
" Bukannya katanya dua hari, ini sudah sore tapi dia belum kembali " Gumam Aurellia kesal .
Sudah 2 hari Erland meninggalkan istri nya dan selama itu juga dia tidak menghubungi Aurellia hingga membuat wanita itu semakin kesal dan selalu marah² tidak jelas , bahkan dia memarahi para pelayan yang entah apa kesalahan mereka .
" Apa dia memiliki wanita lain, Jika itu benar aku akan meminta ayah untuk membunuh wanita sialan itu " Umpat Aurellia emosi .
" Dasar pria gatal, kurang ajar , bajingan Aakkkhhh " Aurellia menarik rambutnya kasar melampiaskan kekesalannya .
Dia sengaja pulang cepat berharap suami nya sudah menunggu nya di rumah tapi harapnya harus hilang saat mendengar jawaban dari kepala pelayan .
" Apa katanya ,aku akan menyelesaikan dengan cepat " Ejek Aurellia menirukan ucapan Erland sebelum pria itu meninggalkannya .
" Mulutnya sangat manis ,harusnya dulu aku meninggalkan saja dia , dan lebih mengikuti otak ku bukan perasaan ku " Amuknya lagi .
" jika sampai besok kamu tidak kembali, jangan salah kan aku jika aku meninggalkan mu kembali ke rumah orang tua ku " Ujar Aurellia serius .
" Bahkan kau bersujud pun aku tidak akan kembali ,ingat itu Erland Dara Alexander Mateo " Geramnya mengepalkan kedua tangan nya di udara .
" Tunggu " Aurellia terdiam sejenak " apa dia masih menyukai Nova, dan ini hanya alasannya agar bisa menjauh karena aku sudah bisa menerima nya dan memaafkan nya " Lanjutnya dengan gusar .
" Sepertinya iya ,tapi kenapa Brad harus bersama nya " Lanjutnya bingung .
" Apa agar aku tidak curiga ,jika dia masih memiliki perasaan pada kakak iparnya itu ,atau dia memiliki wanita lain dan mereka janjian bertemu di sana ? " Pikirkan Aurellia semakin tidak jelas membuat nya frustasi dan marah .
Sedangkan di ruangan kerja Brad dan Erland hanya bisa tertawa sambil menatap CCTV kamar Erland .
Ya mereka sudah kembali sejak siang hari bahkan mereka makan siang di masion tapi entah kenapa Erland ingin mengerjai Aurellia hingga meminta para pelayan dan penjaga untuk tidak membuka suara sama sekali .
Bahkan demi kelancaran rencana nya Erland belum masuk kamarnya sama sekali, dan semua barang nya berada di kamar tamu begitu juga Brad .
Karena kata Erland takut wanita itu masuk dalam kamar Brad dan rencananya gagal ,padahal belum tentu Aurellia ke sana karena selama ini dia memang tidak pernah masuk ke dalam ! Hanya sebatas depan pintu saja .
Tapi Erland hanya ingin berjaga-jaga saja ,dan Brad menyetujui hal itu .
" Dia sangat lucu Brad " Gumam Erland tertawa sambil memegang perutnya.
" Apa tuan tidak ingin menemui nya " Erland menggeleng " Kita tunggu sampai makan malam " Jawab Erland tersenyum miring.
" Apa nantinya Nona Aurellia tidak marah tuan , melihat nya sekarang saja saya tidak yakin " Ujar Brad .
" Kamu tahu Brad ,aku sangat menyukai jika dia marah karena itu terlihat menggemaskan dan cantik " Brad meringis mendengar jawaban Erland .
Apanya yang menggemaskan bahkan dia melihat seperti akan ada perang dunia ke tiga karena kedua sudah di lalui bosnya itu saat Aurellia keguguran.
" Lihatlah ,bahkan dia seperti boneka Annabelle sekarang " Brad hany menggeleng melihat sikap bosnya .
Aurellia sudah seperti orang gila tapi bosnya malah tertawa melihat sikap istri nya .
Dia seperti berada di alam lain saat ini, di mana sikap Erland benar² berubah jika sudah berhadapan dengan Aurellia .
__ADS_1
Sebaiknya aku tidak usah menikah ,tuan Erland terlihat bodoh jika sudah bersama Aurellia Ucap Brad dalam hati .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tok ...tok ..
" Nyonya " Panggil pelayan lembut .
" Apa " jawab Aurellia ketus tanpa membuka pintu kamarnya .
" Makan malam sudah siap " Ujar nya dengan lembut .
