London Love Story

London Love Story
Ingin membunuh mu


__ADS_3

Dret.....dret....


" Ibu " Gumam Aurellia tersenyum lalu menggeser tombol hijau di layar ponselnya.


" Selamat pagi Nyonya Rehan " Rosna tertawa mendengar sapaan Aurellia .


" Makasih,ibu sangat menyukai nya "


" Ah syukurlah ,jika Nyonya menyukai nya suatu kehormatan untuk saya " Jawabnya dengan formal .


" Aunty Isna tadi langsung ke sini mengantar kan ini " Ucap Rosna .


Kedua orang tua Brad memang sudah kembali ke Indonesia karena Rehan juga memiliki pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan .


" Gimana keadaan kalian ? Baik² saja kan ? " Lanjutnya lagi.


" Semuanya baik Bu , tidak perlu khawatir " Ujar Aurellia lembut .


Cup


Aurellia menatap ke samping sambil tersenyum .


" Ganti baju dulu " Ujarnya pada sang suami .


" Sebentar " Erland memilih berbaring menjadikan paha Aurellia sebagai penahan kepala nya .


" Apa ibu mengganggu " Tanya Rosna tidak enak .


" Tidak Bu ,mas Erland baru menyelesaikan pekerjaan nya dengan Brad " Jawab Aurellia lembut sambil menatap ke bawah di mana Erland terus memberikan ciuman lembut nya pada perutnya yang sudah membuncit .


" Tadi kedua adikmu sudah pergi baru Aunty Isna datang ,jadi mereka belum melihat hadiah darimu "Ujar Rosna .


" Ayah sudah berangkat kerja " Tanya Aurellia pelan .


" Sudah ,tadi sama Uncle Morgan , Aunty Isna bawa mobil sendirian " Jawab Rosna .


" Apa mereka tidak lelah " Rosna hanya tertawa mendengar ucapan Aurellia.


" Ya sudah ibu tutup dulu ya ,di situ sudah larut jangan begadang tidak baik untuk ibu hamil " Ucap Rosna .


" Iya Bu ,dokter juga bilang nya kaya gitu tidak baik begadang untuk ibu hamil ,Tapi setiap malam Aurellia di buat begadang Bu " Sindir Aurellia .


" Kalau yang itu ibu tidak ikutan " Jawab Rosna di ikuti tawa kecilnya .


" karena ibu sering mengalami nya kan ? Memang ya Bu laki² itu tidak punya hati " Sindirnya lagi dan berharap sang pelaku peka .


Tawa Rosna semakin pecah " Ibu tutup Nak,nanti begadang nya lebih larut " Rosna menutup panggilannya tanpa menunggu jawaban Aurellia .

__ADS_1


" Sudah kan " Erland mengambil ponsel Aurellia lalu di letakan di atas meja samping tempat tidur mereka .


" Aku mau jenguk Baby " Aurellia menatap Erland dengan mata membola " Apa kamu berharap malam ini aku libur " Erland menatap Aurellia sinis " bahkan aku tidak pernah berniat untuk libur sebalum nantinya baby lahir dan aku puasa lama " Aurellia hanya bisa melongo mendengar ucapan Erland .


Apa itu artinya suaminya itu akan terus menjenguk calon anak mereka sebelum nantinya dia puasa panjang .


Ah seperti nya Erland memang sudah merencanakan semuanya dan dia hanya bisa pasrah sekalipun pada akhirnya dia menikmati dan meminta untuk tidak berhenti .


Itulah Faktanya sekalipun awalnya dia menolak tapi saat Erland sudah memegang kendali Aurellia melupakan semuanya .


🪵


🪵


Huh ...Huh ...Huh ....


Brad menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh polos Iin keduanya masih mengatur napasnya setelah menghabiskan waktu hampir 2 jam .


" Aku akan menyelesaikan pekerjaanku dan kembali ke sana " Ujarnya dengan napas terputus .


" Mungkin 4 atau 5 hari di sana, selama aku pergi tetaplah tidur di kamar ini jika takut kamu bisa tidur dengan Salsa " Lanjutnya menyembunyikan wajahnya di leher Iin .


