Istri 100 Hari

Istri 100 Hari
Bab.84 Akhirnya Keenan tahu


__ADS_3

"Aku tidak akan pernah putus asa untuk selalu mencari keberadaan mu Nay..."


Keenan menutup doa nya dan langsung merebahkan diri tidak perlu waktu yang lama dia sudah hanyut dalam alam mimpi dengan memeluk guling kesayangan Nayla seperti malam - malam sebelumnya.


**


Di ujung sana ada desiran halus yang tiba - tiba menyeruak di dalam hati Nayla. Entah mengapa tiba - tiba dia teringat akan mantan suami nya itu.


"Mas Keenan...." lirih Nayla sambil memegang dada nya yang tiba - tiba terasa sesak.


Begitulah yang Nayla rasakan saat nama nya di sebut setiap Keenan berdoa. Entah semacam ikatan batin atau hanya semacam perasaan yang biasa karena kita teringat dengan seseorang yang pernah dianggap di hari kita, entah lah Nayla juga tidak mengerti.


"Kenapa terkadang hati dan pikiran ini masih mengingat nama mu mas...apa sebegitu besar peran mu dulu mas, sehingga sampai detik ini aku susah untuk melupakan mu walaupun hanya untuk sesaat. Padahal saat ini aku sudah jauh dari mu, dan aku benar - benar sudah menutup mata dan telinga ku untuk tidak mendengar apa pun tentang dirimu, tapi hati ini...." gumam Nayla sambil menghela nafas nya kasar guna menetralkan hari nya yang gelisah.


Dia melirik ke arah jam tangan yang ada di tangan nya, ternyata sudah waktu nya dia menjalankan kewajiban nya sebagai seorang muslimah. Walaupun dia berada di negara orang, tapi tidak pernah sedikit pun Nayla meninggalkan kewajiban nya.


Nayla kemudian masuk ke dalam ruangan pribadi nya yang ada di ruangan kerja nya itu. Ruangan yang sengaja kakek nya siap kan jika sewaktu - waktu Nayla merasa lelah dalam bekerja dia bisa langsung istirahat di ruangan itu atau untuk menjalankan kewajiban nya sebagai seorang muslimah dia tidak akan kesusahan untuk mencari tempat beribadah.


Karena kakek Nayla selalu mewanti - wanti sang cucu, dimana pun dan sesibuk apa pun dia beribadah adalah hal yang harus diutamakan. Itu yang selalu Tuan Richard katakan pada sang cucu, apa lagi saat ini dia tidak ada di samping Nayla jadi dia tidak bisa mengingatkan Nayla setiap saat. Maka dari itu setiap mereka sedang berkomunikasi lewat sambungan telepon hal itu tidak pernah terlewatkan sedikitpun oleh Tuan Richard.


Setelah menjalankan sholat, perasaan Nayla sedikit menjadi tenang. Hati nya tidak merasa gelisah lagi, dia juga memanjatkan doa untuk orang - orang yang dia sayangi supaya selalu diberikan kesehatan dan dilindungi dari kejahatan.


**


Hari ini seperti yang sudah Keenan rencanakan, dia akan mengunjungi kantor Davin untuk kembali menanyakan informasi tentang Nayla pada sahabat nya itu. Setelah kejadian itu, hubungan Davin dan Keenan kembali mencair seperti dulu lagi. Keenan dengan besar hati telah mengakui semua kesalahan nya dan meminta maaf kepada Davin. Dia juga memohon kepada Davin untuk bisa mengikhlaskan dan mendukung nya untuk kembali memperbaiki hubungan nya dengan Nayla.


Awal nya sangat berat bagi Davin, tapi setelah melihat keseriusan Keenan dan perubahan Keenan selama ini yang tidak pernah menyerah sedikitpun untuk mencari keberadaan sang mantan istri akhirnya Davin mengalah, dia akan mengubur dalam - dalam perasaan nya kepada Nayla. Karena dia juga tahu seperti apa perasaan Nayla dulu kepada Keenan, walaupun Nayla tidak pernah mengakui nya tapi dari tatapan mata nya terlihat jelas jika Nayla sangat mencintai Keenan. Tapi sekarang dia tidak tahu apakah perasaan itu masih utuh untuk Keenan seorang atau sudah ada pemilik baru di hati nya, mengingat diantara mereka sekarang tidak ada ikatan apa pun lagi.

__ADS_1


Keenan sudah tiba di kantor sahabat nya itu, seperti biasa dia akan masuk ke ruangan sahabat nya itu. Hal itu sudah bukan hal yang asing lagi bagi pegawai Davin. Karena tidak cuma sekali Keenan datang ke kantor Davin setiap bulan nya, jadi mereka sudah mengerti.


"Bagaimana Dav...apakah sudah ada kabar atau informasi tentang istri ku..." tanya Keenan tanpa basa basi pada sang sahabat.


