima kasih sayang...." Keenan langsung mengecup kening Nayla dan memeluk Nayla dengan sangat erat.


"Hatcih...."


"Astaga kamu flu sayang..." Keenan melerai pelukan nya saat mendengar Nayla bersin.


"Maaf mas...aku jadi merusak moment," lirih Nayla menundukkan kepala nya sedih.


Bagaimana bisa di saat suasana yang romantis seperti ini alergi dingin nya kambuh begitu saja. Dan parah nya dia bersin-bersin di hadapan Keenan. Sungguh memalukan menurut Nayla.


"Hei...kenapa sedih, justru aku harus nya lebih peka lagi jika calon istri ku ini ada alergi dingin. Harus nya aku membawa mu masuk dari tadi sayang...tapi aku justru membiarkan mu di luar dengan waktu yang cukup lama dan kedinginan seperti ini."

__ADS_1


Keenan langsung membawa Nayla untuk masuk ke dalam dan dia bergegas menyalakan mesin penghangat ruangan. Dia langsung bergegas ke dapur untuk membuatkan Nayla teh jahe supaya badan Nayla menjadi hangat dan alergi dingin nya bisa berangsur menghilang.


"Jadi mas Keenan tahu kalau aku mempunyai alergi dingin?"


__ADS_2