" Aku tidak lapar , buang saja semua makanan itu " Jawab Aurellia berteriak .
" Tapi Nyonya.....
" Aku bilang tidak lapar " Pekik Aurellia membuat pelayan ketakutan.
" Kalau begitu saja permisi Nyonya " Ujar pelayan pelan .
🪵
🪵
" maaf tuan " Erland menatap ke arah pelayan " Nyonya tidak ingin makan katanya dia tidak lapar " Ujar pelayan gugup .
" kamu makan duluan " Ujar Erland berdiri dari duduknya .
Erland meninggalkan ruangan makan itu berjalan ke arah tangga dia akan memanggil Aurellia untuk makan malam karena jika kembali meminta pelayan yang memanggil nya itu tidak akan berhasil .
Ceklek
" Bibi " Pekik Aurellia kesal tapi matanya fokus pada ponselnya .
" Bukannya aku sudah bilang tidak lapar ,kenapa lancang sekali masuk dalam kamarku Hah " Bentaknya menatap ke arah pintu .
Seketika tubuhnya menegang kaku bahkan ponsel yang ada di tangan nya jatuh begitu saja hingga mengenai kakinya tapi rasa sakit itu tidak berarti papa karena rasa kagetnya.
Detik kemudian wajah nya memerah kalah mengingat Erland tidak menghubungi nya dan mengabaikan nya dengan seribu langkah dia mendekati suaminya itu sambil memegang bantal sofa .
Erland menutup pintu kamar dan menguncinya !!
Bugh
Bugh
Bugh
" Aku membencimu sialan ,kamu pria bajingan " Erland hanya membiarkan istri nya memukuli nya .
__ADS_1
Namun bukannya berhenti Aurellia malah terus memukul nya hingga Erland menahan kedua tangan sang istri .
" Sakit Lia " Ujar Erland , Aurellia langsung menatap Erland dengan tatapan tajam .
CUP
Erland mencium bibir Aurellia sekilas membuat Aurellia semakin melototkan matanya .
" kenapa mencium ku " Bentak Aurellia emosi .
" Kamu kenapa ?? Sejak aku meninggalkan mu kamu terus mengamuk bahkan memarahi pelayan dan karyawan " Aurellia hanya diam saja ,tidak perlu bertanya suaminya tahu dari mana .
" Kamu selingkuh " Erland mengerutkan keningnya menatap Aurellia yang menatap nya dengan tatapan horor .
" Jawab " Desak Aurellia kedua tangan nya masih di pegang Erland padahal dia ingin menampar pria itu " Kamu selingkuh kan ,kamu hanya beralasan pergi urusan pekerjaan kan " Lanjutnya lagi .
" Bukannya kamu yang mengatur jadwal ku " Aurellia bungkam dengan jawaban Erland tapi otaknya terus berputar .
" Lalu kenapa tidak perna menghubungi ku " Tanya Aurellia
" Aku sibuk " Jawab Erland sengaja membuat Aurellia semakin kesal .
" sibuk " Benar saja wajah Aurellia sudah memerah " Lepas " Aurellia menghentakan tangannya tapi dengan cepat Erland kembali meraih nya .
" Lepas ,aku ingin kembali ke Indonesia !! mau tinggal sama ayah " Lanjutnya menahan cairan yang sudah siap ke luar .
" Baiklah ,kalau itu maumu " Erland melepaskan tangan Aurellia tapi justru membuat Aurellia terdiam menahan amarah nya karena Erland tidak membujuknya dan menahannya tapi malah menyetujui nya .
" Pergilah "
" ERLAND " Pekik Aurellia bersamaan dengan cairan bening yang sudah membasahi pipinya.
Melihat itu Erland langsung memeluk Aurellia dengan erat .
" Aku membencimu" Ujar Aurellia memukul dada Erland terisak .
" Aku sudah kembali sejak tadi, aku menunggu mu di ruangan kerja tapi kamu tidak ke sana " Aurellia terus memukul dada Erland .
" maaf aku tidak menghubungi mu, karena di sana benar² sibuk, aku selesai sudah larut bahkan aku melewati jam makan siang dan malamku ,saat aku ingin menghubungi mu aku takut itu akan menggangu waktu istirahat mu Darl itu kenapa aku menahannya dan menyelesaikan semuanya agar bisa kembali dengan cepat seperti janji ku ,Aku merindukan mu sangat " Ujar Erland lembut mencium kepala Aurellia .
Kini Aurellia tidak memberontak lagi tapi dia masih menangis karena kesal dan juga bahagia mendengar jawaban Erland .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
__ADS_1
Vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