
**Welcome back ........ yoooooooo Annyeong Yeorobun πππππππ selamat membaca .
**>>>>>>>>>>>>>>>
"Hai allisya kita bertemu lagi" sapa Devian kepada Shaen , membuat seluruh penghuni kelas menatap mereka berdua dengan tatapan tajam.
Belum sempat Shaen menjawab tetapi Lee Eun Bi sudah menghampiri Devian terlebih dahulu .
"Hai Devian, namaku Lee Eun Bi, kamu kenal dengan gadis miskin ini? " Tanya Eun Bi.
"Siapa yang kau bilang gadis miskin, kau tak tahu dia ini Ann-" Shaen menutup mulut Devian sambil menarik tangannya dan membawa dia keluar kelas dengan sedikit berlari hingga dia terhenti di sudut dekat tangga.
"Apa yang kau lakukan baby? Kau merindukanku? Tenang kita masih punya waktu" Ocehan Devian tidak ditanggapi oleh Shaen yang sekarang tengah bolak-balik memikirkan bagaimana cara menjelaskan pada pria rubah ini.
"Dengarkan aku Devian, jangan mengungkapkan siapa aku sebenarnya karena disini aku tidak memakai identitas asli ku, aku sekolah disini murni dengan beasiswa dan tak ada seorang pun yang tahu bahwa aku anak pemilik sekolah ini, dan tak ada yang tahu siapa aku sebenarnya jadi Kumohon tolong, jangan sampai ini terungkap karena aku ingin hidup tenang dengan orang-orang baik di sekitarku, berteman tulus denganku tidak memandangi status sosial ku dan tidak memandang seberapa kayanya diriku, jadi Kumohon bantuanmu" Shaen memelas pada Devian berharap dia dapat bekerja sama dengannya.
"Apa maksudmu? Kau jadi orang miskin gitu? Baby kenapa kamu menyusahkan hidupmu sendiri? Baiklah jika itu maumu aku akanmmengabulkannya , tapi kau tak boleh melarangmu berada didekatmu okke? Sepakat? "
__ADS_1
Shaen membelalakan matanya dan dia hanya bisa pasrah.
"Ya baiklah tapi tolong jangan panggil aku BABY karena itu membuatku risih, dan tolong jangan terlalu akrab anggap saja kita baru kenal tadi pagi pokoknya kau harus membuat alasan agar mereka tidak curiga okke?".
Setelah itu mereka kembali ke ruang kelas, dan saat tiba di pintu masuk semua murid perempuan menatap horror shaen mereka bertanya apa hubungan Shaen dan Devian karena mereka datang ke kelas bersama.
"Devian apa hubungan kamu dengan gadis miskin songong ini?" Tanya Hyun na
"Aaa- ah tadi aku bertemu didepan gerbang dan tak sengaja menabraknya jadi aku tahu dia, hehee seperti iitu " Jawab Devian sedikit terbata-bata tapi berhasil meyakinkan murid perempuan.
'Syukurlah si bodoh itu tidak bicara yang sebenarnya' (dalam hati shaen) .
Hari itu adalah hari senin, Shaen berjalan dari apartementnya menuju sekolahnya, cukup beberapa menit saja shaen sudah berada di sekolahnya, hari ini tidak dilakukan upacara penaikan bendera, karena cuaca yang tidak memungkinkan , ya hari ini anginnya sangat kencang dan Shaen tidak membawa mantel ataupun pakaian yang tebal lainnya.
Sesampainya dikelas shaen mengeluarkan buku dan alat tulisnya dan menunggu guru datang.
"Annyeong Shaenna-ssi" Sapa Ae Ri yang baru datang.
__ADS_1
"Annyeong" Shaen membalas dengan senyuman manisnya yang membuat lelaki dikelasnya jantungnya berdetak saat melihat senyum Shaen, hingga tibalah seorang siswa yang terpampang dibalik pintu dia adalah Devian, shaen dengan cepat memalingkan wajahnya dari pria itu .
Saat pria itu melewati shaen dia berbisik pada shaen "morning baby" Shaen terkejut dan melihat sekitarnya berharap tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi barusan.
Devian pun duduk di bangkunya yang berada di belakang Shaen.
Datanglah guru laki-laki gagah dan sepertinya masih muda, yang tak lain adalah wali kelasnya.
"Selamat pagi anak-anak, perkenalan nama saya Kim Il-sung kalian bisa panggil saya Mr. Kim atau pak kim, saya adalah wali kelas kalian yang baru, karena yang kalian temui di hari pertama kalian disini adalah seorang perempuan bukan?" Jelas Mr. Kim
Sambil tersenyum dan melihat muridnya hingga penglihatan nya berhenti pada Shaen, Dan shaen tersenyum lalu mengedipkan kedua matanya pada Mr. Kim, Devian menyadari itu.
"Ahh baiklah hari ini kita akan belajar bahasa Korea, buka buku kalian, ehh untuk ketua kelas bapak menunjuk kamu yang berada dibarisan kedua yang sedang menatap saya dengan tajam" Kata Mr.kim sambil menunjuk salah seorang siswa yang tampan, dan sepertinya dia pendiam.
"Mengapa saya?" Tanya siswa tersebut.......
Siapakah siswa yang menjadi ketua kelas??? tunggu yaaaa ππ
__ADS_1
jangan lupa jempol nyaaa, bantu aku mengembangkan karya ini, terimakasih untuk semua yang sudah baca novel ini, jangan lupa komen juga, supaya kedepannya lebih baik lagi. terimakasih ππππ