London Love Story

London Love Story
Hidup dan tumbuh bersama


__ADS_3

Kini Erland dan Aurellia kembali beraktifitas seperti biasanya di mana mereka akan kembali pada rutinitas nya karena Alan dan Elsa sudah kembali ke Indonesia .


Sejak pagi Aurellia sudah sibuk dengan mengurus sarapan untuk mereka ,jika biasanya pelayan yang menyiapkan tapi tidak dengan kali ini, dia akan mengurus semuanya seperti apa yang dia lihat pada ibunya.


Setelah selesai dengan urusan di dapur dia meninggal kan begitu saja membiarkan pelayan yang membersihkan dapur dan menyajikan di meja .


Ceklek


Aurellia menarik senyum nya tipis melihat Erland yang masih tertidur dengan posisi tengkurap dan wajahnya menghadap ke arah pintu .


" Hubby " Panggil Aurellia lembut .


Cup


" Masih mau tidur " Lanjutnya setelah memberikan kecupan lembut di atas bibir tebal milik suami nya itu .


" Satu kali lagi " Aurellia menggeleng lalu kembali mencium bibir sang suami kali ini dengan ******* yang lembut hingga kedua mata sang suami terbuka menatap Aurellia .


" Kenapa kau bau sekali " Tanya Erland .


" Tadi masak di bawah ,ayo bangun" Ujarnya membantu Erland untuk bangun .


" Mandi bersama mau " Tawar Aurellia .


" Apa kau ingin aku menolak nya " Tanya Erland menatap sang istri nya yang memberikan segelas minuman hangat.


" Kau yakin ingin menolak " Tanya balik Aurellia .


"Kau agresif sekali " Aurellia tersenyum " milikmu membuat ku candu " Jawab Aurellia membuat Erland tertawa .


" Biasanya yang mengatakan itu laki² " Jawab Erland mengacak rambut Aurellia dengan lembut .


" Ayo mandi " Lanjutnya lalu ke duanya masuk dalam kamar mandi membersihkan tubuh mereka .


🪵


🪵


🪵


Brad menatap kedua manusia yang baru saja datang dengan senyum mengembang dan Brad sudah pastikan jika pagi ini ada kegiatan yang membuat bosnya itu bahagia .


" Selamat pagi tuan,Non " Sapa Brad berdiri dari duduknya .


" Pagi " Jawab Aurellia lembut.


Aurellia menyiapkan sarapan untuk sang suami sedangkan Brad di layani pelayan .


" Kau tidak ingin menikah Brad " Tanya Erland tiba-tiba.

__ADS_1


Uhuk ....Uhuk ....


Brad langsung mengambil gelas yang ada di samping nya .


" Apa pertanyaan ku membuat mu hampir mati " Lanjutnya tanpa merasa bersalah.


" By " Tegur Aurellia meletakan sarapan sang suami di depannya .


" Kenapa ?? Aku hanya bertanya bukan meminta nya menikah " Jawab Erland menatap Aurellia.


" Saya belum memikirkan itu tuan "Jawab Brad .


" Kau tidak memikirkan atau memang tidak ada yang menyukai mu " Jawab Erland .


PLak


" Kau memukul ku " Tanya Erland dingin .


" Bagaimana dia bisa mencari istri jika papa selalu dia yang menyelesaikan tugas perusahaan dan di masion ini ,bahkan aku saja yang jadi sekertaris mu kelelahan juga padahal tidak sebanding dengan perkejaan Brad " Ujar Aurellia membela Brad .


" Kau mengeluh karena berkerja denganku Aurellia Alexander Putri " Bukannya takut Aurellia hanya terdiam .


" Brad juga butuh Sekertaris By " Usul Aurellia


" Setidaknya saat dia mengurus hal di luar ,jika ada hal Hubby butuh kan bisa di atasi sekertaris nya tidak harus meminta nya kembali lagi keperusahan " Lanjutnya dengan lembut .


