Istri 100 Hari

Istri 100 Hari
Bab. 40 Dia tidak ada apa - apa nya


__ADS_3

"Huh..."


Sejenak dia melirik teh yang ada di meja, Nayla beranjak dari tidur nya dan mengambil teh tersebut dan menyesapnya sedikit demi sedikit. Setelah itu dia kembali merebahkan tubuhnya dan memejamkan mata nya.


Tidak perlu waktu yang lama akhirnya Nayla terlelap ke alam mimpinya.


Di dalam kamar Keenan tidak bisa memejamkan mata nya. Dia menatap langit - langit kamar, sesekali dia juga menghela nafas.


"Sebaiknya aku menyelidiki latar belakang Nayla dan kakeknya, supaya aku tahu apa alasan kakek dengan mudahnya menyerahkan semua asetnya jika aku sampai menceraikan Nayla. Karena selama ini yang aku lihat sepertinya dia wanita yang baik, dia juga wanita yang mandiri tidak bergantung pada siapa pun, bahkan aku tidak memberikan dia uang sepeserpun dia tidak marah atau menuntut ku," gumam Keenan.


Keenan kemudian menghubungi anak buahnya untuk menyelidiki latar belakang Nayla dan kakeknya, dia juga memerintahkan nak buahnya untuk mencari informasi dua puluh lima tahun yang lalu saat keluarga nya mengalami kecelakaan.


"Semoga aku segera mengetahui semua nya," lirih Keenan sebelum memejamkan mata nya.


**


Di sebuah kamar apartemen mewah terlihat sepasang kekasih yang tengah kelelahan setelah melakukan olahraga ranjang.


"Baby.. kamu selalu bisa memuaskan ku," ucap Diego mencium pucuk kepala Michel.


"Hmm.." Michel hanya bisa berdehem, tubuhnya sangat lelah dan terasa remuk akibat pergulatan panas yang baru mereka lakukan.


Diego menarik tubuh polos Michel ke dalam pelukannya dan menyelimuti wanita nya itu yang terlihat sangat kelelahan karena ulahnya.


"Baby .. apa yang akan kamu lakukan pada istri Keenan nantinya," tanya Diego.


Mendengar pertanyaan Diego tentang istri Keenan, Michel langsung membuka mata nya dan menyandarkan kepala nya di dada bidang Diego.


"Untuk saat ini aku ingin bersenang - senang terlebih dahulu dengannya," jawab Michel dengan senyum devilnya.


"Untung saja kita gerak cepat untuk mencari informasi tentang siapa wanita yang telah dijodohkan dengan Keenan, kalau tidak kita tidak akan bisa menyempurnakan rencana kita ini," lanjut Michel.


#Flash back on


"Honey..aku mau bicara serius ma kamu," kata Keenan di telepon.


"Heumm... ada apa honey," jawab Michel santai.


"Aku akan dijodohkan oleh kakek," lirih Keenan.


Deg,


Michel terdiam mendengar penuturan Keenan.

__ADS_1


"Honey.. honey..apa kamu masih mendengarkan ku," tanya Keenan panik.


Dia sudah menduga pasti akan seperti ini jadi nya, kekasih tercinta nya pasti akan marah dan tidak terima dengan apa yang dia katakan tadi.


"Hiks ... hiks.. hiks.." terdengar isak tangis dari seberang sana.


"Honey ... maaf, aku benar - benar tidak berdaya dan tidak bisa menolak keinginan kakek," ucap Keenan.


Keenan menceritakan semua nya kepada Michel tentang alasan kenapa dia mau menerima perjodohan itu. Mendengar semua cerita dari Keenan, akhirnya Michel bisa menerima keputusan Keenan untuk tetap menikah dengan gadis pilihan dari kakeknya dengan syarat Keenan tidak boleh jatuh cinta dan menyentuh tubuh gadis itu. Michel juga memberikan saran kepada Keenan untuk tidak memberikan nafkah lahir atau pun batin kepada gadis yang akan menjadi istri nya nanti.


Dan yang memberikan ide untuk menjadikan gadis itu istri hanya dalam waktu seratus hari juga ide dari Michel.


Setelah mengetahui jika Keenan akan dijodohkan dan menikah dengan wanita yang dijodohkan oleh kakeknya, Michel kemudian menghubungi Diego untuk mencari informasi tentang gadis itu.


Karena gadis itu nantinya bisa dijadikan plan ke dua jika rencana pertama nya untuk menghancurkan Keenan gagal.


"Nayla Atifa, lumayan," Michel memandang sebuah foto yang diberikan oleh Diego.


"Ternyata dia cuma seorang pelayan restoran, apa hebatnya dia sampai kakeknya Keenan bersikukuh untuk menjodohkan dia dengan Keenan," ucap Michel sinis.


