
"Boleh ikut ke kantin bareng ga?" Reina langsung menghampiri Luna dan Jessika yang baru saja berdiri dari kursinya.
Lah, kenapa ni anak? Jessika menatap bingung.
"Boleh..." Luna menjawab dan muka Jessika be like 'Are you serious??'
Luna, Jessika dan Reina akhirnya berjalan menuju kantin. Di sana sudah ada Tyo yang menyediakan meja untuk mereka.
"Siapa?" Tyo berbisik saat Jessika sudah di sebelahnya.
"Temen kelas."
Tyo membulatkan bibirnya mengerti. "Btw, kaki elo gimana Lun? Udah baikan? Nanti dijemput lagi ga? Si Arga ga masuk kan?"
"Nah, itu dia masalahnya, ay... Si Arga itu---
Luna langsung menggenggam tangan Jessika dan memandang Reina dengan sudut matanya.
Jessika menghentikan kalimatnya dan Reina menyadari itu.
"Gue pesen dulu ya. Kalian mau apa? Biar gue pesenin sekalian." Reina beranjak dari kursinya.
"Gue soto sama es teh," Luna mengangkat tangannya.
"Gue bakso sama es melon," Jessika ikutan menjawab. "Kamu mau apa, ay?"
"Gue mi ayam aja sama es jeruk."
"Oke."
Setelah Reina pergi, Jessika bertanya penasaran ke Luna.
"Kan tadi elo yang setuju ngajak dia ke kantin. Sekarang malah diem-dieman..." Jessika menatap Luna sebal.
__ADS_1
"Iya, habis kasian kan. Gue tuh tau banget rasanya ga diajak... Huhu.." Luna pura-pura sedih.
"Lebai banget sih, Lo!"
Mengakhiri aktingnya, Luna mulai bertanya serius, "Tapi kenapa sih dia ngikutin kita? Biasanya ga gitu?"
"Emang,,, mencurigakan banget ga sih?" Jessika beralih ke Tyo. "Menurut kamu kenapa, ay?"
"Suka kali..." Tyo menjawab ngasal.
"Ih...." Luna dan Jessika menjawab serentak.
"Tanyain aja langsung. Nanya ke gue juga percuma, gue bukan Mas Deddy yang bisa baca pikiran..."
Jessika mencubit perut Tyo gemas.
"Udah lah, mending kita bahas gimana caranya biar adek-adek gue bisa minta maaf. Kalian harus bantuin ya."
"Bantuin apaan?" Tyo ketinggalan berita.
"Serius tuh?"
"Iya, makanya hari ini dia ga sekolah. Mukanya babak belur gitu." Jessika menjelaskan lagi.
"Iya, jadi gimana dong? Tolongin gue, bantuin. Mereka tuh harus minta maaf. Belum lagi ganti rugi mobilnya kak El. Tiga juta duit dari mana coba?"
"Tiga juta? Buat apaan Lun?" Jessika belum mendengar bagian ini.
"Mereka kayaknya pernah ngancem kak El, terus ngerusak mobilnya gitu. Ya, biaya perbaikannya habis segitu..."
"Aduh, gue tiba-tiba mules, nih. Gue ke toilet dulu ya..." Tyo langsung berdiri.
"Ah, ah! Gue juga kebelet pipis nih, bareng dong!" Jessika menyusul Tyo.
__ADS_1
Lah, kenapa malah pada kabur?
"Ay, gimana dong?" Tyo berbisik-bisik di lorong menuju toilet.
"Kamu sih, pake ikut-ikutan nyegat segala. Mahal banget, lagi!" Jessika menggigiti kukunya panik.
"Lah, kan yang ngajak kamu? Kok jadi aku yang salah?" Tampaknya Tyo lupa, kalau perempuan selalu benar.
Jessika menatap Tyo kesal, lalu menghembuskan nafas kasar. "Engga bisa gratis aja gitu? Kenapa ga diikhlaskan aja sih? Pasti dia banyak duit juga, kannnnnn..."
"Mana mau lah! Jadian juga belom..." Tyo manyun. "Ah, iya bener!" Tyo mendapatkan ide.
"Kita bikin Luna jadian aja sama si om-om itu, pasti ga disuruh bayar, kan... Masa iya sama pacar sendiri disuruh bayar..." Tyo menarik turunkan alisnya.
Jessika menjentikkan jarinya. "Iya, bener! Pinter juga kamu. Pertama kita beresin dulu adiknya, baru comblangin." Jessika manggut-manggut.
"Ya udah, balik yuk. Laper nih."
Sekembalinya Tyo dan Jessika, menu mereka sudah siap di meja.
"Lama banget sih elo pada. Keburu gue abisin nih makanannya." Luna bersungut kesal.
"Iya, sorry." Jessika dan Tyo duduk di seberang Luna dan Reina.
Mereka pun mulai menyantap makanan masing-masing sampai Luna selesai makan dan memulai pembicaraan. "Gue barusan ngobrol sama Reina. Dia kemarin lihat aksi penggerebekan kita,"
"Iya, kemarin kalian keren banget! Gue sebenernya sempat dengar juga, sih. Tapi gue malah ngumpet, ga berani ngaduin. Makanya gue nge-fans banget sama kalian, lah. Kalian berani banget!"
"Gue pingin temenan sama gabung bareng kalian juga. Boleh kan?"
Wah, kita keren juga ternyata...
"Padahal kalian tau, si Angel itu keponakannya kepala sekolah. Kalian keren lah pokoknya berani ngaduin si Angel..."
__ADS_1
Kita gak tau...!!
Bersambung..