
" Makan duluan " Titah Erland langsung berdiri dari duduknya dengan wajah dinginnya .
" Aurellia kenapa harus berulah " Gumam Brad lalu mengambil sendok mengisi nasi di piring nya .
BRAK
Erland membuka pintu kamar dengan kasar tapi dia tidak menemukan seseorang kakinya melangkah ke ruangan ganti di mana ruangan itu terbuka.
Sedangkan yang dalam ruangan di buat kaget dengan suara pintu yang begitu keras hingga membuatnya berdiri dan ke luar dari ruangan itu ,tapi langkah terhenti saat melihat siapa yang masuk dalam ruangan itu .
" Apa kamu akan membuat ku dan Brad menunggumu ?? Sadar kamu di sini bukan siapa² " Bentak Erland tepat di depan Aurellia .
" Maaf ...tuan tadi saya ...."
"Kamu semakin melawan dan melanggar aturan yang aku buat Aurellia " Geram Erland mendekati wanita itu .
" Maaf tuan tapi .... aakkkhhh " Pekik Aurellia saat tubuhnya di dorong di atas sofa ,lalu Erland duduk di atas meja berhadapan dengan wanita itu .
" Sepertinya kamu sangat menyukai sentuhan ku, sehingga kamu membuatku marah terus " Aurellia menggeleng cepat " Tidak tuan " Jawab Aurellia .
Saat Erland akan membuka suara ponsel Aurellia berdering dan itu panggilan dari Abraham .
Aurellia menatap Erland gugup lalu menerima panggilan itu .
" Hallo " Jawab Aurellia terbata .
" kamu kenapa sayang " Tanya di sebrang dengan khawatir .
" Tidak kenapa² " Jawab Aurellia lembut .
" Kamu sudah makan " Tanya Abraham .
" Sudah " Elak Aurellia menunduk karena Erland terus menatapnya .
" Kenapa belum tidur "Cicit Aurellia .
" Kangen, pengen dengar suaramu ,Video boleh " Ujar Abraham lembut .
" Jangan begadang , istirahat lah aku lagi menyusun pakaian " Ujar Aurellia .
" Tapi besok Video ya ,I love you sayang " Ujar Abraham
" Iya .... Hhhmmmppp " Aurellia langsung melotot kan matanya saat wajahnya di angkat dan bibirnya di bungkam dengan kasar .
" Hallo sayang " Erland langsung mengambil ponsel Aurellia dan memastikan panggilan nya .
Aurellia menatap Erland dengan wajah memerah menahan Emosinya kedua tangan nya mengepal dengan kuat .
Aurellia mendorong tubuh Erland hingg ciuman itu terlepas begitu saja membuat Erland menatap Aurellia tajam karena menganggu kesenangan nya .
" Seperti nya kamu menyukai hal yang lebih Ekstrim " Ujar Erland tersenyum seringai .
" kenapa ?? " Tanya Aurellia menghentikan gerakan Erland yang akan kembali mencium nya " Kenapa terus menyakiti ku ,jika tidak menyukaiku setidaknya jangan terus menyentuh ku " Pekik Aurellia histeris dengan mata yang berkaca-kaca.
" Anda terus mengatakan saya wanita murahan sedangkan anda yang terus menyentuh ku, kenapa ?? Jika saya berbuat salah saya minta maaf tapi tolong jangan perlakuan saya seperti ****** ,saya punya perasaan jangan terus menyakiti saya hingga membenci anda " Ucap Aurellia pelan menunduk .
" Ikut " Erland menarik Aurellia tapi Aurellia menggeleng " Berdiri Aurellia " Aurellia tetap menolak tidak mau ikut dengan Erland.
Erland yang sudah emosi langsung menggendong Aurellia membawa wanita itu ke luar dari ruangan ganti dan mendudukkan Aurellia di tempat tidur sedangkan dia berdiri di depan wanita itu .
" Kamu mencintai ku " Aurellia hanya diam menunduk " Jawab Aurellia " Desak Erland tapi Aurellia hanya diam saja .
__ADS_1
" Aurellia " Bentak Erland keras .
" Tidak " Jawab Aurellia pelan
" Katakan dengan jelas " Erland mengakat dagu Aurellia untuk menatap nya " Ulangi jawaban mu " Lidah Aurellia terasa kelu hanya untuk mengeluarkan satu kata .
Cup
Erland mencium bibir Aurellia kali ini dengan lembut mengisap bergantian atas dan bawah kedua tangan nya memegang wajah Aurellia .
" Buka " bisik Erland lalu kembali mencium bibir Aurellia sambil mendorong tubuh Aurellia hingga membuat nya terlentang .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Putuskan dia " Ujar Erland menarik Aurellia dalam pelukannya menghirup aroma tubuh Aurellia dengan mata terpejam .
