
" Aku bingung harus makan apa ? " Giselle menatap meja makan yang penuh dengan lauk pauk ala² restoran makanan Padang .
" Yang mau kamu makan saja nak, jangan di sentuh semua kasian para penjaga " Jawab Rosna lembut .
" Makan saja , mereka sudah ada bagian nya " Jawab Rehan .
" Ayah memang terbaik,i love you ayah " Rehan tertawa kecil lalu mengaguk .
" Rakus " Cibir Azzam .
" Masa bodoh " Jawab Giselle yang mulai mengambil beberapa menu untuk di masukan dalam piringnya .
Dari ayam pop, rendang ,tunjang ,sayur nangka ,telur dadar dan terkahir nya sambal hijaunya .
" Ade " Giselle menatap Aurellia tersenyum " Apa kamu bisa habiskan " Giselle mengaguk yakin " bahkan nanti aku tambah kak " Aurellia meringis pelan.
" Aku yang pengen makan tapi kaya kamu yang mengidam" Giselle tertawa kecil .
" itu salah satu caranya adikmu jika moodnya sedang tidak bagus ,dia melampiaskan pada makanan " Kini pandangan Aurellia menatap sang ayah .
" Makanya jika nanti ada yang mendekati adikmu ,harus siap dompet nya terkuras " Lanjutnya tersenyum.
" Hanya makanan aku kira tidak masalah " Jawab Aurellia .
" Mendekati " Gumam Giselle kesal .
" Bahkan mereka pikir 2x untuk mendekati Giselle, memikirkan pun mereka enggak karena wajah ayah selalu berputar di kepala mereka " Ujar Giselle kesal .
" Kenapa kaya gitu" Giselle menaikan bahunya " Tapi kakak tidak kaya gitu " Lanjut nya lagi .
" kakak kan sudah hamil duluan itu hari" Giselle langsung menutup mulutnya menatap Aurellia tidak enak .
" kalau begitu kamu hamil saja,jadi ayah tidak akan melarang mu " Jawab Aurellia tenang,dia tidak merasa tersinggung dengan ucapan adiknya karena itu kenyataan nya .
" kakak maaf " Aurellia mengaguk tersenyum " jangan meminta maaf ,kamu tidak melakukan kesalahan " Giselle semakin tidak enak .
" Kebiasaan mulut kakak " Giselle menatap azzam kesal .
__ADS_1
" Awas kalau kamu hamil duluan ,ayah harus seleksi dia laki-laki yang baik atau tidak " Ujar Rehan.
" Semua yang dekat Giselle pasti ayah bilang tidak baik " kali ini Rosna yang membuka suara .
" benar itu " Jawab Giselle membuat Rehan terdiam .
"Lama² aku jadi perawan tua " Lanjut nya lagi .
" Memang kakak sudah tua " Giselle menatap ke samping nya " Syukur kamu anak kesayangan jika tidak " Giselle mengakat ke dua tangan nya di udara "Sudah lama Kaka jadi kan rengginang " Lanjut nya kesal.
🪵
🪵
" Hai Sayang nya Uncle " Salsa menatap ke arah samping di mana Abi baru saja tiba .
" Uncle Bi " Abi tersenyum mengusap kepala Salsa dengan lembut .
" Ibu ambilkan ya " Abi mengagukan kepalanya " Makan apa ? " Tanya Abi lembut .
" Nasi goreng buatan Nenek " Sepertinya Salsa sudah ketagihan dengan nasi goreng buatan ibunya .
" Uncle boleh minta ? " Salsa menyendok satu suapan kecil lalu memberikan pada Abi .
" Enak ' Gumam Abi setelah masuk dalam mulutnya .
" Apa dia tidak bosan makan ini terus " Lanjutnya tersenyum.
Iin hanya tersenyum mendengar ucapan adik iparnya,lalu dia menatap Salsa yang begitu semangat memasukan tiap suapan dalam mulutnya .
" Makan Nak " Iin mengaguk tersenyum " Iya Bu " Jawab Iin lembut .
" Apa kamu juga ingin nasi goreng " Iin menggeleng tersenyum " Makasih " Peserta di meja makan itu langsung menatap ke arah Iin terkecuali Salsa.
" Makasih sudah menerima Iin dan Salsa " Lanjut nya menatap satu persatu peserta di meja makan .
" Kami harus menerima mu ,karena Brad memilih mu " Jawab Morgan pelan .
__ADS_1
" Apa lagi ada bonusnya " Lanjut nya menatap Salsa membuat perasaan Iin semakin hangat .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Daddy " Aurellia membaringkan tubuhnya ke samping sedangkan ponselnya di sandarkan di bantal .
" Kapan selesainya " Rengek nya manja .
" Sedikit lagi Darl, Baby rewel ? " Erland meninggalkan sebentar pekerjaan nya menatap wajah cantik sang istri.
" Baby rewel terus kangen sama Daddy nya " Ujarnya kesal .
" Benarkah " Aurellia mengagguk " Baby jangan nakal ,kasian mommy ! Bukannya Daddy susah bilang untuk menjaga Mommy " Gerakan lembut itu membuat Aurellia meringis tersenyum .
Seperti nya Baby benar² merindukan Daddy nya , hanya mendengar suara saja dia akan aktif .
" Apa yang kamu lakukan hari ini ?" Aurellia berpikir sebentar " Memikirkan Daddy " Ujarnya menahan senyumnya .
" Apa lagi saat Daddy sedang menjenguk Baby " Aurellia menjeda sebentar " Rasanya itu Aahh ....."
Tut ....Tut
Aurellia tertawa melihat ponselnya di mana layarnya sudah berubah foto dirinya dan Erland .
Aurellia pun kembali menghubungi sang suami namun tidak mendapatkan jawabannya .
" Seperti nya Daddy lagi ada tamu nya Sayang " Ujarnya sambil mengusap perutnya.
" Kita istirahat ya , nanti Kakek sama nenek marah jika melihat kita belum istirahat " Aurellia meletakan ponselnya di atas meja ,lalu mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
__ADS_1
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