
" Ade yang tenang , nanti nyakitin Baby dalam perut Aunty nya " Tegur Adara ,karena Nora tidak mau duduk di belakang melainkan duduk di pangkuan Aurellia .
Setelah menemani baby four dan twins sekolah Erland dan Aurellia langsung meninggalkan rumah utama.
Tapi mereka pergi tidak hanya berempat melainkan ada tambahan yaitu Nora , Awalnya Adara menolak karena dia dan Elsa akan fokus mencari kebutuhan Aurellia namun Erland malah menawarkan pada anak bungsu Abang nya itu membuat Nora kegirangan syukur yang lainnya bisa paham sehingga membiarkan Nora ikut mereka.
" Tidak papa Nyonya " Jawab Aurellia sambil menahan tubuh Nora .
" Aunty punya baby seperti Bunda " Tanya Nora menghadap Aurellia tapi masih dengan posisi berdiri .
" I..ya " Jawab Aurellia gugup sambil tersenyum kikuk .
" Berapa ?? Kalau Bunda punya dua ' Jawabnya sambil mengakat jari telunjuk dan jari tengahnya .
" Dua juga Non " jawab Aurellia, Nora langsung duduk kembali di pangkuan Aurellia dengan tenang .
Dia langsung mengingat ucapan Edward jika dia terus meminta gendong itu akan menyakiti adik baby dan dia tidak mau itu terjadi .
Melihat sikap Nora membuat Erland tersenyum sambil menggeleng .
" Anak pintar " Ujar Erland mengacak rambut Nora dengan lembut membuat Nora menatap nya sambil tersenyum memperlihatkan gigi putihnya .
Kini mobil mereka susah memasuki area mall besar milik keluarga mereka ,tidak ada sambutan atau apa pun itu karena mereka ingin berbelanja dengan nyaman ,tapi pengawal tetap berada di dekat mereka .
" Tunggu " Erland menahan tangan Aurellia membuat wanita itu menatapnya lalu mengaguk.
Sebelum membuka pintu untuk Aurellia ,Erland lebih dulu membukakan pintu untuk Adara dan Elsa sekalipun di situ ada pengawal tapi Erland melarang mereka .
Erland mengakat Nora lebih dulu lalu membantu Aurellia turun dan menutup pintu mobil dengan pelan .
" Kita mau kemana dulu Mom " Tanya Erland sambil menggegam tangan Aurellia sedangkan Nora berada di gendongan nya .
Jika seperti itu mereka seperti keluarga yang begitu bahagia !! Tapi entahlah nantinya akan seperti apa keluarga mereka nantinya .
" beli perlengkapan bagian dalam dulu ,ke Victoria " Papar Elsa membuat Aurellia menatap nya cepat .
" Nyonya ..." Elsa hanya tersenyum lembut sambil mengelus lengan Aurellia " Tidak perlu malu " Jawab Elsa .
" Selamat datang Nyonya , tuan " Sapa karyawan toko .
" Makasih " Jawab Elsa lembut .
" Ada yang bisa saya bantu Nyonya " Tanya salah satu karyawan .
" Carikan ukuran sesuai dengan nya ,sekalian sama Lingerie nya " Aurellia langsung menyembunyikan wajahnya di lengan Erland .
"Kebetulan lingerie nya ada model terbaru apa Nyonya mau lihat dulu " Tawar karyawan .
" Boleh, " Jawab Adara cepat ,Erland yang mengerti perasaan Aurellia hanya mengelus tangan nya dengan ibu jarinya .
" Silahkan duduk dulu Nyonya ,maaf " Ujar karyawan lalu meninggalkan mereka .
" Maaf ,mau minum apa " Tawar karyawan lainnya .
__ADS_1
" Air mineral saja " Jawab Elsa.
" Baik nyonya " Jawab nya lalu meninggalkan mereka .
Tidak berselang lama beberapa karyawan mendekati mereka sambil membawa beberapa lingerie dari berbagi jenis model mereka hanya membawa satu untuk contoh saja .
" Tuan " Panggil Aurellia lirih bersembunyi di belakang Erland sedangkan Nora duduk di pangkuan Erland.
" Pilih yang mana Dek " Tanya Adara sambil tersenyum melihat tingkah calon menantunya .
" Semuanya " Jawab Erland serius membuat Adara dan Elsa tersenyum tapi tidak dengan Aurellia yang merasa wajahnya terasa panas .
" Apa warna sesuai dengan ini tuan atau mau pilihan yang lain " Tanya karyawan lagi .
" Semuanya warna yang terang " Elsa dan Adara langsung tertawa kecil ternyata memang sikap mereka tidak akan beda jauh .
" Baik tuan " Jawab Karyawan sopan lalu meninggalkan mereka ,tidak berselang lama mereka membawa beberapa pasang underwear.
