London Love Story

London Love Story
Menunjukkan cara bermain


__ADS_3

DI dalam kamar mandi Aurellia langsung mencuci mukanya, matanya sembab padahal dia tidak terlalu lama menangis .


setelah perasaan nya lebih baik dia ke luar untuk melanjutkan pekerjaan nya yang celuk dia sentuh sama sekali, saat sampai di meja kerjanya sekilas dia menatap pintu ruangan Erland yang masih tertutup rapat .


" Ingat Aurellia apa pun yang terjadi di dalam sana itu bukan urusanmu " Aurellia menggeleng kan kepalanya dengan pelan saat memikirkan yang terjadi dalam ruangan besar itu .


" Selesaikan semua pekerjaan biar tidak di marahi " Gumam Aurellia kembali memfokuskan pada pekerjaan nya .


Sedangkan dalam ruangan setelah mandi dan mengganti pakaiannya Erland langsung berjalan ke arah meja kerja nya .


" Ke ruangan " Ujarnya sambil menekan tombol kecil yang ada di ujung meja kerjanya .


Tidak berselang lama ruangan itu terbuka dengan lebar dan memperlihatkan Aurellia yang melihat ke arah dalam dan sialnya tatapan Aurellia bertemu dengan mata elang milik Erland .


Tidak ingin terlalu lama bertatapan dengan pria itu Aurellia langsung memutuskan tatapan melanjutkan pekerjaan nya. .


" Sudah ganti baju " Gumam Aurellia tersenyum miris .


"Semuanya sudah siap " Tanya Erland menatap Brad .


" Sudah tuan " Jawab Brad ,tanpa bertanya lagi Erland langsung berdiri menghampiri Brad lalu keduanya ke luar dari ruangan itu.


" Jangan menerima tamu siapa pun " Ujar Brad sebelum melanjutkan langkahnya .


" Iya " Jawab Aurellia,sekilas dia menatap Erland yang hany fokus pada benda pipih yang ada di tangan nya .


" Hilangkan pikiran itu Aurellia ,itu urusan nya bahkan di negara ini sangat wajar melakukan hal itu apa lagi dengan pasangan nya " Aurellia kembali menggeleng dan memperingati dirinya .


💐


💐


💐


Sebelum makan siang Brad dan Erland sudah kembali ke perusahaan tapi saat akan ke luar dari lift mereka di kagetkan Aurellia berada di depan lift membawa tas selempang nya .


" Mau ke mana " Tanya Brad ke luar dari lift bersama Erland .


" Maaf saya izin sebentar makan di luar " Jawab Aurellia terbata .


" Dengan " Tanya Brad karena ini pertama kalinya wanita itu meminta izin makan ke luar biasanya dia akan makan di kantin atau makan bersama mereka .


" Hm " Aurellia menatap Erland yang hanya diam saja " Teman " Lanjut nya lagi .


" Tuan apa ...." Aurellia menhentikan ucapannya saat melihat Erland berlalu begitu saja dengan wajah dinginnya .


" Jangan sampai telat kembalinya " Ujar Brad .


" Ya ,makasih " Brad hanya mengangguk lalu melanjutkan langkahnya .


BRAK


Erland membanting keras pintu ruangan kedua tangan nya mengepal kuat .


Ceklek


' Tuan ingin makan siang apa " Tanya Brad yang baru masuk .


" Terserah " Jawabnya ketus sambil melonggarkan dasinya lalu duduk di kursi kerjanya.


Apa harus seperti ini jika suka katakan, jika tidak tinggal meminta nya kembali ke Indonesia Batin Brad menggeleng pelan .

__ADS_1


" Baik tuan " Brad ke luar dari ruangan Erland meninggalkan pria yang sedang menahan kesalnya .


Sedangkan di area parkiran Aurellia langsung masuk dalam mobil saat melihat mobil yang sudah menunggu nya .


" Maaf tadi saya harus menunggu bos kembali dan meminta izin " Ujar Aurellia saat sudah berada dalam mobil .


"pasang Seat belt " Aurellia langsung memasang seat belt nya .


" Mau makan apa " Tanya Abraham sambil menjalankan mobilnya .


" Hm terserah ,tapi aku lagi pengen makanan Indonesia apa boleh " Abraham mengaguk tersenyum " Apa pun untuk mu " Jawab Abraham .


" Jangan paksa kalau kamu tidak ...."


" Apa aku memaksa nya ?? bahkan aku tidak mengatakan apa pun " Jawab Abraham menatap sekilas ke arah Aurellia .


" Kan hanya bilang saja ,siapa tahu kamu ingin yang lain ' Ucap Aurellia


" Aku hanya ingin makan siang dengan mu, itu saja " Jawab Abraham membaut Aurellia menunduk karena malu .


