Keturunan Terakhir Infinix

Keturunan Terakhir Infinix
Eps. 94 Tertangkap


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Bastian sadar setelah asap hitam pekat itu sudah keluar dari tubuhnya.


“Joey jaga Bastian dan lainnya. Ayah akan keluar untuk memeriksa sebentar.


Abian lalu menaiki keluar dari tempat itu. Di luar dia melihat ada asap hitam pekat di udara, namun tiba-tiba saja asap itu menghilang dengan cepat dan udara yang tadinya kotor kembali bersih seperti sedia kala.


“Jadi asap itu yang dihirup oleh Bastian tadi. Sial aku terlambat ! Semoga saja tidak ada kejadian buruk setelah ini.” gumamnya yang merasa kesal karena tidak bisa melakukan apapun pada asap tebal itu yang sekarang sudah menghilang dari pandangannya.


Untuk antisipasi lelaki itu menyisir daerah itu dari ujung sampai ke ujung. Sejauh dia berjalan tidak melihat ataupun merasakan keberadaan siapapun di sana, dan hal itu justru terasa semakin aneh dan membuatnya khawatir.


“Tidak ada apa-apa di sini. Keadaan sekarang ini aman tapi perasaanku tidak enak.” gumamnya kembali sambil menatap langit yang tampak cerah.


Karena keadaan aman saat itu, Dia memutuskan untuk kembali ke tempat mereka bersama yang lainnya.


Sementara itu di tempat yang jauh sekali, satu pasukan infinix yang bertugas di suatu daerah kembali di saat pasukan yang bertugas di daerah lain masih belum kembali dari tempat mereka bertugas.


Satu pasukan Infinix itu masuk ke markas dan menemui Arthur. Saat itu pemimpinnya tengah menikmati sebotol anggur yang tampak menggoda selera.


“Tuan ada berita bagus yang mau ku laporkan pada tuan.” ucap pasukan itu sambil memberi hormat pada Arthur.


“Hahaha... cepat katakan padaku berita bagus apa yang mau kau sampaikan ? Apa kau menemukan markas Ighist? ” tanyanya antusias sambil meletakkan segelas anggur yang baru separuh di minumnya.


“Ampun tuan... Markas dari Ighist yang tuan perintahkan belum ditemukan. Namun kami menemukan sebuah markas dari kelompok lain. Kami curiga mereka adalah para Excogryf atau Pixy yang dulu berhasil melarikan diri dari serangan tuan Arthur...”


Meskipun Arthur tampak kecewa markas Ighist yang baru belum ditemukan, namun dia tampak senang mendengar kabar menggembirakan itu.

__ADS_1


“Cepat cari tahu siapa mereka ! Sekarang kembalilah ke tempat dimana tadi kau melepaskan asap pelacak itu dan tangkap mereka semua hidup-hidup. Nanti aku akan memberi mereka pelajaran sendiri !” perintahnya para pasukannya itu.


“Baik tuan.”


“Oh ya...bagaimana dengan pasukan yang lain, apa mereka juga menemukan petunjuk keberadaan kelompok lain yang kita cari ?” tanya kembali sebelum pasukan itu Angkat kaki dari markas.


“Maaf tuan... untuk pasukan lain masih menyisir tempat dan belum ada kabar sampai sekarang.” jelas pasukan itu singkat dan kembali memberi hormat pada pemimpinnya.


“Baiklah kau boleh pergi sekarang. Informasikan pada pasukan lain jika mereka mendapatkan informasi atau menemukan kelompok yang kita cari suruh mereka semua segera melaporkan apapun yang mereka dapatkan padaku.” perintahnya kembali yang menghentikan langkah pasukan itu untuk angkat kaki dari markas.


Pasukan itu segera pergi dari markas Infinix dan kembali ke kota Amara setelah menyampaikan perintah yang didapatnya pada pasukan Infinix lainnya di beberapa daerah.


Sore harinya satu pasukan Infinix itu kembali ke kota Amara. Dia segera bergerak cepat mencari keberadaan kelompok yang tadi sempat di lacaknya walaupun cuma sebentar.


