London Love Story

London Love Story
Kamu memikirkannya ??


__ADS_3

Aurellia terbangun saat merasakan tidak nyaman bagian bawahnya,dengan perlahan dia membuka matanya .


" Sssttttt " Ringis Aurellia merasakan sakit bagian bawahnya saat menggerakkan tubuhnya " Kenapa sakit sekali " Cicit Aurellia menatap ke bawah .


Seketika ingatan nya berputar tentang semalam tangannya langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan nya lalu dia menatap sekeliling kamarnya tidak ada siapa pun .


dengan perlahan dia bangun membungkus tubuhnya dengan selimut tebal dia melihat sarapan di atas meja samping tempat tidurnya .


Aurellia menurunkan kakinya dengan pelan menahan sakit bagian bawahnya lalu berjalan ke arah kamar mandi .


sejenak Aurellia terdiam dalam kamar mandi menatap pantulan tubuhnya dari kaca besar yang ada di depannya ,tidak ada satupun yang tertinggal bahkan bagian perut nya pun ada jejak hasil karya Erland .


Aurellia menatap ke arah bathup lalu mengisi nya dengan air hangat setelah itu dia ikut masuk ke dalam .


" Maaf saya tidak bisa menjaga diri " Gumam Aurellia entahlah dia tujukan untuk siapa.


Aurellia menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kamar mandi untuk menenangkan diri .


setelah itu dia ke luar dari kamar mandi dan berjalan ke arah tempat tidur membuka sprei dan selimut memasukan dalam keranjang kotor,sekilas dia melihat ada bercak darah yang sudah kering tapi setelah itu dia abaikan begitu saja .


Aurellia kembali mendekati tempat tidurnya mengambil sarapan nya yang sudah terlewati bahkan perut nya pun minta di isi setelah semalam dia tidak makan malam .


Ah mengingat tentang kejadian semalam Aurellia hanya menghela napas panjang entahlah dia sendiri bingung dengan perasaannya .


Mau marah ,itu sangat tidak mungkin karena dia sendiri membiarkan Erland menyentuh tubuhnya sekalipun terpaksa .


Menyesal Entahlah Aurellia serba salah ,apa lagi dia tahu benar perasaan pria itu untuk siapa .


Saat Aurellia tengah melamun sambil menikmati makan nya ponselnya berdering ,dengan malas dia mencari keberadaan ponsel nya hingga dia menemukan di bawah di sofa .


" Hallo "


" Sayang kamu baik² saja kan " Aurellia tersenyum miris mendengar nada khawatir dari Abraham .


" Hebm " Aurellia hanya berdehem dia bingung harus bicara dari mana .


" Sayang, kamu kenapa ?? Kamu sakit atau lagi ada masalah " Tanya Abraham beruntun.


" Aku baik² saja ,hanya bagian perut bawahku sakit karena tamu bulanan ,makanya aku tidak semangat " Abraham menghela napas panjang nya dan itu membuat Aurellia semakin bersalah.


" Kamu membuat ku takut sayang, apa kamu di perusahaan " Tanya Abraham .


" Aku Libur, Abraham " Panggil Aurellia pelan .


" Iya sayang kenapa ?? " Tanya Abraham lembut .

__ADS_1


" Makasih dan maaf " Jawab Aurellia.


" Jangan mengatakan itu aku tidak suka " Jawab Abraham kesal .


" Sudah kamu istirahat dulu, jangan lupa makan siang , nanti aku telepon lagi " Lanjut nya lagi ..


" Hebm, jaga kesehatan mu jangan terlalu memaksa kan tubuhmu " Ujar Aurellia lembut .


" Iya sayang ,aku tutup ya " Ujar Abraham .


" Ya " Jawab Aurellia , Panggilan pun berhenti lalu Aurellia meletakan ponsel nya di atas meja .


Aurellia memilih merebahkan tubuhnya di sofa bahkan dia membiarkan begitu saja makanan yang belum setengahnya dia sentuh, Aurellia membenarkan Kimono mandinya karena dia malas melakukan apanpun saat ini .


sedangkan di perusahaan Erland sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan nya dengan Brad.


