
Sore harinya Aurellia kembali di jemput sang sopir, Sesampainya di masion utama dia langsung ke kamarnya membersihkan dirinya .
Perasaan nya sedikit membaik setelah bercerita dengan ibunya sekalipun Rosna tidak terlalu banyak bicara hanya memberikan nasehat .
" Kita mandi dulu ya sayang ,setelah itu kita ke bawah ketemu Oma sama Opa " Ujar Aurellia lembut .
Ya kini dia harus membiasakan diri mengajak anaknya bicara dan menerima mereka dengan sepenuh hati seperti ucapan sang ibu .
Apa pun yang terjadi sebelumnya dan kedepannya itu bukan salah mereka melainkan salahnya dan Erland .
kehadiran mereka bukan keinginan calon anaknya ,melainkan takdir yang mungkin dengan begini Erland bisa melupakan Nova dan membalas perasaan Aurellia .
Sekalipun tidak yakin dengan ucapan yang itu tapi Aurellia akan bertahan sebisa nya bukan demi Erland melainkan kedua anaknya .
Beberapa menit kemudian Aurellia ke luar dengan tampak segar dia langsung menuju ruangan ganti saat semua nya selesai dia ke luar dari kamarnya .
" Maaf ,apa lihat mommy " Tanya Aurellia terbata ,karena belum terbiasa .
Dia akan mengikuti semua usulan ibunya belajar dengan pelan sekalipun itu sangat sulit dia lakukan
" Seperti nya nyonya di kamar tuan muda dan nona muda kecil Non " jawab pelayan lembut .
" Makasih Bibi " Ucap Aurellia lalu berjalan ke arah kamar baby four .
Tok ...tok ..
Ceklek
" sudah pulang sayang " Aurellia mengaguk tersenyum " Mommy sibuk " Tanya Aurellia .
" Tidak, baru selesai urus baby four " Jawab Adara terbata karena kaget mendengar panggilan baru dari menantunya itu .
" Ada yang kamu butuhkan" Aurellia menggeleng tersenyum " tidak ada mom " Jawabnya .
" ayo masuk " ajak Adara lembut .
" Mama " Pekik Nora saat melihat siapa yang masuk dalam kar mereka .
" Berisik Dek " Tegur Enzi membuat Nora menutup kedua mulut nya .
" Bikin apa hm " Tanya nya lembut .
" Habis mandi Mama ,terus bereskan pakaian sama handuk kotor " Ujar nya dengan tersenyum.
" Anak pintar " Ujar Aurellia tersenyum .
" Mommy titip anak² ya mereka akan mengerjakan tugas , Sebentar lagi Daddy kalian pulang " Aurellia mengaguk tersenyum .
" Iya Mom " Jawab Aurellia tersenyum.
" Jangan buat Mama kelelahan, kerjanya tugasnya dengan baik ,mommy mau ke luar sebentar Paham " Ujar Adara dengan tegas .
" Iya Mommy " Jawab mereka bersamaan.
__ADS_1
" Mama ayo ke meja Nora " ajak Nora setelah Adara ke luar dari kamar Baby four .
" Ade " Tegur Ethan menatap sang adik
" Tidak papa sayang ,kita kerjakan sama² di karpet mau " Ujar Aurellia lembut .
" Bisa Aunty " Jawab Enzi lalu membawa buku nya di ikuti ke tiga adiknya .
" Aunty " Aurellia menatap Elea yang juga menatap nya " apa kami bisa memanggil aunty seperti Nora " Tanyanya dengan mata yang berkedip membuat Aurellia tersenyum .
" Boleh " jawab Aurellia membuat Elea kegirangan " Terima kasih Mama " Ujarnya dengan bahagia , Aurellia menatap Enzi dan Ethan yang hanya diam seperti nya mereka tidak terlalu tertarik .
🪵
🪵
🪵
" Mama mana Bunda " Tanya Elea menatap Nova .
