London Love Story

London Love Story
Bakti seorang anak


__ADS_3

Erland menatap wanita yang kini berada di bawahnya dengan mata merem melek kedua tangan berpegangan pada meja dapur .


" Aaarrgghhhh ..... Darling "


" Faster ..... aaarrgghhhh " Aurellia mempercepat gerakannya tangan nya naik turun begitu juga mulutnya , sesekali dia mengulum bagian kepala jamur itu hingga membuat Erland bergetar kenikmatan .


Suara Erland memenuhi dapur kepala nya menengadah ke atas menikmati servisan yang di berikan istri nya dia tidak menyangka wanita itu akan seberani ini .


" Sssttttt ..... Aaarrgghhhh " Aurellia terus mengisap jamur besar berurat di mana volume nya semakin bertambah hingga akhirnya Aurellia memasukan seluruh nya dalam mulutnya hingga menyentuh tenggorokan nya .


" Aaarrgghhhh....Tarik.... Darling " Pekik Erland .


" Jangan .... Aaarrrggggghhhhhhh" Terlambat cairan itu tumpah dalam mulut Aurellia denah cepat Erland membantunya berdiri mencuci mulut sang istri mengeluarkan cairan yang tadi dia buang dalam mulut istrinya .


" Siapa yang mengajari " Tanya Erland dengan helaan napas panjang , Aurellia memilih membersihkan milik Erland dengan pelan lalu mengambil tisu .


" Jawab Darling " Desak Erland menghentikan gerakan istri nya menyelesaikan sendiri .


" Nova " Erland membulat matanya tajam menatap Aurellia " Katakan sekali lagi " Pinta Erland.


" Nova ,mommy , Oma dan yang lainnya " Sebut nya satu persatu, Erland memejamkan matanya kuat .


" Aku akan menelpon dan mengumpat mereka satu persatu " Ucap Erland kesal tapi yakin lah itu hanya yang keluar dari mulutnya sedangkan yang belum keluar dia akan pendam sendiri .


Ah seperti nya dia harus meninggalkan istri nya bersama wanita penghuni masion itu ,biar istri nya semakin pintar .


" Jangan lakukan itu Darl ok " Pintah Erland lembut .


Lakukanlah aku menyukai nya Ralatnya dalam hati sambil tersenyum puas .


" Tidak papa ,aku menyukai nya ,ibu juga bilang dari pada jajan di luar sekalipun rasanya beda tapi setidaknya lakukan itu untuk suamimu katanya " Ujar Aurellia .


" Kamu bisa pakai tangan Darl ,tidak harus mulut " Jawabnya mengelus bibir Aurellia .


Terimakasih ibu mertua aku mencintaimu ,ah haruskan aku mengirim kan hadiah ya harus Ucapnya dalam hati.


" Ayo bereskan pekerjaan dulu setelah itu kita bersih kan diri dan tidur " Aurellia mengaguk tersenyum .


CUP


" Makasih " Aurellia hanya mengagguk lalu keduanya kembali mengatur barang belanjaan yang sedikit tertunda karena harus menyelesaikan sesuatu hal yang sangat penting antara hidup dan mati .


🪵


🪵


" Apa begitu cara pasang nya " Tanya Erland sambil memperhatikan istri nya memasang roti di dalaman nya .


" Hebm " Jawab Aurellia .


" Apa itu tidak akan tembus ,tipis sekali " Tanya nya lagi .


" 2 jam sekali aku menggantinya " Erland hanya mengaguk saja karena dia tidak paham .

__ADS_1


" Apa darahnya masih banyak yang ke luar " Aurellia mengaguk " Tidak sebanyak saat Minggu pertama ini sudah seperti halangan biasa " Seketika Erland menarik sudut bibirnya ke atas .


Sepertinya dia akan mengambil liburan ini sekalian honeymoon .


Bukankah wanita itu tadi sudah menyetujui nya Ah memikirkan itu membuat kepala Erland ingin meledak .


Jangan bangun kamu baru selesai di keluarkan Ucap Erland menatap ke arah bawah di mana keduanya masih berada di dalam kamar mandi .


Dia menunggu sang istri memasang dinding anti bocor agar tidak melebur ke mana² .


" Sudah " Aurellia mengaguk lalu ke duanya ke luar dari kamar mandi .


