
"Ehm....."
Tiba - tiba terdengar lenguhan serta pergerakan kecil dari dari Syaifudin, dan itu membuat tuan Richard terlihat sedikit panik.
Dia bergegas menekan tombol bantuan yang ada di dekat ranjang Syaifudin. Tidak butuh waktu yang lama datanglah dokter dan beberapa perawat masuk ke ruangan ICU tersebut.
"Tadi saya mendengar lenguhan dan ada pergerakan kecil dari jari - jari Syaifudin dok..." jelas tuan Richard kepada dokter.
"Baik tuan, saya kan memeriksa kondisi pasien terlebih dahulu, untuk itu saya mohon anda untuk keluar dari ruangan ini," ucap sang dokter.
Tuan Richard akhirnya meninggalkan ruangan dan menunggu di bangku ruang tunggu ditemani sang asisten.
Setelah menjalani beberapa pemeriksaan akhirnya dokter menyatakan jika kondisi kakek Yusuf sudah membaik dan bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
Sesampainya di rumah sakit Nayla dan Davin langsung menuju ke ruang perawatan kakek Yusuf. Di perjalanan menuju rumah sakit tadi Nayla sempat diberi tahu oleh asisten rumah tangga kakek Yusuf jika kondisi kakek Yusuf sudah membaik sehingga bisa dipindahkan ke ruangan rawat biasa. Dan itu membuat hati Nayla menjadi lega.
**
Di ruangan VVIP ini lah kakek Yusuf sekarang berada. Tuan Richard sengaja memindahkan perawatan mantan supir nya itu ke ruangan yang lebih baik lagi supaya mendapatkan pelayanan yang terbaik untuk kesembuhannya.
Perlahan kakek Yusuf membuka mata nya. Hal pertama yang dia lihat Tuan Richard. Dia syok mendapati mantan bos nya puluhan tahun yang lalu tiba - tiba ada di hadapan nya sekarang.
__ADS_1
"Tuan...." lirih kakek Yusuf.
"Alhamdulillah kamu sudah sadar din," jawab Tuan Richard bahagia.
"Bagaimana keadaan mu sekarang."
"Seperti yang Tuan lihat sekarang... Tuan, maafkan saya," ucap kakek Yusuf dengan terbata.
Tampak terlihat sekali rasa bersalah dari sorot mata kakek Yusuf.
"Sssst.... sudah, jangan dibahas dulu, yang terpenting sekarang adalah kesehatanmu Din,"
"Tidak tuan..." geleng kakek Yusuf.
"Saat kejadian kecelakaan itu terjadi, saya terpental agak jauh dari mobil. Saya sempat pinsan saat itu tuan, tapi saat saya sadar sayup - sayup terdengar suara tangis anak kecil dari arah dalam mobil. Saya langsung ingat jika di mobil itu ada Tuan dan Nona muda serta Alisya cucu tuan. Saya berusaha sekuat tenaga saya untuk bangkit dan berjalan menjangkau mobil tuan muda yang sudah dalam posisi terbalik. Saat saya berada di dekat pintu mobil, saya melihat kondisi tuan dan nona muda dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa lagi."
"Saat itu saya sedikit panik, karena tidak melihat keberadaan nona kecil hanya suara tangisan yang saya dengar. Saya mencoba mengitari mobil dan betapa terkejutnya saya saat melihat pintu mobil bagian belakang terbuka dan terlihat nona kecil berada di dekat ban mobil belakang. Dengan sigap saya langsung membopong nona kecil dan berusaha untuk menenangkannya. Alhamdulillah nona kecil bisa tenang dalam gendongan saya tuan. Kondisi nona kecil saat itu hanya mengalami lecet dibeberapa bagian tubuhnya saja."
