London Love Story

London Love Story
Kamar Baby


__ADS_3

Iin tidak tahu ke mana Brad membawanya karena tempat nya pun sangat asing untuk nya tapi dia bisa melihat ada nya deretan tempat duduk yang tidak terlalu jauh dan tempat bermain anak².


" Tuan " Brad menetap ke samping ke dua masih berada dekan mobil " Tu-an kenapa membawaku ke sini " Tanya Gugup perasaan nya mendadak tidak enak .


" Hanya ingin mencari angin segar ,aku tahu kamu bosan selalu berada dalam rumah " Jawab Brad.


" Tapi ....di sini tidak ada orang " Iin membalikkan badannya menatap ke belakang lalu ke samping nya .


" Biar kamu bebas ,jadi tidak perlu menahan diri karena aroma mereka,aku pun tidak mungkin membawamu ke sini saat siang karena sibuk bekerja " Iin menatap ke samping, mencoba mencerna ucapan dari pria itu " Ayo ke luar " Ajak Brad .


"Tuan. ..." Iin tidak bisa melanjutkan ucapannya karena pria itu sudah ke luar dari mobil .


" Turun " Mau tidak mau Iin ikut turun dari mobil sambil memegang kedua sisi jaket yang di berikan Brad sebelum mereka ke sini .


Brad membawa Iin di salah satu deretan kursi yang ada di taman itu ,ya dia membawa Iin di taman yang dekat dengan masion .


Namun sebelum keduanya ke luar ,Brad sudah memanggil pengasuh Salsa takut nya gadis kecil itu bangun .


" Tuan ,apa nanti kita tidak di marahi " Ujar Iin pelan sambil menatap sekeliling nya,entah kenapa dia merasa merinding. .


" Tapi tuan ....di sini tidak ada hantu kan ?" Lanjutnya mengusap kedua lengannya " Tuan bisa kita pulang ,saya takut " Brad tertawa kecil membuat Iin menatap ke arah nya dengan wajah paniknya karena kaget .


Kedua saling menatap tatapan kedua saling mengunci ,perlahan Brad mengakat tangan nya mengelus pipi Iin dengan lembut membuat wanita itu tersadar dan menatap ke arah lain.


Brad menarik dagu Iin untuk menatap nya " Cantik " Wajah Iin berubah panas namun pria itu tidak membiarkan dia memalingkan wajahnya.


Brad melepaskan tangannya setelah puas menatap wajah polos Iin membuat Iin langsung menunduk sedangkan dia menatap lurus ke depan.


" Mau main ? " Iin menatap Brad " Di sana ada permainan rapi kita akan mencoba permainan yang tidak membuat mu dalam bahaya" Iin mengikuti arah pandangan Brad .


" Mau " Jawab Iin cepat.


Brad berdiri dari duduknya lalu menggegam tangan Iin membantunya berdiri, keduanya berjalan ke arah permainan .

__ADS_1


Jika saja di sini banyak orang mungkin kedua manusia itu akan di amuk atau bahkan di demo anak² kecil karena memakai permainan yang memang di buat khusus anak-anak.


🪵


🪵


" Jangan menyembunyikan apa pun Darl " Aurellia menatap suaminya tersenyum " Iya By " Jawab Aurellia .


Wanita itu lebih dulu merebahkan tubuhnya,karena Erland masih memeriksa sesuatu yang baru masuk dalam ponselnya setelah itu kembali di letakan di atas meja dan mengambil buku dongen.


" Baby ingin cerita apa ? " Tangan besar Erland mengusap perut Aurellia dengan pelan .


" Baby sudah tidur ? "Ujarnya saat tidak mendapatkan respon, namun detik kemudian tendangan keras membuat Aurellia meringis " Pelan² baby ,kamu menyakiti Mommy " Ah Aurellia menatap suaminya dengan wajah datarnya .


" Kenapa ?" Tanya Erland bingung.


" Aku sudah sering melihat ibu hamil jadi jangan menatap ku begitu " Lanjutnya kembali fokus pada perut Aurellia .


Aurellia mendengus kesal ,jika tahu seharusnya dia menegur pria itu kemarin saat terus menerus mengajak calon anaknya bicara sehingga dia tidak harus menahan sakit karena melihat wajah bahagia suaminya .


Aurellia tersenyum menatap wajah Erland yang begitu serius membaca kan dongen untuk calon anak mereka dari sampulnya dia bisa melihat jika itu tentang kisah belakang dan semut , yang membuat Aurellia tertawa sifat penurut sang calon anak padahal sebelumnya jika mendengar suara Erland aktifnya minta ampun .


30 menit berlalu Erland menatap sang istri yang ternyata sudah tertidur pulas dengan posisi telentang karena terus mengusap perut nya .


" Good night,mimpi indah baby ! Jangan ganggu mommy tidur ya " Seolah paham Baby tidak merespon ucapan pria itu seperti biasanya ,Erland menundukkan kepalanya mencium perut Aurellia lalu menaikan selimut untuk menutupi tubuh sang istri lalu dia pun ikut berbaring di samping Aurellia setelah menyimpan buku yang belum setengah dia baca .


" S Erland memiringkan tubuh Aurellia menghadap nya lalu memeluk nya tidak lupa memberikan ciuman singkat di kening dan bibir sang istri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Pelan-pelan Darl " Aurellia mengaguk tersenyum mendekati sang suami " Sebentar aku ke luar ya " Ujar Aurellia lembut.


" Ke mana ? " Tanya Erland kedua tangan nya di letakan di pinggang sang istri .

__ADS_1


" Green park , aku ingin ke sana tapi mungkin agak sore " jawab nya tersenyum.


" Aku akan pulang cepat " Ujar Erland .


" Tidak usah By, Aku janji akan menjaga diri " Ucap Aurellia ,dia tidak berniat menolak tapi pekerjaan suami nya itu tidak bisa di tinggal ,karena berkas akan semakin menumpuk.


" Bukannya ada pengawal ,aku....."


" Itu sudah keputusan ku Mom ,aku akan menemani kalian jalan² sore " Jawab Erland cepat .


" Pemaksa " Erland hanya tersenyum lalu mencium bibir Aurellia sekilas.


" Pakai jasnya " Erland melepaskan tangannya dari pinggang sang istri untuk memakai jasnya.


" Mommy , nanti ada yang datang buat kamar Baby ' Aurellia membalikkan badannya menatap sang suami " Kamar baby ' Beo Aurellia, Erland mengaguk.


" Tapi aku belum memikirkan itu Dad,kenapa selalu memutuskan sendiri sih " Jawab Aurellia kesal


" Kamu browsing untuk melihat contoh , CUP " Aurellia menghela napas panjang ,sangat sulit untuk menang dari pria itu .


" Tasku Darl " Pinta Erland


" Ya " jawabnya ketus membuat sang suami tertawa .


Erland sangat suka membuat Aurellia marah dan itu kenapa dia melakukan sesuatu tanpa meminta persetujuan wanita itu ,toh yang dia lakukan pun bukan hal yang buruk tapi mampu membuat sang istri mencak² kaya singa dan itu yang di harapkan suaminya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Erland menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment

__ADS_1


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2