
"Ya....aku yang melakukan semua itu, tapi aku hanya menjalankan tugas dari seseorang," jelas Michel dengan suara gemetar ketakutan.
"Dan orang itu adalah..... dia," ucap Michel dengan menunjuk ke arah Diego.
Keenan yang mendengar penjelasan Michel langsung menengok ke arah yang ditunjukkan oleh Michel.
"Kamu....." lirih Keenan dengan muka yang sudah merah padam menahan amarah.
Diego yang mendapat lirikan tajam dari Keenan tampak pucat pasi. Di posisi seperti itu dia tidak bisa berbuat apa pun. Bahkan untuk sekedar membantah semua perkataan Michel pun dia tidak bisa.
Seketika Keenan bangkit dan menghajar Diego kembali. Sampai wajah laki - laki itu sudah tidak berbentuk lagi. Michel yang melihat itu semua tidak bisa melakukan apa pun, percuma juga dia melerai Keenan tenaga nya pasti kalah kuat dengan kekasihnya itu.
"Tuan....sudah cukup, dia bisa mati jika tuan pukuli terus," ucap Rendi yang tiba - tiba datang ke apartemen Michel dan berusaha menghentikan aksi bos nya itu.
Setelah mengirim bukti kejahatan dari kekasih bos nya itu Rendi langsung menyusul Keenan ke apartemen Michel. Dia sudah memerkirakan apa yang akan dilakukan bos nya itu. Dan sekarang apa yang dia pikirkan ternyata benar.
Akhirnya Keenan menghentikan aksi nya kepada Diego setelah mendengarkan perkataan Rendi asistennya. Dengan nafas yang masih memburu dia berusaha bangkit dan mendekati ke arah Michel.
"Mulai sekarang ! kita tidak ada hubungan apa pun lagi, dan ingat aku pastikan kalian membayar mahal apa yang sudah kalian lakukan pada ku," ancam Keenan dengan tatapan yang tajam dan berlalu pergi meninggalkan apartemen Michel.
Sesampainya di parkiran mobil, Keenan berteriak frustasi. Karena selama ini lebih mempercayai kekasihnya yang ternyata mengkhianati ny dibandingkan istri nya sendiri. Jika mengingat saat dia menuduh Nayla yang melakukan itu semua hati Keenan terasa nyeri dan sakit. Apa lagi saat dia menyakiti Nayla perasaan bersalah semakin menyeruak di dalam hati Keenan.
Melihat keadaan sang bos yang sedang kacau, Rendi hanya menghela nafas nya perlahan.
"Aku harap setelah kejadian ini, sikap anda kepada nona Nayla bisa berubah tuan. Anda sangat beruntung mendapatkan istri seperti nona Nayla, tapi selama ini anda palah menyia - nyiakan nya. Dan setelah semua ini terbongkar baru anda menyesali perbuatan anda. Semoga saja anda belum terlambat tuan," monolog Rendi dalam hati.
__ADS_1
Jika ada yang bertanya dari mana Rendi mendapatkan bukti kejahatan Michel, jawabannya adalah lewat kamera CCTV.
Sebelum Keenan diangkat menjadi CEO Drg Group, ruangan itu adalah milik kakek Dirga. Jelas ruangan itu sudah di setel sedemikian rupa demi keamanan dan kenyamanan pemilik ruangan tersebut.
CCTV yang Diego rusak waktu itu adalah CCTV yang biasa di pasang di setiap ruangan yang ada di kantor tersebut. Tapi ada satu CCTV yang terpasang lagi di ruangan CEO itu. Hanya tuan Dirga dan Rendi lah yang tahu letak CCTV itu dimana. Bahkan Keenan sendiri tidak mengetahui nya.
Sebelum Rendi di tugaskan menjadi asisten Keenan, dia terlebih dahulu mendapat pengarahan dari kakek Dirga tentang apa saja yang harus dia lakukan saat menjadi asisten Keenan nanti nya. Bahkan kakek Dirga juga memberitahu tentang seluk beluk ruangan yang akan ditempati Keenan nanti nya, termasuk CCTV rahasia itu.
