London Love Story

London Love Story
Hanya sebentar


__ADS_3

Erland mendekati tempat tidur setelah memeriksa pesan yang masuk dalam ponselnya lalu merebahkan tubuhnya menyusul Aurellia yang lebih dulu merebahkan tubuhnya ,padahal wanita itu baru juga bangun tapi kenapa dia begitu menyukai tempat tidur itu ,Apa badannya tidak sakit ?? Atau dia kelelahan .


Dengan perlahan Erland menarik Aurellia tidur dalam pelukannya membalikkan posisi wanita itu hingga menghadap nya .


" Sssttt ..tidurlah " Aurellia membuka matanya sedikit mungkin karena terusik .


" Tuan " Panggilnya antara sadar dan tidak.


" Ya ,tidurlah " Aurellia menyembunyikan wajahnya di dada Erland mencari tempat ternyaman.


Setelah itu Erland pun menyusul sang istri yang sudah terlelap dalam pelukan nya .


🪵


🪵


🪵


Tepat pukul 14.40 Aurellia lebih dulu bangun perlahan dia membuka matanya bidang Dada yang begitu keras hal pertama yang dia lihat ,perlahan kepala nya mendongak ke atas lalu dia menatap ke bawah di mana tangan besar Erland berada di pinggang nya .


" Apa selama nya saya bisa merasakan hal ini ,ini terasa nyaman tapi saya takut jika ini hanya sementara " Gumam Aurellia lirih .


" Apa bisa tuan tetap seperti dulu ?? biar saya tidak terlalu berharap dan bisa menahan diri " Aurellia kembali membenamkan wajahnya di dada Erland " Apa mencintai tuan sesakit ini " Lanjut nya dengan pelan .


Saat perasaan nya mulai tenang , Aurellia mundur perlahan ,lalu mengakat tangan Erland dengan pelan agar tidak membangunkan pria itu .


CUP


sebelum turun dari tempat tidur , Aurellia mencium bibir Erland sekilas lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk mencuci wajahnya .


" Maaf " Erland menghela napasnya panjang ,dia sudah bangun sejak Aurellia bergerak dalam pelukannya .


Dia menatap pintu kamar mandi itu dengan tatapan datar , merubah posisi nya duduk sambil bersandar di kepala ranjang .


Ceklek


" Tuan " Panggil Aurellia " Kenapa sudah bangun " Tanya Aurellia yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi .


" Gulingku hilang " Jawab Erland seadanya lalu menurunkan kakinya mendekati Aurellia yang masih berdiri di sana.


" Saya ...Saya Lapar mau makan makanya bangun " jawab Aurellia gugup .


" Kenapa tidak membangunkan aku " Tanya Erland menatap Aurellia .


" Hebm ....Hebm ...Tuan tidurnya begitu nyenyak saya tidak tega membangunkan anda " Jawab Aurellia .Erland menundukkan badannya sedikit tepat di depan perut wanita itu .


" Tunggu sebentar ya ,Daddy mau cuci muka dulu baru temani kalian " Ujarnya dengan lembut lalu mengusap perut Aurellia .


" Tunggu, aku cuci muka dulu " Aurellia mengaguk sebagai jawabannya .


Cup


" Aku kembalikan " Ucap Erland lalu masuk dalam kamar mandi tanpa mempedulikan Aurellia .

__ADS_1


Di dalam kamar mandi Erland senyum² sendiri dalam kamar mandi .


Sedangkan Aurellia langsung membereskan tempat tidur mereka sambil menunggu Erland .


" Ayo " Aurellia menatap ke sumber suara ,lalu mengaguk mendekati Erland .


" Mau makan apa " Tanya Erland lembut .


" Yang ada saja di dapur " Jawab Aurellia .


Keduanya ke luar dari kamar Aurellia ,tidak sengaja berpapasan dengan Azzam .


" Selamat sore " Sapa Azzam menundukkan kepalanya pada Erland .


" Ade mau ke mana " Tanya Aurellia .


" Mau kebelakang Kak " Jawab Azzam lalu melanjutkan langkahnya begitu juga Erland dan Aurellia .


🪵


🪵


🪵


" Nona Aurellia ,ada yang anda butuhkan Non " Tanya pelayan yang berada di dapur .


" Aurel lapar Bi, Apa masih ada makanan !! sisa tadi juga tidak papa " Tanya Aurellia yang masih berdiri di samping kursi makan begitu juga Erland .