" Aurellia mau berapa pasang " Sekilas Aurellia menatap ke depan " Satu saja Nyonya " Jawab Aurellia kembali menyembunyikan wajahnya .
" 12 saja " Jawab Adara membuat Aurellia tersedak ludah nya sendiri .
" Warna nya bedakan dengan lingerie ya Mba " Pintah Elsa .
" Baik nyonya " Jawab karyawan .
Beberapa paper bag sudah berada di depan mereka ,Adara langsung memberikan kartu saktinya tapi di tahan Erland .
" Tidak papa ini permintaan Daddy " Ujar Adara menatap Erland .
" Mommy tahu, tapi memang sudah begini aturannya sayang, jadi jangan menolak ,dulu juga Edward begini begitu juga nanti nya Eric hanya El yang tidak karena dia wanita " Jawab Adara lembut .
" Tapi Mom ..."
" Tidak papa , Rangga ,Randy juga begitu sekalipun kalian sudah bisa mencari uang sendiri tapi kalian masih tanggung jawab orang tua kalian biarkan Daddy dan mommy mu melakukan tugas terkahir nya sebelum kamu menikah tapi bukan berarti setelah ini mereka tidak mengurus kalian ini hanya pemberian sebelum menikah " Ujar Elsa lembut memberi kan peringatan pada Erland .
" Terimakasih Mom " Adara hanya mengaguk tersenyum lalu memberikan kartunya pada Karyawan toko .
Setelah ke luar dari toko itu mereka pun melanjutkan membeli pakaian ,tas ,sepatu ,sendal ,make up dan kebutuhan yang lainnya dan berkahir cincin pernikahan untuk Erland dan Aurellia .
Tapi kali ini Erland membayar sendiri dan menolak keras untuk pembayaran Cincin mereka dan Adara menerima itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam harinya di meja makan semuanya sudah berkumpul untuk makan malam dan para bocil sudah di duduk nya masing² .
" Daddy .... Daddy " Edward menatap Nora yang begitu tampak bahagia .
" Tadi Nora ikut Papa belanja " Ucap Nora antusias .
" Papa " Beo Edward lalu menatap Reza karena yang di panggil sebutan itu hanya untuk Reza dan Jose .
Apa Nora pergi bersama Jose tapi dia tidak perna memanggil nya begitu pasti dia akan menyebut Opa ,kalau Reza itu tidak mungkin karena pria itu seharian di perusahaan .
__ADS_1
" Papa siapa " Tanya Edward menatap Putri nya lembut , Nora yang bingung menyebut nama Erland dan Aurellia langsung menatap Adara yang hanya tertawa kecil " Erland Bang" Jawab Adara .
" Kenapa Panggil nya Papa " Tanya Raymond menatap Nora yang seperti nya bingung harus menjawab apa membuat mereka tertawa melihat ekspresi Nora .
" Tidak papa ,jika Ade nyaman dengan sebutan itu " Nora mengaguk tersenyum sambil menatap Henry .
Tidak berselang lama Erland dan Aurellia ikut bergabung di meja makan itu .
" Maaf Erland terlambat " Ujar Erland .
" Tidak papa Boy " Ujar Henry lembut .
" Apa Aurellia bisa makan ,jika tidak nyaman bisa makan di tempat lain " Tanya Daddy Radit menatap Aurellia.
" Mau makan di sini " Tanya Erland lembut , Aurellia menggeleng pelan karena memang saat ini dia sedang menahan dirinya untuk tidak muntah " Di taman saja Eyang " Ujar Erland setidaknya di sana lebih tenang bukan .
" Nanti pelayan yang antarkan makanan kalian " Ucap Daddy Radit .
" Iya Eyang ,maaf Erland tidak ikut bergabung " Jawab Erland .
" Tidak papa Boy , kenyamanan Aurellia lebih penting " Jawab Jeje
" Aurellia mau makan apa biar di siapkan sayang " Tanya Elvi lembut .
" Itu nyonya ...."
" Katakan saja tidak papa Nak " Timpal Adara saat melihat Aurellia ragu .
" Tahu Jontor " Jawabnya pelan tapi masih bisa di dengar peserta yang ada di situ .
" Hanya itu " Tanya Adara lagi .
" Iya Nyonya " Jawab Aurellia .
" Apa itu makanan " Tanya Erland menatap Aurellia .
" Iya " Jawabnya terbata .
" bawa saja Aurellia kebelakang Nak ,nanti dia mual lagi " Erland langsung membawa Aurellia ke belakang .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰
Maaf telat up nya karena tadi temanin sekecil main di mall sehingga baru Up sore hari 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Kita lanjut masak dulu baru mulai lagi , terima kasih atas pengertiannya 🥰🥰😘😘😘
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