
Di dalam perjalanan menuju Mansion tidak ada percakapan apa pun antara Keenan maupun Nayla. Mereka sibuk dengan pikirannya masing - masing .
Rendi yang berada di kursi kemudi merasa heran dengan sepasang pengantin baru itu .
"Ada apa dengan mereka , bukankah mereka tadi terlihat romantis , kenapa sekarang seperti orang yang tidak saling kenal , aneh ," monolog Rendi dalam hati .
Tidak butuh waktu lama , akhirnya mereka sampai juga di Mansion . Keenan dan Nayla segera turun dari mobil , mereka berjalan beriringan menuju Mansion . Kedatangan mereka di sambut oleh para pelayan . Kakek Dirga sudah sampai terlebih dahulu ke Mansion dan ikut menyambut kedatangan cucu dan menantu nya .
Nayla tercengang melihat kemewahan yang ada di Mansion Kakek Dirga . Mata Nayla celingukan ke sana ke mari melihat desain interior dari Mansion yang bernuansa klasik modern lengkap dengan perabotan yang mewah.
"Ya Allah ini rumah apa istana , besar sekali ," gumam Nayla lirih tapi masih terdengar oleh telinga Keenan yang berada di samping nya.
"Tidak usah norak seperti itu , dasar orang miskin ," jengah Keenan melihat tingkah norak Nayla.
Nayla melirik tajam ke arah Keenan .
"Ngga usah melotot seperti itu , emang benar kan kalau kamu norak ," ucap Keenan berlalu meninggalkan Nayla masuk ke dalam ruang keluarga untuk menemui kakeknya.
Nayla langsung bergegas mengejar Keenan .
"Ajak istrimu ke kamar nak , biar dia bisa istirahat , lagi pula ini malam pertama kalian ," goda kakek Dirga. Keenan dan Nayla jadi salah tingkah.
"Semoga kamu betah tinggal di sini ya Nak ," ucap kakek Dirga mengusap pucuk kepala Nayla dan berlalu meninggalkan sepasang pengantin baru itu menuju kamarnya di lantai satu untuk istirahat.
Keenan langsung menuju ke kamar nya di lantai dua dan Nayla mengekor di belakangnya . Di depan pintu sudah ada ransel Nayla yang dibawa oleh pelayan saat Nayla baru sampai tadi .
Ckleek ,
Keenan membuka pintu kamar nya , dia membeku di ambang pintu melihat keadaan kamarnya sekarang.
" Pasti ini ulah kakek ," batin Keenan . Saat ini kamar Keenan sudah di sulap menjadi kamar pengantin yang sangat romantis, ada lilin aroma terapi yang di susun indah di setiap sudut kamar , di atas ranjang bertabur kelopak bunga mawar yang dibentuk menjadi lambang hati .
"Kenapa berhenti ," tanya Nayla heran melihat Keenan hanya mematung di depan pintu kamarnya. Nayla memberanikan diri mendongakkan kepala nya ke dalam. Nayla membulatkan mata nya melihat pemandangan yang ada di depannya.
__ADS_1
"i...ni...kamar siapa ,, apakah kita salah kamar ," tanya Nayla dengan gugup.
"Ya kamarku lah ,, emang kamar siapa lagi ," ucap Keenan berlalu menerobos masuk ke dalam kamar. Sebenarnya Keenan juga merasa kaget dan gugup seperti Nayla ,tapi dia sebisa mungkin menutupi kegugupannya itu dengan berpura - pura cuek kepada Nayla.
"Apa kamu akan berdiri di situ terus sampai pagi ," teriak Keenan dan berhasil membuat Nayla terkejut . Mau tidak mau Nayla ikut masuk ke kamar itu . Nayla terkagum - kagum dengan desain kamar tersebut. Kamar dengan ukuran tiga kali lipat dari kamar nya di rumah kakek Yusuf terlihat sangat mewah . Desain interior khas untuk laki - laki mendominasi dari kamar itu ,di sana jga ada ranjang king size , sofa panjang dan ruang walk in closed.
"Ehmmm....aku harus meletakkan dimana untuk pakaianku ," tanya Nayla hati - hati.
"Terserah , asal jangan sampai pakaianku dan pakaianmu tercampur , oh ya satu lagi ku tidak perlu menyiapkan segala kebutuhanku karena aku paling tidak suka kalau barang - barang ku di sentuh oleh orang lain ," ucap Keenan datar kemudian menuju ke kamar mandi. Dia sudah merasa gerah karena seharian ini dia belum membersihkan diri.
Nayla menatap sekeliling mencari sesuatu yang bisa untuk menyimpan pakaiannya . Tidak mungkin dia meletakkan pakaiannya di dalam walk in closed bercampur dengan pakaian Keenan . Setelah melihat - lihat sekeliling kamar , dia melihat ada lemari dengan ukuran kecil di pojok kamar. Kemudian Nayla memberanikan diri membuka lemari tersebut , dia bernafas lega karena di dalam lemari itu tidak ada barang apa pun. Jadi dia bisa menggunakannya untuk meletakkan barang - barang bawaan Nayla. Untung saja Nayla tidak membawa banyak barang .
Saat Nayla sedang merapihkan pakaiannya di lemari itu , terdengar pintu kamar mandi terbuka. Dan keluarlah Keenan hanya menggunakan handuk kecil yang dililitkan ke pinggangnya berjalan ke arah walk in closed. Dan dengan santai nya melewati Nayla.
Nayla bersusah payah menelan saliva nya melihat tubuh atletis Keenan .
"Sudah puas memandangi tubuhku , " ucap Keenan mengagetkan Nayla membuat gadis itu menjadi merah padam menahan rasa malu.
