
Dret.....dret....
" Ibu " Gumam Aurellia tersenyum lalu menggeser tombol hijau di layar ponselnya.
" Selamat pagi Nyonya Rehan " Rosna tertawa mendengar sapaan Aurellia .
" Makasih,ibu sangat menyukai nya "
" Ah syukurlah ,jika Nyonya menyukai nya suatu kehormatan untuk saya " Jawabnya dengan formal .
" Aunty Isna tadi langsung ke sini mengantar kan ini " Ucap Rosna .
Kedua orang tua Brad memang sudah kembali ke Indonesia karena Rehan juga memiliki pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan .
" Gimana keadaan kalian ? Baik² saja kan ? " Lanjutnya lagi.
" Semuanya baik Bu , tidak perlu khawatir " Ujar Aurellia lembut .
Cup
Aurellia menatap ke samping sambil tersenyum .
" Ganti baju dulu " Ujarnya pada sang suami .
" Sebentar " Erland memilih berbaring menjadikan paha Aurellia sebagai penahan kepala nya .
" Apa ibu mengganggu " Tanya Rosna tidak enak .
" Tidak Bu ,mas Erland baru menyelesaikan pekerjaan nya dengan Brad " Jawab Aurellia lembut sambil menatap ke bawah di mana Erland terus memberikan ciuman lembut nya pada perutnya yang sudah membuncit .
" Tadi kedua adikmu sudah pergi baru Aunty Isna datang ,jadi mereka belum melihat hadiah darimu "Ujar Rosna .
" Ayah sudah berangkat kerja " Tanya Aurellia pelan .
" Sudah ,tadi sama Uncle Morgan , Aunty Isna bawa mobil sendirian " Jawab Rosna .
" Apa mereka tidak lelah " Rosna hanya tertawa mendengar ucapan Aurellia.
" Ya sudah ibu tutup dulu ya ,di situ sudah larut jangan begadang tidak baik untuk ibu hamil " Ucap Rosna .
" Iya Bu ,dokter juga bilang nya kaya gitu tidak baik begadang untuk ibu hamil ,Tapi setiap malam Aurellia di buat begadang Bu " Sindir Aurellia .
" Kalau yang itu ibu tidak ikutan " Jawab Rosna di ikuti tawa kecilnya .
" karena ibu sering mengalami nya kan ? Memang ya Bu laki² itu tidak punya hati " Sindirnya lagi dan berharap sang pelaku peka .
Tawa Rosna semakin pecah " Ibu tutup Nak,nanti begadang nya lebih larut " Rosna menutup panggilannya tanpa menunggu jawaban Aurellia .
__ADS_1
" Sudah kan " Erland mengambil ponsel Aurellia lalu di letakan di atas meja samping tempat tidur mereka .
" Aku mau jenguk Baby " Aurellia menatap Erland dengan mata membola " Apa kamu berharap malam ini aku libur " Erland menatap Aurellia sinis " bahkan aku tidak pernah berniat untuk libur sebalum nantinya baby lahir dan aku puasa lama " Aurellia hanya bisa melongo mendengar ucapan Erland .
Apa itu artinya suaminya itu akan terus menjenguk calon anak mereka sebelum nantinya dia puasa panjang .
Ah seperti nya Erland memang sudah merencanakan semuanya dan dia hanya bisa pasrah sekalipun pada akhirnya dia menikmati dan meminta untuk tidak berhenti .
Itulah Faktanya sekalipun awalnya dia menolak tapi saat Erland sudah memegang kendali Aurellia melupakan semuanya .
🪵
🪵
Huh ...Huh ...Huh ....
Brad menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh polos Iin keduanya masih mengatur napasnya setelah menghabiskan waktu hampir 2 jam .
" Aku akan menyelesaikan pekerjaanku dan kembali ke sana " Ujarnya dengan napas terputus .
" Mungkin 4 atau 5 hari di sana, selama aku pergi tetaplah tidur di kamar ini jika takut kamu bisa tidur dengan Salsa " Lanjutnya menyembunyikan wajahnya di leher Iin .