Sedangkan Iin hanya diam karena masih mengatur napasnya,Brad mengakat kepala nya menatap wajah Iin yang di penuhi peluh yang membasahi wajahnya bahkan rambutnya pun sedikit basah .


Cup


" Sekali lagi boleh " Izin Brad ,Iin kembali memejamkan matanya " Kenapa bangun lagi " Gumamnya pelan saat merasakan benda itu kembal tegang memenuhi miliknya.


" Kamu sangat nikmat ,itu kenapa dia bangun sekalipun baru ke luar " Jawab Brad tersenyum lalu menggerakkan badan nya hingga mengeluarkan suara merdu dari mulut Iin .


" Aahhhh "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Kamu sudah atur jadwal Aurellia periksa "


Kini mereka sedang di meja makan untuk sarapan pagi sebelum melakukan aktivitas masing-masing.


" Sudah tuan ,dua hari sebelum saya pergi " Jawab Brad .


" Kamu mau ke mana ? " Aurellia langsung menatap Brad .


" Menyelesaikan sesuatu ,tuan Erland yang meminta ku kembali " Jawab Brad serius .


" Kamu serius , Brad kamu tahu kan ...."


" Aurellia " Tegur Erland rendah .

__ADS_1


" Tapi By bagaimana dengan ...."


" Lia " Ulangnya lagi .


" Aku hanya mengkhawatirkan Salma ,Hubby tahukan keadaan nya bagaimana ? sejak dulu hanya Brad yang dekat dengannya karena dia membatasi diri dengan orang lain ,itu kenapa Uncle Arif begitu memberi harapan pada Brad " Ujar Aurellia serius .


" Brad akan menyelesaikan itu kenapa aku memberikan waktu 5 hari , setidaknya saat kembali dari sana dia bisa mengambil keputusan " Jawab Erland .


" Dan apa pun nanti keputusan nya kita tidak punya hak untuk ikut campur, bahkan Uncle Morgan saja sudah menyerahkan pada Brad dan berharap semuanya akan baik-baik saja ,mereka hanya perlu menjelaskan pada Salma sebaik mungkin begitu juga pada Iin " Lanjutnya lagi .


" Dasar laki-laki ,selalu saja sesuka nya " Umpat Aurellia kesal .


" Kau menyindir siapa ? " Tanya Erland menatap Aurellia.


" Kamu ,Aku menyindir kamu dan kamu " Tunjuk nya pada Erland dan Brad .


" Dulu juga Hubby kaya gitu kan, padahal aku sudah menjadi istri mu tapi kamu masih saja memikirkan wanita lain yang tak lain kakak iparnya , memalukan" Cibir Aurellia ketus .


"Apa wanita di bumi ini hanya ada Kaka ipar saja , menyebalkan ! Memikirkan itu membuatku ingin membunuh mu By " Lanjutnya menggebu-gebu.


Brad mengulum senyumnya melihat kedua mulut nya menahan senyumnya.


" Kita lagi bahas Brad, Aurellia ! Kenapa jadi menyangkut kan hal yang sudah selesai " Erland menghela napas panjang karena menahan kesal .


" Tapi menurut ku belum selesai " Jawab Aurellia ketus .


" Aku kenyang " Ucap Erland kesal karena nafsu makannya hilang begitu saja .


" Ya sudah kalau sudah kenyang " Erland memejamkan matanya kuat, lalu menatap Brad " cepat selesai kan sarapan mu sialan" Umpat Erland .


Sepertinya hari ini tidak akan berjalan dengan baik Ucap Brad dalam hati .


" Sudah tuan " Ucap Brad .


Erland berdiri dari duduknya meninggalkan Aurellia yang tetap melanjutkan sarapannya tanpa mempedulikan suaminya.


Entah kenapa pagi ini moodnya benar² rusak ,padahal mereka hanya membahas tentang Brad tapi kenapa semuanya jadi kacau.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote

__ADS_1


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2