
Seminggu sudah Erland berada di London dan selama itu juga pria itu tidak menghubungi Aurellia sama sekali .
Begitu juga Aurellia dia hanya mengirimkan pesan saat akan menginap di rumah orang tuanya selebihnya dia mengetahui kegiatan Erland dari Brad itu pun jika Aurellia bertanya dan mengirimkan pesan lebih dulu .
Kini Aurellia sudah kembali ke masion utama sebenarnya dia ingin berada di rumah orang tuanya tapi Rehan meminta untuk kembali karena sudah cukup 3 malam wanita itu bermalam di sana sehingga Aurellia menurut saja.
" Kalian baik² saja kan " Tanya Aurellia menatap perut nya " Ah iya aku sampai lupa jika besok jadwal pemeriksaan kalian " Gumam Aurellia .
" Kalian tidak merindukan nya bukan " Tanya Aurellia lagi dengan helaan napas panjang melepaskan beban yang menumpuk di dadanya .
Tok ....tok ....
Aurellia berdiri dari duduknya berjalan ke arah pintu .
Ceklek
" Nyonya " Panggil Aurellia kaget .
" Bisa mommy masuk " Aurellia mengaguk lalu membuka pintu kamarnya dengan lebar " Makasih " Ucap Adara lembut .
Aurellia mengikuti belakang Adara yang berjalan ke arah sofa lalu duduk .
" Kenapa berdiri ,duduklah " Pinta Adara saat melihat Aurellia berdiri di samping nya .
" Iya Nyonya " Aurellia duduk di depan Adara yang terus menatap nya .
" Apa Erland menghubungi mu " Aurellia langsung menatap Adara " Iya " Jawab Aurellia terbata .
" Apa dia tidak mengatakan kapan dia kembali ??" Tanya Adara lagi " pernikahan Randy sama Diandra seminggu lagi , Kapan dia kembali kalian belum fitting baju " Aurellia kembali menundukkan kepalanya meremas kedua tangannya dia bingung harus menjawab apa .
" Maaf nyonya , saya akan menanyakan nantinya " Jawab Aurellia .
' Kalau begitu hubungi dia ,bukan kah sekarang di sana masih sore " Ujar Adara lembut .
" Itu nyonya .....hebm " Aurellia bingung harus mengatakan apa .
" Hubungi saja " Mau tidak mau Aurellia menghubungi Erland sekalipun dia yakin jika pria itu tidak akan mengakat nya .
Aurellia menggigit bibir bawahnya saat mendengar dering pertama hingga dering terkahir pun tidak ada respon .
" Sepertinya tuan lagi sibuk nyonya " Ujar Aurellia pelan
Adara memilih menelpon menggunakan ponsel nya sendri ,hingga dering ke dua panggilan itu terhubung .
__ADS_1
" Hallo Mom " Adara memperhatikan perubahan wajah Aurellia yang tetap memaksa senyum nya .
" Kamu sibuk " Tanya Adara selembut mungkin .
" Tidak " Jawab Erland .
" Jika tidak ,kenapa tidak mengangkat panggilan dari Istri mu " Ujar Adara menekan kata terakhirnya .
" Tadi ....Erland lagi di kamar mandi Mom " Jawab Erland .
" Kapan kamu kembali ,kalian harus melakukan fitting baju" Adara memilih mengalihkan pembicaraan.
" Secepatnya mom " Jawab Erland pelan
" Baiklah mommy tunggu ,jadi besok Aurellia saja yang ikut Mommy setelah pemeriksaan " Ujar Adara .
" Iya Mom " Jawab Erland .
" Ya sudah mommy tutup, jaga kesehatan nya jangan lupa makan " Ujar Adara lembut.
" Iya Mom " Adara mematikan panggilan lalu menatap menantu nya.
" Kamu mungkin bisa membohongi yang lain termasuk mommy ,tapi mommy yakin orang tua mu tahu termaksud ibumu " Aurellia langsung menundukkan kepalanya .
" Saya mohon nyonya jangan lakukan apa pun sama tuan Erland ,saya baik² saja " Ujar Aurellia menatap Adara .
" Mommy tidak janji ,karena mommy pernah berada di posisi mu jadi mommy tahu rasanya " Ujar Adara berdiri dari duduknya .
" Istirahat lah, besok mommy temani kamu periksa baru kita ke butik " Aurellia mengaguk " Iya Nyonya " Jawabnya lalu mengantar Adara hingga ke pintu .
Aurellia menutup pintu kamar berjalan ke arah tempat tidur dia tidak langsung membaringkan tubuhnya melainkan duduk menatap tempat tidur itu yang besar itu .
" Bahkan aku tidak pernah bermimpi bisa tidur di tempat tidur besar ini ,tapi kini aku sudah merasakan nya dan itu membuat ku sesak " Gumam Aurellia serak .
" Apa kau hanya sebagai figuran dalam kehidupan nya " Lanjutnya bersamaan dengan cairan bening yang mulai membasahi pipinya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Apa tuan baik² saja " Tanya Brad menatap Erland yang hanya diam setelah menerima panggilan dari Adara.
" Hebm " Jawab Erland.
" Kita pulang saja Brad , Aku ingin istirahat " Lanjutnya lagi .
__ADS_1
" Baik tuan " Jawab Brad
" Kalau begitu saya permisi untuk merapikan mejaku " Erland hanya menggaguk sebagai jawabannya .
Setalah kepergian Brad ,Erland langsung menyandarkan tubuhnya di kursi kerjaannya.
Dia mengambil ponselnya membuka pesan yang terakhir di kirim Aurellia yang meminta izin untuk ke rumah orang tua .
📩 Aurellia
Maaf tuan saya mengganggu ,saya hanya ingin meminta izin ke rumah ayah ! Jangan lupa makan dan jaga kesehatan tuan .
Erland kembali meletakan ponselnya memejamkan kedua matanya .
" Maaf " Gumamnya entah untuk siapa .
🪵
🪵
🪵
Erland ke luar dari mobil langsung masuk dalam rumah di ikuti Brad .
Asisten nya itu tidak banyak bertanya dia hanya akan memastikan jika tuan nya baik² saja dan tidak melakukan hal yang bodoh hingga membatalkan acara resepsi nya nanti .
perlahan kaki Erland berjalan tapi kali ini Erland tidak ke arah kamarnya melainkan ke arah kamar Aurellia .
saat sudah berada di sana Erland menatap sekelilingnya di mana aroma Aurellia masih tertinggal padahal pelayan sering membersihkan kamar itu .
Erland berjalan ke arah tempat tidur Aurellia merebahkan tubuhnya di sana .
Beberapa menit kemudian Erland malah tertidur di tempat tidur Aurellia karena memang dia sangat lelah mengurus semua pekerjaan yang beberapa hari di tinggal belum lagi proyek yang bermasalah hingga menyita waktu istirahat nya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