" Kau menyukai Brand " Tanyanya bahkan kini dia sudah merubah posisi duduknya menghadap sang istri menatapnya dengan tajam dan siap mengulitinya.


" Aku kenyang " Jawab Erland ,tapi saat akan berhenti Aurellia menahan tangan nya .


" Isi tenaga dulu , kita belum mencoba di perusahaan " Seketika wajah Erland langsung berbinar mendengar ucapan Aurellia tapi itu hanya sementara saja .


Dengan cepat dia mengibaskan tangan nya dengan kasar hingga tangan Aurellia terlepas lalu duduk kembali.


" Carilah orang yang bisa membantu mu " Ujar Erland dingin .


" Baik tuan " Jawab Brad .


Aurellia hanya menarik sudut bibirnya suaminya ini benar-benar luar biasa, syukur dia sudah tahu dan hafal dengan sikap suaminya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


BRAK


Tubuh Brad langsung menghantam setir mobil syukur dia tidak terlalu kencang membawa mobil .


Perlahan dia mengakat kepala nya ada seseorang yang terjatuh di depan, dengan sigap dia langsung turun dari mobilnya .


" Maaf Nona ,apa kau baik-baik saja " Tanya Brad khawatir .

__ADS_1


" Maaf Tuan saya tidak bermaksud ....."


" Itu dia ,tangkap jangan sampai dia lolos " Pekik seseorang hingga membuat wanita itu menatap ke belakang .


" Maaf tuan " sambil menahan rasa sakitnya dia berusaha berdiri tapi Brad langsung menahan tubuh nya .


" Tuan saya mohon " kedua tangan nya berada di depan dadanya menatap Brad .


" Kau berbuat salah " Wanita itu hanya terdiam dia terus menatap ke belakang di mana warga sudah berada di dekatnya membuat nya semakin takut hingga gemetar.


"Kemana lagi kamu akan berlari Hah " bentak seorang pria yang sudah tua .


" Maaf Tuan, saya tidak bermaksud mencuri saya hanya..."


" Omong kosong ,jelas² kamu mencuri lalu melarikan diri" Potong nya dengan cepat .


" Bawa dia ke kantor polisi saja Pak " Ujar salah satu warga .


" Iya Pak biar dia kapok " timpal yang lainnya .


" apa yang dia ambil " peserta yang ada di situ menatap ke arah Brad sedangkan wanita yang dia tabrak tadi hanya tertunduk.


" Sebungkus Roti " Lidah Brad berdecak .


" Hanya sebuah roti tidak akan membuatmu miskin "Jawab Brad ketus .


" Tidak usah ikut campur anak muda ,wanita ini mungkin sudah sering mengambil ....."


" Jangan asal menuduh ,bahkan dia bisa menuntut mu " Potong Brad cepat lalu melemparkan beberapa lembar uang dolar tepat di depan pria tua itu " Cukup bukan ? Maka pergilah " Lanjutnya dengan datar .


" Kali ini kamu selamat jika nanti aku kembali melihat mu ,aku akan melaporkan mu " Ujarnya sebelum meninggalkan Brad .


" Bawa dia ke rumah sakit , pastikan dia baik² saja " Ujar Brad menatap pengawal yang memang selalu mengikuti nya .


" Baik tuan " Jawab mereka ,Brad langsung masuk dalam mobil tanpa mempedulikan wanita yang kini sudah berada di tangan anak buah nya.


Karena pekerjaan nya sudah menunggu nya ,hanya karena hal sepele seperti ini membuang waktunya lebih lama .


Sebenar nya dia bisa saja meminta pengawal yang mengurus nya tapi karena dia yang menabrak nya dia tidak ingin lepas tangan begitu saja apa lagi melihat wajahnya yang begitu ketakutan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ada yang rindu kah ?? Maafkan Author 😘😘😘😘


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘


__ADS_2