London Love Story

London Love Story
Perawan tua


__ADS_3

" Aku bingung harus makan apa ? " Giselle menatap meja makan yang penuh dengan lauk pauk ala² restoran makanan Padang .


" Yang mau kamu makan saja nak, jangan di sentuh semua kasian para penjaga " Jawab Rosna lembut .


" Makan saja , mereka sudah ada bagian nya " Jawab Rehan .


" Ayah memang terbaik,i love you ayah " Rehan tertawa kecil lalu mengaguk .


" Rakus " Cibir Azzam .


" Masa bodoh " Jawab Giselle yang mulai mengambil beberapa menu untuk di masukan dalam piringnya .


Dari ayam pop, rendang ,tunjang ,sayur nangka ,telur dadar dan terkahir nya sambal hijaunya .


" Ade " Giselle menatap Aurellia tersenyum " Apa kamu bisa habiskan " Giselle mengaguk yakin " bahkan nanti aku tambah kak " Aurellia meringis pelan.


" Aku yang pengen makan tapi kaya kamu yang mengidam" Giselle tertawa kecil .


" itu salah satu caranya adikmu jika moodnya sedang tidak bagus ,dia melampiaskan pada makanan " Kini pandangan Aurellia menatap sang ayah .


" Makanya jika nanti ada yang mendekati adikmu ,harus siap dompet nya terkuras " Lanjutnya tersenyum.


" Hanya makanan aku kira tidak masalah " Jawab Aurellia .


" Mendekati " Gumam Giselle kesal .


" Bahkan mereka pikir 2x untuk mendekati Giselle, memikirkan pun mereka enggak karena wajah ayah selalu berputar di kepala mereka " Ujar Giselle kesal .


" Kenapa kaya gitu" Giselle menaikan bahunya " Tapi kakak tidak kaya gitu " Lanjut nya lagi .


" kakak kan sudah hamil duluan itu hari" Giselle langsung menutup mulutnya menatap Aurellia tidak enak .


" kalau begitu kamu hamil saja,jadi ayah tidak akan melarang mu " Jawab Aurellia tenang,dia tidak merasa tersinggung dengan ucapan adiknya karena itu kenyataan nya .


" kakak maaf " Aurellia mengaguk tersenyum " jangan meminta maaf ,kamu tidak melakukan kesalahan " Giselle semakin tidak enak .


" Kebiasaan mulut kakak " Giselle menatap azzam kesal .

__ADS_1


" Awas kalau kamu hamil duluan ,ayah harus seleksi dia laki-laki yang baik atau tidak " Ujar Rehan.


" Semua yang dekat Giselle pasti ayah bilang tidak baik " kali ini Rosna yang membuka suara .


" benar itu " Jawab Giselle membuat Rehan terdiam .


"Lama² aku jadi perawan tua " Lanjut nya lagi .


" Memang kakak sudah tua " Giselle menatap ke samping nya " Syukur kamu anak kesayangan jika tidak " Giselle mengakat ke dua tangan nya di udara "Sudah lama Kaka jadi kan rengginang " Lanjut nya kesal.


🪵


🪵


" Hai Sayang nya Uncle " Salsa menatap ke arah samping di mana Abi baru saja tiba .


" Uncle Bi " Abi tersenyum mengusap kepala Salsa dengan lembut .


" Ibu ambilkan ya " Abi mengagukan kepalanya " Makan apa ? " Tanya Abi lembut .


" Nasi goreng buatan Nenek " Sepertinya Salsa sudah ketagihan dengan nasi goreng buatan ibunya .


" Uncle boleh minta ? " Salsa menyendok satu suapan kecil lalu memberikan pada Abi .


" Enak ' Gumam Abi setelah masuk dalam mulutnya .


" Apa dia tidak bosan makan ini terus " Lanjutnya tersenyum.


Iin hanya tersenyum mendengar ucapan adik iparnya,lalu dia menatap Salsa yang begitu semangat memasukan tiap suapan dalam mulutnya .


" Makan Nak " Iin mengaguk tersenyum " Iya Bu " Jawab Iin lembut .


" Apa kamu juga ingin nasi goreng " Iin menggeleng tersenyum " Makasih " Peserta di meja makan itu langsung menatap ke arah Iin terkecuali Salsa.


" Makasih sudah menerima Iin dan Salsa " Lanjut nya menatap satu persatu peserta di meja makan .


" Kami harus menerima mu ,karena Brad memilih mu " Jawab Morgan pelan .

__ADS_1


" Apa lagi ada bonusnya " Lanjut nya menatap Salsa membuat perasaan Iin semakin hangat .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Daddy " Aurellia membaringkan tubuhnya ke samping sedangkan ponselnya di sandarkan di bantal .


" Kapan selesainya " Rengek nya manja .


" Sedikit lagi Darl, Baby rewel ? " Erland meninggalkan sebentar pekerjaan nya menatap wajah cantik sang istri.


" Baby rewel terus kangen sama Daddy nya " Ujarnya kesal .


" Benarkah " Aurellia mengagguk " Baby jangan nakal ,kasian mommy ! Bukannya Daddy susah bilang untuk menjaga Mommy " Gerakan lembut itu membuat Aurellia meringis tersenyum .


Seperti nya Baby benar² merindukan Daddy nya , hanya mendengar suara saja dia akan aktif .


" Apa yang kamu lakukan hari ini ?" Aurellia berpikir sebentar " Memikirkan Daddy " Ujarnya menahan senyumnya .


" Apa lagi saat Daddy sedang menjenguk Baby " Aurellia menjeda sebentar " Rasanya itu Aahh ....."


Tut ....Tut


Aurellia tertawa melihat ponselnya di mana layarnya sudah berubah foto dirinya dan Erland .


Aurellia pun kembali menghubungi sang suami namun tidak mendapatkan jawabannya .


" Seperti nya Daddy lagi ada tamu nya Sayang " Ujarnya sambil mengusap perutnya.


" Kita istirahat ya , nanti Kakek sama nenek marah jika melihat kita belum istirahat " Aurellia meletakan ponselnya di atas meja ,lalu mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2