" Tidak ....bisa " Jawab Aurellia terputus mengatur napasnya .
" Apa kamu yakin dia masih bisa menerima mu " Aurellia terdiam dalam pelukan Erland .
" Saya akan menjelaskan .... "
" Jangan membuatku kembali membuat mu kesakitan Aurellia " Ujar Erland memperingati nya .
" Anggap saja ini salam perpisahan ,karena besok hari saya terlahir bekerja dan saya akan kembali ke Indonesia " Erland langsung membuka kedua matanya menatap Aurellia .
" Katakan sekali lagi " Titah Erland bahkan kini dia sudah menarik tangan nya dari pinggang Aurellia .
" Saya sudah meletakan surat pengunduran ku di atas meja anda....Tuan sakit " Ringis Aurellia saat Erland meremas dadanya dengan kuat .
" Aku tidak peduli " Jawab Erland tangannya terus meremas dua gundukan kenyal itu .
" Bukannya tuan yang meminta saya berhenti " Tanya Aurellia memberanikan diri .
" Sssttt ....Aahhhhhh Tuan " Aurellia memegang kepala Erland refleks .
" Tuan ....Aku mohon Aaahhhhh ..... Jangan "
" Tuan cukup ....Nanti Abraham tidak jadi menikahiku " Erland langsung mengentikan gerakannya menatap wanita yang kini sudah berada di bawa Kungkungan nya dengan wajah memerah .
Semoga berhasil Ucap Aurellia dalam hati tanpa sadar bahwa dia telah mempercepat kematian nya .
" Kamu ingin menikah dengan nya " Aurellia mengaguk pelan menatap Erland
Glek
Aurellia menelan ludahnya kasar saat melihat wajah Erland yang berubah menjadi dingin,apa jawaban nya salah .
" Tuan ....."
" Aaakkkkhhhhh " Pekik Aurellia saat ada benda tumpul yang memasuki nya dengan kasar
" Sakit ..." Ringis Aurellia menahan tubuh Erland yang sudah berkabut karena amarah .
" Tuan ...." Aurellia memejamkan matanya kuat saat Erland menggerakkan pinggangnya dengan kuat
" Aaarrgghhhh ......Kau suka " Tanya Erland kembali menghentakan miliknya dengan kasar.
🪵
🪵
__ADS_1
🪵
🪵
Erland membuka matanya saat sinar matahari mulai mengusik tidurnya,lalu menatap Aurellia yang masih tertidur .
Tok ...tok
Erland langsung turun dari tempat tidur mengambil Boxer nya yang ada di lantai dan memakai nya .
Ceklek
Brad menatap penampilan Erland lalu masuk dalam kamar tanpa seizin Erland .
" Tuan " Panggil Brad pelan dengan wajah datarnya .
" Selesaikan dalam waktu 3 hari kita akan kembali lebih awal dan ambil surat pengunduran Aurellia di atas meja dan buang " Ucap Erland tenang berjalan ke arah tempat tidur dan duduk di ujung tempat tidur .
Brad masih terdiam di tempatnya menatap tempat tidur di mana Aurellia masih terlelap dalam selimut tebal yang hanya memperlihatkan rambut dan tangan nya tanpa terusik dengan kehadiran atau Erland .
" Tuan melakukan " Erland mengaguk membuat Brad mengusap wajahnya kasar .
" Minta pelayan mengantar makanan ke sini, kamu duluan ke perusahaan nanti saya menyusul " Brad menghela napas panjang .
" Lalu bagaimana dengan kekasih nya " Tanya Brad dengan helaan napas panjang.
" Merasa sudah putus " Jawab Erland tenang.
" Itu karena tuan yang memintanya " Ujar Brad kesal .
" Apa tidak bisa menahan emosi, sebentar lagi kita kembali Erland " Pekik Brad emosi
" Kau berani denganku " Tanya Erland menatap Brad .
tapi pria itu langsung ke luar dari kamar Aurellia tanpa mempedulikan pertanyaan Erland .
BRAK
" Bradley " Pekik Erland tertahan lalu menatap ke arah belakang saat merasakan ada pergerakan hingga memperlihatkan punggung mulus Aurellia
Dengan perlahan Erland menutup bahu Aurellia yang terkena pantulan sinar matahari lewat celah jendela .
Setelah itu dia berdiri mengambil pakaian yang berserahkan di lantai dan memasukan dalam pakaian kotor .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Butuh Flashback Tidak 🤭🤭🤭 Kaya tidak perlu silahkan berimajinasi dengan pikiran masing² 😂😂🤣😁😁😁😁
Lanjut
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟
Jangan pelit² biar Author semangat nulisnya 😁😁💪🏻💪🏻💪🏻✌️✌️✌️✌️