London Love Story

London Love Story
No coment


__ADS_3

Mendengar kabar Aurellia dan Daddy Radit di larikan ke rumah sakit Erland langsung ke luar dari butik menuju rumah sakit bahkan dia baru saja sampai .


Sesampainya di sana sudah ada semua keluarga nya bahkan kedua mertuanya pun sudah berada di sana .


" Mom ... Aurellia....."


Bugh


" Henry "


" Daddy "


" Opa " Pekik mereka bersamaan , Eric dan Edward membantu Erland berdiri .


" Jika terjadi papa dengan Cucuku atau Eyang " Henry menjeda ucapannya " Aku sendiri yang akan membunuhmu " Jose dan Alan langsung menarik tangan Henry menjauh dari Erland .


Erland mengelus ujung bibirnya yang berdarah " Ok " Tanya Eric menatap adik kembarnya ,Erland hanya mengaguk .


" Tenangkan dirimu ,mereka akan baik² saja " Ujar Edward sambil mengelus punggung Erland .


Ceklek


Alister ke luar bersama dengan Davin menghampiri keluarga mereka yang sudah menunggu sejak tadi .


Apa lagi melihat Erland yang sudah menghadang mereka membuat Davin tersenyum dan menepuk pundaknya dengan lembut .


" Mereka baik² saja kan " Tanya Henry menatap Davin.


" Temani istri mu, di dalam ada Aunty dan Salwa " Erland langsung menatap Davin yang hanya menggaguk hingga pria itu langsung masuk sambil berlari kecil .


" Daddy baik² saja ,dia hanya perlu di rawat untuk beberapa hari ini " Ujar davin .


" Aurellia " Tanya Raymond menatap Davin dan Alister bergantian .


" nanti Amanda yang jelaskan " Jawab Davin.


" Kamu tinggal menjawab nya " Ucap Alan sedikit meninggikan suaranya .


" Ayah " Tegur Elsa pelan .


🪵


🪵


🪵


" Darl " Erland mendekati tempat tidur pasien di mana Aurellia terbaring dengan mata terpejam selang infus menempel pada punggung tangan nya .


" mereka baik² saja kan Aunty " Tanya Erland menatap Amanda memohon untuk mengatakan semuanya baik-baik saja .


" Aunty ,Salwa " Kedua wanita itu hanya diam seribu bahasa hingga membuat Erland ketakutan lalu menatap perut Aurellia ingin sekali dia memegang nya tapi takut apa yang di pikiran nya benar sehingga dia memilih menatap nya saja .


" Kalian baik² saja kan sayang " Ujar Erland serak menatap perut Aurellia .


" Ya kalian pasti baik² saja " Ulang nya lagi lalu menggegam tangan Aurellia dengan pelan .

__ADS_1


Amanda san Salwa memilih ke luar dari ruangan itu tanpa mengatakan apa pun pada Erland .


Tidak berselang lama Rosna masuk di ikuti Elvi .


" Mereka baik² saja kan Oma " Elvi hanya tersenyum menatap Erland .


"Bu " Panggilnya menatap Rosna yang ada di depannya samping Aurellia .


" Semuanya akan baik-baik saja " Jawab Elvi lembut .


" Tapi mereka masih ada kan " Tanya Erland menatap kedua wanita itu bergantian .


" Mereka sudah tenang Sayang, siapkan dirimu bagaimanapun kamu harus mengantar mereka ke tempat terakhir nya " Ujar Elvi selembut mungkin sambil menahan diri untuk tidak menangis begitu juga Rosna .


DUAR


Erland menatap Elvi dengan tangan bergetar .


" Oma bohong kan " Tanya Erland serak sambil menatap Rosna dan Elvi bergantian.


" Ayo ,kita ke luar " Ajak Elvi " Aurellia biar di temani ibu mertua mu sebentar lagi dia akan di pindahkan " Erland langsung terdiam di tempat duduknya.


Berharap apa yang dia dengar kali ini hanya mimpi ,ya hanya mimpi .


Erland meyakinkan dirinya jika itu hanya mimpi sehingga dia enggan membuka kedua matanya agar mimpi nya tidak hilang.


Dia baru menyapa mereka pagi tadi ,dan dia bisa merasakan jika calon anaknya sudah tumbuh dengan baik saat perut Aurellia membuncit saat di sentuh .


" Ayo sayang " Ajak Elvi lagi tapi Erland masih terdiam di tempatnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Maaf " Cicit Erland menundukkan kepalanya bahunya bergetar begitu kuat .


" Maaf ,Daddy menyakiti kalian maaf " Lanjutnya bersamaan dengan cairan yang terus keluar sejak tahu jika dia sudah kehilangan separuh jiwanya .


Perlahan Henry ikut berjongkok di samping Erland , sekalipun dia sangat marah tapi melihat Cucunya seperti itu membuat dadanya sesak .


" Ayo ,kamu harus kembali ke rumah sakit menemani istri mu " Erland hanya terdiam sambil menatap gundukkan tangan itu .


