
"Apa hubungan mu yang sebenarnya dengan Nayla?"
Abraham mengernyitkan dahi nya mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh rekan bisnis nya itu. Dia tidak menyangka Keenan aka menanyakan peri hal masalah itu secepat ini. Dia pun menyunggingkan senyuman nya sebelum menjawab pertanyaan Keenan.
"Saya rasa pendengaran anda masih berfungsi dengan baik, sehingga bisa mendengar dengan jelas apa yang aku katakan pada anda semalam. Lagi pula anda tidak berhak ikut campur dengan urusan pribadi saya ," jawab Abraham dengan tenang dan santai.
"Ck.....jelas ini ada hubungan nya dengan saya karena Nayla adalah....." Keenan menggantungkan ucapan nya.
"Mantan istri anda?" ucap Abraham dengan menyipitkan kedua mata nya.
Keenan membulatkan mata nya mendengar jawaban dari Abraham.
"Dari mana dia bisa tahu jika Nayla mantan istri ku, apa mungkin Nayla yang menceritakan ini semua? kalau iya, bearti hubungan mereka memang suda dekat," batin Keenan.
"Tidak usah terkejut seperti itu tuan Keenan...saya tahu semua tentang Nayla, karena hubungan kami memang sudah sanga dekat, jadi tidak ada lagi yang perlu di tutup - tutupi dari hubungan kami," lagi - lagi jawaban Abraham mampu membuat Keenan semakin panas.
"Seperti nya anda terlalu yakin tuan....saya tau sifat Nayla seperti apa. Dia tidak akan mudah dekat dengan orang yang baru dia kenal. Da dia juga buka tipe wanita yang suka mencari perhatian orang lain apa lagi dengan menceritakan semua yang ada pada diri nya, anda salah besar tuan Abraham jika saya percaya dengan apa yah anda ucapkan di pesta tadi malam," kata Keenan dengan senyum khas nya.
"Sial......" umpat Abraham karena kebohongan nya bisa di tebak oleh Keenan.
__ADS_1
"Lalu apa mau anda?" tanya Abraham.
"Saya tidak menginginkan apa pun pada anda, benar yang anda ucapkan saya juga tidak ada hak untuk melarang anda dekat dengan mantan istri saya, karena memang kami sudah tidak terikat hubungan apa pun. Akan tetapi perlu anda tahu, jika saya sangat mencintai Nayla, dan saya akan memperjuangkan Nayla kembali," terang Keenan dengan serius.
"Hahahahaha......apa anda lupa dengan apa yang sudah anda lakukan pada Nayla dulu?" ucap Abraham dengan nada mengejek.
"Saya tahu, saya sudah melakukan kesalahan besar kepada Nayla. Tapi itu dulu, sekarang saya sudah menyesali semua kesalahan saya dan saya juga sudah berubah, dan saya akan memperjuangkan cinta saya kembali apa pun itu akan saya lakukan demi mendapatkan cinta Nayla kembali, sekalipun nyawa saya taruhan nya," Jawab Keenan penuh dengan keyakinan.
Abraham mampu melihat keseriusan dan ketulusan dari sorot mata Keenan. Dia kemudian menghela nafas nya perlahan. Ternyata rival nya ini tidak main - main, seperti nya jala dia untuk mendapatkan Nayla akan semakin susah. Belum lagi ancaman dari sang kakek, tambah membuat dia semakin frustasi dan bingung harus berbuat apa
"Anda yakin Nayla mau memaafkan semua kesalahan anda dan mau menerima anda kembali tuan Keenan?"
"Hahahaha..." Abraham tertawa sumbang mendengar jawaban Keenan.
Semua jawaban Keenan itu semakin membuat Abraham semakin frustasi. Melihat tuan nya sedang dalam keadaan tidak baik - baik saja dan melupakan tujuan awak dari pertemuan ini semakin urusan bisnis. Jo asisten Abraham berdehem memberikan isyarat kepada atasan nya itu untuk fokus ke tujuan awal.
