London Love Story

London Love Story
Bonus


__ADS_3

" Mommy " Pekik seorang gadis kecil yang sedang menuruni tangga mencari keberadaan sang ibu .


" Di dapur " Langkah kecil itu berlari ke arah sumber suara ,di mana sang ibu sedang membuat susu untuk nya .


" Mami ,Kaka Salsa di mana ? " Iin menatap Putri pertama Erland dan Aurellia yang di mana kini sudah memasuki usia 3 tahun lebih dan sebentar lagi akan mendaftar masuk sekolah .


Sedangkan sang ibu hanya menggelengkan kepalanya, sudah menjadi kebiasaan Ellena jika mencari nya dan melihat Iin dia akan menanyakan Salsa lebih dulu .


" Kaka Salsa nya sudah pergi sekolah Non" Jawab Iin lembut.


" Kenapa mencari Mommy " Ellena tersentak lalu menatap Aurellia " Si kembar nangis " Jawabnya tersenyum memperlihatkan gigi putihnya .


" Kebiasaan " Aurellia mengacak rambut Ellena dengan lembut " Habiskan susunya ya ,mommy mau lihat Ade dulu " Ellena mengaguk tersenyum " titip Ellena ya In " Pinta Aurellia lembut .


" Iya Nyonya " Jawab Iin lembut .


" Ade Zakir di mana Mi " Iin membantu Ellena untuk duduk di kursi khusus untuknya .


" Lagi main sama Bibi, Mami lagi buat kan makanan untuknya " Jawab Iin lembut .


" Apa baby nya masih lama ke luar nya Mi " Pandangan Ellena menatap perut Iin yang sudah terlihat .


" ya , beberapa bulan lagi Non " Jawab Iin tersenyum.


Iin kembali di berikan kepercayaan untuk hamil di mana kini usianya sudah memasuki 3 bulan , kehamilan kali ini tidak terlalu banyak drama hanya sesekali dia merasakan mual dan tidak terlalu memilih makanan dan itu sangat menguntungkan Brad yang dengan segudang kesibukan nya karena tidak perlu khawatir akan keadaan sang istri yang harus mengurus Putra pertamanya .


Sedangkan Salsa putri pertama nya dia sudah bisa mengurus dirinya sekalipun sesekali di bantu pengasuh nya .


Sedangkan di dalam kamar Aurellia langsung mengambil salah satu anaknya dari gendongan pengasuh .


" Apa nangisnya sudah lama Sus " Tanya Aurellia sambil membuka kancing bajunya satu persatu.


" Belum Nyonya " Jawab nya pelan .

__ADS_1


" Anak Mommy haus,lapar " Tanya Aurellia mengarahkan sumber makanan ke dalam mulut sang putra .


" Kenapa pipinya besar begini sih " Aurellia menekan pipi besar sang anak dengan lembut .


" Archer sudah di jemur Sus "Tanyanya menatap pengasuh yang menggendong sang putra .


" belum Nyonya ,tadi tuan muda kecil Ace lebih dulu menangis jadi Susternya lagi tenangkan " jawabnya pelan


Anak Aurellia dan Erland yang keduanya kembar laki-laki ,setelah kehilangan anak kembar mereka di awal pernikahan kini mereka kembali di beri kepercayaan sehingga Erland tidak berhenti mengucap syukur bahkan saat tahu Aurellia hamil kembar , Aurellia tidak perna di izinkan turun di lantai dua jika sendirian bahkan hanya untuk mengurus Ellena Erland melarang nya hingga Iin dan pelayan yang lainnya yang mengurus Ellena karena memang Aurellia tidak memakai jasa pengasuh dia memilih mengurus sendiri .


Namun itu hanya sampai umur Ellena 2 tahun lebih karena sudah hamil si kembar ,tidak ada pilihan lain selain menurut Karana dia tahu ke khawatiran suaminya .


