
Sudah lebih dari tiga hari setelah Avian memberikan tugas kepada pasukan khusus nya dia menunggu kabar dari Lin Han, namun sampai saat ini pasukan khusus nya itu masih belum kembali ataupun memberikan informasi untuknya.
Di ruangan khusus di markas Pixy. Ketua sedang duduk dengan pasukan lainnya dan membahas sesuatu.
“Kenapa pasukan khusus ku belum kembali dan tidak ada kabar sampai sekarang ? Apakah terjadi sesuatu padanya ?” tanyanya pada seorang lelaki yang duduk di depannya.
“Mungkin memang tugas yang ketua berikan belum selesai. Ketua tak perlu merisaukan Lin Han. Pasukan khusus tak akan kalah begitu saja, karena dia orang pilihan terbaik dari yang terbaik.” ucap lelaki itu yang tahu kegelisahan sang ketua dan mencoba menghiburnya.
Ketua Avian diam dan kembali termenung memikirkan apa yang di ucapkan salah satu pengawal itu ada benarnya juga.
“Namun meskipun Lin Han adalah pasukan khusus dan kinerjanya bagus. Tapi aku masih ragu jika dia sendiri bisa menyerang pasukan Infinix. Cepat atau lambat pasukan Infinix itu pasti akan mendatangi kita.” ucapnya yang masih ragu dan khawatir pada pasukan khusus yang di kirimnya.
“Maksud ketua....”
“Kita harus menemui Ighist dan Excogryf untuk menjalin aliansi dengan mereka. Dengan menyatukan kekuatan barulah kita seimbang dengan para pasukan Infinix yaitu.” jawabnya menjelaskan pada salah satu pengawalnya itu.
“Kalau begitu ketua kita harus bergerak cepat...” ucap Jhony yang juga merupakan pasukan khusus satu tim dengan Lin Han.
“Kau ikut aku sekarang Jhony !” ketua mengakhiri pembicaraan dan berdiri serta akan bergegas pergi dari ruangan itu.
“Kemana ketua akan mengajakku pergi?” tanyanya ikut berdiri dan mengikuti ketua berjalan meninggalkan ruangan itu.
“Kemana lagi... kita ke markas Excogryf dan setelah itu ke markas Ighist. Kau tahu dimana markas mereka bukan ? Antar aku ke sana !” ucap ketua Avian memberi perintah pada lelaki itu.
“Baik ketua....” ucap Jhony memberi hormat lalu mengikuti ketuanya pergi.
Beberapa saat kemudian mereka menghilang dari tempat itu dengan meninggalkan bekas titik putih di udara yang mengiringi kepergian mereka berdua.
Di lain tempat tepatnya di markas Infinix. Satu pasukan telah menangkap seorang penyusup yang masuk ke tempat itu dan laporkan pada pimpinan mereka.
“Tuan Arthur... ada pengawal lain yang menemukan penyusup ini disekitar ruang tahanan.” ucapnya membawa lelaki yang telah tertangkap itu ke depan pimpinan mereka dengan menendangnya.
Arthur maju dan mengangkat kerah pemuda yang dijatuhkan oleh pasukan itu.
__ADS_1
“Pixy penyusup... ! Kau ke sini mau menyelamatkan mereka rupanya. Bodoh sekali kau mengantarkan nyawamu sendiri pada kami ! Hahaha... !” ucapnya lalu melepaskan tangannya dan menendang lelaki itu.
“Sepertinya lelaki ini bukan Pixy biasa tuan. orang ini sepertinya lebih kuat dari para Pixy yang sudah kita tangkap sebelumnya.” ucap pasukan Infinix itu.
“Katakan padaku apa benar kau adalah pasukan khusus yang dikirim oleh Pixy ke sini?” tanya Arthur mendekat lagi dan terlihat senang mengetahui identitas spesial orang itu.
“Aku memberikan tawaran bagus untukmu. Aku akan melepaskan mu dengan syarat kau mau bergabung menjadi pasukan ku dan nanti akan menuruti semua perintah ku termasuk menghancurkan semua kaum Pixy. maka jika kau mau aku akan memberikan status tinggi padamu nanti dan menjadikanmu pengawal kepercayaan ku, bagaimana ?” ucapnya sambil tertawa licik.
Lelaki itu terlihat muak sekali dan kesal mendengar apa yang diucapkan oleh pimpinan pasukan Infinix itu.
