Istri 100 Hari

Istri 100 Hari
Bab.93 Dendam masa lalu


__ADS_3

"****.....sial!" umpat Sultan Davidson membanting ponsel nya setelah menerima sebuah pesan dari seseorang.


"Ternyata keturunan Richard Thomson masih hidup sekarang," geram Sultan penuh emosi.


Seketika ingatan nya langsung berputar pada kejadian puluhan tahun yang lalu di mana seluruh keluarga nya merenggut nyawa akibat suatu tragedi runtuh nya bangunan salah satu pusat perbelanjaan saat pembukaan salah satu Mall milik Richard Thomson.


Kebetulan saat itu istri, anak dan menantu Sultan Davidson sedang berada di Mall itu. Dan naas nya mereka menjadi salah satu korban dari kecelakaan tersebut. Sebenarnya tidak hanya keluarga Sultan yang menjadi korban dari tragedi itu, hampir seluruh pengunjung Mall tersebut manjadi korban. Karena kejadian itu benar - benar di luar kendali Richard Thomson. Sebagai pemilik dari Mall tersebut Richard Thomson sudah meminta maaf kepada seluruh keluarga korban dan bertanggung jawab atas kejadian itu.


Saat itu Sultan Davidson benar - benar hancur dan tidak terima karena mendapati seluruh keluarga nya tewas dalam tragedi itu. Dan semenjak itu pula dia menaruh dendam yang luar biasa pada kakek Nayla itu. Bagi Sultan, seluruh keluarga Thomson harus menanggung semua nya. Dia juga harus merasakan bagaimana kehilangan seluruh keluarga nya.


Dia kemudian merencanakan tragedi kecelakaan yang menewaskan kedua orang tua Nayla itu.


Saat mendapat kabar jika seluruh penghuni mobil anak dari Richard Thomson itu meninggal dunia semua, Sultan Davidson merasa sangat lega dan bahagia akhirnya dendam nya terbalaskan juga.


Tapi, saat Abraham mengenal kan Nayla kepada nya, pikiran nya langsung terusik dengan kejadian puluhan tahun yang lalu. Kemudian dia menghubungi orang kepercayaan nya untuk memastikan itu semua. Dan ternyata memang benar, kalau Nayla adalah cucu kandung satu - satu nya dari Richard Thomson yang ternyata masih hidup.


Jika ada yang bertanya Abraham itu siapa? dia adalah cucu angkat dari Sultan Davidson yang dia adopsi dari panti asuhan setahun setalah kepergian seluruh keluarga nya. Karena pada saat tragedi itu terjadi menantu dari Sultan Davidson sedang mengandung cucu pertama nya. Dan itu yang membuat Sultan menaruh dendam yang sangat besar terhadap keluarga Richard Thomson, terlebih setelah setahun dari kejadian itu Richard Thomson mengumumkan tentang kelahiran cucu pertama nya di media, semakin membuat Sultan menjadi meradang.


Richard Thomson sendiri tidak menaruh curiga sama sekali atas kecelakaan yang dialami oleh anak, menantu dan cucu nya itu. Dia mengira semua itu murni karena kecelakaan dan dia juga sudah ikhlas menganggap itu semua sebagai musibah untuk diri nya dan keluarga nya.

__ADS_1


"Bagaimana pun aku harus bisa melenyapkan seluruh keturunan dari Richard Thomson supaya dia juga merasakan seperti apa yang aku rasakan dulu, kehilangan seluruh harta yang paling berharga dalam hidup ku. Kamu boleh bahagia saat ini Richard karena cucu kandung mu ternyata masih hidup, tapi aku pastikan kebahagian itu tidak akan berlangsung lama," ucap Sultan dengan senyum devil nya.


"Aku akan memanfaatkan kedekatan Abraham dengan cucu dari pembunuh itu, seperti nya Abraham sangat dekat dengan gadis itu, aku bisa memanfaatkan dia untuk melenyapkan gadis itu!"


**


Nayla akhir nya sampai juga di apartemen nya, dia langsung bergegas membersihkan diri dan berniat untuk langsung istriraht. Dia merasa cukup lelah hari ini, terlalu banyak kejutan yang dia dapatkan pada acara pesta tadi yang membuat hati dan pikiran nya cukup terganggu dan dia butuh istirahat saat ini.


