London Love Story

London Love Story
Makan siang


__ADS_3

Setelah makan malam Abraham langsung mengantar pulang Aurellia ke masion.


Sesampainya di masion Abraham meminta Aurellia untuk tidak ke luar dan menunggu nya untuk membukakan pintu membantu Aurellia tersenyum .


" Makasih " Ujar Aurellia lembut .


" Apa besok aku jemput " Aurellia menggeleng " Baiklah ,tapi kita makan siang bersama boleh " Tanya Abraham menatap Aurellia .


" Ya ,nanti aku kabari " Jawab Aurellia .


Cup


Abraham mencium kening Aurellia membuat wanita itu kaget karena serangan Abraham .


" Kenapa " Tanya Abraham tersenyum .


" Tidak ,hanya kaget " Jawab Aurellia jujur .


" Ya sudah masuk, langsung mandi pakai air hangat " Ujar Abraham .


" Hebm ,hati² kalau sudah sampai kabarin " Abraham mengaguk " Pasti sayang ' Jawabnya lalu masuk dalam mobil sedang kan Aurellia masih berdiri di tempat nya hingga mobil Abraham ke luar dari pagi besi nan tinggi itu baru Aurellia masuk dalam rumah .


Dari arah balkon lantai dua ,Erland berdiri di pagar besi menatap kearah bawah kedua tangan nya meremas pagar besi itu dengan kuat .


Sejak mobil Abraham masuk dia sudah berdiri di atas sehingga dia bisa melihat dengan jelas apa yang barusan terjadi .


" Kau mulai bermain Aurellia " Gumam Erland .


Sedangkan Aurellia langsung membersihkan tubuhnya yang terasa lengket , pikirannya jauh lebih tenang setelah di bawa berkeliling danau sekalipun lelah tapi Aurellia menikmati nya .


" Erland " Aurellia menghela napas panjang " Saat sulit untuk masuk sampai kapan pun nama itu akan tetap ada " Lanjutnya lagi .


10 menit Aurellia ke luar dari bathup langsung membilas tubuhnya, di rasa cukup Aurellia langsung ke luar dari kamar mandi menuju ruangan ganti .


🪵


🪵


🪵


Pagi kembali menyapa para penghuni nya di mana mereka akan memulai aktivitas mereka masing-masing .


Aurellia yang sudah siap langsung ke luar dari kamarnya tapi saat akan turun kebawah tidak sengaja mendengar suara pintu terbuka kamar hingga wanita itu menatap ke arah sumber suara di mana Erland ke luar bersama pelayan yang sudah beberapa hari ini membantu pria itu bersiap .


" Selamat pagi Non ' Sapa pelayan .


" Pagi Bi " Jawab Aurellia namun matanya fokus pada Erland yang hanya diam saja tanpa menatap nya sedikit pun .


" Pagi tuan " Aurellia memilih menyapa lebih dulu tapi percuma karena pria itu tidak tertarik sedikit pun .


Aurellia menuruni tangga dengan perlahan membiarkan Erland jalan lebih dulu .


Semakin sulit Ucap Aurellia dalam hati .

__ADS_1


" Kamu sudah memutuskan Aurellia jadi lupakan itu " Gumam Aurellia lirih .


Di meja makan Brad langsung berdiri saat melihat Erland ke arah meja makan tidak berselang lama Aurellia pun ikut bergabung .


Lagi² Aurellia harus melihat pemandangan yang sangat membuat nya sesak sekalipun pelayan hanya melakukan tugasnya tapi entah kenapa dia membenci hal itu,karena sebelumnya dia lah yang akan melakukan semuanya.


Setelah sarapan mereka langsung ke luar dari rumah besar itu lalu masuk dalam mobil yang sejak tadi menunggu mereka .


" Ada masalah di proyek yang di pegang nona Siska " Ujar Brad.


" Mereka mengganti barang dan bahan bangunan dari yang lebih murah " Erland masih terdiam " Semua sudah di atur tuan Dominic bahkan para pekerja di minta bekerja hingga malam hari " Lanjut nya lagi .


" Kita lihat saja sampai mana mereka bermain, dan tetap pantau mereka " Jawab Erland datar .


" Untuk para pekerja tetap berikan hak dan kewajiban mereka ,karena mereka juga menghidupi keluarga nya yang menunggu di rumah " Lanjut nya lagi .


