
Dret.....dret....dret.....
Erland memijat kepala nya yang terasa pusing perlahan dia membuka matanya .
menatap ke arah meja di mana ponselnya berdering , Erland meraba di atas meja lalu mengambil ponselnya .
Bradley
" Hallo " Jawab Erland serak khas baru bangun .
" Maaf ,saya mengganggu waktu anda istirahat tuan " Jawab Brad .
" Tidak papa ,kenapa ? ada hal penting " Jawab Erland lalu menatap ke arah samping di mana Aurellia masih tertidur begitu lelap .
" Abraham menyusul tuan dan Nona ke Belanda , saya tidak tahu dia mengetahui dari mana ? Tapi laporan yang saya terima Azzam yang memberi tahu nya karena sebelumnya dia ke sekolahan Azzam menunggu pria itu " Erland memejamkan matanya lalu membukanya .
" Kemungkinan dia sudah sampai di Belanda dan dia akan memulai pencarian nya dan dia juga sudah mengetahui jika tuan dan Nona menikah " Lanjutnya lagi .
" Kami akan kembali, Aurellia juga sudah merasa baikan " Ujar Erland .
" Saya akan mengaturnya tuan " Jawab Brad .
" Ya ,kita akan makan malam di masion " Ujar Erland .
" Baik tuan, saya akan katakan pada tuan Alan dan nyonya Elsa " Jawab Brad .
" Ya " jawab Erland lalu mematikan panggilan nya .
Di dalam kamar Aurellia menggeliat saat merasakan tempat tidur di samping nya kosong perlahan dia membuka matanya .
Untuk sejenak Aurellia mengumpulkan nyawanya sebelum akhirnya bangun dari tidurnya melilit kan selimut tebal itu di tubuh polosnya .
" Hubby " Erland langsung membalikan badannya saat mendengar panggilan sang istri karena memang pintu balkon tidak tertutup .
" Kenapa sudah bangun " Tanya Erland lembut saat sudah berada di depan wanita itu .
" Tidak ada Hubby " Erland hanya tersenyum lalu merapikan rambut Aurellia dengan lembut .
" Ini jam berapa " Erland memperlihatkan ponselnya pada Aurellia membuat mata Aurellia melotot tajam lalu menatap Erland ke atas .
" Kenapa tidak membangunkan aku " Tanya Aurellia .
" Kamu terlalu pulas tidur nya ,lagian aku juga baru bangun karena Brad menelpon " Jawab Erland .
" Ada masalah " Erland mengagguk lalu duduk di samping Aurellia .
" Abraham mencari mu ke sini dan dia sudah tahu jika kita sudah menikah " Aurellia masih terdiam belum memberikan respon apa pun .
__ADS_1
" Kamu tidak papa kan kita kembali nanti sore " Kini Aurellia menatap Erland lalu mengaguk pelan .
" Aku juga sudah berkeliling mengunjungi semua tempat yang ada di sini " Jawab Aurellia serius.
" Kamu yakin, jika kamu ingin di sini pun aku tidak masalah ,aku hanya ingin kamu nyaman saja " Aurellia mengaguk cepat .
" Kasian Opa dan Oma mereka sudah lama juga berada di sana " Ujar Aurellia serius.
" Baiklah , sekarang ayo mandi setelah itu kita sarapan di lanjut kan dengan makan siang " Ujar Erland tersenyum miring .
" Duluan mandi ,aku menelpon dulu " Aurellia mengaguk lalu berdiri sambil memegang selimut .
" Apa harus melakukan itu " Tanya Erland tertawa kecil tapi Aurellia hanya diam saja melanjutkan langkahnya ke kamar mandi .
" Aku sudah melihat dan menikmati nya Lia ,bahkan sebelum kita menikah " Aurellia menghentikan langkahnya menatap Erland kesal lalu kembali melanjutkan langkahnya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kini keduanya sudah berada di meja makan hanya ada makanan seadanya untuk mengganjal perut nanti setelah itu Aurellia akan memasak .
" Apa kue yang kamu buat sudah habis " Tanya Erland menatap Aurellia yang duduk di depannya .
" Iya, kan bagi sama pengawal sama pelayan juga " Jawab Aurellia .
" Apa kau menginginkan surga saat kamu mati nanti " Ujar Erland kesal .
" Jika ingin bersedekah usahakan untuk suami mu cukup baru berikan pada yang lain " Jawab Erland ketus , Aurellia hanya bisa melongo menatap sang suami .
" Aku kira ...."
" Sudah ,lah aku kenyang " Potong Erland meninggalkan Aurellia sendirian di meja makan .
" kenyang karena sudah habis makanan mu By " Ujar Aurellia menggeleng sekalipun pria itu mungkin tidak mendengar nya lagi .
" Dia selalu berubah di setiap waktu " Lanjutnya menyelesaikan makannya agar bisa menyusul sang suami .
🪵
🪵
🪵
" Hubby ...." Aurellia mengentikan ucapannya saat melihat Erland sedang menerima telepon .
Lalu dia mendekati pria itu saat Erland memintanya dengan isyarat tangannya .
CUP
__ADS_1
Erland mencium bibir Aurellia sekilas lalu menunjuk koper kecil mereka , Aurellia yang paham akan maksud sang suami langsung mengerjakan .
Mungkin sebentar lagi mereka akan berangkat ke London toh Belanda dan London tidak membutuhkan waktu yang lama seperti Indonesia - London atau Indonesia -Belanda .
Aurellia masuk dalam ruangan ganti memilih pakaian yang akan mereka bawa nanti , selebihnya akan di tinggal di sini .
Karena memaksa membawa semuanya pun koper mereka tidak akan muat ,hingga dia membawa yang penting saja dan beberapa potongan pakaian yang belum sempat di pakai .
" Apa nanti Pelayan akan tetap berkerja di sini " Gumam Aurellia .
" Jika tidak pasti mereka akan berdebu " Lanjutnya sambil menatap beberapa pakaian yang ada di lemari .
" Mungkin nanti aku akan bicara sama Brad, meminta anak buahnya untuk mengambil kalian " Ujar Aurellia tersenyum .
" Sayang kalau kalian di tinggal di sini padahal baru sekali aku memakai kalian " Lanjutnya lagi .
" Apa kamu sudah gila " Aurellia menatap ke sumber suara lalu tertawa kecil .
" Aku sedang mengajak mereka bicara " Ujarnya menatap pakaian yang ada di lemari.
" Apa ini salah satu efek dari obat yang kamu minum selama ini " Aurellia hanya diam saja mendengar ucapan Erland .
Karena menjawab pun akan semakin tajam lidah nya itu ,jadi diam itu lebih baik itu kenapa orang-orang bilang jika diam itu emas .
Maka diamlah sebanyak mungkin biar emas kalian banyak dan bisa membuat kalian kaya raya menjadi sultan Emas 🤣🤣🤣🤣😂😂😂
" 3 jam lagi kita akan ke bandara ,bawa saja seperlunya nya ,pelayan akan tetap ke sini membersihkan apartemen " Ujar Erland .
" Sayang lo ini sebagian masih baru " Ujar Aurellia.
" Atur saja nanti mereka yang mengambil nya, kamu urus saja yang harus kamu masukan dalam koper " Aurellia mengaguk patuh sedangkan Erland kembali ke luar dari ruangan itu .
Entahlah apa yang membuatnya repot seperti itu ,tapi dia yakin jika semuanya ada kaitannya sama Abraham .
Ah menyebut nama pria kenapa Aurellia jadi kesal sendiri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1