"Ck....kamu itu kebiasaan setiap masuk bukan nya basa basi dulu nanyain kabarku kek atau apa, ini langsung to the point banget, dan tadi apa kamu bilang ISTRI?mantan istri Kee..mantan istri....ingat status kamu sekarang adalah DUDA, bukan perjaka lagi," jawab Davin dengan slengekan sengaja membuat sang sahabat sedikit panas.


"Terserah lah...aku tidak peduli dengan statusku yang sekarang ini, yang terpenting kamu sudah dapat informasi belum tentang Nayla."


Davin hanya menggelengkan kepala nya.


"Huh....kenapa susah sekali mencari keberadaan nya Dav...semua orang kepercayaan ku sudah aku kerahkan untuk mencari informasi sekecil apa pun tentang Nayla, tapi sampai satu tahun ini hasil nya tetap Nihil," ucap Keenan dengan pandangan yang lurus ke depan, terlihat sekali dari sorot mata nya yang nampak sayu dan kecewa karena semua usaha nya masih belum menemukan hasil.


Sebenarnya Davin mengetahui siapa orang yang telah menyembunyikan Nayla, tapi dia tahu untuk mengatakan semua itu kepada Keenan karena dia sudah janji kepada Nayla untuk tidak mengungkap identitas Nayla yang sebenarnya kepada siapa pun termasuk Keenan.


Tapi setelah melihat keadaan Keenan yang stiap hari nya terlihat sangat frustasi mencari keberadaan Nayla yang sampai detik ini tidak menemukan informasi apa pun dia menjadi iba. Dan berniat untuk menceritakan semua nya kepada Keenan. Biarlah dia menanggung dosa karena telah melanggar janji nya pas Nayla, semua demi kebahagiaan sahabat nya itu yang kini telah berubah.


Keenan menautkan kedua alis nya, dia sangat penasaran dengan apa yang akan sahabat nya itu utarakan.


"Sebenarnya ini adalah sebuah rahasia besar yang tidak patut aku ceritakan kepada siapa pun termasuk pada mu Kee...karena aku telah berjanji pada Nayla dulu. Huh....." Davin menghela nafas nya berat sebelum dia melanjutkan ucapan nya, dia tahu setelah ini Keenan pasti akan memukulnya habis - habisan karena telah menyembunyikan hal sebesar ini dari nya.


"Nayla itu sebenarnya adalah cucu kandung satu - satu nya Tuan Richard yang hilang puluhan tahun yang lalu akibat kecelakaan."


Jduaaar.....


Betapa kaget nya Keenan mendengar apa yang Davin ucapkan barusan.


"Apa kamu bilang....Nayla adalah cucu kandung tuan Richard?" Keenan mengulang apa yang Davin ucapkan tadi.

__ADS_1


"Iya..dia adalah cucu kandung tuan Richard, dan penerus satu - satu nya dari Rich Kingdom Kee..."


Keenan mengusap wajah nya dengan kasar, dia benar - benar syok dengan apa yang Davin utarakan barusan. Pantas saja selama ini Nayla sangat sulit dicari keberadaan nya ternyata semua ini ada campur tangan dari orang nomor satu di dunia bisnis itu.


"Kenapa kamu tidak bilang dari dulu Dav tentang semua ini..." lirih Keenan.


"Maafkan aku Kee..."


"Lalu kakek Yusuf itu siapa?"


"Dia adalah supir kepercayaan Tuan Richard."


Davin menceritakan semua nya yang dia dengar saat di rumah sakit dulu kepada Keenan. Tidak ada hal sedikitpun yang terlewat dari cerita Davin yang tidak Keenan dengar. Di sela - sela cerita Davin, Keenan hanya menghela nafas nya berat, karena dia merasa jika perjuangan nya untuk memperbaiki hubungan nya dengan Nayla akan tambah berat dan sulit pasti nya. Karena dia harus berhadapan dengan orang yang paling disegani dan ditakuti di dunia bisnis di negeri ini.


Davin mengakhiri cerita nya, dia menatap iba kepada sang sahabat. Dia sudah tahu apa yang ada di benak sahabat nya itu. Pasti sangat berat untuk memperjuangkan Nayla nanti nya, karena dia harus berhadapan langsung dengan Tuan Richard.


"Kamu tidak memukulku Kee...?"


Keenan mengernyitkan dahi nya mendengar pertanyaan dari sahabat nya itu.


"Memukul mu? buang - buang waktu ku saja," ucap Keenan seraya berlalu meninggalkan ruangan Davin.


"Woi....main pergi aja, bukan nya berterima kasih sudah mendapatkan informasi penting ini palah main nylonong pergi begitu saja," teriak Davin, Keenan yang mendengar teriakan sahabat nya itu hanya mengibaskan tangan nya di atas sebagai ucapan terimakasih.


Davin yang melihat tingkah sang sahabat hanya menggelengkan kepala nya.


"Semoga saja kamu bisa menghadapi amukan dari Tuan Richard Kee..saat ku menemui nya nanti."

__ADS_1


__ADS_2