Keenan yang melihat Nayla lari terburu - buru ke kamar mandi berusaha menahan ketawa nya. Bagi Keenan ekspresi Nayla tadi sangatlah menggemaskan.
Drrrt....
Terdengar suara handphone Keenan berbunyi. Melihat nama yang tertera di layar Handphone nya , membuat Keenan mengembangkan senyumnya lebar. Ya saat ini yang menghubungi Keenan adalah Michel sang kekasih.
" Hallo honey... ," sapa Keenan dengan sumringah melihat wajah cantik sang kekasih di seberang sana. Keenan langsung menuju balkon kamarnya supaya lebih leluasa berbincang dengan sang kekasih.
" Hai ,, honey ," balas Michel dengan suara manja nya.
" Gimana kabarmu sayang ," tanya Keenan
" Seperti yang kamu lihat sekarang , fisik ku terlihat baik ,tapi tidak untuk hati ku , mana bisa aku terlihat baik - baik saja sedangkan kekasihku sekarang sudah menjadi milik wanita lain," jawab Michel dengan muka cemberut.
Keenan menghela nafas nya pelan ..
__ADS_1
" Honey.... please .. kita sudah membicarakan hal ini kan ,,dan kamu sendiri yang memberikan izin kepada ku menikahi wanita itu untuk sementara sampai waktu nya tiba nanti," jelas Keenan.
Sebelum pernikahan nya dengan Nayla , Keenan memutuskan untuk berterus terang kepada Michel tentang perjodohan yang sudah direncanakan oleh sang kakek. Keenan mencoba menjelaskan kepada Michel kalau dia tidak menerima perjodohan ini maka dia tidak akan menerima sepeserpun harta kakeknya . Tadi nya Michel tidak bisa menerima ini semua, tapi setelah berpikir panjang akhirnya Michel mau menerima nya dengan syarat Keenan harus menuruti segala rencana Michel , dengan menikahi Nayla dalam waktu 100 hari tanpa ada sentuhan fisik dan tidak ada perasaan cinta dalam menjalani pernikahan tersebut . Karena Keenan sangat mencintai Michel , maka Keenan setuju dengan rencana Michel .
"Tapi kamu harus menepati janji mu untuk tidak menyentuh wanita itu ," rengek Michel memperingati sang kekasih .
" Aku sangat mencintaimu melebihi apa pun , aku tidak akan pernah tertarik pada wanita itu apa lagi sampai menyentuhnya , kamu percaya kan pada ku sayang ," Keenan mencoba meyakinkan sang kekasih .
Tanpa Keenan sadari , Nayla mendengar seluruh percakapan nya dengan sang kekasih . Entah mengapa Nayla merasakan sesak di dada nya mendengar ucapan Keenan pada kekasihnya. Setelah keluar dari kamar mandi , Nayla tidak menemukan keberadaan Keenan di kamar. Kemudian dia mendengar samar - samar orang sedang mengobrol dari arah balkon kamar. Nayla kemudian memberanikan diri untuk melihatnya. Dan ternyata orang yang berdiri membelakanginya adalah Keenan suami nya yang sedang asik melakukan video call dengan sang kekasih.
"Kenapa dengan perasaanku ini , mengapa hati ku terasa sakit saat dia berkata lembut dengan kekasihnya . Aku tidak boleh membawa perasaan dalam hubungan ini , karena dari awal aku sudah tahu kalau dia sudah memiliki kekasih. Dan pada dasarnya pernikahan ini emang tidak dilandasi dengan cinta ," monolog Nayla dalam hati .
Nayla berbalik meninggalkan Keenan yang sedang asyik melakukan Video call dengan Michel .
" Aku harus tidur dimana , tidak mungkin aku tidur di ranjang itu ," Gumam Nayla sambil melihat sekeliling kamar mencari tempat yang bisa dia pakai untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.
Akhirnya dia menemukan sebuah sofa panjang tidak jauh dari ranjang king size milik Keenan . Dan dia memutuskan untuk tidur disana. Setidak nya ini lebih baik ,dari pada aku harus tidur satu ranjang dengannya ," ucap Nayla .
Nayla langsung merebahkan diri di sofa tersebut. Dan tidak menunggu lama , Nayla langsung terlelap menuju alam mimpi .
Keenan yang sudah selesai berbincang dengan kekasihnya langsung masuk ke dalam kamar. Sesampai nya di dalam kamar , pandangan mata nya tertuju pada sosok wanita yang meringkuk di sofa tanpa selimut.
"Ternyata dia sadar diri juga ," gumam Keenan langsung merebahkan diri di ranjang king size nya. Niat hati ingin langsung tidur, tapi mata nya sulit terpejam . Keenan merasa terganggu dengan suara Nayla yang menggigil kedinginan karena suhu di kamar Keenan sangatlah dingin dan dia tidak menggunakan selimut.
Dengan terpaksa Keenan bangun mengambil selimut di lemari kemudian menyelimuti Nayla .
Keenan sempat terpaku melihat Nayla yang tertidur seperti bayi. Wajah polosnya terlihat sangat cantik . Tanpa sadar tangan Keenan terulur untuk merapikan anak rambut Nayla yang menghalangi wajah cantik Nayla .
"Kamu sebenarnya cantik dan baik , tapi sayang kamu bukan wanita yang aku cintai dan aku inginkan untuk menjadi istri ku ," batin Keenan.
Sadar dengan apa yang dia lakukan ,Keenan bergegas menuju ranjangnya dan merebahkan diri. Tidak lama kemudian Keenan juga terlelap .
Bagi pasangan pengantin baru malam pertama adalah malam yang paling dinantikan . Tapi tidak berlaku bagi pasangan pengantin ini . Mereka menghabiskan malam pengantin mereka dengan tidur terpisah .
__ADS_1