" Why ? apa aku salah bicara " Lanjutnya saat melihat Aurellia salah tingkah .


" Fokus saja, nanti nabrak " Abraham tertawa kecil " Baiklah cantik " Jawab Abraham semakin menggoda Aurellia .


" Kamu sudah punya pacar " Tanya Abraham serius .


" Tidak, pekerjaan ku banyak " Jawab Aurellia .


" Sibuk atau memang tidak ada yang mau " Canda Abraham tertawa kecil membuat Aurellia ikut tertawa .


" Jangan membongkar kartu ,alasan itu paling pas untuk aku yang jomblo ' Jawab Aurellia .


" Aurel " panggil Abraham serius .


" Kalau aku bilang suka sama kamu gimana " Aurellia langsung menatap pria yang kini fokus pada kemudi nya .


" jangan bercanda itu tidak lucu ,lagian mana bisa kamu menyukai wanita ..."


" Tapi nyatanya aku menyukaimu, mencintai mu apa itu salah " Aurellia langsung terdiam dengan mulut melongo " Aku tidak memintamu menjawabnya sekarang tapi aku harap apa pun jawaban mu,aku tidak masalah " Lanjutnya lagi .


" Beri aku waktu " Abraham mengaguk sebagai jawabannya " Aku akan menunggu tapi aku harap sebelum aku kembali kamu sudah menjawab nya " Ujar Abraham .


" Kapan kamu kembali " Tanya Aurellia .


" 3 hari lagi " Jawab Abraham .


" baiklah " Jawab Aurellia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah kembali dari makan siang dengan Abraham Aurellia di buat bingung dengan ucapan pria itu, Dia merasa Abraham terlalu buru² padahal keduanya baru kembali bertemu setelah beberapa tahun berpisah .


Lamunannya terhenti saat ponsel nya berdering dan itu pesan yang masuk .


📥Abraham


Pulang aku jemput


📤 Kenapa tidak bilang dari tadi .


📥 Abraham

__ADS_1


Aku hanya takut kamu menolaknya .


📤


Tidak usah lebay .


📥Abraham


Kalau urusan ku selesai dengan cepat aku akan ke sana ,semangat kerja nya sayang 😘😘


Aurellia langsung meletakan ponsel nya setelah membaca balasan dari Abraham .


" Sayang , menyebalkan " Gumam Aurellia tersipu malu lalu melanjutkan pekerjaan nya .


Di dalam ruangan Erland mengepalkan kedua tangannya matanya fokus pada layar di depannya .


" Kau ingin bermain denganku " Gumam Erland menatap CCTV yang ada depan ruangannya .


" Baiklah aku akan menunjukan bagaimana caranya bermain dengan baik " Sorot mata Erland begitu tajam kedua tangan nya terus mengepal dengan kuat .


"Masuk " Titah Erland,lalu menyadarkan tubuh nya di kursi kerjanya .


Ceklek


" Iya tuan "


" Ke sini " Titahnya dingin .


" Maaf ..."


" Ke sini " Mau tidak mau Aurellia mendekati meja Erland ,tanpa dia sadari jika Erland sudah mengunci pintu ruangan nya dengan tombol kecil yang ada di bawah mejanya .


" Ada yang bisa saya bantu tuan ' Ucap Aurellia dengan lembut ,tanpa menjawab Erland langsung menarik tangan Aurellia hingga wanita itu duduk di pangkuan nya .


" Hhhmmmppp " Erland langsung membungkam mulut Aurellia dengan cepat sebelum wanita itu berteriak .


Erland meluapkan emosinya lewat ciuman kasar itu, dengan tidak sabarnya dia langsung menerobos dan mengabsen isi mulut Aurellia .


Bahkan Dia tidak akan memberi kesempatan Aurellia untuk menarik napas sebentar .


Bugh


Bugh


" Bernapas " Aurellia menarik Udara sebanyak mungkin saat pasokan dalam dadanya menipis tapi belum juga kembali bibir tebal Erland Kembali membungkam nya kali ini dengan lembut .


Bahkan kali ini tangan Erland tidak diam lagi, dia membuka satu persatu kancing kemeja Aurellia hingga memperlihatkan gundukan besar yang menyembul dari sarangnya .


Dia tidak peduli dengan penolakan Aurellia yang terus bergerak kasar di atas pangkuan nya ,bahkan gerakan wanita itu membuat gairahnya semakin tinggi .


Erland melepaskan ciumannya matanya menatap Aurellia sebentar lalu menatap kedua benda yang kini terpampang di depannya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut !!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2