"Dia tidak ada apa - apa nya dibandingkan denganmu baby, pesona mu tetap tidak ada dua nya, bukti nya seorang Keenan Dirgantara sampai bertekuk lutut terhadapmu," timpal Diego.


"Mari kita bersenang - senang gadis bodoh, karena kamu sudah mempersulit rencana ku," ucap Michel yang masih menatap foto Nayla.


"Apa pun yang akan kamu lakukan pada nya, aku akan selalu mendukungmu, aku siap membantu mu jika kamu memerlukan bantuan ku nanti," ucap Diego sambil mengelus rambut Michel.


"Hmm.."


"Baby ... apa kah kamu menggodaku lagi hem," kata Diego sengaja menggoda sang kekasih.


"Stop baby, aku sudah sangat lelah sekali biarkan aku istirahat dulu," pinta Michel.


"Hahahahaha.. tidak ku sangka seorang Michel yang terkenal hebat di atas catwalk ternyata lemah di atas ranjang," ledek Diego.


Mendapat ucapan seperti itu Michel langsung membalikkan badannya dan memposisikan tubuhnya di atas tubuh Diego.


"Seorang Michel selalu hebat dimana pun, dan tidak ada siapa pun yang bisa menandingi pesona ku baby," geram Michel.


Setelah itu Michel mengambil alih permainan dan terjadi lah pergulatan panas kembali di atas ranjang. Sebenarnya tubuh Michel sudah lelah sekali, tapi saat mendengar ucapan Diego tadi seketika darahnya mendidih dan membuat gairahnya muncul lagi.


**


Pagi - pagi sekali Nayla sudah terbangun dia langsung membersihkan diri dan menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim.

__ADS_1


Setelah itu dia bergegas menuju dapur menyiapkan sarapan untuk Keenan seperti biasa nya tanpa sepengetahuan Keenan pasti nya.


Sesampainya di dapur, ternyata Bi Marni sudah datang.


"Pagi Non," sapa Bi Marni.


"Pagi juga Bi, udah lama datangnya."


"Baru saja Non.. oh ya, non Nayla mau buat sarapan apa hari ini," tanya Bi Marni.


"Mau buat bubur ayam saja Bi, soal nya mas Keenan baru sembuh dari sakit."


"Tuan sakit Non?"


"Iya kemarin malam Mas Keenan demam bi, bahkan sampai pingsan," jelas Nayla.


"Ya Allah, kenapa non Nayla tidak memberitahu bibi, pasti non Nayla kerepotan mengurus tuan," Bi Marni menyesal karena tidak tahu jika majikannya sakit.


"Tidak apa - apa Bi, Nay ngga kerepotan kok lagian ini kan sudah jadi kewajiban Nayla Bu mengurus suami Nayla yang sedang sakit," ucap Nayla dengan tersenyum ceria seolah sudah melupakan kejadian semalam antara dia dan Keenan.


"Non Nayla emang wanita yang baik, terlepas dari perlakuan tuan kepada nya, tapi dia tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri, beruntung sekali tuan Keenan mendapatkan istri seperti dia," batin Bi Marni.


Mereka menyiapkan sarapan pagi dengan sesekali mengobrol. Saat terdengar suara langkah kaki seseorang menuruni tangga, Nayla langsung menghentikan aktifitasnya. Dia yakin jika yang turun dari tangga adalah Keenan. Nayla langsung menyuruh Bi Marni untuk melanjutkan memasaknya, untung saja semua nya sudah hampir selesai. Jadi Bi Marni tinggal menyelesaikan saja dan menghidangkan di meja makan.


Keenan langsung menuju meja makan, dia mendudukkan bokong nya di kursi makan yang biasa dia tempati. Sambil menunggu Bi Marni selesai menghidangkan sarapan pagi nya, dia mengecek beberapa e- mail yang masuk dari klien nya di ponselnya sesekali dengan menyesap teh madu yang sudah Nayla buat tadi.


"Oh ya Bi, apa Nayla sudah bangun," tanya Keenan.


"Sudah tuan, Nona sedang ada di dapur menyiapkan sarapan untuk dirinya sendiri seperti biasa nya," jawab Bi Marni.


"Tolong panggil dia ke sini bi," titah Keenan.


"Baik tuan."


Sesampainya di dapur Bi Marni langsung menyampaikan pesan dari Keenan, jika Nayla dipanggil oleh Keenan.


"Untuk apa dia memanggilku," gumam Nayla.


Dengan langkah gontai dia berjalan ke arah meja makan. Disitu dia melihat suaminya sedang fokus dengan ponselnya sehingga tidak mengetahui kehadirannya.


Hmmm,


Nayla berdehem untuk supaya Keenan tahu jika dia sudah berada di sana. Keenan mendongakkan kepala nya dan melihat ke arah sumber suara. Dia melihat Nayla sudah berdiri tidak jauh dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Duduklah, kita sarapan bersama," ucap Keenan datar.


__ADS_2