Aurellia langsung mengambil kan pakaian suaminya dan memberikan padanya.


" Kemungkin besok siang atau sore pakaiannya baru di antar " Aurellia mengaguk " Tidak papa ,to ruangan gantinya belum juga di bersihkan " Jawab Aurellia


" Semuanya sudah bersih Darl ,nanti tiap pagi ada ada yang datang membersihkan setelah itu dia kembali jika pekerjaan nya selesai " Jawab Erland .


" Iya sudah nanti besok saja " Erland mengaguk kan kepalanya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi harinya Erland harus terbangun saat mendengar ponselnya berdering ,perlahan dia meraba meja yang ada di sampingnya lalu menerima panggilan itu tanpa melihat siapa yang menelpon nya .


" Apa maksudnya kamu mengirim kan uang untuk istri ku " Erland membuka matanya menatap ponselnya .


Daddy


Erland mengulum senyumnya menatap nama penelpon lalu dia menatap ke arah samping ternyata sang istri sudah tidak ada .


" Jangan membual, kamu tidak hanya mengirim kan pada mommy mu tapi hampir semua wanita termaksud Nova bahkan Della pun begitu " Jawab Raymond kesal membuat Erland tertawa .


" Berbagi rezeki Dad " Lidah Raymond berdecak .


" Kami tidak kekurangan uang ,dari segi mana nya kamu berbagi rezeki bodoh " Umpat Raymond yang sudah emosi .


" Come'n Dad , Erland baru bangun tidak bisa kah mengatakan selamat pagi dulu " Ucap Erland


Ceklek


Erland menatap ke arah pintu di mana Aurellia masuk sambil membawa secangkir gelas .


Saat sudah berada di dekat nya dia menunjuk bibirnya sendiri


CUP


" Daddy " Aurellia hanya mengaguk lalu masuk dalam kamar mandi menyiapkan air untuk Erland mandi. .


" Di sini siang bukan pagi " Jawabnya ketus .


" Daddy menelpon ku hanya menayangkan hal itu , menyebalkan mengganggu tidurku saja " Ujar Erland .


" Harusnya Daddy berterimakasih karena Erland yang mengirimkan uang bukan pria lain " Lanjut nya lagi .

__ADS_1


" Tarik ucapan mu bajingan " Umpat Raymond emosi .


" Semoga Mommy menyukai pria lain aku tidak masalah memiliki ayah tiri " Ujar Erland tersenyum .


" Bajingan......" Erland langsung mematikan ponselnya sepihak tidak peduli pria itu mengamuk nantinya .


" Mandi dulu ,nanti sarapan nya dingin " Erland menyibakan selimut nya mengambil secangkir teh yang di siapkan Aurellia .


" Masak apa " Tanya Erland berdiri menghampiri sang istri yang menunggunya di depan pintu kamar mandi .


" Nasi goreng,salad Sayur sama roti "Jawab Aurellia .


" Siapkan saja bajuku Darl " Pinta Erland .


" Aku tunggu di bawah tidak papa kan, soalnya belum selesai " Ujar Aurellia.


" Hebm "


Aurellia menyiapkan pakaian ganti Erland lalu ke luar dari kamar mereka dan bertepatan dengan bel apartemen nya berbunyi .


Aurellia langsung membuka nya saat tahu siapa yang ada di depan apartemen .


" Maaf Non kami mengganggu " Ujar pengawal .


" Ini yang akan berkerja membersihkan apartemen " Lanjutnya lagi .


" Ah iya masuk Mba " Pinta nya pada pelayan.


" Kalian sudah sarapan " Lanjutnya menatap pengawal yang ada yang di depan nya .


" Sudah Non " Jawab nya cepat .


" Ayo masuk kita sarapan bersama " Kedua pria itu saling melirik.


" Ayo masuk ,atau aku akan memberi tahu ayah " Kedua pria itu menelan ludahnya paksa mereka berada di posisi yang begitu seram .


" Non ...."


" Ayo masuk ,atau nanti aku laporkan pada suami ku mau " Ancam nya lagi membuat kedua pria itu bingung .


" Baiklah ,aku akan....."


" Kami masuk Non " Ujar mereka bersamaan .


" Terima kasih banyak Non " Aurellia hanya menggaguk mempersilahkan kedua pria itu untuk masuk .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2