" Mama siapa " Tanya Edward menatap Elea dengan bingung .
" Mama Aurel " Timpal Enzi tenang ,peserta di meja makan itu menatap ke arah Enzi yang tidak terusik sama sekali .
" Mama Aurel nya makan di kamar sayang, baby nya mual kalau makan di sini " Ujar Ana dengan lembut .
" Kenapa bisa mual Oma ,apa baby tidak suka makanannya " Tanya Nora dengan polos .
Elea dan Nora tidak lagi bertanya ke duanya fokus pada makanan yang ada di depannya .
" Sudah " Adara mengaguk tersenyum lalu melayani sang suami .
" Bibi tolong antar kan susu di kamar Aurellia ya " pinta Adara pada pelayan .
" baik nyonya " Ujar pelayan .
" Biar Enzi saja Bi " peserta di situ kembali menatap ke arah pria yang hanya memasang wajah datar nya .
" Baik tuan muda kecil " Ujar pelayan .
" Abang makan dulu " Ujar Della lembut .
" hanya sebentar " Jawab Enzi turun di bantu pelayan lalu ke dapur menunggu susu Aurellia.
" Ada apa dengan mereka " Tanya Jeje menatap baby four .
" Biarkan saja " Ujar Henry tersenyum .
" Rachel mau juga panggil Mama Aurel " Reza menatap Cucu nya.
" jangan ,nanti orang pikiran nya abi mu menikah dua wanita " jawab Della membuat Raine menatapnya .
" Della " Tegur Riane dengan mata melotot.
__ADS_1
" Memang ,masa panggil nya semua sama ,nanti kalau jalan sama² terus Rachel panggil Mama semuanya berbalik pasti orang mikirnya gitu " Jawab Della tanpa rasa bersalah .
" Otak mu terlalu jauh " Cibir Raine kesal .
" Mama yang pikirannya tidak sampai " Jawab Della tenang .
" Ade " Tegur Rangga membuat Della terdiam .
Di dalam kamar Aurellia di buat kaget saat melihat Enzi membawakan gelas susunya sekalipun pelayan mengikuti nya .
" Kenapa bukan bibi saja " Tanya Aurellia lembut .
"Abang hanya ingin memastikan kalau Mama baik² saja " Aurellia mengulum senyum nya lalu berjongkok di depan Enzi " Mama baik² saja ,maaf tidak bisa bergabung soalnya baby lagi cerewet tidak papa kan " Enzi mengaguk sebagai jawabannya .
" Abang kembali ke bawah " Pamit nya ke luar dari kamar Aurellia di ikuti pelayan .
" Makasih Abang " Enzi tetap melanjutkan langkahnya tanpa menjawab ucapan Aurellia membuat wanita itu tersenyum .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
02.45
Seorang pria masuk dalam masion utama yang sudah mulai gelap dan hanya menyisakan beberapa penjaga yang langsung menundukan kepalanya saat melihat pria itu .
" Selamat datang tuan Erland " Erland hanya mengaguk lalu berjalan ke salah satu kamar yang ada di lantai bawah .
Dia bukannya tidak mau menemui Aurellia dia hanya tidak ingin mengganggu tidur wanita itu ,apa lagi ini sudah sangat larut .
Erland langsung masuk dalam kamar mandi membersihkan diri terlebih dahulu sebelum nantinya dia istirahat .
" Ah aku merindukan nya " Gumam Erland tersenyum .
" Sabar besok kamu akan bertemu dengan nya " Lanjutnya memperingati dirinya .
Beberapa menit kemudian Erland ke luar dari kamar mandi hanya menggunakan celana pendek tanpa atasan membiarkan dadanya terekspos begitu saja .
Huh
Erland membuang tubuhnya di atas tempat tidur badannya terasa lelah setelah menyelesaikan pekerjaan dan langsung kembali ke Indonesia .
Perlahan mata Erland mulai terpejam karena memang dia sangat lelah .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1