London Love Story

London Love Story
Berkunjung


__ADS_3

" Hari ini Ade sibuk " Tanya Adara .


Sekarang keadaan kembali seperti semula di mana penghuni rumah besar itu akan kembali beraktivitas seperti biasanya.


Begitu juga yang lainnya setelah acara makan siang bersama satu persatu kembali kekediaman mereka masing-masing karena memang tiap tahunnya hanya akan berkumpul dan makan ,hanya bedanya tahun ini Erland menyempatkan diri kembali bersama Aurellia dan Brad .


" Tidak, kenapa " Tanya Erland balik .


" Bisa jemput Aurellia ,mommy sama Oma Ana mau ke mall beli perlengkapan Aurellia ,kalian juga belum beli cincin kan " Ujar Adara .


" Apa pergi nya sekarang ?? Ini masih pagi Mom " Ujar Erland dengan helaan napas berat .


" Perginya sebentar, ada yang harus di bahas juga sama Aurellia " Jawab Adara .


" Apa tidak sekalian Mom perginya ,lagian lagi kaya gini itu Aurellia masih lemas Mom " Ucap Erland.


" Iya sekalian kamu lihat ,jika sudah mendingan kalian ke sini " Lagi² Erland menghela napasnya panjang sebelum menjawab .


" Ya, ada lagi " Tanya Erland kesal .


" Jangan lupa bawa buah tangan jika ke rumah calon mertua " Lidah Erland berdecak membuat Adara tersenyum kuda .


" Makan baby " Tegur Raymond lembut .


" Mommy semangat sekali " Adara menatap Eric tersenyum " Harus " Jawab Adara .


" Apa jika Eric menikah mommy akan sebahagia ini " Adara mengaguk sebagai jawabannya " Tidak kaya Abang dulu kan " Adara langsung menutup rapat mulutnya lalu menatap Nova yang menunduk .


Apa wanita itu tersinggung dengan sikapnya , dia lupa jika Nova sedang hamil ,Adara menggigit bibir bawahnya karena takut suaminya menyalahkan nya .


" Tutup mulutmu " Tegur Edward menatap tajam Eric .


" Maaf Bang " Ujar Eric .


" Maaf Mommy tidak ...."


" Makan Baby " Ujar Raymond tapi Adara masih belum menyentuh makanan nya .


" Makanlah ,Nova sudah cukup dewasa begitu juga Edward pasti mereka tahu niatmu ! Kita tidak mungkin melakukan kesalahan yang sama hanya karena menjaga perasaan seseorang bukan maksud Oma kita tidak peduli dengan Nova tapi itu hanya masa lalu dan kesalahpahaman " Ujar Elsa lembut .


" selesaikan makan kalian tidak baik seorang pemimpin terlambat ke perusahaan " Ujar Daddy Radit suasana di ruangan makan itu mendadak tegang hanya karena ucapan Eric .


" Maaf " Ujar Eric pelan ,dia tidak bermaksud papa hanya bertanya saja .


" Tidak papa Nak " Ujar Jeje menepuk pundak pria itu .


"Apa kau sudah punya calon " Tanya Alan menatap Eric .

__ADS_1


" Ada tinggal di pilih " Jawab Eric .


" Maka bawalah ,apa saat acara Randy kamu bisa membawanya " Eric mendengus kesal lalu menatap Alan .


" Bisa " Jawabnya ketus .


" Opa tunggu ,jika sampai kamu berbohong Opa akan mengusir mu dari rumah ini " Eric langsung melototkan matanya .


" Opa tidak serius kan ?? Tadi Eric hanya bercanda Opa " Ujar Eric menatap Henry dengan memohon .


" Makanya mulutnya di jaga " Ujar Bara tertawa kecil .


" Kau juga bukan hanya Eric " Timpal Daddy Radit .


Uhuk .....Uhuk ....


Bara langsung menatap Daddy Radit yang hanya menampilkan wajah masa bodoh nya .


" Oh God " Gumam Bara kesal .


