Istri 100 Hari

Istri 100 Hari
Bab. 49 Kenapa jadi seperti ini


__ADS_3

"Apa yang kamu katakan nak, seharusnya saya yang mengucapkan terimakasih pada mu nak, apakah kamu tidak ingat siapa saya?" tanya Tuan Richard.


Nayla mengernyitkan dahi nya mendapati pertanyaan dari Tuan Richard. Dia benar - benar tidak mengerti, dengan apa yang tuan Richard katakan.


"Kenapa Tuan Richard berkata seperti itu, apakah sebelumnya kita sudah saling bertemu, tapi rasa nya aku belum pernah bertemu dengan beliau, lagian mana mungkin orang seperti ku bisa kenal atau bertemu dengan orang dari kalangan atas seperti Tuan Richard ini," monolog Nayla dalam hati.


"Maaf tuan, saya benar - benar tidak mengerti dengan apa yang tuan bicarakan, apa sebelumnya kita pernah bertemu?" tanya polos Nayla.


" Ck... kamu masih muda tapi sudah pikun pahala baru beberapa jam yang lalu kita bertemu," Tuan Richard menyentil dahi Nayla dengan jari nya.


"Auws..."ringis Nayla memegang dahi nya yang sakit akibat sentilan Tuan Richard.


Melihat ekspresi Nayla yang lucu bagi nya, Tuan Richard akhirnya tertawa terbahak - bahak, tawa yang begitu lepas yang sudah lama sekali tidak dia lakukan semenjak kejadian beberapa puluh tahun yang lain.


Hal itu tidak terlepas dari pandangan sang asisten, pria paruh baya itu dia merasa senang karena bisa senyum bahkan tawa dari sang tuan nya yang sudah lama sekali tidak dia lihat, dan itu semua karena gadis cantik yang baru dikenalnya.


"Apa kamu juga sudah lupa telah membunyikan ini tadi pagi?"


Tuan Richard memencet ponsel nya dan terdengar suara sirine polisi. Nayla yang mendengar bunyi itu langsung menutup mulutnya dengan tangannya. Dia benar - benar tidak menyangka jika orang yang sudah dia tolong adalah Tuan Richard. Dan Bagaimana Nayla bisa tahu kalau tuan Richard sendiri saat itu berada di dalam mobil, yang menemui dia cuma asistennya tadi pagi.


"Jadi tuan....."


"Iya..saya adalah orang yang berada di dalam mobil hitam tadi pagi yang hampir saja dirampok, tapi saya sangat beruntung sekali karena ada seorang perempuan muda yang sangat pemberani yang membunyikan sirine polisi palsu sehingga membuat perampok itu lari kocar - kacir," ucap tuan Richard terkekeh lucu mengingat kejadian tadi pagi.


"Saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih nak, karena bantuan mu saya dan asisten saya selamat dan bisa berada di sini saat ini," kata Tuan Richard dengan tulus.

__ADS_1


"Itu tidak seberapa Tuan, dengan apa yang sudah tuan lakukan pada saya saat ini, karena Tuan sudah memberikan kesempatan kembali untuk suami saya," jawab Nayla dengan mengatupkan kedua tangannya.


"Bearti kita impas ya.." kekeh Tuan Richard dengan tersenyum lebar dan hanya dibalas dengan senyuman yang tak kalah manis dari Nayla.


Di ujung sana, ada senyum lega yang ditampilkan oleh seorang pemuda tampan yang tak lain adalah Rendi asisten dari Keenan.


"Anda benar - benar hebat Nona, tuan Keenan sangat beruntung mempunyai istri seperti anda, aku harus memberitahukan semua ini kepada tuan Keenan," gumam Rendi sambil melihat video perjuangan Nayla mendapatkan kesempatan bagi Keenan supaya bisa ikut dalam persentasi itu yang dia rekam tadi.


Saat Rendi ingin menelpon sang bos, ternyata Keenan terlebih dahulu mengirimkan pesan yang berisi bahwa ada penundaan untuk persentasi desain produk itu, dan menyuruh Rendi untuk segera kembali ke kantor.