" Kita butuh seminggu tuan " Erland menatap Brad .


" Kita kerjakan dulu ,jika kita harus lembur kita lembur " Jawab Erland .


" Baik tuan " Jawab Brad .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Erland dan Brad Kembali ke masion setelah semua orang sudah terlelap dalam mimpi nya hanya ada beberapa penjaga yang berdiri di luar .


" Langsung istirahat " Ujar Erland menatap Brad .


" Ya tuan " Jawab Brad .


Lalu kedua pria itu masuk dalam kamar masing-masing .


Erland langsung membersihkan tubuhnya yang sudah terasa lengket dan juga lelah seharian bekerja bahkan sampai lembur hingga kembali sudah selarut ini .


Setelah selesai Erland langsung ke ruangan ganti baru ke luar dari kamarnya , tujuannya ke kamar Aurellia karena dia harus meninggalkan wanita itu ke perusahaan .


Ceklek


" Gelap " Gumam Erland bahkan lampu tidur pun tidak menyala " Apa dia tidak di sini " Lanjutnya lagi .


Klik


Erland menyalakan lampu utama hingga membuat seseorang terganggu karena silau.


" Hebm " Erland langsung menatap sekeliling kamar " Lia " Erland langsung ke arah sofa matanya langsung membola saat melihat penampilan wanita itu di mana Aurellia hanya menggunakan bathrobe.

__ADS_1


" Aurellia " Panggil Erland pelan .


" Iya Tuan " Jawab Aurellia serak lalu bangun dari tidurnya sambil merapikan bathrobe nya .


" Kenapa tidur di sini ?? Bukan di tempat tidur " Ujar Erland sambil menatap ke arah tempat tidur di mana belum di pasang sprei tapi mata Erland langsung terfokus piring yang ada di atas meja hingga membuat dirinya mendekati meja itu .


Erland menghela napas nya panjang memegang kedua sisi meja saat melihat sarapan yang dia simpan untuk Aurellia tidak di habiskan bahkan setengah saja tidak .


" Jam berapa ini ??" Gumam Aurellia lalu menatap ke arah dinding kamarnya di mana letak jam dinding.


" Apa aku tidur selama ini " Lanjutnya lagi lalu berdiri dari duduknya menuju kamar mandi dengan pelan tanpa menghiraukan keberadaan Erland .


Mendengar suara pintu kamar mandi terbuka membuat Erland menatap ke arah kamar mandi .


Beberapa menit kemudian Aurellia ke luar sudah sedikit lebih baik lagi .


" Kamu belum makan " Tanya Erland dingin.


" Sudah tuan " Jawab Aurellia , Erland menunjuk meja samping tempat tidur Aurellia " Lalu itu " Tanya Erland .


" Tadi saya lupa meminta pelayan untuk mengambil nya tuan " Jawab Aurellia jujur .


Karena memang tadi dia bangun sudah sore lalu ke bawah hanya untuk makan siang sekalipun terlambat setelah itu dia kembali tertidur di sofa tanpa mengganti pakaiannya.


"Ada apa dengan mu " Tanya Erland datar .


' Tidak ada tuan " jawab Aurellia .


" Kamu memikirkannya " Tanya Erland sedikit kesal .


" Tidak tuan , Maaf tuan saya ganti baju dulu " Tangan Erland mengepal kuat, dia bukan orang bodoh dia bisa melihat dengan jelas jika Aurellia memang memikirkan kekasihnya .


Sebenarnya tidak ada yang salah , Bukankah semua orang seperti itu ?? Tapi bagi Erland itu salah bahkan salah besar karena dia tidak suka saat Aurellia memikirkan orang lain .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf karena author tidak bisa Flashback belum ajukan kontrak tapi setelah itu jika sudah bisa kita akan berimajinasi bersama 😁😁😁😁😁😁 Mohon di maklumi ya itu kenapa author hanya spil² sedikit ✌️✌️🤭🤭🤭


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2