
Pagi harinya Erland sudah siap memulai aktivitasnya sesuai keinginan Aurellia,setelah sarapan keduanya langsung ke luar dari apartemen karena pengawal sudah menunggu mereka di area parkir apartemen .
Saat mereka sampai di area parkir dengan sigap Erland membantu sang istri masuk dalam mobil lalu dia juga ikut masuk ke dalam .
Perlahan mobil mereka mulai jalan meninggalkan area apartemen tempat tinggal mereka .
Erland menarik Aurellia bersandar di dadanya merangkul pinggang nya dengan erat .
Sepanjang perjalan tidak ada pembahasan yang serius karena Erland fokus pada ponselnya dan Aurellia memahami itu sehingga tidak mengajak pria itu bicara .
Beberapa menit menempuh perjalan kini mereka sudah sampai di tempat tujuan , Erland langsung memasukan ponselnya dalam saku celananya lalu mengegam yang sang istri dengan lembut .
" kau tidak sabar " Tanya Erland saat melihat wajah Aurellia yang begitu antusias.
" Hebm " Jawabnya dengan anggukan kepala.
Erland ke luar lebih dulu saat pintu mobil di buka dari luar lalu membantu sang istri .
" Pelan² " Ujarnya dengan lembut .
" Ingat jika lelah jangan memaksakan diri " Ujar Erland dengan tegas .
" Iya By " Jawab Aurellia .
Kini mereka sudah berada di dalam taman itu. Aurellia langsung mengeluarkan ponselnya .
" Berikan tasnya " Aurellia langsung memberikan tasnya pada Erland.
" Pergilah " Ujarnya dengan lembut , Aurellia langsung berjalan dengan cepat sedangkan Erland dan kedua pengawal mengikuti wanita itu dari belakang .
Aurellia memotret bunga yang ada di depannya dengan berbagai arah sesekali dia memotret dirinya sendiri .
" By " Erland mengaguk tersenyum menghampiri istri nya " bagus tidak " Tanya Aurellia memperlihatkan foto yang dia ambil .
" Bagus " Jawab Erland jujur .
" Foto bareng mau " Erland hanya mengaguk saja mengikuti keinginan sang istri .
" Senyum By " Rengek Aurellia manja .
" Sudah senyum Darl " Jawab Erland .
" Mana ada senyum kaya gitu " Rengek Aurellia memanyunkan bibirnya kesal .
__ADS_1
" Di sini banyak orang kondisi kan bibirmu " Bisik Erland tersenyum miring .
Aurellia menatap sekeliling nya ah dia sampai lupa bahkan kedua pengawal mereka sedang menatap ke arah mereka .
" Makanya senyum " Rengek nya lagi .
" Kamu sudah banyak mengambil gambar ,sudah sana puaskan dirimu " Aurellia mengaguk ,hidup dengan Erland dalam waktu yang cukup lama .
Itu sudah membuat nya paham akan dengan sikap Erland jadi dia tidak terlalu banyak membantah atau menginginkan ini dan itu .
Sudah 2 jam Erland menemani Aurellia berkeliling hanya untuk melihat tanaman bunga yang semuanya hampir sama hanya beda bunga nya saja yang berbeda².
" Darl Istirahat dulu " Tegur Erland lembut namun tegas .
" Sebentar By " Ujar Aurellia .
" Aurellia " Aurellia langsung berhenti saat pria itu menyebut namanya dengan suara rendah nya.
" Tuan " Erland menerima botol mineral yang di berikan pada pengawal .
" Bukannya tadi aku sudah bilang jangan memaksakan dirimu "Ujarnya memberi kan botol minum setelah membuka penutup nya .
" Bunganya bagus² By, cantik juga nanti tanam yang begitu di masion ya " Erland hanya mengaguk " Minumlah " Pintah nya dengan lembut .
" Lihatlah bahkan kamu hampir menghabiskan satu botol minuman " Sindir Erland membuat Aurellia tersedak dan menatap botol minum nya lalu menatap suaminya sambil tersenyum kaku .
" Iya By " Jawab Aurellia kembali menjelajahi tempat itu ,mumpung dia berada di sana jadi dia tidak akan membiarkan kesempatan itu sia² .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Huh
Aurellia memasuki apartemen milik langsung berjalan ke arah sofa dan membuang dirinya di sana .
Lelah !!
Itulah yang di rasakan wanita itu, setelah menghabiskan waktu berjam-jam di sana Erland mengajaknya kembali tapi sebelum itu mereka singgah untuk mengisi perut lebih dulu .
" Jangan tidur " Tegur Erland mendahului istri nya ke kamar mau tidak mau Aurellia menyusul pria itu .
Sesampainya di dalam kamar dia tidak melihat Erland , Aurellia sudah yakin jika pria itu berada di dalam kamar mandi .
Beberapa menit kemudian Erland ke luar dari kamar mandi mendekati Aurellia .
" Ayo mandi airnya sudah siap " Aurellia langsung menatap Erland dengan wajah polosnya.
__ADS_1
Tak
Erland menyentil kening Aurellia agar wanita sadar dan segera membersihkan tubuhnya.
" Hubby " Aurellia mengusap keningnya " Ayo nanti air nya dingin " Erland menarik sang istri untuk berdiri membawanya ke kamar mandi .
🪵
🪵
" Rambutnya di keringkan dulu Darl " Tegur Erland saat melihat Aurellia berjalan ke arah tempat tidur .
" Cape By " Rengek Aurellia namun tidak bisa menolak permintaan sang suami dia berjalan ke arah meja rias .
" Biar aku saja " Erland mengambil hairdryer, Aurellia langsung membalikan badannya menghadap perut sang suami dan memeluknya dengan erat menyembunyikan wajah nya di perut sang suami .
Dengan telaten Erland membantu sang istri mengeringkan rambutnya dengan pelan dan lembut agar tidak menyakiti wanita itu .
Beberapa menit kemudian Erland sudah menyelesaikan kerjaan nya dan menyisir pekan rambut Aurellia hingga tapi .
" Ayo istirahat sebentar dulu " Aurellia mengaguk " Makasih " Ujar Aurellia tapi Erland hanya diam saja berjalan ke arah tempat tidur .
" Mau di masakan apa malam ini " Tanya Aurellia naik di atas tempat tidur .
" terserah yang penting bukan racun " Jawab Erland merentangkan tangannya meminta sang istri untuk mendekat ke arah nya .
" Nanti tidak di makan " Jawab Aurellia membaringkan tubuhnya di samping Erland sambil memeluk nya .
" jika tidak di makan ,kita bisa pesan " Jawab Erland seadanya.
Bugh
Erland hanya tersenyum lalu menggegam tangan Aurellia dan memejamkan matanya dengan pelan .
" By "panggil Aurellia menatap Erland yang tetap memejamkan mata nya " Ehz " Dengus Aurellia kesal lalu meletakan kepala nya di dada Erland membuat pria itu tersenyum dan mengelus punggung sang istri dengan lembut .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