" Ayo " Ajak Alan ,dia pernah berada di posisi itu jadi dia sangat tahu rasanya seperti apa .


Saat Erland membalikan badannya di langsung berhadapan dengan Rehan .


" Maaf " Cicit Erland menundukkan kepalanya sedikit tapi dengan cepat Rehan mengakat tubuh Erland .


" Jangan melakukan itu " Ujar Rehan serak sebisa mungkin dia menahan nya .


" Maaf tidak bisa menjaga mereka dengan baik " Erland tetap melakukan sekalipun Rehan menahan nya.


" Ayo " Henry membawa Erland ke luar dari rumah kaca itu di ikuti yang lainnya tapi tidak dengan Adara wanita itu langsung berjongkok di depan makam berukuran kecil itu .


Sekalipun hanya gumpalan darah tapi mereka layak di makamkan .


" Tenang di sana sayang, Eyang akan menjaga kalian dengan baik " Ujar Adara terisak .

__ADS_1


" Baby " Raymond memegang kedua bahu istri nya " Jangan begini " lanjutnya ikut berjongkok di samping sang istri .


" Sakit Dad " Raymond langsung memeluk Adara " Erland harus mengalah demi Edward ,tapi saat dia mulai bahagia karena kehadiran mereka kenapa tuhan mengambil mereka Dad " Ujar Adara sesegukan.


" Bolehkah aku membenci tuhan " Raymond melepaskan pelukannya menatap sang istri " Jangan melalukan itu, mungkin dengan begini Erland akan menyadari perasaan nya ,kita semua merasa kan hal yang sama tapi kita harus tetap menahan itu di depan Erland atau Aurellia " Adara mengaguk lalu menatap ke arah samping .


" Jangan takut mommy akan terus ke sini menemani kalian " Ujar Adara mengusap gundukan tanah kecil itu .


" Mommy tinggal ya sayang ,nanti mommy ke sini lagi " Raymond membantu Adara untuk berdiri .


Oma Ray titip mereka , Raymond mohon jaga mereka dengan baik Ucap Raymond dalam hati lalu ke luar dari rumah kaca itu .


🪵


🪵


" Rehan " Rehan menatap henry yang juga menatap nya " Saya minta maaf ....."


" Tuan " Potong Rehan cepat " semuanya bukan kesalahan Erland atau yang lainnya mungkin memang jalan mereka sampai di sini " Rehan menjeda ucapannya " Apa saya bisa membawa Aurellia kembali ke rumah " Erland langsung menatap ayah mertuanya .


" Lia akan tetap bersama ku " Jawab Erland tegas .


" Maaf ,tapi ...."


" Sampai kapanpun dia akan tetap menjadi istri ku " Tekan nya dengan serius menatap tajam Rehan dia tidak peduli jika lawannya ayah dari Aurellia .


Morgan menahan tangan Rehan saat pria itu akan kembali bersuara .


" Sekalipun kamu ayah nya tapi biarkan mereka menyelesaikan sendiri ,bukannya barusan kamu mengatakan ini bukan kesalahan siapa pun karena memang mereka sampai di sini " Morgan menjeda ucapannya " Aku tahu perasaan mu tidak baik² saja ,tapi apa dengan membawa Aurellia kamu akan merasa tenang lalu bagaimana dengan nya " Lanjutnya membuat Rehan terdiam .


" Kamu lebih tahu Aurellia seperti apa ,karena dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama mu di banding Rosna " Timpal Arif pelan .


" Rehan " Panggil Alan pelan " Saya tidak akan berbicara panjang lebar kamu pernah melihat ku berada di posisi yang sama ,jadi urungkan niatmu menjauhkan Aurellia dari Erland ,karena hanya Erland yang bisa membuat Aurellia tenang " Alan menjeda ucapannya dengan helaan nafasnya karena dada nya terasa sesak saat kembali mengingat itu .


" Ayah " Panggil Syahzani pelan .


" Ayah baik² saja " Jawabnya sambil tersenyum .


" Kamu perna merasakan panasnya timah menembus kulit mu, pisau yang menyayat kulit mu, dan kamu juga sudah pernah merasakan saat pisau operasi merobek kulitmu hanya untuk mengeluarkan peluru yang berukuran kecil ,tapi apa kamu tahu rasa sakit itu tidak berarti papa dengan apa yang aku alami dulu dan mungkin kali ini di alami Erland dan Aurellia " Ujar Alan serak .


" Saat itu aku tidak mencintai Elsa karena aku mencintai wanita lain, tapi saat tuhan mengambil hal yang berharga dariku itu sangat sakit bahkan tidak sesakit saat aku kehilangan orang tuaku " Lanjutnya lagi .


Elsa terus mengelus lengan Alan dengan lembut memberikan kekuatan pada sang suami .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kita jeda sebentar sudah waktunya makan siang 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa vote , hadiah dan rate-nya senin ...Senin


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2