Saat dia sudah terbaring di kasur empuk nya, tiba - tiba ponsel nya berdering, di situ tertera nama Abraham. Dia masih merasa kesal dengan laki - laki itu, sehingga dia mengabaikan panggilan telepon dari Abraham. Entah sudah berapa kali Abraham berusaha menghubungi Nayla tapi yang dihubungi benar - benar enggan untuk mengangkat panggilan itu. Merasa panggilan nya tidak di gubris oleh Nayla, Abraham kemudian mengirimkan beberapa pesan untuk nya. Dan lagi - lagi Nayla tidak tertarik sama sekali untuk membuka atau membaca pesan tersebut. Dia lebih tertarik untuk memejamkan mata nya.


Sudah hampir satu jam Nayla berusaha untuk memejamkan mata nya tapi entah karena apa dia susah sekali untuk masuk ke alam mimpi. Pikiran nya sekarang terfokus ke sang mantan suami yang tiba - tiba muncul di hadapan nya. Walaupun emang pada kenyataan nya mereka tidak sengaja dipertemukan di acara itu. Tapi pertemuan itu seolah menandakan akan terjadi sesuatu yang ntah Nayla sendiri tidak tahu.


Setelah mencurahkan semua isi hati nya kepada sang pencipta alam semesta, akhirnya dia merasa sedikit tenang dan lega saat ini. Dan dia pun bisa tertidur dengan nyenyak.


**


"Argh.....kenapa Nayla tidak mengangkat semua panggilan ku. Bahkan semua pesan ku satu pun tidak ada yang dia baca, janda itu terlalu sombong sekali ! seperti nya dia belum tahu siapa Abraham Davidson yang sebenarnya, jika ingin mendapatkan sesuatu pasti akan selalu aku dapatkan. Tidak masalah aku mendapatkan barang bekas dari seorang Keenan Dirgantara, yang terpenting barang itu berkualitas tinggi," ucap Abraham tersenyum smirk.


"Okey...kamu boleh mengacuhkan ku malam ini Nayla Atifa, tapi aku pastikan besok kamu akan bertekuk lutut pada ku."

__ADS_1


Setelah merasa kesal karena semua usaha nya untuk menghubungi Nayla sia - sia malam ini, Abraham kemudian memutuskan untuk langsung beristirahat saja. Besok baru dia akan dia pikirkan bagaimana cara untuk bisa bertemu Nayla tanpa ada penghalang seperti biasa nya.


Saat dia baru ingin memejamkan mata, tiba - tiba ponsel nya bergetar menunjukkan ada satu notifikasi pesan yang masuk. Dia kemudian mengambil pesan nya di atas nakas samping tempat tidur nya. Abraham masih berharap jika yang mengirimkan pesan tersebut adalah Nayla, tapi harapan itu sirna karena nama yang tertera dalam layar ponsel nya adalah sang kakek. Abraham mendengus pelan, dia sudah paham jika sang kakek mengirimkan pesan malam - malam seperti ini pasti ada perintah penting yang harus dia lakukan.


Dan benar saja, isi dari pesan itu mengatakan jika Abraham besok pagi harus menemui sang kakek di Mansion nya. Ada hal penting yang ingin kakek nya bicarakan pada nya. Tanpa menunggu lama, Abraham kemudian membalas pesan sang kakek dengan mengiyakan perintah kakek nya itu. Dia sangat paham dengan sifat dan karakter dari kakek angkat nya itu, tidak bisa menerima penolakan jika sudah memerintahkan sesuatu.


Setelah membalas pesan sang kakek dia pun langsung terlelap ke dalam alam mimpi nya.


**


Sedangkan di sebuah gedung yang sama dengan Nayla, ada seorang laki - laki tampan yang sedang tersenyum bahagia setelah mendapat informasi dari sang asisten pribadi nya.


"Ternyata dunia ini tidak seluas yang aku kira Nay, dan Allah seperti nya telah memudahkan jalan ku untuk berjuang mendapatkan maaf dari mu," ucap Keenan dengan tersenyum bahagia setelah mendapatkan informasi jika ternyata Nayla tinggal di depan unit apartemen nya pas.


Jadi sekarang Keenan dan Nayla tinggal berhadapan di gedung apartemen yang sama.


Setelah Keenan mendapatkan informasi itu dari Rendi, dia kemudian ke luar dari apartemen nya dan memandangi sebuah pintu apartemen yang dia yakini penghuni nya sudah tertidur lelap ke alam mimpi.


"Aku jadi tidak sadar menunggu besok,"

__ADS_1


__ADS_2