Setelah Jo memberikan usulan untuk meminta bantuan kepada Keenan tentang permasalah pelik Abraham dengan kakek nya, akhirnya Abraham pun memutuskan untuk mengikuti saran dari asisten nya itu. Walaupun dia harus menurunkan ego nya, karena bagaimana pun orang yang akan dimintai bantuan adalah rival nya sendiri.
"Heeemmmm....." Abraham berdehem untuk mencairkan keadaan kembali.
__ADS_1
"Apakah anda bisa membawa Nayla untuk pergi dari negara ini," ucap Abraham lirih tapi sangat serius didengarkan.
Keenan mengernyitkan dahi nya mendengar ucapan Abraham barusan, walaupun kata yang diucapkan oleh Abraham sangat lirih tapi masih cukup jelas di dengar oleh Keenan.
Abraham sengaja mengucapkan hal itu sangat lirih karena saat ini mereka sedang di pantau oleh seseorang di ujung meja sana. Orang itu lain adalah orang suruhan sah kakek. Abraham baru menyadari akan hal itu setelah mendapat kode dari Jo sang asisten.
"Hahahaha....kenapa anda bisa berkata seperti itu tuan, apa semudah itu anda langsung menyerah begitu saja setelah mendengar semua yang saya ucapkan tadi..." ucap Keenan dengan penuh percaya diri karena menganggap Abraham sudah menyerah dan begitu saja menyerahkan Nayla kepada diri nya.
"Anda jangan terlalu percaya diri dulu tuan Keenan Dirgantara yang terhormat ! aku mengatakan itu karena ada alasan nya. Anda bisa lihat ke arah tatapan saya ke depan, ada seseorang yang sedang mengawasi kita saat ini. Dan itu semua ada hubungan nya dengan keselamatan Nayla saat ini. Saya tidak bisa menjelaskan semua nya di sini, karena tempat ini sangat berbahaya. Maka dari itu anda harus segera mungkin membawa Nayla pergi jauh dari negara ini tuan... dan perlu anda ingat dan ketahui saya melakukan semua ini bukan bearti saya menyerah dan merelakan Nayla kembali ke pelukan anda dengan mudah tuan! tapi semua ini karena saya sangat menyayangi Nayla, dan semata - mata saya ingin melindungi orang yang saya sayangi...kalau begitu saya permisi," Abraham langsung pergi meninggalkan Keenan setelah mengucapkan hal itu dengan menggunakan bahasa indonesia. Karena dia sangat yakin orang utusan sang kakek itu tidak paham dengan bahasa yang dia gunakan saat ini.
Keenan masih terpaku dengan apa yang Abraham ucapkan pada nya. Sekilas pandangan nya langsung tertuju pada seseorang yang menggunakan jaket hitam dan topi yang menutupi hampir setengah wajah nya berlaku dari meja yang di tunjuk oleh Abraham tadi. Sekilas tidak ada yang mencurigakan dari orang tersebut menurut Keenan.
"Apa maksud perkataan Abraham tadi, siapa orang itu? kenapa aku harus membawa Nayla secepatnya pergi dari sini? dan tadi dia bilang Nayla sedang dalam bahaya, ada yang ingin mencelakai Nayla tapi siapa?" gumam Keenan dengan banyak pertanyaan yang menghinggapi otak nya sekarang ini.
"Ck....apa yang dia bilang tadi ingin melindungi orang yang dia sayang dengan menyuruh ku membawa pergi Nayla, dengan senang hati akan aku lakukan karena itu juga tujuan ku membuat Nayla menjauh dari mu selama nya," ucap Keenan dengan menyunggingkan senyuman nya.
"Aiiissssh.....tapi bagaimana cara nya aku membawa pergi Nayla, dia saja belum aku luluhkan. Jangankan meluluhkan nya, mau menemui nya dan meminta maaf saja susah," kata Keenan frustasi.
"Xixi....tuan Keenan terlihat lucu jika sedang panik seperti itu...."
__ADS_1