" Biar saya buatkan yang baru Non, yang tadi juga sudah habis hanya ada rendang saja " Jawab Pelayan lembut.


" Tapi Non ....."


" Ambilkan saja " Pelayan langsung menundukan kepalanya " Baik tuan muda " Jawab Pelayan lalu mengambil kan sisa rendang untuk di panasi lebih dulu .


" Tuan mau makan juga " Erland menggeleng ,lalu menarik kursi meminta Aurellia untuk duduk .


" Makasih " Erland hanya mengangguk sebagai jawabannya .


" Tuan mau minum apa ?? Biar saya buatkan " Tanya pelayan sopan .


" Buah saja " Jawab Erland sambil menatap Aurellia karena posisi duduknya di mendapat wanita itu .


" Baik tuan muda " Jawab pelayan.


Erland menarik kursi Aurellia untuk lebih dekat dengan nya hingga membuat wanita itu kaget .


" Sorry " Ujar Erland lalu mengelus perut Aurellia dengan lembut .


" Lo ngapain di dapur " Aurellia dan Erland menatap ke sumber suara di mana Rehan bersama istri nya menghampiri keduanya .


" Lapar ayah " Jawabnya sambil tersenyum kuda .


" Bukannya tadi sudah makan " Tanya Rehan menatap Aurellia .

__ADS_1


"Namanya juga orang hamil yah, bawaannya lapar terus kaya baru saja " Rehan tertawa kecil mendengar ucapan Rosna.


Sekilas keduanya melihat tangan Erland yang terus mengusap perut Aurellia membuat keduanya tersenyum .


" Permisi Non " Aurellia mengagguk " Makasih bi " Ujar Aurellia .


" Iya Non " Jawab pelayan lembut .


" Tuan mau " Tawar Aurellia ,tapi Erland menggeleng " makanlah " Pinta Erland.


" Apa lusa kalian akan kembali ke London " Tanya Rehan menatap Erland .


" Iya Uncle, Sebelum resepsi kami sudah berada di sini " Jawab Erland .


" Apa Aurellia juga ikut "Tanya Rosna yang kini duduk di samping Aurellia .


" Saya akan kembali sama Brad dia tetap di sini " Aurellia langsung menatap Erland .


" Kau harus tetap di sini " Ujar Erland paham akan tatapan Aurellia " Hanya sebentar, Aku hanya takut kalian kenapa² nantinya apa lagi kamu tidak terlalu sehat !! Aunty Amanda juga melarang ku membawa mu " Lanjutnya memberikan penjelasan sebaik mungkin agar wanita itu menerima nya .


" Kenapa tuan tidak bicara dulu dengan ku " Tanya Aurellia serak ,bahkan dia sudah tidak berminat lagi menyentuh makanannya rasa lapar yang sedari mendera nya hilang begitu saja .


" Permisi tuan " Erland menatap pelayan lalu mengagguk sebagai jawabannya .


" Mungkin Erland belum sempat Nak " Ujar Rosna lembut.


Ya sesuai permintaan Daddy Radit ,Rosna dan Rehan tidak memakai embel-embel Tuan lagi karena Erland sudah menjadi menantu mereka yang artinya posisinya sama dengan Aurellia yang yang lainnya , sekalipun sampai saat ini Erland sendiri masih memanggil mereka Uncle dan Aunty mungkin karena sudah terbiasa .


" Yang di katakan Suamimu juga benar Nak ,apa lagi perjalan London ke sini itu memakan waktu yang cukup lama Nak , pikirkan kandungan mu jika kamu hanya sendiri itu tidak masalah ,tapi kali ini kamu tidak sendiri " Lanjutnya membujuk Aurellia .


" Aurellia kenyang " Ujar Aurellia langsung berdiri .


" Kenyang dari mana kamu belum menyentuh makanan mu sedikit pun Lia " Ujar Erland menahan lengan sang istri .


" saya sudah tidak lapar tuan " Jawabnya lalu melepas kan tangan Erland dan meninggalkan meja makan itu .


Erland memejamkan matanya kuat dengan helaan napas panjang .


" Biar ...."


" Tidak papa Aunty biar saya saja " Potong Erland lalu ikut menyusul Aurellia ke kamar.


Sesampainya di kamar Erland melihat Aurellia meringkuk badannya di atas tempat tidur .


Erland menutup pintu kamar dengan pelan lalu mendekati wanita itu yang menangis dalam selimut tebal .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


vote

__ADS_1


Koment


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2