Ceklek


Aurellia menatap ke arah pintu sambil tersenyum " Sudah minum susunya " Ellena mengaguk mendekati sang ibu " Sudah Mom " Jawab nya pelan lalu duduk di samping sang ibu .


" Sudah Sus " Pengasuh Ace mengambil ahli tuan muda nya lalu ke luar dari kamar menuju balkon bersama pengasuh Archer untuk menjemur si kembar.


" Kakak mau ngomong sesuatu " Ellena menatap sang ibu " Mommy tahu ya " Aurellia mengaguk tersenyum " Jika Mommy bisa bantu ,mommy akan bantu " Lanjut nya lembut .


Ellena meletakan kedua tangannya di dagunya untuk menopang wajahnya ,bibirnya sedikit di majukan dengan sorot mata yang begitu teduh .


Siapapun yang melihat tingkah gadis kecil milik Erland itu akan tersenyum, Aurellia menahan kedua bibirnya untuk tidak tertawa .


" Lena kesepian " Jawabnya lirih ,sorot matanya menatap ke arah tempat tidur si kembar " Kaka Salsa sekolah, Ade Zakir tidak bisa di ajak main tidak seruh diam terus , si kembar masih kecil " Lanjut nya lemas .


" Kan ada Uncle sama Aunty sayang " Ellena terdiam sebentar lalu kembali membuka suara " Tidak seru Mom, main sama Uncle dan Aunty banyak larangan nya " Jawab Ellena .


Sebenar nya Aurellia membiarkan Ellena bermain sesuka hatinya ,karena anak seusianya pasti banyak hal yang ingin dia lakukan apa lagi rasa penasaran nya begitu tinggi .


Tapi kembali lagi sama yang berkuasa di rumah besar itu,bahkan saat melihat kulit Ellena tergores sedikit pun , umpatan dan makian yang ke luar dari mulut suaminya membuat para pelayan dan penjaga ketakutan .


" Nanti mommy bicara sama Uncle dan Aunty ya " Ellena menatap Aurellia ragu "Urusan Daddy biar mommy yang urus " Lanjut nya seolah paham dengan tatapan putrinya .

__ADS_1


" Promise " Aurellia menerima jari kelingkingnya kecil milik Ellena " Promise " Jawab Aurellia.


" Thank you mom, I love you, CUP " Satu kecupan mendarat di pipi Aurellia sebelum Putri nya itu ke luar dari kamar si kembar untuk mencari para Peyalan dan penjaga.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


London,Pukul 16.40


" Daddy "


" Papi "


Pekikan kedua wanita yang berlari menghampiri kedua pria yang baru saja kembali setelah menghabiskan waktu seharian di luar membuat keduanya tersenyum, bahkan rasa lelah mereka hilang begitu saja saat melihat istri dan anak mereka menyambut kedatangan mereka .


Hap


Erland langsung mengakat Ellena membuat gadis kecil itu tertawa sedangkan Salsa hanya memeluk kaki Brad sebentar lalu menggegam tangan Brad .


" Anak Daddy tampan sekali " Ujar Erland saat sudah berada di depan istri dan kedua anak kembarnya yang berada dalam stroller.


" Ellena juga cantik ,iya kan Dad ? " Erland menatap wajah Putri nya yang masih dalam gendongan nya .


" Hm " Erland menatap wajah Ellena " Gimana ya ? " Jawabnya bingung.


" Daddy " Tegur Aurellia pelan .


" Sedikit " Ellena memanyunkan bibirnya " Papi " Rengeknya pada Brad yang kini tengah menggonggong putranya.


" Nona Ellena selalu cantik " Pujinya tersenyum membuat Ellena malu dan memeluk leher Erland menyembunyikan wajahnya .


"Lena jadi malu " Cicitnya membuat Erland tertawa begitu juga yang lainnya.


" Sudah ayo masuk " Aurellia mengambil ahli tubuh Ellena, sedangkan si kembar bersama Erland .

__ADS_1


Kedua pasangan itu masuk dalam masion di ikuti wanita dan anak mereka masing-masing.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2