Pasukan Infinix itu mulai menyisir daerah itu. Sepanjang dia berjalan di tempat itu yang dia lihat hanyalah Tanah kosong yang luas sekali tanpa adanya pemukiman atau rumah penduduk yang mendiami tempat itu.


“Aku yakin mereka ada disini. Hanya saja mungkin mereka bersembunyi. dan aku harus menemukan persembunyian mereka itu.” ucap pasukan itu lirih lalu kembali menyisir tempat itu dengan lebih hati-hati.


Setelah cukup lama menyisir akhirnya pasukan Infinix itu berhenti di tanah kosong karena dia merasakan ada kekuatan di sana yang berkumpul.


“Aku yakin mereka pasti disini.” ucapnya saat melihat suatu bunker yang tertutup oleh rerumputan untuk menyamarkan pintu masuk itu dari lainnya.


“Pantas saja sudah kucari berulangkali dan tidak ketemu ternyata memang sengaja disamarkan seperti ini. Mereka bisa membodohi ku ?”


Pasukan Infinix itu pun melihat ada tangga di balik pintu itu. Tanpa pikir panjang dia langsung masuk dan menuruni tangga yang menurun itu.

__ADS_1


Salah satu anak yang mendengar suara pintu terbuka dan dia juga merasakan energi yang sangat kuat masuk ke tempat itu langsung berlari dan merapat ke Abian yang merupakan tangan kanan dari pemimpin mereka.


“Tuan... tuan Abian... gawat ada yang masuk...! ucap anak itu terbata-bata dengan wajah pucat pucat pasi yang ketakutan.


“Apa... iya aku juga merasakannya barusan. Tenang jangan panik. Cepat beritahukan yang lainnya untuk berkumpul dan jangan berpencar.” ucapnya pada anak itu.


Dia lalu segera berlari dan mencari Joey Halo menceritakan apa yang barusan terjadi padanya.


“Baiklah aku mengerti.” jawab Joey lalu sumber gerak cepat dan memberitahu semua orang yang ada di situ.


Sementara itu Abian berjalan ke arah pintu yang terbuka dan benar saja dia melihat seorang mengenakan jubah hitam pekat masuk ke tempatnya seorang diri.


“Berhenti kau penyusup ! Katakan padaku apa tujuan mu datang kemari !?” ucapnya tegas dan menghentikan orang itu sambil melihat simbol yang ada di lengan kirinya yang terasa familier.


“Hahaha... kau Pixy ya ? Sesuai dugaan ku... beruntung sekali aku bertemu dengan mu di sini...” pasukan Infinix itu tertawa saat mengetahui bahwa orang yang akan ditangkapnya merupakan kelompok Pixy setelah melihat simbol yang terdapat pada sosok di hadapannya itu.


Abian terkejut saat orang yang memakai jubah hitam itu tahu jika dirinya adalah seorang keturunan Pixy. Hal itu membuatnya berpikir jika dia tahu mengetahui dirinya, berarti sosok berjubah hitam itu mungkin saja adalah kelompok lainnya di masanya. Tapi apa ? Dia mencoba mengingat-ingat lagi.


“Infinix... ? Bagaimana mungkin kau masih ada dan bisa menemukan kami di sini ?” ucapnya setelah berhasil mengingat simbol yang di lihatnya tadi. Dan Pasukan Infinix itu kembali tertawa saat mendengar apa yang diucapkannya.


Abian waspada dan memasang kuda-kuda bersiap untuk menyerang pasukan Infinix itu.


“Zap...” pasukan Infinix itu mengeluarkan satu serangan yang membuat Abian jatuh terjengkang. Dengan cepat dia masuk lebih dalam dan menemukan banyak anggota Pixy lainnya di sana.


Singkat cerita pasukan Infinix itu berhasil menangkap sebagian keturunan Pixy yang ada di sana bersama dengan Abian yang telah terluka saat melawannya.

__ADS_1


Sedangkan Joey dan separuh keturunan Pixy lainnya berhasil kabur dari sana dan sekarang dalam perjalanan menuju ke tempat pemimpin mereka.


BERSAMBUNG....


__ADS_2