"Saat saya sedang berusaha menenangkan nona kecil yang kembali menangis tiba - tiba saya melihat ada dua mobil yang berhenti agak jauh dari mobil tuan muda. Awalnya saya kira mobil itu hanya mobil pengendara biasa yang kebetulan melewati jalan itu. Tapi setelah saya melihat beberapa orang laki - laki berpakaian serba hitam yang turun dari mobil itu berjalan ke arah mobil tuan muda, saya merasa agak curiga setelah saya mendengar percakapan antara mereka. Salah satu orang itu mengatakan jika mereka sudah berhasil membunuh seluruh keturunan tuan Richard."
"Setelah mendengar itu semua, saya berusaha untuk berlari menjauh dengan membekap nona kecil supaya tangisan nona kecil tidak terdengar oleh orang - orang itu. Saya berjalan tidak tahu arah hanya mengandalkan insting saya saja. Yang ada dipikiran saya saat itu hanya bagaimana cara nya supaya bisa menyelamatkan nona kecil."
__ADS_1
"Dan alhamdulillah nya saya mendapati perkampungan kecil. Di situ lah saya dan nona kecil bersembunyi dari orang - orang itu. Dan di tempat itu lah juga saya membesarkan nona kecil tuan. Di sana saya mengganti seluruh identitas saya dan nona kecil tuan, supaya aman. Karena saya yakin jika mereka mengecek keadaan mobil tuan muda pasti mereka tahu jika saya dan nona kecil selamat dari kecelakaan itu."
"Pernah sekali saya pergi ke kota untuk mendatangi tuan dengan membawa nona kecil yang saat itu berusia 10 tahun, tapi saat saya tiba di Mansion tuan. Saya hanya mendapatkan info dari penjaga Mansion tuan jika tuan sudah pindah ke luar negeri setelah kejadian kecelakaan itu. Penjaga di sana tidak mengenali saya dan nona kecil, jadi saya yakin jika mereka tidak melaporkan apa pun kepada tuan."
"Setelah itu saya memutuskan untuk merawat nona kecil seperti cucu saya sendiri, saya tidak memberitahukan kepada nona kecil tentang jatidiri dia yang asli, karena saya takut jika orang - orang itu nanti nya akan menemukan dan mencelakai nona kecil jika tahu nona kecil masih hidup," kakek Yusuf mengakhiri cerita nya.
"Pantas saja saya susah sekali mencari keberadaan mu Din, ternyata kamu sengaja mengubah semua identitas kamu dan kamu bersembunyi di daerah yang sangat terpencil yang tidak dapat terjangkau oleh siapa pun," ucap tuan Richard.
"Tapi terlepas dari itu semua saya ucapkan terimakasih pada mu karena telah menyelamatkan cucu ku satu - satu nya. Dan kamu juga sudah merawatnya hingga dia dewasa. Tapi kalau boleh tahu, dimana cucu ku sekarang ini Din," kata Tuan Richard.
"Dia sekarang tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik, baik hati dan lembut tuan, dan dia juga sudah menikah dengan seorang pengusaha sukses di negeri ini .." papar kakek Yusuf dengan raut wajah yang bahagia.
Tuan Richard sangat bahagia mendengarkan penuturan dari kakek Yusuf tentang cucu nya. Dan membuat dia semakin penasaran dengan cucu nya. Saat Tuan Richard sedang larut dengan pemikirannya, tiba - tiba Nayla masuk ke ruangan sang kakek di ikuti oleh Davin.
" Kakek....." Nayla langsung berlalu berhamburan ke kakeknya tanpa memperdulikan keberadaan Tuan Richard yang ada di sana.
Davin yang melihat kehadiran orang yang paling disegani di dunia bisnis itu langsung menundukkan kepala nya sebagai tanda hormat tidak lupa dia juga menyapa nya.
"Tuan..."
**
__ADS_1
Mohon maaf untuk para readers ku, belakangan ini author sedang sibuk di dunia nyata dulu, karena sebentar lagi anak - anak sekolah mau PAS Ganjil jadi author sibuk mempersiapkan itu semua, mohon pengertiannya🤗