Sedangkan Iin hanya diam karena masih mengatur napasnya,Brad mengakat kepala nya menatap wajah Iin yang di penuhi peluh yang membasahi wajahnya bahkan rambutnya pun sedikit basah .
Cup
" Sekali lagi boleh " Izin Brad ,Iin kembali memejamkan matanya " Kenapa bangun lagi " Gumamnya pelan saat merasakan benda itu kembal tegang memenuhi miliknya.
" Kamu sangat nikmat ,itu kenapa dia bangun sekalipun baru ke luar " Jawab Brad tersenyum lalu menggerakkan badan nya hingga mengeluarkan suara merdu dari mulut Iin .
" Aahhhh "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Kamu sudah atur jadwal Aurellia periksa "
Kini mereka sedang di meja makan untuk sarapan pagi sebelum melakukan aktivitas masing-masing.
" Sudah tuan ,dua hari sebelum saya pergi " Jawab Brad .
" Kamu mau ke mana ? " Aurellia langsung menatap Brad .
" Menyelesaikan sesuatu ,tuan Erland yang meminta ku kembali " Jawab Brad serius .
" Kamu serius , Brad kamu tahu kan ...."
" Aurellia " Tegur Erland rendah .
__ADS_1
" Tapi By bagaimana dengan ...."
" Lia " Ulangnya lagi .
" Aku hanya mengkhawatirkan Salma ,Hubby tahukan keadaan nya bagaimana ? sejak dulu hanya Brad yang dekat dengannya karena dia membatasi diri dengan orang lain ,itu kenapa Uncle Arif begitu memberi harapan pada Brad " Ujar Aurellia serius .
" Brad akan menyelesaikan itu kenapa aku memberikan waktu 5 hari , setidaknya saat kembali dari sana dia bisa mengambil keputusan " Jawab Erland .
" Dan apa pun nanti keputusan nya kita tidak punya hak untuk ikut campur, bahkan Uncle Morgan saja sudah menyerahkan pada Brad dan berharap semuanya akan baik-baik saja ,mereka hanya perlu menjelaskan pada Salma sebaik mungkin begitu juga pada Iin " Lanjutnya lagi .
" Dasar laki-laki ,selalu saja sesuka nya " Umpat Aurellia kesal .
" Kau menyindir siapa ? " Tanya Erland menatap Aurellia.
" Kamu ,Aku menyindir kamu dan kamu " Tunjuk nya pada Erland dan Brad .
" Dulu juga Hubby kaya gitu kan, padahal aku sudah menjadi istri mu tapi kamu masih saja memikirkan wanita lain yang tak lain kakak iparnya , memalukan" Cibir Aurellia ketus .
"Apa wanita di bumi ini hanya ada Kaka ipar saja , menyebalkan ! Memikirkan itu membuatku ingin membunuh mu By " Lanjutnya menggebu-gebu.
Brad mengulum senyumnya melihat kedua mulut nya menahan senyumnya.
" Kita lagi bahas Brad, Aurellia ! Kenapa jadi menyangkut kan hal yang sudah selesai " Erland menghela napas panjang karena menahan kesal .
" Tapi menurut ku belum selesai " Jawab Aurellia ketus .
" Aku kenyang " Ucap Erland kesal karena nafsu makannya hilang begitu saja .
" Ya sudah kalau sudah kenyang " Erland memejamkan matanya kuat, lalu menatap Brad " cepat selesai kan sarapan mu sialan" Umpat Erland .
Sepertinya hari ini tidak akan berjalan dengan baik Ucap Brad dalam hati .
" Sudah tuan " Ucap Brad .
Erland berdiri dari duduknya meninggalkan Aurellia yang tetap melanjutkan sarapannya tanpa mempedulikan suaminya.
Entah kenapa pagi ini moodnya benar² rusak ,padahal mereka hanya membahas tentang Brad tapi kenapa semuanya jadi kacau.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
__ADS_1
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