" Tapi tuan ...."


" Kita tidak akan bangkrut hanya karena mereka mengganti bahan bangunan Brad " Potong Erland cepat .


" Maaf tuan " Jawab Brad.


Setelah pembahasan yang cukup serius ,tidak terasa mobil sudah berada di depan perusahaan Brad langsung ke luar di susul Aurellia ,dan sang sopir langsung membukakan pintu untuk Erland .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siang harinya Aurellia di buat bingung ,dia menatap pintu ruangan Erland dengan sedikit keberanian Aurellia beridri dari duduknya mengetok pintu besar itu .


" Masuk "


Ceklek


" Tuan " Erland langsung menatap ke sumber suara lalu kembali menatap berkas nya .


" Saya izin ke luar karena sudah waktu nya ...."


" Pergilah " Usir Erland Dingin .


" Terimakasih tuan " Jawab Aurellia lalu ke luar dari ruangan Erland dengan perasaan sesak .


Huh


Aurellia menghela nafasnya panjang " Sadar Aurellia kamu bukan siapa-siapa ,kini kamu sudah bersama Abraham hargai perasaan nya "Gumam Aurellia di sela langkah nya menuju lift .


Di dalam ruangan Erland tetap fokus pada pekerjaan nya namun ucapan Aurellia yang meminta izin ke luar membuatnya murka hingga melempar gelas yang ada di atas meja nya untuk melampiaskan emosi nya .


Pyar


" Kamu semakin menjadi Aurellia ,mungkin aku terlalu baik selama ini dan aku pastikan kamu akan menyesal " Gumam Erland mengepalkan kedua tangan yang di atas meja .


Ceklek


" Tuan ....." Brad langsung terdiam di depan pintu saat matanya melihat pecahan gelas lalu dia melihat Erland .

__ADS_1


" Saya siapkan makan siangnya tuan " Lanjutnya lalu kembali menutup pintu ruangan Erland dan menatap meja kerja Aurellia yang sudah kosong .


" bersihkan ruangan Tuan Erland " Titah Brad saat panggilan terhubung lalu mematikan Panggilan nya .


" Kamu menggali kuburan mu Aurellia dan mempersulit Uncle Rehan " Gumam Brad menghela napas panjang


Sedangkan di dalam mobil Abraham terus menggegam tangan Aurellia semenjak wanita itu masuk dalam mobilnya .


" Mau makan apa sayang " Tanya Abraham lembut .


" Aku ikut saja " Jawab Aurellia seadanya .


" Kamu ada masalah yank " Aurellia menatap Abraham lalu menggeleng " Hanya lelah saja " Jawab Aurellia .


Abraham membawa tangan Aurellia lalu mencium nya dengan pelan .


" Jika lelah berhenti saja,jangan memaksa kan dirimu yank !! aku tidak menuntut mu harus bekerja " Jawab Abraham .


" Tidak bisa begitu ,kamu tahu aku siapa " Jawab Aurellia yang memang sudah menceritakan siapa dirinya hingga dia bisa berada di London .


" Tapi kamu juga tidak bisa memaksa kan tubuh mu yank, atau kamu ambil cuty untuk sebentar menenangkan diri " Ujar Abraham .


" Aku tidak mau kamu sakit , apa lagi aku tidak bersama mu " Lanjutnya lagi .


"Tidak usah khawatir, aku akan baik² saja " Jawab Aurellia.


" Tapi jika aku mendengar kamu sakit ,saya sendiri yang akan menghadap bos mu " Ujar Abraham serius.


" Kita mau makan di mana aku lapar "Ucap Aurellia mengalihkan pembicaraan .


" Restoran Xx " Jawab Abraham .


" Kenapa jauh sekali " Tanya Aurellia menatap Abraham .


" Aku ingin lebih lama dengan mu " Jawab Abraham .


" Gombal " Abraham tertawa kecil " Aku serius sayang " Jawab Abraham .


" makasih sayang " Balas Aurellia menekan kata sayang tapi entah kenapa itu membuat Abraham tertawa " terlalu jelas jika kamu memaksa nya " Aurellia hanya mencibir saja membuat Abraham gemas dan mencuri ciuman di pipi Aurellia .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut !!


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2