Seperti permintaan Adara setelah sarapan Erland langsung meninggalkan rumah besar itu menjemput Aurellia .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Maaf tuan di depan ada tuan muda Erland " Ujar penjaga membuat Rehan menatap ke arah nya .


" Lalu kau membiarkan dia menunggu di luar ,apa kau bodoh " Umpat Rehan langsung berdiri dari duduknya .


" Pagi Uncle " Sapa Erland sopan saat melihat Rehan mendekati nya .


" Pagi,Kenapa tidak langsung masuk " Tanya Rehan .


" Bukankah harus minta izin terlebih dahulu terlepas saya siapa " Rehan hanya memberikan senyuman nya ,karena dia bingung harus menjawab apa ?


Dan jujur ini sangat canggung benar kata Arif dia seperti orang bodoh karena Erland dan Randy tidak jauh berbeda keduanya anak majikan .


Rehan menggaruk lehernya yang tidak gatal tak kalah kembali mengingat ucapan Arif .


" Maaf Uncle ,ada titipan dari Mommy " Rehan langsung menerima bingkisan buah yang di bawah Erland " Kenapa harus repot-repot begini " Jawab Rehan menerima bingkisan itu .


" Tidak papa Uncle , Aurellia belum bangun " Tanya Erland lagi .


" Bawa ke dapur minta bibi untuk menyiapkan di meja makan " Titah Rehan pada penjaga yang ada di samping mereka .


" Baik tuan " Jawab nya lalu menerima bingkisan itu .


" Aurellia sudah bangun ,tapi seperti biasa dia akan mual " Jawab Rehan .

__ADS_1


" Bisa saya melihat nya " Rehan mengaguk " Uncle antar " Jawab Rehan terbata , Erland mengikuti langkah pria itu dari belakang .


Hingga keduanya sampai di kamar Aurellia di mana penghuni nya masih berada di dalam kamar mandi bersama sang ibu .


" Sayang " Rosna menatap ke arah pintu kamar mandi yang memang terbuka sejak tadi .


" Sudah " Aurellia mengaguk pelan " Lemas Bu " Erland langsung masuk saat mendengar ucapan Aurellia .


" Aku bantu " Aurellia langsung menatap pria yang ada di samping nya dengan wajah terkejut .


" Tuan " Ucap Aurellia terbata .


" Ibu tinggal ya, jangan lupa minum teh nya " Ujar Rosna lalu ke luar dari kamar mandi itu meninggal kan dua manusia itu .


" Ayo ,aku sudah lapar " Ujar Rehan , Rosna mengaguk lalu keduanya ke luar dari kamar Aurellia .


" Mau aku gendong " Aurellia menggeleng " Masih bisa jalan tuan " Jawabnya lirih .


" Mau tidur atau gimana " Tanya Erland saat mereka sudah sampai di tempat tidur .


" Tidur sebentar , kepala ku pusing " Jawab Aurellia pelan .


" Minum dulu " Aurellia menerima gelas yang ada di tangan Erland setelah itu memberikan kembali pada Erland.


" Tidurlah " Aurellia menatap Erland " Tuan di sini " Tanya Aurellia ragu .


" Apa kau ingin ke luar " Aurellia menggeleng " Saya hanya tidak enak ...."


" Tidurlah, bukannya kepala mu pusing " Potong Erland cepat , Aurellia tidak membantah lagi dia merebahkan tubuhnya membelakangi Erland .


Secara perlahan Erland mengakat tangan nya mengelus perut Aurellia membuat wanita itu kaget .


" Aku hanya mengelus nya " Ucap Erland saat melihat reaksi tubuh Aurellia .


" Iya " Jawab Aurellia lalu dia kembali memejamkan matanya .


" Jangan nakal di dalam sana, kalian harus akur jangan bertengkar sekalipun sempit berbagi lah ,jangan membuat mommy kalian kesakitan di setiap paginya katakan pada Daddy apa yang kalian inginkan biar Daddy membelikan untuk kalian " Ujar Erland lembut.


Aurellia yang memang belum tertidur merasa bahagia mendengar ucapan Erland perhatian kecil itu bisa membuat moodnya kembali membaik .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2