Saat kejadian itu terjadi, Rendi melupakan tentang CCTV itu, tapi setelah beberapa hari kemudian dia baru lah ingat. Dengan cekatan Rendi langsung mengambil rekaman CCTV tersebut dan melihat kejadian yang terjadi waktu itu. Dan benar dugaan dia jika Michel lah pelaku nya bukan Nayla istri tuannya. Saat itu juga Rendi langsung mengcopy salinan CCTV itu dan memberikan kepada Keenan dengan bukti perselingkuhan Michel dengan Diego yang tak lain adalah saingan bisnis Keenan sendiri.
"Kita mau kemana tuan?" tanya Rendi pelan saat sudah berada di dalam mobil. Saat ini Rendi yang mengemudikan mobil Keenan, dia tidak mungkin membiarkan bos nya menyetor mobil sendiri dalam keadaan kacau seperti itu.
"Apartemen..." jawab Keenan.
Keenan memutuskan untuk kembali ke apartemen terlebih dahulu. Dia ingin menenangkan pikirannya terlebih dahulu. Tidak mungkin dalam kondisi yang begitu berantakan seperti ini dia menyusul Nayla ke rumah sakit.
**
Di rumah sakit
Seorang laki - laki berusia sekitar 60 an tahun sedang berjalan terburu - buru menuju salah satu ruangan ICU yang ada di rumah sakit itu. Terlihat jelas rasa cemas dan khawatir menghiasi wajah itu.
Langkah nya terhenti saat sudah tiba di depan pintu ruangan itu. Di buka nya perlahan ruangan tersebut tampaklah seorang laki - laki tua yang terkapar lemah dengan beberapa alat bantu yang menempel di tubuhnya.
Pandangan Tuan Richard tertuju pada laki - laki yang puluhan tahun ini dia cari keberadaannya.
__ADS_1
"Syaifudin...." lirih Tuan Richard
Melangkah perlahan ke brankar dimana Syaifudin terbaring. Perasaannya berkecamuk sekarang ini, ada rasa bahagia, marah, kesal dan prihatin yang dirasakan tuan Richard saat ini.
Di tatapnya laki - laki tak berdaya itu dengan intens.
"Akhirnya aku menemukan mu Din, selama puluhan tahun aku mencari keberadaan mu ternyata kamu bersembunyi di kota ini."
"Pantas saja aku susah menemukanmu, ternyata kamu mengganti seluruh identitas kamu," ucap tuan Richard sambil memegang tangan kakek Yusuf.
Laki - laki yang Tuan Richard sebut sebagai Syaifudin itu adalah Kakek Yusuf, kakek Nayla.
Dahulu kakek Yusuf atau Syaifudin bekerja sebagai supir pribadi Tuan Richard. Dan saat kecelakaan itu terjadi keberadaan Syaifudin dan cucu perempuan tuan Richard hilang entah kemana.
Di TKP hanya ditemukan anak dan menantu Tuan Richard saja. Itu pun sudah dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa lagi. Sedangkan supir dan cucu perempuannya yang berusia dua tahun entah hilang kemana.
Pihak kepolisian sudah menyisir tempat kejadian itu mencari keberadaan supir dan cucu dari tuan Richard tapi hasil nya nihil. Tidak ada jejak apa pun yang tertinggal sebagai petunjuk.
Jika supir dan cucu tuan Richard saat itu meninggal di TKP pasti ditemukan jenazahnya sekalipun berada jauh dari mobil itu celaka. Karena kondisi jalan tersebut termasuk jalanan yang tidak terjal. Walaupun lokasi kecelakaan itu di daerah yang sepi tapi tidak ada jurang atau tebing di sekitar lokasi kejadian.
Mengingat semua kejadian itu membuat dada Tuan Richard menjadi sesak. Banyak pertanyaan yang ingin dia utarakan kepada mantan supirnya itu. Terutama tentang keberadaan cucu perempuannya satu - satu nya pewaris tunggal dari Rich. Corporation.
Sekarang dia sudah bertemu dengan orang yang selama ini dia cari. Tapi lagi - lagi keadaan tidak berpihak pada nya. Orang yang ingin dia minta pertanggung jawaban sekarang palah terbaring lemah tak sadarkan diri di hadapannya.
Tuan Richard hanya bisa menghela nafasnya perlahan dan berharap ada suatu keajaiban sehingga mantan supirnya itu bisa sadar untuk mengungkap kebenaran yang ingin dia tahu selama ini.
__ADS_1
"Ehm......."