Sebelum Rendi dan Nayla pergi, Rendi telah mengirimkan pesan ke Keenan jika dia ada pekerjaan di luar dengan klien. Rendi terpaksa berbohong, jika dia berkata sebenarnya kalau dia pergi bersama Nayla sudah pasti dia tidak akan mendapatkan izin.


"Permisi Tuan.. Nona..sepertinya kita harus segera kembali ke kantor segera, karena tuan Keenan sudah menunggu," ucap Rendi dengan sopan.


"Oh ya, tolong sampaikan salam saya kepada atasanmu, saya memberikan kesempatan ini hanya karena Nayla, jika dia melakukan kecerobohan seperti ini kembali saya tidak akan memberikan kesempatan lagi sekalipun dia mengutus Nayla kembali untuk memohon - mohon kepada saya," ucap Tuan Richard dengan tegas dan tatapan tajam.


Nayla dan Rendi menelan ludahnya dengan susah payah melihat sikap dari tuan Richard yang sebenarnya berbeda dengan yang Nayla lihat beberapa menit yang lalu. Mungkin ini sifat asli dari tuan Richard yang terkenal di dunia bisnis, tegas, berwibawa dan tidak pernah memberikan kesempatan bagi siapa pun yang ceroboh dalam urusan bisnis.


"Baik tuan..akan saya sampaikan kepada tuan Keenan, kalau begitu kami permisi tuan," Rendi dan Nayla membungkukkan badannya saat berpamitan dengan Tuan Richard.


"Kamu cari informasi tentang Nayla sedetail mungkin, dia tinggal dimana dan dengan siapa sebelum menikah dia menikah dengan Keenan Dirgantara, dan cari informasi juga kenapa pernikahan antara Keenan dan Nayla tidak dipublikasikan, aku yakin ada hal yang tidak beres dengan pernikahan mereka," titah tuan Richard kepada sang asisten.


"Dan aku mau informasi itu segera !"


"Baik tuan, saya akan melaksanakan semua yang anda perintahkan," jawab sang asisten.

__ADS_1


**


Di perjalanan menuju kantor Keenan, tidak ada percakapan apa pun antara Nayla dengan Rendi. Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing - masing. Sampai akhirnya mereka tiba di depan kantor Keenan.


"Saya turun di sini saja pak," ucap Nayla.


"Oh ya, apa pun yang Pak Rendi lihat tadi, aku harap tidak ada satupun yang tahu termasuk mas Keenan. Pak Rendi mau berjanji pada ku kan?"


"Tapi Non..."


"Pak Rendi bisa dipercaya kan ?"


"Baiklah jika itu yang Non Nayla inginkan saya tidak akan memberitahu Tuan Keenan tentang kejadian tadi."


"Terimakasih pak, kalau begitu saya pergi dulu," pamit Nayla dan langsung keluar dari mobil Rendi.


Rendi memperhatikan kepergian Nayla sampai istri bos nya itu hilang dari pandangannya.


"Anda benar - benar wanita yang baik Nona, terlepas dari apa yang sudah tuan Keenan lakukan pada Nona, tetapi anda masih berbaik hati melakukan semua ini. Bahkan anda sampai mengorbankan harga diri dengan berlutut dihadapan Tuan Richard demi nama baik reputasi perusahaan suami anda. Padahal tuan Keenan tidak pernah menganggap anda sebagai seorang istri, dan dia palah tetap menjalin hubungan dengan kekasihnya di belakang anda. Aku harap tuan Keenan tidak menyesal suatu hari nanti karena telah menyia - nyiakan istri sesempurna anda Nona. Dan untuk video ini, sebaiknya aku simpan terlebih dahulu jika tiba waktu nya nanti aku akan menunjukkan semua ini kepada tuan Keenan," monolog Rendi di dalam mobilnya sebelum dia turun.


**


Di perusahaan Diego,


"S***l... kenapa jadi seperti ini," umpat Diego.

__ADS_1


__ADS_2