“Sampai kapan pun... aku tak sudi menjadi anak buahmu meskipun kau memberiku jabatan tinggi. Cuih... !!” ucap lelaki itu marah dan meludah di wajah pimpinan Infinix yang membuatnya semakin marah.
“Brengsek kau... beraninya meludahi ku ! Pengawal jebloskan dia ketahanan khusus sekarang !” perintah Arthur dengan marah setelah merasa harga dirinya di injak-injak oleh pasukan Pixy itu.
“Baik tuan...”
Pengawal itu pun segera pergi dari hadapan Artur dan menyeret pasukan khusus Pixy itu lalu menjebloskan nya ke sel tahanan khusus.
“Di sinilah tempatmu bersama dengan para tahanan lain ! kau akan segera membusuk di sini !” pengawal itu segera mengunci sel tahanan itu lalu keluar dari sana.
Lin Han berdiri lalu melihat ke sekitar sel dimana terdapat banyak tahanan lain di sana selain dirinya. Ada sekitar 20 orang lainnya juga ikut ditahan di sana dan dia sama sekali tidak mengenal mereka.
Penampilan ke-20 orang lainnya yang ada di sana terlihat sangar. Dari pengamatannya sepertinya mereka bukan tahanan biasa.
“Hai anak muda...” panggil salah satu tahanan di sana.
“Kemarilah bergabunglah dengan kami...” panggil tahanan lain yang juga ada di sana.
Lin Han bergabung dengan mereka dan dan bercakap-cakap dengan para tahanan lain yang ada di sana.
Beralih ke pimpinan Pixy dan satu pengawal khususnya yang sedang menuju ke markas Excogryf berada.
Setelah melakukan perjalanan panjang dan melewati medan yang tidak mudah, mereka pun akhirnya tiba di markas Excogryf yang terletak di tempat yang jauh sekali dan susah di jangkau atau di temukan dengan mudah.
__ADS_1
“Kita sudah sampai ketua...” ucap Jhony berhenti di sebuah array yang dipasang khusus di tempat itu.
Sebuah array yang melingkupi markas itu terbuat dari kristal dan terlihat ada seorang pasukan yang keluar dari dalamnya setelah melihat kedatangan mereka berdua.
“Ketua Avian...” sapa pengawal itu saat melihat pimpinan Pixy yang datang ke tempatnya.
“Apakah ketua Elijah ada di dalam ?” jawab nya menanyakan keadaan ketua Excogryf itu.
“Ya... tapi kondisi kesehatan ketua Elijah kurang bagus... silahkan masuk dulu ketua...” ucapnya menjelaskan kondisi ketua Excogryf yang sedang sakit lalu membuka array.
Kedua orang itu berjalan masuk dan seketika array kristal itu tertutup otomatis setelah mereka masuk. Mereka mengikuti pengawal itu masuk ke markas dan mengajaknya ke suatu ruangan.
Pengawal itu meminta mereka berdua untuk menunggu sebentar. beberapa saat kemudian pengawal itu datang kembali dengan putra pimpinan Excogryf.
“Ketua Avian....” ucap Cemal menyapa ketua Pixy yang datang sambil menjabat tangannya.
“Bagaimana kondisi ketua Elijah ? Barusan pengawal bilang ketua sedang sakit...”
“Tepatnya ayah masih dalam proses pemulihan ketua Avian. Apa ketua ada urusan dengan ayah ?” tanyanya sambil mengajak orang yang datang itu duduk.
“Sebenarnya kedatanganku kemari adalah untuk menjalin suatu aliansi dengan Excogryf. Pasukan Infinix mulai bergerak dan mereka sudah menawan sebagian anggota keluarga kami. aku merasa Jika kita bergabung kekuatan kita akan besar dan mampu mengimbangi kekuatan Infinix.” ucapnya menjelaskan maksud dan tujuannya pada putra pimpinan Excogryf itu.
Cemal nampak diam dan berpikir dan terlihat bimbang.
“Sebenarnya aku pribadi ingin membantu ketua Avian untuk melawan pasukan Infinix itu. Namun semua kekuatan militer disini ada di tangan ayah. Dan aku tidak punya kuasa mengambil alih pimpinan ayah.” jawabnya menolak secara halus.
Ketua Avian tidak ingin pulang dengan tangan hampa.
“Apa boleh aku menemui ketua Elijah dan bicara sebentar padanya ?” tanya ketua Avian bersikeras.
“Tunggu sebentar ketua...” jawab Cemal lalu berdiri dan masuk ke ruangan tempat ayahnya berada.
BERSAMBUNG...
__ADS_1